cover
Contact Name
Irwan
Contact Email
irwan@iyb.ac.id
Phone
+6281354717626
Journal Mail Official
humas@iyb.ac.id
Editorial Address
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) YAPIS Biak IYB - IISIP YAPIS Biak Sekretariat : Jl. S. Condronegoro (Samofa), Kompleks YAPIS Biak - Papua Kode Pos : 98156 Email : humas@iyb.ac.id, iisipyapisbiak@gmail.com
Location
Kab. biak numfor,
P a p u a
INDONESIA
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak
ISSN : 20853335     EISSN : 27151840     DOI : -
Gema Kampus Online Journal System ini merupakan sistem pengelolaan jurnal secara online di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) YAPIS Biak. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang terdaftar merupakan jurnal yang terbit di bawah naungan kelembagaan IISIP YAPIS Biak.
Articles 170 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT HAK ULAYAT DALAM MENDUKUNG BANDARA FRANS KAISIEPO MENJADI BANDARA INTERNASIONAL Iswahyudi
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.22

Abstract

Untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat Hak Ulayat dalam pembangunan Bandar Udara Frans Kaisepo menjadi bandara Internasional dalam penelitian ini menggunakan teori Holil (1980:10) ada 4 poin yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat yang berasal dari luar/lingkungan, yaitu Komunikasi Yang Intensif, Iklim Sosial , Ekonomi , Politik dan Budaya , Kesempatan Untuk Partisipasi, Kebebasan untuk berprakrsa berkreasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan lokasi penelitian PT. Angkasa Pura I ( Persero) Bandar Udara Frans Kaisiepo JL Prof. M Yamin 64, Biak -Papua. Hasil penelitian adalah Partisipasi masyarakat hak ulayat dalam pembangunan Bandara Frans Kaisiepo cukup baik karena sebagian besar masyarakat hak ulayat telah berperan dengan memberikan kontribusi baik berupa kritik maupun saran namun ada pula masyarakat hak ulayat yang belum dengan baik ikut serta dalam pembangunan Bandara Frans Kaisiepo menjadi Bandara Internasional karena dengan alasan kurang perhatiannya pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan ganti rugi kepada sebagian masyarakat hak ulayat . hal ini yang membuat masyarakat hak ulayat tidak dapat merelakan mereka untuk membuat surat pelepasan tanah, agar PT. Angkasa Pura I (persero ) sebagai pengelola dapat bekerja dengan baik tanpa ada permasalahan lagi dengan pihak hak Ulayat.
FUNGSI PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI KANTOR DISTRIK NUMFOR TIMUR KABUPATEN BIAK NUMFOR Amiruddin
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.24

Abstract

Dari penelitiaini berharap memberikan kesimpulan sebagai jawaban terhadap tujuan penelitian yang telah ditetapkan, yaitu antara lain sebagai berikut Bahwa fungsi pengawasan yang dilakukan pemerintah distrik numfor timur belum atau tidak berjalan dengan baik.Oleh sebab itu perlu adanya system pengawasan yang baik dan diawasi langsung oleh pimpinan dalam hal ini adalah Kepala Distrik Numfor Timur Fungsi pengawasan adalah salah satu fungsi pengawasan yang sangat penting dalam proses pencapaian tujuan suatu organisasi. Sebagai salah satu fungsi dari manajemen, pengawasan sangatlah penting dalam upaya meningkatkan kinerja.Dengan adanya kinerja yang baik maka pelayanan kepada masyarakat pada distrik numfor timur akan lebih efektf dan efisien.
IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PENGGUNA JASA KARANTINA PADA KANTOR STASIUN KARANTINA PERTANIAN KELAS I BIAK Krismiyati
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.25

