cover
Contact Name
Sonezza Ladyanna
Contact Email
ladyannasonezza@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puitikaunand@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Puitika
Published by Universitas Andalas
ISSN : 0854817X     EISSN : 25806009     DOI : -
Core Subject : Education,
PUITIKA merupakan jurnal ilmiah humaniora yang menyajikan artikel orisinal tentang penelitian di bidang bahasa, sastra, dan budaya. Artikel yang dimuat telah melalui proses seleksi oleh redaksi, penyuntingan oleh dewan editor, dan penilaian layak muat oleh dewan bestari. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan September) dan sedang dipersiapkan untuk terakreditasi secara nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2022)" : 8 Documents clear
Sociopragmatic Imperative Speech of ‘Amak-Amak’ on Cooking Activities in The Manujueh Days Tradition in Nagari Salayo Ihsanul Fuadi Yusda; Ike Revita; Aslinda Aslinda
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.91-102.2022

Abstract

This study aims to determine the imperative sociopragmatics form on speech of ‘amak-amak’ during the cooking process for the ‘manujueh hari’ tradition in Nagari Salayo in March 2020. The method used in this study is descriptive qualitative method. The results of the analysis of this study reveal that there are 33 imperative sociopragmatic forms of data used as imperative sociopragmatics analysis material. 6 advertisements in the form of imperative sociopragmatic ordinary, 11 advertisements in the form of imperative sociopragmatic licensing, 7 advertisements in the form of imperative sociopragmatic invitations, 9 advertisements in the form of imperative sociopragmatic orders. Based on the results of this analysis, it can be concluded that the form of sociopragmatics that often arises is licensing sociopragmatics.
Toponimi Kawasan Penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Sastra Putri Juniarti; Nadra Nadra; Alex Darmawan
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.66-79.2022

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih sedikitnya penelitian toponimi yang dilakukan di daerah Sumatera Barat. Penelitian toponimi di Kenagarian Tanjung Gadang difokuskan pada nama-nama kawasan tempat tinggal penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan arti leksikal dan arti kultural penamaan kawasan penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang dan (2) mengklasifikasikan nama kawasan penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang berdasarkan asal-usul penamaan.Dalam pemecahan masalah penelitian ini, terdapat tiga tahap strategis yang dilakukan, yaitu penyediaan data, penganalisisan data, dan penyajian hasil analisis data. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan adalah metode cakap dan metode simak. Dalam analisis data digunakan metode padan translasional dan padan referensial. Selanjutnya, dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode informal.Berdasarkan analisis data yang dilakukan, didapatkan arti leksikal dan arti kultural nama kawasan tempat tinggal penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang. Nama-nama kawasan tempat tinggal penduduk di Kenagarian Tanjung Gadang diklasifikasikan menjadi tujuh kelompok. Pengklasifikasian tersebut, antara lain pengklasifikasian nama berdasarkan topografi, tumbuhan, suku masyarakatnya, fungsi daerah, peristiwa yang terjadi, posisi, dan nama binatang.
Register Petani Karet di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Cici Kurnia Putri; Leni Syafyahya; Alex Darmawan
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.1-14.2022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang register petani karet di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Tujuan penelitian mendeskripsikan register dan bentuk register yang digunakan petani karet di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung, dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi terjadi register petani karet di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung.Metode yang digunakan dalam tahap pengumpulan data adalah metode simak dengan teknik dasarnya menggunakan teknik sadap. Teknik lanjutan yang digunakan teknik Simak Libat Cakap (SLC), teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik catat, dan teknik rekam. Pada tahap analisis data, digunakan metode padan translasional dan metode padan pragmatis. Teknik dasar yang digunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Teknik lanjutan yang digunakan teknik Hubung Banding Membedakan (HBB). Dalam tahap penyajian hasil analisis data, metode yang digunakan adalah metode informal.Berdasarkan hasil analisis data ditemukan register dan bentuk register yang digunakan petani karet di Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Bentuk register yang ditemukan, yaitu register terbuka dan register tertutup. Register terbuka, yakni nakiek, mangkik, toke, gota ban, sayak, bak, cuko, batang gota, tampang pora, bolah gota, nambang, tobek, bak tanah, gota boku, gota sampah, sudu gota, gota kawuang, gota embe, anak gota, encer gota, gota bondom, pisau motong, ago, gota koyiang, gota basah, dan maasam. Register tertutup, yakni mamasak, baalui, anak takiek, kalipak sayak, takiek licin, bola rotan, bukak polan, tuai, manobe, kalamban, garubang, cincu, dan gota A, B, dan C. Faktor yang mempengaruhi terjadinya register petani karet di Kecamatan Tanjung Gadang dipengaruhi oleh faktor situasional terdiri dari siapa dan kepada siapa berbicara, kapan dan dimana, bahasa yang digunakan, dan masalah apa. 
Kitab Cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi Karya Muhaimin Nurrizqy: Tinjauan Sosiologi Sastra M. Aldhi Uswansyaf; M. Yusuf; Zurmailis Zurmailis
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.80-90.2022

