cover
Contact Name
A Said Hasan Basri
Contact Email
a.basri@uin-suka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
a.basri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam
ISSN : 14121743     EISSN : 25810618     DOI : -
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam is a scientific journal published twice a year by Departmet of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Da'wah and Communication, Sunan Kalijaga State Islamic University of Yogyakarta. This journal focus on the publication of research result and scientific articles related to various issues in the field of guidance and counseling on education and society with various multidimensional perspective and approach. Editor accept scientific papers that have never been published or published in various media (print or electronic), or other scientific journals.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2021): Desember" : 6 Documents clear
PERAN LAYANAN KHUSUS BIMBINGAN KONSELING PADA MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMPIT LHI BANGUNTPAN Fourzia Yunisa Dewi; Fitri Nur Mahmudah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 18, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2021.182-04

Abstract

Abstract The COVID-19 pandemic has caused school closures in almost all parts of Indonesia and schools carry out distance learning activities or PJJ. From the PJJ process, it was found that the obstacles faced were students, teachers and parents. The role of counseling guidance during the pandemic is needed to assist teachers, students and parents in maintaining their wellbeing during the PJJ process. The aim of this research is to explore the role of special counseling guidance services during the distance learning at SMPIT LHI. This research is a case study conducted at SMPIT LHI with data collection using interviews and documentation. Interviews were conducted with BK teachers and the deputy head of student affairs. The researcher used field data analysis techniques with Miles and Huberman models. The validity of the data used triangulation of techniques and sources. The conclusion of the study is that SMPIT LHI provides counseling services to students, teachers, and parents both bravely with various platforms as well as face-to-face and home visits. Keywords: distance learning, wellbeing, counseling services. Abstrak Pandemi covid 19 menyebabkan penutupan sekolah hampir di seluruh wilayah Indonesia dan sekolah melaksanakan aktivitas pembelajaran secara jarak jauh (PJJ). Dari proses PJJ ditemukan kendala yang dihadapi baik itu siswa, guru maupun orang tua. Peran bimbingan konseling di masa pandemi dibutuhkan untuk membantu guru, siswa dan orang tua dalam menjaga kesejahteraan (wellbeing) mereka selama proses PJJ berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana peran BK dalam pelayanan konseling selama PJJ di SMPIT LHI. Penelitian ini merupakan penelitian study kasus yang dilakukan di SMPIT LHI dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada guru BK dan wakil kepala bidang kesiswaan. Analisa data menggunakan teknik analisis data lapangan dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Kesimpulan penelitian bahwa SMPIT LHI melakukan layanan konseling kepada siswa, guru, maupun orang tua baik secara daring dengan berbagai platform maupun secara tatap muka dan home visit. Kata Kunci: pembelajaran jarak jauh (PJJ), wellbeing, layanan BK.
QUARTER LIFE CRISIS: BENTUK KEGAGALAN EGO MEREALISASIKAN SUPEREGO DI MASA DEWASA AWAL Nail Hidaya Afandi; Muslim Afandi
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 18, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2021.182-05