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kantor Karantina Pertanian Klas I Biak dengan tujuan mengetahui Implementasi Pelayanan Publik yang dilakukan oleh Karatina Pertanian dalam meningkatkan kepuasan pengguna jasa karantina. Metode yang digunakan dalam penelitikan ini adalah Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian adalah jenis asiosiatif. Secara lebih mendetail penelitian assiosiatif ini menggunakan bentuk kausal atau melihat pengaruh variabel idenpeden (bebas) terhadap variabel dependen (terikat). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan langkah-langkah seperti yang dikemukakan oleh Burhan Bungin (2003:70), yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi data Dengan jumlah 10 informan. Dimana informan yang terpilih mempunyai kriteria permasalahan yang diteliti menurut Dr. Sugiyono (2009:217). Hasil penelitian menunjukan bahwa,Pelayanan publik wajib diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah mempunyai peranan penting untuk menyediakan layanan publik sesuai yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Pasal 1 menyebutkan bahwa “Pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang- undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik”.Berdasarkan pembahasan hasil penelitian diatas dapatlah dikatakan bahwa implementasi pelayanan pada Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Biak dalam meningkatkan kepuasan pengguna jasa sudah dijalankan cukup baik. hal ini terlihat dari hasil tanggpan responden yang memberikan respon kepada indikator Dimensi Tangible (bukti langsung), Dimensi Reliability (keandalan), Dimensi Responsivenes, Dimensi Assurance (jaminan atau kepastian) dan Dimensi Emphaty (empati).
FAKTOR DETERMINAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DI KABUPATEN BIAK NUMFOR Sri Handayani
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintahan Kabupaten Biak Numfor yang sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014. Dengan metode deskriptif kualitatif, data primer berasal dari dokumen dan data sekunder berasal dari wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ada inovasi pelayanan publik yang menunjukkan adanya peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Namun, berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan pengembangan kompetensi terutama dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan yang dapat dilaksanakan di kabupaten Biak Numfor hanya eselon III dan IV sedangkan eselon II dilaksanakan di ibu kota Provinsi Papua. Hal ini terjadi karena masih kurang baiknya pengaturan manajerial, minimnya anggaran dan tenaga pengelola yang masih terbatas.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KHUSUS (PERDASUS) PROVINSI PAPUA NOMOR 23 TAHUN 2008 TENTANG HAK ULAYAT MASYARAKAT HUKUM ADAT DAN HAK PERORANGAN WARGA MASYARAKAT ADAT ATAS TANAH (STUDI KASUS KOTA JAYAPURA DAN KABUPATEN BIAK NUMFOR) Ayu Kurnia Utami
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.27

Abstract

This study discusses Perdasus 23 Year 2008 about individual and communal rights of customary law society over the land through a case study in Jayapura and Biak Numfor. The special local regulation (Perdasus) is a part of the efforts to secure the customary society or the indigenous people of Papua. The aim of this study is to identify how far Perdasus 23 Year 2008 has been implemented in Jayapura and Biak Numfor. The study applies qualitative approach which data is collected through observations, interviews, and content analysis of related documents. The result of this study shows that Perdasus 23 Year 2008 is not implemented thoroughly. Although the regulation is not normatively implemented, it has been practically implemented through the initiatives of Jayapura and Biak Numfor government to carry out conflict resolution program in each region. In doing so, the government of Jayapura has done the communal right mapping of Port Numbay people, while the government of Biak Numfor issues a local regulation (Perbup) about the strategy of land conflict resolution by encouraging of the involvement of customary role and legitimation in the region. Eventhough these activities are not conducted in accordance with Perdasus 23 Year 2008, Jayapura has performed four substances of the “Perdasus”: research, mapping, management and identification, and land conflict resolution. Meanwhile, Biak Numfor regency has performed two substances: communal land management and land conflict resolution though they only fulfill some aspects of these substances when performing research and mapping. There are three aspects affecting the implementation of Perdasus in Jayapura and Biak Numfor. First, ineffective communication both from the policy maker to the policy implementer and from policy implementer to the people that causes confusion to the society regarding the policy. Second, the existing paradigm of local people who still believe that customary law is more powerful than civil law. Last but not the least is Government’s initiative to do an activity to protect the communal right of indigenous people of Papua.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR KEARSIPAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS X AP 4 SMK NEGERI 1 BUNGORO DI KABUPATEN PANGKEP Samsiah
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Prestasi Belajar Kearsipan melalui Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas X AP 4 SMK Negeri 1 Bungoro di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara pelaksanaannya adalah observasi serta kolaborasi parstisipatif antara peneliti dengan guru mata pelajaran. Lokus penelitian ini di SMK Negeri 1 Bungoro Kabupaten Pangkajene dan Kepulaun (Pangkep). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/pengamatan dan evaluasi, serta refleksi, yang berlangsung secara kolaborasi dan partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning efektif digunakan pada pembelajran Kearsipan dengan indikator pada pencapaian prestasi belajar siswa.
PERBANDINGAN HUKUM PERKAWINAN BERDASARKAN HUKUM ADAT BIAK DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 Luluk Endang Nurrokhmah
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.29