Abstract

Buku kumpulan cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi  karya Muhaimin Nurrizqy diambil sebagai objek penelitian. Buku ini digambarkan penulis sebagai kitab bacaan yang memuat cerita-cerita yang muncul dari berbagai sumber. Buku ini juga sudah dkurasi oleh kurator nasional, yaitu Yusrizal K.W. Beberapa cerpen yang terdapat dalam buku ini juga sudah terbit di media nasional. Kitab cerpen ini memiliki 10 cerita pendek, dan akan di ambil sampel 4 cerpen secara acak (Random Selection) di antaranya Tidak Ada Gajah di Tengah Laut, Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi, Harimau Nenek, dan Kapal Itu Berlayar ke Entah.Penelitian ini membahas persoalan sosial yang terdapat dalam cerpen-cerpen pada buku kumpulan cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi  karya Muhaimin Nurrizqy dengan menggunakan  tinjauan sosiologi sastra. Dalam penelitian ini dipaparkan beberapa bentuk persoalan sosial, serta makna persoalan yang ada di dalam kumpulan cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi karya Muhaimin Nurrizqy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra, yakni sosiologi karya. Landasan teori yang dipakai dalam analisis penelitian ini adalah teori Alan Swingewood, tentang karya sastra merupakan cerminan zaman dan realitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Buku kumpulan cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi  karya Muhaimin Nurrizqy diambil sebagai objek penelitian. Buku ini digambarkan penulis sebagai kitab bacaan yang memuat cerita-cerita yang muncul dari berbagai sumber. Buku ini juga sudah dkurasi oleh kurator nasional, yaitu Yusrizal K.W. Beberapa cerpen yang terdapat dalam buku ini juga sudah terbit di media nasional. Kitab cerpen ini memiliki 10 cerita pendek, dan akan di ambil sampel 4 cerpen secara acak (Random Selection) di antaranya Tidak Ada Gajah di Tengah Laut, Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi, Harimau Nenek, dan Kapal Itu Berlayar ke Entah.Penelitian ini membahas persoalan sosial yang terdapat dalam cerpen-cerpen pada buku kumpulan cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi  karya Muhaimin Nurrizqy dengan menggunakan  tinjauan sosiologi sastra. Dalam penelitian ini dipaparkan beberapa bentuk persoalan sosial, serta makna persoalan yang ada di dalam kumpulan cerpen Sandiwara 700 Tahun Sebelum Masehi karya Muhaimin Nurrizqy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra, yakni sosiologi karya. Landasan teori yang dipakai dalam analisis penelitian ini adalah teori Alan Swingewood, tentang karya sastra merupakan cerminan zaman dan realitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. 
Pandangan Dunia Pengarang dalam Trilogi Novel Rapijali Karya Dee Lestari: Tinjauan Strukturalisme Genetik Goldmann Mike Ermila; Fadlillah Fadlillah; Zurmailis Zurmailis
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.16-33.2022

