cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2019): October" : 16 Documents clear
Fenomena Gizi Buruk Di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan: Malnutrition Phenomenon in Peusangan Community Health Center Working Area Wahyuni, Liza; Nasution, Zuraidah; Tarigan, Jitasari
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.34

Abstract

Fenomena kasus balita gizi buruk menyerupai layaknya fenomena gunung es, jumlah kasus yang muncul lebih sedikit. Namun pada hakekatnya masih banyak kasus balita gizi buruk yang tersembunyi yang belum diungkap secara maksimal. Belum lagi kasus lama yang telah tercatat namun mengalami drop out dari pemantauan, penanganan dan pencatatan lanjut dari petugas. Angka ini diperkirakan sama besarnya dengan angka jumlah kasus yang belum tercatat sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kasus gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja\ Puskesmas Peusangan pada tahun 2018. Subjek penelitian sebanyak 12 orang, yaitu ibu balita, Kader, Anggota PKK, Lurah, Tenaga Pelaksana Gizi, Kepala Puskesmas, Petugas Promosi Kesehatan, Bidan Desa, Perawat dan Dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena kasus gizi buruk di Puskesmas Peusangan dipengaruhi oleh pengetahuan orangtua, pendidikan orangtua, pola asuh orang tua dan pendapatan keluarga. Sebagai kesimpulan, fenomena kejadian gizi buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan disebabkan oleh pengetahuan, pendidikan, pola asuh dan pendapatan keluarga. Disarankan agar petugas kesehatan memotivasi ibu balita untuk membawa anak balita ke posyandu setiap bulan secara rutin.
Status Gizi menurut Tinggi Badan per Umur pada Balita: Height-for-Age Nutritional Status among Under 5 Years Kadar Ramadhan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.38

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan yang penanganannya membutuhkan kerjasama lintas sektor dan masuk dalam prioritas nasional. Kegiatan konvergensi pencegahan stunting membutuhkan data yang valid agar intervensi spesifik dan sensitif yang telah direncanakan oleh pemerintah tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi stunting anak 0 – 5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 425 anak di Kecamatan Lore Selatan Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Data penelitian diperoleh dari Puskesmas Gintu yang berasal dari pengukuran antropometri posyandu bulan Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukan prevalensi stunting sebesar 34,8%, Desa Pada dengan prevalensi tertinggi 42,1% dan Desa Bewa terendah dengan 18,6%. Penelitian ini menyarankan agar kegiatan konvergensi stunting harus segera dilaksanakan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di desa.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia dalam Kehamilan Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Mapane: Factors Related to The Incidence of Anemia in The Third Trimester of Pregnancy in The Work Area of The Mapane Community Health Center Nilda Yulita Siregar; Silfana Hiola; Nurfatimah, Nurfatimah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.42

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insidennya yang tinggi dan komplikasi yang dapat timbul baik pada ibu hamil maupun janinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia dalam kehamilan trimester III di wilayah kerja Puskesmas Mapane. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 3 yang ada di wilayah kerja Puskesmas Mapane. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang, teknik penentuan sampel secara total sampling. Hasil penelitian didapatkan 36 orang (92,3%) responden yang mengalami anemia ringan, ibu berumur 20-35 tahun 29 orang (96,7), pendidikan SMA 14 orang (100%), multigravida 28 orang (93,3%), paritas kategori primipara 8 orang (100%), Ekonomi di atas UMK 13 orang (100%) dan konsumsi tablet Fe tidak patuh 2 orang (100%). Hasil temuan bivariat uji chi-square didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian anemia (p= 0,062), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan kejadian anemia (p=0,491), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara gravida dengan kejadian anemia (p=0,661), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian anemia (p=0,784), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ekonomi dengan kejadian anemia (p=0,202), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p=0,675).Sehingga dapat disimpulkan, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, gravida, paritas, ekonomi dan konsumsi teablet Fe dengan kejadian anenia pada ibu hamil.
Waktu Penggunaan Depo Medroxy Progesterone Acetate terhadap Peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) Ibu: Timing of Depro Medroxy Progesterone Acetate Against Increased Body Mass Index (BMI) of Mother Hadina; Hadriani; Kartini; Putri Nurul Sakinah
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.43

