cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.basri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam
ISSN : 14121743     EISSN : 25810618     DOI : -
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam is a scientific journal published twice a year by Departmet of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University of Yogyakarta. This journal focus on the publication of research result and scientific articles related to various issues in the field of guidance and counseling on education and society with various multidimensional perspective and approach. Editor accept scientific papers that have never been published or published in various media (print or electronic), or other scientific journals.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2018): Juni" : 15 Documents clear
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SIKAP BERAGAMA REMAJA DI RT 22 RW 07 SAPEN YOGYAKARTA Ilyas, Muhammad; Wijaya, Firad
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.746 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Peran orang tua dalam meletakan dasar-dasar pendidikan moral agama dan ahlak sangat berpengaruh pada anak. Bahkan pengaruh tersebut sampai pada dasar keyakinan mereka. Keberagamaan anak hampir sepenuhnya ditentukan oleh pengaruh pola asuh orang tua. Penelitian ini dilaksanakan di RT 22 RW 07 Sapen, Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pola asuh orang tua terhadap sikap beragama remaja di RT 22 RW 07 Sapen, Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu remaja yang berjumlah 106 orang, diambil sampelnya dengan menggunakan rumus slovin menjadi 84 remaja. Selanjutnya ditentukan dengan memberikan angket kepada semua sampel, kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linear sederhana. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi 0,787 pada sig.(1-tailed) = 0,000, ternyata Sig < 0,05 (0,000 < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap sikap beragama remaja di RT 22 RW 07 Sapen, Yogyakarta. Sedangkan besarnya pengaruh Pola Asuh Ornag Tua terhadap Sikap Beragama pada remaja yaitu 70,5%  dan 29,5% dipengaruhi oleh faktor lain.                                              Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Sikap Beragama Remaja      
MODEL KONSELING SELF-DISCLOSURE PADA REMAJA (STUDY KASUS ORANG TUA BERCERAI) Amelisa, Maya
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.389 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Dalam pengungkapan-diri (Self-Disclosure) ini, konselor menjelaskan bagaimana ia pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh klien dengan mengutip sebuah contoh dari kehidupan pribadinya. konselor tidak masuk ke datail dan mempertahankan fokusnya tetap pada klien.Sehingga klien mengerti bahwa konselor pernah memiliki pengalaman serupa dan benar-benar memahami bagaimana perasaannya. Dalam pengungkapan-diri ini, konselor menjelaskan bagaimana ia pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh klien dengan mengutip sebuah contoh dari kehidupan pribadinya. konselor tidak masuk ke datail dan mempertahankan fokusnya tetap pada klien. klien sekarang mengerti bahwa konselor pernah memiliki pengalaman serupa dan benar-benar memahami bagaimana perasaannya. tulisan ini akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan keterbukaan diri dan manfaat keterbukaan diri bagi remaja. Kata Kunci : Self disclosure, Remaja Orang Tua Bercerai.
KONSELING BEHAVIORISTIK DALAM MEMBENTUK PERILAKU MANDIRI MERAWAT DIRI PADA TUNAGRAHITA Sakinah, Umul
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.165 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Mental retardation as a mental disability that affects the brain's working system intellectually, impaired motor sensors which resulted in limitation in living the life in social environment. This makes it difficult to mental retardation limitation to live independently, especially in taking care of yourself. From the background of the problem, the need for the formation of behavior in an effort to take care of yourself for mental retardation using the behavioristik approach to counseling, specifically using the technique of classical conditioning. The object of this writing is mental retardation along with analysis of the behavioristik counseling who became an settlement approach. The result of this writing recommends the use of behavioristik classical conditong as analysis counselling in helping form a mental retardation behavior of self help in caring for yourself. Kata kunci: Mental retardation, behavioristik counseling, self-sufficiency taking care of yourself
OUTBOUND SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX TAHUN AJARAN 2014/2015 SMP MUHAMMADIYAH 3 DEPOK Ayurinanda, Al Riza
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.078 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

