cover
Contact Name
Fahmi Hafid
Contact Email
poltekita@gmail.com
Phone
+6285255530999
Journal Mail Official
poltekita@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 1907459X     EISSN : 25277170     DOI : https://doi.org/10.33860
Core Subject : Health, Science,
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan (e-ISSN: 2527-7170, p-ISSN: 1907-459X) is a peer-reviewed open access scientific journal published by Poltekkes Kemenkes Palu. The scope for Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan includes nutrition, midwifery, nursing, public health, environmental health, food, and nutrition.Each volume of Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is counted in each calendar year that consists of 4 issues. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan is published two times per year every February, May, August, and November. Articles could be written in either Bahasa Indonesia or English
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2020): October" : 23 Documents clear
Status Gizi Baduta dan Grafik Pertumbuhan Anak Usia 0-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan: Nutrition Status of Children Under Two Years of Age and Growth Graph of Children Age 0-23 Months In The Working Area Pantoloan Central of Health Community Kusumawati, Dwi Erma; Latipa, Latipa; Hafid, Fahmi
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.289

Abstract

Anak usia di bawah dua tahun (Baduta) sehat jika mereka tumbuh dan berkembang secara memadai. Pertumbuhan anak baduta adalah proses yang dinamis dimana dibutuhkan kurva pertumbuhan sebagai alat pembanding untuk mengetahui pertumbuhannya sesuai usia. Tujuan penelitian untuk mengetahui status gizi dan grafik pertumbuhan anak usia 0-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantoloan. Penelitian deskriptif ini menggunakan data sekunder laporan rutin Puskesmas Pantoloan pada bulan Februari 2020. Sampel adalah seluruh anak baduta usia 0-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pantoloan sebanyak 319 anak baduta. Status gizi ditentukan dengan indikator berat badan menurut usia (BB/U) serta tinggi badan menurut usia (TB/U) yang dibandingkan dengan standar WHO 2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi menurut indeks Berat badan menurut usia (BB/U) sebagian besar normal (84,6%), Panjang badan menurut usia (PB/U) sebagian besar normal (83,7%), dan berat badan menurut panjang bandan (BB/PB) sebagian besar gizi baik (87,1%). Grafik median berat badan dan panjang badan anak baduta menunjukkan kurva pertumbuhan berada di bawah kurva median standar WHO-Antro mulai usia 9 bulan dan tampak jelas ketika anak masuk usia 20-21 bulan. Kesimpulan pada umumnya status gizi normal dan baik, grafik kurva median anak baduta berada di bawah kurva median standar WHO Antro. Disarankan agar pemantauan pertumbuhan dilakukan untuk mengetahui status gizi anak baduta secara teratur.
Bimbingan dan Pengujian Sukarela dengan Pendekatan Health Belief Model pada Waria di Sulawesi Tengah: Counseling And Voluntary Testing With The Health Belief Model Approach To Waria In Central Sulawesi Kunoli, Firdaus J.; Saleh, Azizah; Nurhany, Andi; Amyadin, Amyadin; Condeng, Baharuddin; Supetran, I Wayan; Patompo, Moh. Fadli Dg.; Malik, Supriadi Abdul
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.367

Abstract

Meningkatnya prevalensi penyakit HIV-AIDS di Indonesia disebabkan rendahnya keinginan individu yang berisiko datang ke tempat Counseling And Voluntary Testing (VCT). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) pada Waria dengan pendekatan Health Belief Model (HBM) melalui Pendidikan Kesehatan di Sulawesi Tengah. Menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan rancangan one group pre test post test design, dengan jumlah 95 sampel. Analisa data dengan Uji Mann Witney. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukan responden umumnya berumur 21-25 (34,7%), ber pendidikan SMA 88,4%. Sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan dengan Pendekatan Health Belief Model responden yang berkeyakinan kuat hanya 54,7%, setelah diberikan intervensi responden yang berkeyakinan kuat meningkat menjadi 65,3%. Ada pengaruh persepsi responden dengan menggunakan pendekatan health belief model melalui pendidikan kesehatan terhadap pemanfaatan voluntary counselling and testing (VCT) pada waria di Sulawesi Tengah dengan p-value = 0,000 (<0,05). Kesimpulan bahwa dengan uji statistik Mann-Whitney Test. Penelitian ini menyarankan agar UPT Promosi Kesehatan dan Komisi penanggulangan HIV AIDS selalu mensosialisasikan tentang pendidikan kesehatan pemanfaatan VCT dengan pendekatan health belief model agar dapat meningkatkan pengetahuan dan persepsi masyarakat terutama populasi dengan risiko tinggi penyakit HIV/AIDS.
Pengaruh Edukasi Stimulasi Tumbuh Kembang terhadap Kemampuan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia 0-5 Tahun oleh Orangtua: The Influence of Education Stimulation of Growth and Development Towards the Early Detection Ability of Growing in Children Age 0-5 Years by Parents Siska Nurul Abidah; Hinda Novianti
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.132