Abstract

Depo medroxy progesterone acetate (DMPA) dapat menyebabkan penambahan Indeks Massa Tubuh (IMT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu penggunaan depo medroxy progesterone acetate terhadap peningkatan IMT. Desain penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Talise Palu Kecamatan Mantikulore Palu Sulawesi Tengah pada tanggal 0-31 Juli 2017. Populasi adalah seluruh wanita usia subur pengguna KB suntik 3 bulan dengan jumlah populasi 84 akseptor. Menggunakan rumus slovin diperoleh besar sampel sebanyak 69. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan timbangan berat badan. Analisis data univariat dan bivariat. Analisis korelasi dan regresi linier sederhana menunjukkan pengaruh waktu penggunaan kontrasepsi DMPA terhadap peningkatan IMT memiliki hubungan signifikan p-value <0,05 dengan nilai koefisien korelasi 0,513 dengan hubungan yang kuat, dan nilai t hitung 4,886 lebih besar dari t tabel 1,996 ini berarti bahwa waktu penggunaan DPMA berpengaruh terhadap peningkatan berat badan. Persamaan regresi linier yang diperoleh adalah Y= -0,984+0,259.X. dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa waktu penggunaan kontrasepsi DPMA berpengaruh terhadap peningkatan IMT ibu di Puskesmas Talise. Disarankan bagi bidan-bidan agar dapat memberikan konseling kepada akseptor tentang efek samping kontrasepsi, sehingga akseptor lebih selektif dalam memilih kontrasepsi.
Angka Kuman pada Tempat Tidur di Rumah Sakit Daerah Madani Palu: Bacterial numbers on ward beds in Hospital of Madani Palu Monica Cecilia Parobe; Novarianti; Christine
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.45

Abstract

Lingkungan rumah sakit yang kurang baik akan memungkinkan terjadinya penularan penyakit yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat dalam lingkungan rumah sakit tersebut. Oleh karena itu, pelayanan sanitasi rumah sakit perlu diselenggarakan dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan rumah sakit yang nyaman dan bersih, sehingga dapat mendukung usaha penyembuhan penderita dan dapat mencegah terjadinya penularan infeksi nosokomial dilingkungan rumah sakit. Tujuan penelitian ini diketahuinya angka kuman pada tempat tidur rawat inap Rumah Sakit Madani Daerah Palu. Metode penelitian deskriptifdengan pendekatan observasi, populasi penelitian ini adalah semua tempat tidur di ruang perawatan Melon, Jambu, Rambutan, Nangka, Semangka, dan Markisa di Rumah Sakit Daerah Madani Kota Palu. Sampel penelitian ini adalah sebagian tempat tidur pada ruangan Melon 10, Jambu 10, Rambutan 10, Nangka 9, Semangka 7, dan Markisa 4, di ambil secara acak sederhana. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada tempat tidur di ruang perawatan Melon, Jambu, Rambutan, Nangka, Semangka, dan Markisa, menunjukkan angka kuman tidak memenuhi syarat yaitu >10 koloni/cm. Sehingga dapat disimpulkan angka kuman pada tempat tidur ruang perawatan Rumah Sakit Daerah Madani Palu tidak memenuhi syarat.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: The Relationship of The Body Mass Index With Fast Blood Sugar Levels In Patients of Diabetes Mellitus Type 2 Sevia Dwi Suryanti; Anggi Tunjung Raras; Cleonara Yanuar Dini; Adhe Hariani Ciptaningsih
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.46

Abstract

Status gizi lebih dapat menyebabkan resistensi insulin yang menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan berpengaruh buruk pada jaringan serta dapat menimbulkan komplikasi. Kadar gula darah dapat diukur, salah satunya menggunakan Gula Darah Puasa (GDP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara indeks masa tubuh dengan kadar gula darah puasa pada pasien diebetes melitus tipe 2 di Poli Gizi RSUD Dr Saiful Anwar Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 di Poli Gizi RSUD Dr Saiful Anwar. Teknik sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi, n = 30. Hasil penelitian menunjukkan kadar GDP normal 30%, kadar GDP tinggi 70%. Status gizi underweight 3,3%, normal 30%, overweight 23,3%, obesitas 1 30%, obesitas 2 13,3%. Berdasarkan uji Spearman didapatkan hasil p value = 0,751 (p>0,05). Tidak ada hubungan antara indeks masa tubuh dengan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Hubungan antara Perkembangan Psikososial Remaja dengan Perilaku Bullying di SMAN 1 Tolitoli: The Relationship between Adolesencent Psychosocial Develpoment with Bullying Behavior in SMAN 1 Tolitoli Pangaribuan, Helena; Arifuddin, Arifuddin; Lenny, Lenny
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.118