Abstract

AbstractThis research aims to find out the form of the ego failure to actualize superego in people that experienced quarter-life crisis.  No researcher has yet tried to reveal the cause of the emergence of quarter-life crisis reactions judging by the failure of individuals to fulfill the superego's drive for early adult tasks. This study uses a systematic review method: meta-synthesis with constant comparison analysis. The results showed that from 27 previous research results concluded that quarter-life crisis arises because the ego in early adulthood fails to fulfill the superego of tasks in early adulthood, which if successfully fulfilled does not give rise to quarter-life crisis reactions as bad feelings or conditions. To avoid unpleasant feelings, people have to push the id as Freud explained and try to realize the superego based on logical dan realistic considerations from the ego.Keywords: quarter-life crisis, ego,superego, early adulthood. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kegagalan ego dalam mengaktualisasikan superego pada individu yang mengalami quarter-life crisis. Belum ada peneliti yang mencoba mengungkap penyebab munculnya reaksi quarter-life crisis dilihat dari kegagalan individu memenuhi dorongan superego terhadap tugas-tugas dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode systematic review: meta-sintesis dengan analisis constant comparison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 hasil penelitian sebelumnya disimpulkan bahwa quarter-life crisis muncul karena ego pada masa dewasa awal gagal memenuhi tuntutan superego atas tugas-tugas di masa dewasa awal, yang mana ketika berhasil dipenuhi tidak akan menimbulkan reaksi quarter-life crisis sebagai perasaan atau kondisi buruk. Untuk menghindari perasaan yang tidak menyenangkan, orang harus mendorong id seperti yang dijelaskan Freud dan berusaha mewujudkan superego berdasarkan pertimbangan logis dan realistis dari ego. Keywords: quarter-life crisis, ego,superego, dewasa awal.
THE EFFECTIVENESS OF GROUP COUNSELING SERVICES WITH PSYCHODRAMA TECHNIQUES REDUCING THE ACADEMIC PROCRASTINATION BEHAVIOR OF STUDENTS OF SMA NEGERI 1 LINTAU Hariyati Ati; Silvianetri Silvianetri; Ardimen Ardimen; Yuliana Nelisma
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 18, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2021.182-06

Abstract

Abstract The background of this research is that most of the students at SMA Negeri 1 Lintau postpone their academic assignments even though the counselor has made many efforts in counseling, but the results are not significant. Therefore, a new technique is needed to overcome this problem. This study aims to investigate the effectiveness of group counseling services with psychodrama techniques to reduce academic procrastination of students at SMA Negeri 1 Lintau in academics. The design of this study was a quasi-experimental with one group pretest and posttest design. The population in this study were students of class XI SMA N 1 Lintau in the 2020/2021 academic year. Samples were selected by simple random sampling. The sample is class XI IPS 4. Then, 20 students are devided into 2. groups; 10 students as the experimental class and 10 students as the control class. The instrument used to obtain the data is a procrastination questionnaire. Independent sample T-test and N-Gain analysis were used to analyze the data. The results of the study showed that students' academic procrastination decreased after applying psychodrama techniques, but this approach was not effective in reducing students' academic procrastination significantly based on the N-Gain analysis. In conclusion, psychodrama techniques are effective in reducing students' academic delays. The results showed that students' academic procrastination was reduced after applying the psychodrama approach, but this approach was not effective in reducing students' academic procrastination significantly based on the N-benefit analysis. In conclusion, psychodrama techniques are effective in reducing academic procrastination. The results showed that students' academic procrastination decreased after applying psychodrama techniques, but this approach was not effective in reducing students' academic procrastination significantly based on the N-Gain analysis. In conclusion, psychodrama techniques are effective in reducing students' academic procrastination. Keywords: Group Counseling Services, Psychodrama Techniques, Academic Procrastination Behavior AbstractPenelitian ini dilatarbelakangi bahwa sebagian besar siswa di SMA Negeri 1 Lintau menunda tugas akademiknya meskipun konselor telah melakukan berbagai upaya dalam konseling tetapi hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, diperlukan teknik baru untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik psychodrama untuk mengurangi prokrastinasi akademik siswa SMA Negeri 1 Lintau di bidang akademik. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 1 Lintau tahun pelajaran 2020/2021. Sampel dipilih secara simple random sampling. Sampelnya adalah kelas XI IPS 4. Kemudian, 20 siswa dibagi menjadi 2. kelompok; 10 siswa sebagai kelas eksperimen dan 10 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah angket penundaan. Uji-T sampel independen dan analisis N-Gain digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik siswa menurun setelah menerapkan teknik psychodrama, namun pendekatan ini tidak efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa secara signifikan berdasarkan analisis N-Gain. Kesimpulannya, teknik psikodharma efektif dalam mengurangi keterlambatan akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik siswa berkurang setelah menerapkan pendekatan psikodharma, namun pendekatan ini tidak efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa secara signifikan berdasarkan analisis N-benefit. Kesimpulannya, teknik psychodrama efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik siswa menurun setelah menerapkan teknik psychodrama, namun pendekatan ini tidak efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa secara signifikan berdasarkan analisis N-Gain. Kesimpulannya, teknik psikodharma efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Keywords: Group Counseling Services, Psychodrama Techniques, Academic Proctination Behavior
PARENT INVOLVEMENT IN EARLY CHILDREN'S LEARNING GUIDANCE DURING PANDEMIC Umi Hani; Ichsan Ichsan; Nailul Falah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 18, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2021.182-01