 Latar belakang penelitian ini adalah melihat kondisi psikologis siswa dalam belajar dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Setiap lembaga pendidikan mempunyai metode atau cara yang berbeda-beda juga dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan karena salah satu lembaga pendidikan yaitu SMP Muhammadiyah 3 Depok menggunakan permainan outbound sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Melalui kegiatan outbound yang dilakukan di alam terbuka fasilitator outbound dan guru pendamping memberikan dorongan motivasi terhadap siswa untuk lebih giat dalam belajar. Sehingga pemberian motivasi yang dilakukan lebih menarik dan mudah diterima oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang metode, tujuan dan manfaat outbond yang digunakan sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX tahun ajaran 2014/2015 SMP Muhammadiyah 3 Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah 8 siswa kelas IX tahun ajaran 2014/2015 SMP Muhammadiyah 3 Depok, 1 Guru BK SMP Muhammadiyah 3 Depok, 1 Guru wali kelas IX SMP Muhammadiyah 3 Depok dan 1 Fasilitator Outbound. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode outbound yang digunakan berbentuk permainan kelompok, petualangan individu dan pemberian pesan.  Tujuan outbound adalah: ice breaker (memecah kebekuan), membangun kerja sama kelompok, membantu siswa untuk lebih bersemangat, membantu siswa untuk mampu memperbaiki teknik pengembangan diri, dan membantu siswa mampu berfikir tentang cara menyelesaikan masalah dengan baik. Manfaat outbound yang dirasakan siswa: mampu melahirkan semangat kompetisi yang sehat dan membangun rasa percaya diri yang kuat. Kata kunci: Outbound, Motivasi Belajar.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA SMP N 15 YOGYAKARTA Amani, Amani
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.513 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Motivasi belajar adalah sesuatu penggerak atau dorongan untuk mencapai tujuan belajar yang sedang direncanakan, baik itu secara intrinsik maupun ekstrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru BK dalam memberikan motivasi belajar terhadap siswa SMP N 15 Yogyakarta. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah diperoleh data dari lapangan, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajiaan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru BK untuk memotivasi belajar siswa dengan memberikan pemahaman arti penting belajar dan tugas kepada siswa, meningkatkan atribusi yang dimiliki oleh siswa, mengembangkan tujuan belajar dan efikasi diri, memberikan informasi cara belajar yang efektif terhadap seluruh siswa, yaitu cara menghafal, membaca dan mencatat, membantu siswa mengorganisasi materi pelajaran dan cara menghadapi ujian dengan memberikan tips, cara meningkatkan kesadaran metakognitif & cara menyusun jadwal belajar. Kata Kunci: Guru BK, Motivasi Belajar Siswa
ANALISIS STRATEGI PENYEBARAN AGAMA-AGAMA DI INDONESIA DARI PRA HINGGA ERA MODERN DENGAN PENDEKATAN TEORI PERMAINAN MATEMATIKA Sodik, Abror; Musthofa, Muhammad Wakhid
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.257 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural yang multietnik, multiras, dan multiagama. Hubungan harmonis antar dan intern umat beragama menjadi hal yang sangat penting dalam negara yang multi agama seperti halnya Indonesia ini agar tidak terjadi konflik berlatar belakang agama. Salah satu hal yang dapat memicu konflik berlatar belakang agama adalah masalah penyebaran ajaran agama. Artikel ini akan mengkaji analisis strategi penyebaran ajaran agama di Indonesia dari pra hingga era modern dengan menggunakan teori permainan matematika. Dengan pendekatan tersebut akan diperoleh strategi terbaik bagi masing-masing agama yang akan menghasilkan penambahan pemeluk agama sebanyak-banyaknya dan juga meminimalkan konflik. Hal ini akan menguatkan kerukunan hidup antarumat beragama di Indonesia.Kata Kunci: strategi penyebaran ajaran agama, teori permainan, strategi terbaik.
AKTIVITAS EKSTRAKURIKULER DAN PRESTASI BELAJAR DALAM SELF-MANAGEMENT SISWA DI SMA NEGERI 3 YOGYAKARTA Alawiyah, Desi; Harahap, Nurintan Muliani
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.554 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.%x

Abstract

Aktifitas ekstrakurikuler seharusnya tidak membuat prestasi peserta didik menjadi turun.Yang menjadi kesenjangan adalah banyaknya kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan oleh pihak sekolah membuat peserta didik ingin mengikutinya dan tanpa peserta didik sadari waktu dalam berkegiatan ekstrakurikuler berbenturan dengan kegiatan kurikulum yang ada di sekolah. Sehingga dibutuhkan self-manajement yang baik bagi peserta didik.Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan model kualitatif, metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara dengan Guru BK. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan data dan mereduksinya menjadi sebuah kesimpulan. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah Guru BK yang merupakan sumber keseluruhan informasi yang dapat memeberikan data mengenai self-manajement sebagai upaya guru BK dalam memberikan motivasi belajar peserta didik untuk mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Hasil dari penelitian ini adalah bimbingan konseling belajar yang diberikan berupa: mengembangkan rasa ingin tahu dan mengembangakan ilmu pengetahuan, pemantapan sikap dan kebiasaan belajar secara efektif dan efisien, pemanfaatan kondisi fisik, sosial, dan budaya bagi pengembangan pengetahuan, dan orientasi jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kata Kunci: Aktifitas Ekstrakurikuler, Prestasi Belajar, Self Manajement.
MODEL KONSELING SELF-DISCLOSURE PADA REMAJA (STUDY KASUS ORANG TUA BERCERAI) Maya Amelisa
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.389 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.151-05

