cover
Contact Name
Vivi Irzalinda
Contact Email
jpa.fkip.unila@gmail.com
Phone
+6285716597464
Journal Mail Official
jpa.fkip.unila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi PG-PAUD Universitas Lampung Gedung B Jalan Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145 Telp. (0721) 704624, Fax (0721) 704624.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27754367     EISSN : 25809504     DOI : 10.23960/jpa
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Jurnal Pendidikan Anak (JPA) is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, positive parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles 217 Documents
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Yenda Sari; Een Yayah Haenilah; Lilik Sabdaningtyas
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the most appropriate media to develop and increase childrens fine motor skills aged 4-5 years in PAUD Serasi Mawar Bandar Lampung. This research used descriptive quantitative with the subjects of 28 children in group A children that consisted of 12 boys and 16 girls. Subject in this study was collected by study population. Data were collected by observation and documentation, while analyzing the data by using quantitative data that is calculated by the percentage of descriptive techniques. The results showed that childrens fine motoric development using playdough mediamore higher than using drawing and lacing media. This can be proved by the achievement of fine motoric learning using playdough media which obtained of 76% rating category that developed very well. Based on the results it can be concluded that playdough was an appropriate media to stimulated the fine motoric skills in children aged 4-5 years.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan media apa yang paling tepat untuk mengembangkan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD Serasi Mawar Bandar Lampung. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian 28 anak kelompok A yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 16 anak perempuan. Pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan populasi studi.Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi, adapun analisis data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif yang dihitung dengan teknik deskriptif persentase.Hasil penelitian perkembangan motorik halus anak dengan menggunakan media playdough lebih tinggi dibandingkan dengan media menggambar dan meronce, hal ini dibuktikan dengan pencapaian pembelajaran motorik halus menggunakan media playdough diperoleh hasil 76% kategori penilaian berkembang sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media playdough lebih tepat dalam menstimulasi motorik halus anak usia 4-5 tahun.Kata kunci : media pembelajaran, motorik halus, anak usia dini
Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-6 Tahun Yuli Maghfiroh
Jurnal PG-PAUD Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the number of modern games addiction that adversely affect the lives of children. The purpose of this research was to find out the role of traditional games in shaping the character of early childhood. The research methode was literature study. Data were collected by reading various journals and taking notes. Data were analyzed by using three interactive model, namely reducing data, displaying data, and drawing conclusions. Data validity used triangulation process. The results obtained that traditional games have a role in the formation of children's characters, namely honesty, discipline, hard work, creative, independent, communicative, responsibility and so forth.Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus dikarenakan kecanduan permainan modern yang berdampak buruk pada kehidupan anak.Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui peran permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dari berbagai jurnal dan mencatat. Analisis data menggunakan tiga analisis model interaktif yaitu dengan cara mereduksi data, mendisplay data, dan gambaran kesimpulan. Validitas data menggunakan trianggulasi data. Hasil analisis yang diperoleh adalah permainan tradisional memiliki peran dalam pembentukan karakter anak. Karakter yang dapat terbentuk antara lain jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, komunikatif, tanggung jawab dan lain sebagainya.Kata kunci: permainan tradisional, karakter, anak usia dini DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpa.v6n1.20861
Pengetahuan Guru Terhadap Metode Bercerita dalam Pembelajaran Paud Di Kecamatan Tanjung Senang Hendro Muttaqin Setiawan; Ari Sofia; Riswanti Rini; Lilik Sabdaningtyas
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is that most early childhood education teachers in Tanjung Senang District have not applied the storytelling method. The purpose of this study was to describe the teacher's knowledge in the storytelling method. This type of research is quantitative descriptive research. The population of this study amounted to 102 teachers, with a sample of 39 teachers conducted by cluster random sampling technique. Data collection techniques use tests and documentation. The results of the study were that 1 teacher (1.90%) was in the tofu category, 10 teachers (26.30%) were in the know enough category, 23 teachers (59.00%) were in the category of ignorant, and 5 teachers (12.80%) are in the category of not knowing. This shows that the knowledge of early childhood education teachers in the storytelling method in Tanjung Senang Subdistrict is in the category of poor understanding.Masalah dalam penelitian ini yaitu sebagian besar guru pendidikan anak usia dini yang berada di Kecamatan Tanjung Senang belum menerapkan metode bercerita. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengetahuan guru  dalam metode bercerita. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 102 guru, dengan sampel penelitian 39 guru yang dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan  tes dan dokumentasi. Hasil penelitian yang di dapat ialah 1 guru (1,90%) berada dalam kategori tahu, 10 guru (26,30%) berada dalam kategori cukup tahu, 23 guru (59,00%) berada dalam kategori kurang tahu, dan 5 guru (12,80%) berada dalam kategori tidak tahu. Hal tersebut menunjukkan bahwa  pengetahuan guru pendidikan anak usia dini dalam metode bercerita yang berada di Kecamatan Tanjung Senang dalam kategori kurang paham.Kata Kunci: guru pendidikan anak usia dini, metode bercerita, pengetahuan guru.