Abstract

Skripsi ini membahas pandangan dunia dalam Trilogi Novel Rapijali karya Dee Lestari. Novel memiliki penceritaan yang sangat kompleks, dengan adanya peristiwa, tokoh, latar, tema, sudut pandang dan gaya bahasa penulis. Novel juga paling memadai, paling luas sehingga unsur penceritaan dapat dikemukakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang relasi antar unsur dalam karya yang terdiri dari relasi antar tokoh, hubungan antara tokoh dengan latar, dan merumuskan pandangan dunia pengarang yang tergambar melalui Trilogi Novel Rapijali karya Dee Lestari. Penelitian ini menggunakan tinjauan strukturalisme genetik yang dikembangkan oleh Lucian Goldmann dengan menggunakan metode dialektik.Analisis dilakukan dengan pembahasan terhadap struktur novel yang mencakup tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel, latar, relasi antar tokoh, relasi antara tokoh dengan latar. Untuk merumuskan pandangan dunia pengarang, juga dibahas fakta kemanusiaan yang terdapat dalam novel dan latar belakang sosial pengarang.Pandangan dunia yang terdapat dalam Trilogi Novel Rapijali, yaitu kembalinya tokoh utama dalam menjalani hidupnya yang tenang dan tidak terikat oleh sesuatu yang membuatnya gelisah dan tidak bahagia, yaitu kembalinya ke dunia otentik. Pengarang menolak pandangan dunia tragik bahwa orang-orang harus berjuang untuk kembali ke dunia otentik, yaitu musik yang menjadi sesuatu yang ada dalam jiwa tokoh utama tanpa adanya tekanan dan terikat akan sebuah hal.
Prefiks {meN-} dalam Kumpulan Cerpen Kupu-Kupu Banda Mua Karya Elly Delfia: Tinjauan Morfologi Yori Leo Saputra; Noviatri Noviatri; Leni Syafyahya
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.34-51.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategori kata dasar yang dapat bergabung dengan prefiks {meN-} dalam kumpulan cerpen Kupu-Kupu Banda Mua dan fungsi prefiks {meN-} setelah bergabung dengan kata dasar tersebut serta mendeskripsikan makna gramatikal prefiks {meN-} setelah bergabung dengan kata dasar yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kupu-Kupu Banda Mua karya Elly Delfia. Penelitian ini menggunakan metode dan teknik yang dikemukakan oleh Sudaryanto (2015). Pada tahap penyediaan data digunakan metode simak, dengan teknik dasarnya adalah teknik sadap, dan teknik lanjutannya adalah teknik Simak Bebas Libat Cakap dan teknik catat. Pada tahap analisis data digunakan metode agih. Teknik dasar yang digunakan adalah Bagi Unsur Langsung (BUL), dan teknik lanjutannya adalah teknik ganti dan teknik peluas. Pada tahap penyajian hasil analisis data digunakan metode formal dan informal. Simpulan dari penelitian ini adalah: Kategori kata dasar yang dapat bergabung dengan prefiks {meN-} dalam kumpulan cerpen Kupu-Kupu Banda Mua adalah kata kerja, kata sifat, kata benda, dan kata bilangan. Selain itu, ditemukan kata dasar berbahasa Inggris yang berkategori kata kerja dan kata sifat. Kemudian, juga ditemukan kata dasar berbahasa Minangkabau yang berkategori kata kerja. Ada dua Fungsi prefiks {meN-}, yaitu mengubah kategori kata (afiks derivasional) dan tidak mengubah kategori kata (afiks derivasional). Makna gramatikal prefiks {meN-} yang ditemukan dalam kumpulan cerpen Kupu-Kupu Banda Mua, yaitu: makna ‘suatu perbuatan yang aktif lagi transitif’, makna ‘menjadi atau proses’, makna ‘berlaku’, makna ‘menuju ke tempat’, makna ‘membuat’, makna ‘mengucapkan’, makna ‘mengeluarkan (suara), makna ‘memperingati’, makna ‘memberi’, makna ‘ada di/tinggal di’. Selain itu, ditemukan makna kontekstual, yaitu: makna ‘terpancar/bersinar’, makna ‘bertambah’, dan makna ‘menutup’.
Proses Aktualisasi Diri Tokoh Utama Dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari: Kajian Psikologi Sastra Aisyah Fitri Nabila; Sudarmoko Sudarmoko; M. Yusuf
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.18.2.52-65.2022