Abstract

AbstractGuiding learning in early childhood during a pandemic is very different from adults because children are not yet independent and still need parental assistance and guidance. Parental involvement is a key part of the success of a child's learning process. This study aims to determine the level of achievement of parental involvement in learning guidance children during the pandemic. The research method used is descriptive quantitative with descriptive statistical analysis and data collection using interviews, documentation and questionnaires on parental involvement in early childhood learning guidance. The population of this study were parents of Darussalam Plus Kindergarten students totaling 94 people. The results showed that. Parental involvement in child learning guidance is good as evidenced by parental involvement in the provision of facilities and infrastructure 74%, supervision of learning at home 70%, communicating with schools 67%, encouraging the study of religious knowledge 68% and quite good in providing motivation as much as 46%. Factors supporting success include the availability of preventive and curative efforts from schools. Keywords: Parental involvement, learning guidance, pandemic AbstrakMembimbing belajar pada anak usia dini pada masa pandemi  sangatlah berbeda dengan orang dewasa, karena anak anak belum mandiri dan masih membutuhkan pendampingan dan bimbingan orang tua. Keterlibatan orang tua menjadi bagian kunci sukses keberhasilan proses belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat pencapaian keterlibatan orang tua dalam bimbingan belajar anak pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif dan pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan angket keterlibatan orang tua dalam bimbingan belajar anak usia dini. Populasi penelitian ini adalah orang tua murid TK Darussalam Plus berjumlah 94 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. keterlibatan orang tua dalam bimbingan belajar anak adalah baik dibuktikan dengan partisipasi keterlibatan orang tua dalam penyediaan sarana dan prasarana 74 %, pengawasan pembelajaran di rumah 70%,  melakukan  komunikasi dengan sekolah 67 % , mendorong belajar ilmu agama 68%  dan cukup baik dalam pemberian motivasi sebanyak 46 %. Faktor pendukung keberhasilan antara lain tersedia upaya preventif dan kuratif dari sekolah. Kata kunci: Keterlibatan orang tua, bimbingan belajar, pandemi
KONSELING ISLAM: MENELUSURI AKAR PRAKTIK KONSELING DALAM AKTIVITAS DAKWAH NABI MUHAMMAD Arifin Zain; Maturidi Maturidi
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 18, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2021.182-02