Abstract

Dalam pengungkapan-diri (Self-Disclosure) ini, konselor menjelaskan bagaimana ia pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh klien dengan mengutip sebuah contoh dari kehidupan pribadinya. konselor tidak masuk ke datail dan mempertahankan fokusnya tetap pada klien.Sehingga klien mengerti bahwa konselor pernah memiliki pengalaman serupa dan benar-benar memahami bagaimana perasaannya. Dalam pengungkapan-diri ini, konselor menjelaskan bagaimana ia pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh klien dengan mengutip sebuah contoh dari kehidupan pribadinya. konselor tidak masuk ke datail dan mempertahankan fokusnya tetap pada klien. klien sekarang mengerti bahwa konselor pernah memiliki pengalaman serupa dan benar-benar memahami bagaimana perasaannya. tulisan ini akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan keterbukaan diri dan manfaat keterbukaan diri bagi remaja. Kata Kunci : Self disclosure, Remaja Orang Tua Bercerai.
KONSELING BEHAVIORISTIK DALAM MEMBENTUK PERILAKU MANDIRI MERAWAT DIRI PADA TUNAGRAHITA Umul Sakinah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.165 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.151-06

Abstract

Mental retardation as a mental disability that affects the brain's working system intellectually, impaired motor sensors which resulted in limitation in living the life in social environment. This makes it difficult to mental retardation limitation to live independently, especially in taking care of yourself. From the background of the problem, the need for the formation of behavior in an effort to take care of yourself for mental retardation using the behavioristik approach to counseling, specifically using the technique of classical conditioning. The object of this writing is mental retardation along with analysis of the behavioristik counseling who became an settlement approach. The result of this writing recommends the use of behavioristik classical conditong as analysis counselling in helping form a mental retardation behavior of self help in caring for yourself. Kata kunci: Mental retardation, behavioristik counseling, self-sufficiency taking care of yourself
OUTBOUND SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX TAHUN AJARAN 2014/2015 SMP MUHAMMADIYAH 3 DEPOK Al Riza Ayurinanda
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 15, No 1 (2018): Juni
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.078 KB) | DOI: 10.14421/hisbah.2018.151-01

Abstract

 Latar belakang penelitian ini adalah melihat kondisi psikologis siswa dalam belajar dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Setiap lembaga pendidikan mempunyai metode atau cara yang berbeda-beda juga dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan karena salah satu lembaga pendidikan yaitu SMP Muhammadiyah 3 Depok menggunakan permainan outbound sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Melalui kegiatan outbound yang dilakukan di alam terbuka fasilitator outbound dan guru pendamping memberikan dorongan motivasi terhadap siswa untuk lebih giat dalam belajar. Sehingga pemberian motivasi yang dilakukan lebih menarik dan mudah diterima oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang metode, tujuan dan manfaat outbond yang digunakan sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX tahun ajaran 2014/2015 SMP Muhammadiyah 3 Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah 8 siswa kelas IX tahun ajaran 2014/2015 SMP Muhammadiyah 3 Depok, 1 Guru BK SMP Muhammadiyah 3 Depok, 1 Guru wali kelas IX SMP Muhammadiyah 3 Depok dan 1 Fasilitator Outbound. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode outbound yang digunakan berbentuk permainan kelompok, petualangan individu dan pemberian pesan.  Tujuan outbound adalah: ice breaker (memecah kebekuan), membangun kerja sama kelompok, membantu siswa untuk lebih bersemangat, membantu siswa untuk mampu memperbaiki teknik pengembangan diri, dan membantu siswa mampu berfikir tentang cara menyelesaikan masalah dengan baik. Manfaat outbound yang dirasakan siswa: mampu melahirkan semangat kompetisi yang sehat dan membangun rasa percaya diri yang kuat. Kata kunci: Outbound, Motivasi Belajar.

Page 1 of 2 | Total Record : 15