cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2014): November 2014" : 8 Documents clear
ANALISA AGREGAT KASAR SEBAGAI VARIABEL BAHAN CAMPURAN BETON MENGGUNAKAN METODE SNI DAN ACI (Studi Kasus Beton Mutu K-275) - Masherni
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.179

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan membandingkan kuat tekan beton yang dapat dicapai menggunakan agregat kasar sumber Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan. Selain itu juga untuk mengetahui kualitas agregat kasar yang bersumber dari daerah Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan sebagai bahan campuran beton dengan metode SNI dan ACI. Untuk membandingkan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan menggunakan agregat kasar yang bersumber dari daerah Padang Ratu, Tegineneng dan Tanjungan korelasinya terhadap pencapaian mutu beton K-275 atau setara dengan 22,825 Mpa. Penelitian ini menggunakan sampel Uji Silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian dilakukan saat umur 7, 14, 21 dan 28 dan setiap umur terdiri dari 3 benda uji. Sehingga dibutuhkan 72 benda uji. Dengan 3 variasi penggunaan agregat kasar dari 3 quarry yaitu Tanjungan, Padang Ratu dan Tegineneng menggunakan metode SNI dan ACI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas agregat mempengaruhi mutu beton yang dihasilkan. Hubungan kuat tekan beton dengan umur beton menunjukkan bahwa semakin bertambahnya umur beton, kuat tekan beton meningkat juga. Dari hasil penelitian, beton yang mencapai kuat tekan rencana adalah pada campuran beton  menggunakan agregat kasar Tanjungan dengan umur 28 hari yaitu : 23,10 Mpa (Metode ACI) dan 277,42 Kg/cm2 (Metode SNI).
PERENCANAAN PLAT LANTAI PADA KEGIATAN PEMBANGUNAN GEDUNG ISLAMIC CENTER KOTA METRO Dadang Iskandar; Dona Kurniawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.174

Abstract

Analisa ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan merencanakan struktur plat lantai yang ideal serta beban-beban yang mempengaruhinya baik secara teori maupun penerapannya di lapangan pada pekerjaan Pembangunan Gedung Islamic Center Kota Metro yang nantinya hasil dari analisa ini dapat menghasilkan suatu perencanaan plat lantai yang kuat dan ekonomis. Perhitungan Pembebanan ;Untuk beban angin dapat diabaikan, hal tersebut karena tinggi bangunan yang kurang dari 16 m sehingga berdasarkan pada persyaratan perhitungan beban angin beban angin tidak perlu diperhitungkan.Perhitungan Beban Matibeban mati akibat pelat atap, beban mati akibat pelat lantai, beban mati akibat balok.Perhitungan Beban HidupBeban berfaktor/rencanaPerhitungan Plat Lantai tipe CPerhitungan momen perluPerhitungan beban pada kondisi seimbangPerhitungan tulangan lentur arah x dan y, meliputi :  Penulangan Lapangan (Mlx), Penulangan Tumpuan Arah x ( Mtx ),     Penulangan lapangan arah y (Mly),  Penulangan tumpuan arah y (Mty)Analisa tebal platHasil analisa struktur plat lantai yang dilakukan pada pekerjaan Pembangunan Gedung Islamic Center Kota Metro menghasilkan rencana/design struktur plat lantai untuk penulangan pada pekerjaan pembesian didapat tulangan tumpuan arah x maupun arah y dengan besi Ø10 – 250 mm.
ANALISA PLAT LANTAI PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN KANTOR SEKOLAH KEBERBAKATAN OLAH RAGA (SKO) KOTA METRO Yusuf Amran; Amri Faizal
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.180

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan merencanakan suatu plat beton bertulang baik lantai maupun atap pada Gedung Kantor Sekolah Keberbakatan Olah Raga Kota Metro yang nantinya hasil dari analisa ini dapat menghasilkan suatu perencanaan plat beton yang aman (kuat secara teknis) dan ekonomis (murah secara finansial). Hasil penelitian/analisa struktur yang dilakukan pada gedung Kantor Sekolah Keberbakatan Olah Raga Kota Metro menghasilkan rencana/design plat beton untuk plat lantai dan plat atap gedung dengan rincian Tulangan yang digunakan yaitu tulangan Ø10-300 untuk plat atap dan tulangan Ø10-250 untuk plat lantai.
PENANGGULANGAN EROSI PANTAI KUALA PENET KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Eva Rolia
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.175