Abstract

AbstractProphet Muhammad is the last prophet messenger sent by Allah for implement da’wah as well as closing the prophet. In the process of da’wah, the prophet Muhammad was faced with various problems of the ummah through a series of questions that had relevance to aqidah, worship, and morality in the scope of social life, economy, house hold, problems and even personal problem that were secret. In responding to these questions the prophet Muhammad provided answers and problem solving. The main purpose of this research is to analyze and find how counseling as a process is implemented in da’wah activities of the prophet Muhammad. This research is a field research using qualitative descriptive analysis. The results of study show that the answers or response of the prophet Muhammad turned out to be an activity which in modern times is called counseling. Thus the prophet Muhammad had practiced counseling long before this knowledge was born and developed. However, what must be understood is that the prophet Muhammad was a prophet, that he was said to be a counselor because he had done so in da’wah. This is an added value or advantage that God has given him because he is the best example and axample for all mankind, including an example in counseling.Keywords : The roots of counseling, da’wah activities, prophet Muhammad AbstrakNabi Muhammad merupakan rasul terakhir yang diutus Allah untuk melaksanakan  dakwah sekaligus sebagai penutup para rasul. Dalam proses dakwah tersebut, Nabi Muhammad dihadapkan dengan berbagai problematika umat melalui serangkaian pertanyaan yang memiliki relevansi dengan aqidah, ibadah dan akhlaq dalam lingkup kehidupan sosial, ekonomi, masalah rumah tangga bahkan masalah-masalah pribadi yang sifatnya rahasia. Dalam merespon pertanyaan-pertanyaan tersebut Nabi Muhammad memberikan jawaban-jawaban dan pemecahan masalah. Tujuan utama penelian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan bagaimana konseling sebagai suatu proses  terimplementasi dalam aktivitas dakwah Nabi Muhammad. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jawaban-jawaban atau respon Nabi Muhammad tersebut ternyata merupakan suatu kegiatan yang dalam zaman modern saat ini dinamakan dengan konseling. Dengan demikian Nabi Muhammad telah melakukan praktik konseling jauh sebelum ilmu ini lahir dan berkembang. Akan tetapi yang harus dipahami adalah Nabi Muhammad merupakan seorang rasul, bahwa beliau dikatakan sebagai konselor karena telah melakukannya dalam dakwah. Hal ini merupakan nilai tambah atau kelebihan yang dianugerahkan Allah kepadanya karena dia merupakan teladan dan contoh terbaik bagi semua umat manusia, termasuk contoh dalam konseling. Kata Kunci: Akar Konseling, Aktivitas Dakwah, Nabi Muhammad
MENINGKATKAN HARDINESS TUNANETRA DENGAN TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING DAN SELF-TALK Sri Maullasari; Mungin Eddy Wibowo; Awalya Awalya
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol 18, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2021.182-03

Abstract

AbstractHardiness is a mental state to face challenges and difficulties. A person with a high level of hardiness can avoid stress. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of group counselling on cognitive restructuring and self-talk in increasing the hardiness of the blind. In this study, the experimental design used was "Randomized Pretest-Posttest Comparison Group. As a step to obtain data, it involved 21 blind people who were selected by random assignment. There were 3 groups that were given treatment with 7 visually impaired each. The experimental group used cognitive restructuring techniques, self-talk techniques, and combined cognitive restructuring and self-talk techniques. When the treatment was finished, the average value of group A (cognitive restructuring technique) was M = 95.57, while in group B (self-talk technique) it was M = 102.4 and in group C (combination technique) the M value was = 104.1. So, the combination of cognitive restructuring and self-talk techniques has a significant effect on the hardiness of the blind. Keyword: Cognitive Restructuring, and Self-Talk, Group Counseling, Hardiness,  The BlindAbstrakHardiness merupakan keadaan mental untuk menghadapi tantangan dan kesulitan. Seseorang dengan tingkat hardiness yang tinggi dapat terhindar dari stres. Tujuan penelitian  ini untuk menganalisis keefektifan konseling kelompok cognitive restructuring dan self-talk dalam meningkatkan hardiness tunanetra. Dalam penelitian ini desain eksperimen yang digunakan adalah Randomized Pretest-Posttest Comparasion Group. Sebagai langkah memperoleh data maka melibatkan 21 tunanetra yang dipilih secara random assignment. Ada 3 kelompok yang diberikan perlakuan dengan masing-masing 7 tunanetra. Kelompok eksperimen tersebut menggunakan teknik cognitive restructuring, teknik self-talk, serta teknik gabungan cognitive restructuring dan self-talk. Pada saat treatment selesai diberikan, nilai rata-rata kelompok A (teknik cognitive restructuring) sebesar M = 95.57 sedangkan  pada kelompok B (teknik self-talk) sebesar M = 102.4 serta pada kelompok C (teknik kombinasi) nilai M sebesar = 104.1. Maka, gabungan teknik cognitive restructuring dan teknik self-talk memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hardiness tunanetra.                                   Kata Kunci: Cognitive Restructuring, Self-Talk, Konseling Kelompok, Hardiness, Tunanetra

Page 1 of 1 | Total Record : 6