Penggunaan Media dan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini Leni Hardiyanti; sasmiati sasmiati; lilik sabdaningtyas
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this study was the low development of symbolic thinking on early childhood education. This study aimed to determine the Correlation of Media Used With The Ability to Think Symbolically of Early Childhood Education in Kindergarten Al-Azhar 16 Bandar Lampung. This research was used correlation quantitative research. The population were 67 students. The sample were 20 students by purposive sampling technique. Data were collected by observation and documentation and Analyzed using single table and cross table as well as the analysis of hypothesis testing using spearman rank test. The results showed that there was a positive correlation between media used and the ability to think symbolically by p value = 0,439.Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Media dengan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini di TK Al-Azhar 16 Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 dari jumlah populasi sebanyak 67 anak. Teknik pengumpulan data menggunaan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis tabel tunggal dan tabel silang serta analisis uji hipotesis menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara penggunaan media dan kemampuan berpikir simbolik sebesar 0,439.Kata Kunci : penggunaan media, berpikir simbolik, anak usia dini
Pendekatan Beyond Centers and Circle Time (BCCT) Fitri Yuliana Dewi; Riswanti Rini; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the learning by using the Beyond Centers and Circle Time (BCCT) approach in Alam Kreasi Edukasi kindergarden. This research used qualitative type. Techniques of collecting data through interviews, observation, and documentation. Data validity used triangulation with different sources and methods. The results showed that the preparation of learning is very good, the implementation of good learning, and evaluation of learning is good enough. Kindergarden strength was a very good planning RPPH while the weakness is the main activities performed do not always use all three types of play.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Beyond Centers and Circle Time (BCCT) di TK Alam Kreasi Edukasi. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi dengan berbagai sumber dan metode yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pembelajaran sangat baik, pelaksanaan pembelajaran baik, dan evaluasi pembelajaran cukup baik. Kekuatan TK ialah perencanaan RPPH yang sangat baik sedangkan kelemahannya yaitu kegiatan main yang dilakukan tidak selalu menggunakan ketiga jenis main. Kata kunci: anak usia dini, pendekatan BCCT, taman kanak-kanak
PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI Adzani Novita Amalia Rani; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship between the use of picture cards of serial story media with the ability to speak in early childhood. This research was a quantitative non- experimental, correlational method. The population in this study were children in group B Podomoro Tunas Bangsa District of Pringsewu. The determination of this sample was using saturation sampling technique. Data collection techniques in this study were using observation and documentation. The results showed that there was a strong association between the use of positive and valuable picture card media stories with the ability to speak in early childhood by 54.76%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media kartu gambar cerita berseri dengan kemampuan berbicara anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat non eksperimental dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok B PAUD Tunas Bangsa Podomoro Kecamatan Pringsewu. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat dan bernilai positif antara penggunaan media kartu gambar cerita berseri dengan kemampuan berbicara anak usia dini sebesar 54,76%.Kata Kunci: kemampuan berbicara anak usia dini, media, kartu gambar cerita berseri.
Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning) dalam Kaitannya dengan Pemahaman Konsep Sains Anak Usia Dini Novita Suryani; Een Yayah Haenilah; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was that understanding the concept of science was not as expected. This study aims to determine the effect of experiential learning's model on the understanding of scientific concepts of early childhood. This research was experimental quantitative research with treatment by subjects design. The research sample was taken as many as 30 children using by purposive sampling. Data collection was done through observation and documentation, while data were analyzed by paired sample t-test. The results showed that there were differences in understanding the concept of science between before and after using experiential learning's model.Masalah pada penelitian ini pemahaman konsep sains belum sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) terhadap pemahaman konsep sains anak usia dini. Penelitian ini merupakan  jenis penelitian kuantitatif yang bersifat eksperimen dengan desain treatment by subjects. Sampel penelitian yang diambil sebanyak 30 anak dengan  menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep sains antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman.Kata Kunci: konsep sains, model pembelajaran berbasis pengalaman
Bermain Peran Dan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Ira Yurike; Sasmiati Sasmiati; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was children low language ability development. The objective of this research was to find out the correlation between role playing and children language ability in group B. Research used quantitative correlational methode. This research was conducted in Al-Hidayah kindergarten school in Kalirejo Lampung with population of 81 children. The 30 respondent were taken by using purposive sampling technique. Data were collected by observations and documentations and analyzed by using Spearmans Rank correlation technique. The result showed that there was a correlation between role playing and children language ability development.Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan berbahasa anak usia dini belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bermain peran dengan pengembangan kemampuan berbahasa pada anak usia dini kelompok B. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional. Penelitian dilaksanakan di TK AL-Hidayah Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah dengan jumlah populasi sebanyak 81 anak, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 30 anak dengan menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi sedangkan data dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sangat kuat antara bermain peran dengan pengembangan kemampuan berbahasa anak usia dini.Kata kunci : anak usia dini, kemampuan berbahasa, bermain peran
Aktivitas Permainan Petak Umpet Kata Meningkatkan Perkembangan Keaksaraan Anak Usia Dini Novia Agustin; M. Thoha Jaya; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of the research was children low level literacy development. This research aimed to know the influence of hide and seek games toward children literacy development Group B in Bhakti Kartika kindergarten Pahayu Jaya West Lampung. The research methods were Pre-experimental with One Group Pretest-Posttest designed. Samples technique was simple random sampling with 32 students. Data were collected by observation and documentation. Data were analyzed by using simple linear regression. The results showed that there was an influence of hide and seek games toward children literacy development. Hide and seek games contributed 59,1% to the children literacy development. Masalah penelitian ini adalah rendahnya perkembangan perkembangan keaksaraan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas permainan petak umpet kata terhadap perkembangan keaksaraan anak kelompok B di TK Bhakti Kartika Pahayu Jaya Lampung Barat. Metode penelitian bersifat Pre-Eksperimental menggunakan jenis One Grup Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh antara aktivitas permainan petak umpet kata terhadap perkembangan keaksaraan pada anak. Permainan petak umpet kata memberikan kontribusi sebanyak 59,1% terhadap perkembangan kekasaraan anak.Kata Kunci: petak umpet kata, keaksaraan, anak usia dini
PENGARUH AKTIVITAS BERMAIN PERAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN Mesi Ruli Wulan; M Thoha BS Jaya; Een Yayah Haenilah
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 5 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem was the low speaking skill of children on aged 5-6 years old in Early Childhood of Tunas Jaya Bukit Kemiling Permai Bandar Lampung. This study aimed to determine the influence of role play activity toward children speaking skills. The study used Quasi Experiment method with One Group Pretest-Posttest design. The sampling technique used was saturated sampling. Data were collected by observation and documentation. Data were analyzed by using cross tables and simple linear regression analysis. The study results showed that there was an influenced between role play activity toward children speaking skills. It was proved by the increasing of 5-6 years old children speaking skill in Early Childhood of Tunas Jaya, Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung, as much as 4 per meeting improvement indicators.Masalah penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Tunas Jaya Bukit Kemiling Permai Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas bermain peran terhadap keterampilan berbicara pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain One Grup Pretest-Posttes. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi atau pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data silang dan analisis uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara aktivitas bermain peran terhadap keterampilan berbicara pada anak, dibuktikan dengan adanya peningkatan keterampilan berbicara pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Tunas Jaya Bukit Kemiling Permai, Bandar Lampung sebanyak 4 capaian indikator setiap pertemuan.Kata Kunci : aktivitas bermain peran, keterampilan berbicara, anak usia dini

Page 7 of 22 | Total Record : 217