Abstract

Kondisi Pantai Kuala Penet di masa lalu adalah hutan bakau, berlumpur, sedikit berpasir, banyak sungai yang mengangkut sedimen suspensi ke laut dan kemiringan laut / pantai sangat landai. Akibat penebangan yang dilakukan oleh penduduk, hutan bakau yang selama ini ada telah tergantikan oleh lahan tambak yang dimiliki secara perorangan oleh masyarakat setempat. Karena itu pantai di Kuala Penet Labuhan Maringgai mengalami erosi yang cukup parah karena gelombang yang datang menghantam langsung ke daerah pantai tersebut. Penyebab terjadinya kerusakan Pantai Kuala Penet adalah erosi yang ditimbulkan oleh gelombang.  Usaha penanggulangan Pantai Kuala Penet sudah pernah dilakukan oleh swadaya masyarakat, namun hasilnya kurang maksimal.  Erosi yang terjadi di Pantai Kuala Penet antara 5 -71 m dalam 3 tahun.Dengan beberapa perbandingan kelayakan bangunan pantai, tipe bangunan yang paling dapat diterapkan untuk mengatasi pantai yang terkena erosi adalah bangunan revetment, karena mudah, mudah dalam pelaksanaan, bahan mudah didapat dan masyarakat dapat berperan dalam pelaksanaannya.Konstruksi organik atau hutan bakau juga diterapkan, karena fungsi hutan bakau adalah untuk mengembalikan kondisi ekosistem pantai.  Selain melindungi pantai, pohon bakau dapat melindungi keberadaan tambak rakyat yang ada disepanjang pantai. Kedua kombinasi alternatif berupa bangunan pengaman pantai dan penanaman hutan bakau akan mendapatkan hasil yang lebih baik.Usaha non teknis yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi kerusakan pantai akibat gelombang adalah dengan menerapkan peraturan daerah dan hukum yang berkaitan dengan pembatasan daerah pantai yang boleh dikelola atau yang dapat dibuat permukiman oleh penduduk
ANALISA PLAT LANTAI PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PASCA SARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO (TAHAP I) Gumay, A; Hebat, -
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.176

Abstract

Analisa ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan merencanakan struktur plat lantai yang ideal serta beban-beban yang mempengaruhinya baik secara teori maupun penerapannya di lapangan pada pekerjaan Pembangunan Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Metro yang nantinya hasil dari analisa ini dapat menghasilkan suatu perencanaan plat lantai yang aman (kuat secara teknis) dan ekonomis (murah secara finansial).Perhitungan Pembebanan ;Untuk beban angin dapat diabaikan, hal tersebut karena tinggi bangunan yang kurang dari 16 m (11,47 m) sehingga berdasarkan pada persyaratan perhitungan beban angin beban angin tidak perlu diperhitungkan.Perhitungan Beban Matibeban mati akibat pelat atap, beban mati akibat pelat lantai, beban mati akibat balok.Perhitungan Beban HidupBeban berfaktor/rencanaPerhitungan Plat Lantai tipe CPerhitungan momen perluPerhitungan beban pada kondisi seimbangPerhitungan tulangan lentur arah x dan y, meliputi :  Penulangan Lapangan (Mlx), Penulangan Tumpuan Arah x ( Mtx ), Penulangan lapangan arah y (Mly),  Penulangan tumpuan arah y (Mty)Analisa tebal platHasil analisa struktur plat lantai yang dilakukan pada pekerjaan pembangunan Gedung Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Metro menghasilkan rencana/design struktur plat lantai untuk penulangan pada pekerjaan pembesian didapat tulangan tumpuan arah x maupun arah y dengan besi Ø10 – 125 mm (Tinjauan Plat C1).
ANALISIS KOORDINASI SIMPANG JALAN DIPONEGORO KOTA METRO Hadijah, Ida
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.177