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kejiwaan yang tampak pada tokoh utama dalam novel Maryam karya Okky Madasari yang disebabkan oleh faktor keyakinan. Fenomena kejiwaan tersebut terjadi ketika tokoh utama berusaha mencapai aktualisasi dirinya. Untuk mencapai aktualisasi diri itu, tokoh utama berusaha mencari kebahagiaannya dengan berusaha membuat ajaran Ahmadiyah dapat diterima dan diakui oleh masyarakat. Dengan demikian, berdasarkan penjelasan tersebut rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana proses aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Maryam karya Okky Madasari? Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Menjelaskan proses aktualisasi diri tokoh utama dalam novel Maryam karya Okky Madasari.Untuk menganalisis aktualisasi diri pada tokoh utama, diperlukan unsur instrinsik yang berhubungan dengan kejiwaan yang dialaminya yaitu: 1) Tokoh dan penokohan, 2) Latar, dan 3) Alur. Terkait dengan kejiwaan tokoh utama dalam novel Maryam karya Okky Madasari, digunakan kajian psikologi sastra dengan didukung oleh teori kebutuhan bertingkat yang dikemukakan oleh Abraham Maslow untuk menganalisis proses pencapaian aktualisasi dirinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik penelitian berupa: 1) Pengumpulan data, 2) Analisis data, dan 3) Penyajian hasil analisis data yang bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis.Dari hasil analisis disimpulkan bahwa tokoh utama dalam novel Maryam karya Okky Madasari telah gagal dalam mencapai aktualisasi dirinya terlihat dari beberapa persoalan kejiwaan yang ia alami yaitu rasa: 1) Gelisah, 2) Takut, dan 3) Ragu dalam menghadapi sikap masyarakat terhadap ajaran Ahmadiyah. Ajaran-ajaran dalam Ahmadiyah berbeda dengan ajaran Islam pada umumnya sehingga menyebabkan ajaran tersebut tidak diakui oleh masyarakat. Maryam juga tidak dapat memenuhi ciri-ciri orang yang mengaktualisasikan diri ditandai dengan: 1) Karakternya yang emosional, 2) Pilihan pasangan dalam rumah tangga jauh lebih buruk, 3) Merasa ragu dalam memutuskan sesuatu serta 4) Selalu dicemari oleh rasa cemas dan takut.
Diskursus Pemberdayaan Perempuan Pasca Pandemi Covid-19 Dalam Majalah Femina Edisi April-Juli Tahun 2022 Andina Meutia Hawa; Ahmad Muhajir
Puitika Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v18i2.179

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meninjau diskursus pemberdayaan perempuan pasca pandemi Covid-19 dalam Majalah Femina Edisi April-Juli 2022. Fokus penelitian ini adalah bagaimana headline di dalam Majalah Femina membangun diskursus pemberdayaan perempuan dilihat dari wacana-wacana yang dibahas. Penulis menggunakan metode analitis deskriptif dan pendekatan analisis wacana kritis Sara Mills terhadap artikel yang berjudul “Memecah Langit Kaca Bernama Bias Gender”. Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang dihadapi perempuan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketidakadilan gender, kekerasan seksual, dan juga keterbatasan perempuan dalam mengakses layanan kesehatan seksual dan reproduksi akibat dari pelanggengan patriarki. Analisis wacana Sara Mills digunakan untuk mengungkapkan bagaimana majalah berperan sebagai agen ideologi yang membawa pesan melalui simbol. Simbol tersebut dieksplorasi melalui teks mengenai feminisme serta diskursus pemberdayaan perempuan.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa majalah Femina berperan sebagai representasi yang berpihak pada keadilan gender. Pesan feminisme disampaikan melalui teks yang mengusung penyadaran kepada perempuan sebagai kelompok subordinat akan pentingnya memiliki kesadaran gender. Narasi keadilan gender dan pemberdayaan perempuan disampaikan melalui penggambaran kasus ketidakadilan gender dalam ranah privat dan publik seperti pada layanan kesehatan, reproduksi, hingga akses terhadap pekerjaan. Upaya yang ditawarkan oleh majalah Femina adalah peningkatan kesadaran akan keadilan gender dimulai dari ranah keluarga sebagai agen sosialisasi primer, kelompok bermain, hingga ranah publik seperti sekolah dan lingkungan pekerjaan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8