Abstract

Remaja adalah fase masa transisi berada pada rentang usia 11-20 tahun. Perilaku bullying pada Remaja merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan terjadi secara berulang-ulang untuk menyerang seorang target atau korban yang lemah, dihina dan tidak bisa membela diri sendiri dapat memberikan dampak negatif pada kehidupan individu, kehidupan akademik, kehidupan social bagi pelaku, korbannya dan saksi bullying, apabila tidak diatasi dengan baik beresiko terjadi penyimpangan perkembangan perilaku remaja yang negatif yang dapat mempengaruhi tahap tumbuh kembang berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan antara Perkembangan Psikososial remaja dengan Perilaku bullying di SMAN I Tolitoli. Desain pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan 148 sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan pendekatan cross sectional di uji dengan menggunakan chis-square. Hasil penelitian menunjukkan Sebanyak 30,4% remaja perkembangan psikososialnya normal dan 69,6 % remaja perkembangan psikososialnya tidak normal, Siswa dengan perilaku yang melakukan prilaku bullying 59,5% dan siswa dengan perilaku yang tidak melakukan perilaku bullying 40,5%. Kesimpulan: terdapat hubungan antara perkembangan psikososial remaja dengan perilaku bullying remaja di SMAN I Tolitoli. Hasil didapatkan nilai sebesar 0,016, nilai tersebut lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Diharapkan untuk Siswa perlu meningkatkan kreativitas remaja, pemberian penyuluhan kesehatan Orang tua dan pihak sekolah tentang bahaya prilaku bullying perlu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental.
Penerapan Massage Abdomen dan Minum Air Putih Hangat untuk Mencegah Konstipasi pada Asuhan Keperawatan dengan Kasus Stroke di RSUD Poso: Application of Massage Abdomen and Warm White Drinking Water to Prevent Constipation in Nursing Care with Stroke Case in RSUD Poso Rantesigi, Nirva; Agusrianto, Agusrianto
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.119

Abstract

Tindakan non farmakologis yang dapat mencegah dan mengatasi konstipasi adalah massage abdomen dan terapi minum air hangat 500 cc pada pagi hari. Dengan melakukan massage mampu membantu mendorong pengeluaran feses dan menurunkan ketegangan otot abdomen. Tujuan penelitian ini adalah Penerapan Asuhan keperawatan pada kasus stroke. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Studi kasus dengan menerapkan asuhan keperawatan komprehensif pada pasien. Hasil penelitian didapatkan data pasien belum BAB selama 4 hari, perut terasa penuh, ada keinginan untuk BAB namun sulit untuk keluar, bising usus 6 kali/menit. Tujuan dari asuhan keperawatan yaitu untuk mencegah dan mengatasi konstipasi dari konstipasi sedang menjadi konstipasi ringan. Diagnosa keperawatan konstipasi berhubungan dengan penurunan gastrointestinal. Intervensi keperawatan Manajemen konstipasi/ impikasi. Implementasi keperawatan melakukan massage abdomen dan terapi minum air hangat 500 cc pada pagi hari. Evaluasi setelah 5 kali pemeberian intervensi pasien dapat BAB. Kesimpulan: Penerapan massage abdomen dan terapi minum air hangat 500 cc dapat mencegah dan mengatasi konstipasi pada pasien stroke di RSUD Poso.
Fenomena Gizi Buruk Di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan: Malnutrition Phenomenon in Peusangan Community Health Center Working Area Liza Wahyuni; Zuraidah Nasution; Jitasari Tarigan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.34

Abstract

Fenomena kasus balita gizi buruk menyerupai layaknya fenomena gunung es, jumlah kasus yang muncul lebih sedikit. Namun pada hakekatnya masih banyak kasus balita gizi buruk yang tersembunyi yang belum diungkap secara maksimal. Belum lagi kasus lama yang telah tercatat namun mengalami drop out dari pemantauan, penanganan dan pencatatan lanjut dari petugas. Angka ini diperkirakan sama besarnya dengan angka jumlah kasus yang belum tercatat sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kasus gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja\ Puskesmas Peusangan pada tahun 2018. Subjek penelitian sebanyak 12 orang, yaitu ibu balita, Kader, Anggota PKK, Lurah, Tenaga Pelaksana Gizi, Kepala Puskesmas, Petugas Promosi Kesehatan, Bidan Desa, Perawat dan Dokter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena kasus gizi buruk di Puskesmas Peusangan dipengaruhi oleh pengetahuan orangtua, pendidikan orangtua, pola asuh orang tua dan pendapatan keluarga. Sebagai kesimpulan, fenomena kejadian gizi buruk di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan disebabkan oleh pengetahuan, pendidikan, pola asuh dan pendapatan keluarga. Disarankan agar petugas kesehatan memotivasi ibu balita untuk membawa anak balita ke posyandu setiap bulan secara rutin.
Status Gizi menurut Tinggi Badan per Umur pada Balita: Height-for-Age Nutritional Status among Under 5 Years Kadar Ramadhan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2019): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v13i2.38

Abstract

Stunting menjadi masalah kesehatan yang penanganannya membutuhkan kerjasama lintas sektor dan masuk dalam prioritas nasional. Kegiatan konvergensi pencegahan stunting membutuhkan data yang valid agar intervensi spesifik dan sensitif yang telah direncanakan oleh pemerintah tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi stunting anak 0 – 5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 425 anak di Kecamatan Lore Selatan Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Data penelitian diperoleh dari Puskesmas Gintu yang berasal dari pengukuran antropometri posyandu bulan Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukan prevalensi stunting sebesar 34,8%, Desa Pada dengan prevalensi tertinggi 42,1% dan Desa Bewa terendah dengan 18,6%. Penelitian ini menyarankan agar kegiatan konvergensi stunting harus segera dilaksanakan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di desa.

Page 1 of 2 | Total Record : 16