Abstract

Kondisi jalan Diponegoro memiliki kecenderungan pada bidang horizontal yang sama sehingga memungkinkan terjadinya pertemuan sebidang atau membentuk suatu persimpangan. Persimpangan yang ada di Jalan Diponegoro terdiri atas simpang bersinyal dan  simpang tidak bersinyal. Adanya persimpangan tersebut menyebabkan terjadinya konflik yang menimbulkan beberapa permasalahan lalu lintas seperti kemacetan.  Dalam penelitian ini di lakukan analisis apakah kedua simpang sudah terkoordinasi dengan baik dalam melayani arus lalu lintas yang melewatinya. Sebab jarak antara kedua simpang ini sangat berdekatan dan arus lalu lintas yang melewati antara kedua simpang ini cukup tinggi pada jam-jam sibuk. Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah : mengevaluasi koordinasi antar simpang di Jl. Diponegoro, menganalisa simpang untuk kondisi eksisiting dan kondisi perencanaan koordinasi, mendapatkan koordinasi yang tepat untuk mengurangi waktu tundaan dan antrian. Data-data dalam penelitian ini meliputi : a. data primer: data geometrik simpang, volume lalu lintas, kecepatan, fase dan waktu siklus. b. data sekunder: peta kota Metro, peta jaringan jalan, dan jumlah penduduk. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan berpedoman pada MKJI. Terdapat 4 perencanaan pada simpang II untuk mengkoordinasikan kedua simpang. Perencanaan 1 direncanakan dengan menggunakan waktu siklus dan waktu hijau yang sama dengan simpang 1 yaitu 113 detik, 4 fase tanpa ada gerakan belok kiri langsung (LTOR) pada semua pendekatnya. Perencanaan 2 direncanakan menggunakan 3 fase, waktu siklus 113. Dimana fase 1 nyala lampu hijau diberangkatkan terlebih dahulu mulai dari pendekat Utara, fase 2 pendekat Timur dan Barat diberangkatkan secara bersamaan, selanjutnya fase 3 adalah pada pendekat Selatan. Perencanaan 3, simpang II akan di analisis menggunakan  4 fase dengan waktu siklus sama seperti pada simpang I yaitu  113 detik, dengan waktu hijau yang berbeda dari simpang I pada setiap fasenya. Perencanaan 4, simpang II direncanakan menggunakan 3 fase dengan waktu siklus yang sama seperti simpang I yaitu 113 detik, dengan waktu hijau yang berbeda dari simpang I pada setiap fasenya. Dari keempat perencanaan dapat disimpulkan bahwa perencanaan 3 mempunyai kinerja terbaik, yang dapat digunakan untuk koordinasi kedua simpang. 
PENGARUH PARKIR BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN ( Studi Kasus Jalan Brigjen Katamso Tanjung Karang Pusat ) Leni Sriharyani; Wahyu Ari Saputra
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.178