Abstract

Setiap manusia yang dilahirkan kedunia memiliki kecenderungan untuk hidup bersama dengan manusia lain salah satunya dengan perkawinan. Sebelum lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan hukum yang mengatur perkawinan ialah hukum agama dan hukum adat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hukum perkawinan berdasarkan hukum Adat Biak dan hukum perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif atau penelitian hukum kepustakaan yang merupakan salah satu jenis penelitian yang dikenal umum dalam kajian ilmu hukum. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelusuran kepustakaan yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil yang diperoleh adalah bahwa terjadinya suatu ikatan perkawinan bukan semata-mata membawa akibat terhadap hubungan-hubungan keperdataan, seperti hak dan kewajiban suami istri, harta bersama, kedudukan anak, hak dan kewajiban orang tua, tetapi juga menyangkut hubungan-hubungan adat istiadat, kewarisan, kekeluargaan, kekerabatan, ketetanggaan serta menyangkut upacara-upacara adat dan keagamaan. Khususnya dalam masyarakat Biak proses perkawinan adat bersifat sakral dan magis. Dengan demikian maka proses perkawinan adat Biak diatur secara hati-hati, sistematis dan penuh kesungguhan yang bertanggung jawab, sebab sanksi hukum adatnya cukup berat bila tidak berjalan sebagaimana mestinya.
FUNGSI KOMUNIKASI PIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN CV. VANILLA BIAK Muhammad Ridwan Yunus
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.30

Abstract

Komunikasi bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan minimnya kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Dalam hal ini penulis mengambil penelitian di Cv. Vanilla Biak sebagai setting penelitian ini, penulis menggunakan tiga teori yaitu, umpan balik, mendengar secarah efektif, dan mengurangi miskomunikasi. Didapatkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan di Cv. Vanilla Biak seperti kurangnya komunikasi antar pimpinan dan karyawannya, masih minimnya kedisiplinan karyawan, kurangnya keterbukaan pendapat antara karyawan dan antara karyawan dengan pimpinannya, serta masih minimnya tingkat pendidikan yang berpengaruh pada kurangnya respon terhadap informasih yang di berikan. Untuk mencegah semakin memburuknya faktor – faktor pengaruh tersebut, maka menurut penulis di perlukan beberapa upaya, diantaranya : pertama pimpinan perusahaan harus mampu menciptakan komunikasi efektif, niat baik dan kerja sama, serta kedisiplinan.
PERANAN ADMINISTRASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KERJA PADA KANTOR DISTRIK BONDIFUAR Samar
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v11i2.31

Abstract

Peranan Administrasi maka dapat di dilihat Peranan Administrasi yang baik dan di terapkan dalam lingkungan kerja akan menghasilkan efektifitas kerja yang baik Bahwa Peranan Administrasi merupakan suatu idealisme yang harus di perjuangkan terus menerus, maka minimal yang mutlak dalam setiap organisasi adalah kemauan dalam kemampuan untuk bekerja. Kantor Distrik Bondifuar Kabupaten Biak Numfor, sistem Administrasinya belum berjalan dengan baik, dan masih sangat minim Pengetahuan tentang Administrasi dalam meningkatkan Efektifitas Kerja Pegawai. Dalam melaksanakan berbagai macam kegiatan dan usaha pada Kantor Distrik Bondifuar, baik di Bidang Administrasi maupun di Bidang Operasional Di Bina dan Di Tingkatkan secara kontinju umtuk kerja sama yang baik Masih banyak faktor penghambat dalam pelaksanaan tugas – tugas kesehari – harian dari Aparat Distrik Bondifuar Dalam melaksanakan pekerjaan hubungan kerja antara orang – orang belum terbina secara baik.
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DILINGKUNGAN IISIP YAPIS BIAK PAPUA (STUDI TENTANG KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ANTARA MAHASISWA ETNIS MAKASSAR DENGAN ETNIS PAPUA SEMESTER II) M Ridwan Yunus; Irwan
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v13i2.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui cara penyampaian pesan komunikasi di antara mahasiswa keturunan etnis makassar dengan mahasiswa keturunan etnis Papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas komunikasi antarbudaya dikalangan mahasiswa etnis Makassar dan mahasiswa etnis Papua di IISIP Yapis Biak berjalan cukup baik, dapat dilihat dengan sikap saling menghargai perbedaan dari seni budaya berupa bahasa dan dialek, gaya hidup dan perilaku. mahasiswa pendatang menyesuaikan diri dalam penguasaan bahasa karena dalam percakapan sehari-hari di IISIP Yapis Biak masih menggunakan logat daerah setempat, melakukan pendekatan-pendekatan sosial seperti lebih memberanikan diri lagi untuk bersosialisasi, bergaul dengan mahasiswa dari daerah lainnya. Penyesuaian diri selanjutnya yaitu lebih mengenal lagi budaya, adat kebiasaan yang ada dilingkungan IISIP Yapis Biak, yang terutama dalam masa penyesuaian diri adanya sifat keterbukaan.

Page 2 of 17 | Total Record : 170