Abstract

Tanjung Karang Pusat merupakan salah satu kecamatan di kota Bandar Lampung yang menjadi ibukota provinsi Lampung. Kajian pada penulisan ini adalah pada jalan Brigjen Katamso yang merupakan jalur padat dan memiliki kegiatan on street parking. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai volume, kecepatan, tingkat  derajat  kejenuhan dan berapa penurunan kinerja jalan akibat kegiatan on street parking. Survey dilakukan selama 6 hari yaitu hari Minggu (18 Mei 2014), Senin (19 Mei 2014), Selasa (20 Mei 2014), Rabu (21 Mei 2014), Kamis (22 Mei 2014), Jumat (23 mei 2014). Pengamatan dilakukan selama 14 jam yaitu pukul 07.00 – 21.00 WIB. Perhitungan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Penelitian yang dilakukan di jalan Brigjen Katamso ini meliputi survey volume dengan Traffic Counting, yaitu mencacah semua jenis kendaraan yang melewati ruas jalan ini meliputi kendaraan berat, ringan sepeda motor dan tidak bermotor. Pengamatan parkir , yaitu mengamati dan mencatat jumlah kendaraan keluar masuk on street parking. Selain itu dilakukan juga spot speed, yaitu mengukur waktu yang diperlukan kendaraan untuk melewati dua titik yang sudah di tetapkan (100 meter), sehingga didapat kecepatannya. Berdasarkan hasil analisis terhadap volume lalu lintas yaitu hari Minggu pukul 07.00 – 08.00, tingkat pelayanan D(0,82)dan setelah dimulai parkir tingkat pelayanan E(0,89). Hari Senin pukul 07.00 – 08.00, tingkat pelayanan D(0,83)dan setelah dimulai parkir tingkat pelayanan E(0,94). Hari Selasa pukul 07.00 – 08.00, tingkat pelayanan D(0,79)dan setelah dimulai parkir tingkat pelayanan E(0,92). hari Rabu pukul 07.00 – 08.00, tingkat pelayanan D(0,82)dan setelah dimulai parkir tingkat pelayanan E(0,92). hari Kamis pukul 07.00 – 08.00, tingkat pelayanan D(0,83)dan setelah dimulai parkir tingkat pelayanan E(0,91). hari Jumat pukul 07.00 – 08.00, tingkat pelayanan D(0,83) dan setelah dimulai parkir tingkat pelayanan E(0,89). Jadi dari hasil tersebut menunjukan bahwa kinerja jalan Brigjen Katamso pada tahun 2014 adalah arus tidak stabil. Apabila nilai derajat kejenuhan sudah melampaui 0,75 maka perlu dilakukan penanganan, karena angka tersebut menunjukan bahwa kinerja jalan mulai memburuk.
ANALISA KOLOM STRUKTUR PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN LANTAI 1 KAMPUS II SD MUHAMMADIYAH METRO PUSAT KOTA METRO Agus Surandono; - Desmawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2014): November 2014
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v4i1.173

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan adalah untuk menganalisa dan merencanakan struktur kolom yang ideal serta beban-beban yang mempengaruhinya baik secara teori maupun penerapannya di lapangan pada pekerjaan pembangunan lantai 1 kampus II SD Muhammadiyah Metro Pusat Kota Metro yang nantinya hasil dari analisa ini dapat menghasilkan suatu perencanaan kolom struktur yang aman (kuat secara teknis) dan ekonomis (murah secara finansial).Perhitungan pembebanan yang dilakukan adalah :Perhitungan Beban MatiPerhitungan Beban HidupAnalisis Kombinasi Pembebanan (beban mati (D), beban hidup (L) dan beban gempa (E) menghasilkan 3 kombinasi pembebananPerhitungan Dimensi KolomPerhitungan Dimensi Kolom Akibat Beban Hidup dan Beban Mati (Kombinasi Pembebanan 1)Perhitungan Dimensi Kolom Akibat Beban Mati dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 2)Perhitungan Dimensi Kolom Akibat Beban Mati, Beban Hidup, dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 3)Perhitungan Tulangan Geser KolomPerhitungan Tulangan Geser Kolom Akibat Beban Hidup dan Beban Mati (Kombinasi Pembebanan 1)Perhitungan Tulangan Geser Kolom Akibat Beban Mati dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 2)Perhitungan Tulangan Geser Kolom Akibat Beban Hidup, Beban Mati dan Beban Gempa (Kombinasi Pembebanan 3)Hasil penelitian/analisa struktur yang dilakukan pada pekerjaan pembangunan lantai 1 kampus II SD Muhammadiyah Metro Pusat Kota Metro menghasilkan rencana/design struktur kolom untuk penulangan longitudinal, jumlah dan ukuran tulangan yang dibutuhkan adalah tulangan 12D16 dengan penyusunan tulangan dilakukan pada kedua sisi memanjang. Untuk tulangan geser, diperlukan tulangan geser dengan diameter 10 dan dipasang dengan jarak maximum 112 mm.

Page 1 of 1 | Total Record : 8