Abstract

Stimulasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak. Hal ini seringkali oleh sebagian orangtua mengabaikannya akibat ketidaktahuan orangtua tentang cara dan pentingnya memberikan stimulasi anak sejak usia dini. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi stimulasi tumbuh kembang terhadap kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun oleh orangtua. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Eksperiment Desaign dengan rancangan one group pretest postest desaign. Variabel independen adalah edukasi stimulasi tumbuh kembang dan variabel dependen adalah kemampuan orangtua dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun. Populasi ibu yang mempunyai anak usia 0-5 tahun. Sampel berjumlah 80 orang dengan cara simple random sampling. Penelitian dilakukan selama 3 bulan yaitu Mei-Juli 2020 di RW 01 dan RW 02 Kelurahan Wonokromo Surabaya. Pengumpulan data berupa kuesioner yang mengacu pada KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan), Uji statistik menggunakan wilcoxon-test. Hasil uji statistik menggunakan uji wilcoxon-test diperoleh hasil nilai signifikan 0,000 (p-value < 0.05) artinya terdapat pengaruh edukasi stimulasi tumbuh kembang terhadap kemampuan deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun oleh orangtua. Pemberian edukasi stimulasi tumbuh kembang anak oleh orangtua dapat meningkatkan kemampuan orangtua dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang sejak dini yang akan berdampak positif seperti meningkatkan perkembangan bahasa dan memori anak, kesiapan anak dalam sekolah dan membantu anak untuk memaksimalkan potensi dalam hidup mereka.
Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Ruang Perinatologi RSUD Drajat Prawiranegara : Factors related to Low Birth Weight (LBW) in the Perinatology Room Drajat Prawiranegara Regional Hospital Husnul Khotimah; Hanum Sasmita
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.136

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kematian perinatal adalah Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Angka BBLR di Provinsi Banten yaitu 9,7-10% dan menduduki peringkat ke-15 di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia kehamilan, paritas dan preeklampsia dengan kejadian BBLR di ruang perinatologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drajat Prawiranegara. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan case control. Analisis data bivariat menggunakan chi square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Jumlah sampel kasus sebanyak 26 bayi dan kontrol (1:1) sebanyan 26 bayi sehingga total sampel sebanyak 52 bayi. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara usia kehamilan (p=0,060), paritas (p=0,038), dan preeklampsia (P=0,007) dengan kejadian BBLR. Faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR adalah preeklampsi dengan nilai Odds Ratio (OR) variabel preeklampsia adalah 8,6, artinya preeklampsia memiliki peluang hampir 9 kali lebih besar menyebabkan bayi mengalami BBLR dibandingkan dengan tidak preeklampsia. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dan RSUD Drajat Prawiranegara dapat memberikan penanganan dan tindakan yang tepat untuk mengatasi komplikasi dan penyulit yang berhubungan dengan berat bayi lahir rendah.
Analisis Health Seeking Behavior Pada Ibu Postpartum Blues Suku Madura: Analysis of Health Seeking Behavior at Postpartum Blues Madura Tribe Adenia Dwi Ristanti; Elly Dwi Masita
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.151

Abstract

Postpartum blues (Maternity Blues) merupakan sindroma gangguan efek ringan yang sering terlihat pada minggu awal postpartum dialami 50-70% semua ibu serta akan memuncak pada hari ketiga sampai dengan hari kelima yang akan menyerang dalam kurun waktu 14 hari terhitung setelah persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku health seeking behavior pada ibu postpartum blues Suku Madura. Metodologi: Pengambilan sampel dengan teknik sampling rule of thumb, semua ibu postpartum blues selama 3 bulan yaitu bulan April sampai Juni 2020 dan memenuhi kriteria peneliti bisa dijadikan responden dengan menggunakan skrining kuisioner EPDS kemudian data dianalisis menggunakan Spearman's rho. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji menggunakan Spearman's rho, diketahui bahwa sig. (2-tailed) postpartum blues 0,01 serta sig. (2-tailed) dukungan suami, keluarga, lingkungan serta keyakinan dan budaya 0,01. Kesimpulan: Maka dapat diasumsikan bahwa dukungan suami, keluarga, dan lingkungan, keyakinan, serta budaya berpengaruh terhadap perilaku health seeking pada ibu postpartum blues Suku Madura. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini menjadi sumber referensi dalam pengembangan ilmu kebidanan untuk meningkatkan kualitas pemberian asuhan kebidanan khususnya pada layanan kebidanan ibu dengan postpartum blues.
Mengurangi Frekuensi Kekambuhan Asma dengan Latihan Relaksasi Imajinasi Terbimbing pada Penderita Asma: Reducing the Frequency of Asthma Recurrence with Guided Imagination Relaxation Exercises among Asthma Sufferers Joko Sapto Pramono; Frana Andrianur; Ade Baginda
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.171

Abstract

Asma adalah penyakit paru kronis yang ditandai dengan serangan sesak napas dan mengi yang berulang, yang tingkat keparahan dan frekuensinya bervariasi dari orang ke orang. Penatalaksanaan Asma secara non farmakologi untuk menurunan frekuensi kekambuhan salah satunya adalah latihan relaksasi imajinasi terbimbing (guided imagery). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan relaksasi imajinasi terbimbing terhadap frekuensi kekambuhan Asma. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest without control group. Pengambilan sampel secara stratified random sampling kepada 30 responden. Latihan relaksasi imajinasi terbimbing dilakukan selama 15 menit, sebanyak 3 kali seminggu dalam 1 bulan. Frekuensi kekambuhan dicatat sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisa data menggunakan uji paired t-test didapatkan p-value=0,001 dengan tingkat signifikan α = 0,05. Kesimpulan ada pengaruh yang signifikan latihan relaksasi imajinasi terbimbing terhadap frekuensi kekambuhan Asma.
Grade Komposisi Vitamin A Air Susu Ibu (ASI) pada Penyimpanan Microkontroler Arduino Nano dengan Penyimpanan pada Lemari Pendingin dan Suhu Ruangan: Comparison Between the Grade of Vitamin A in Breast Milk Stored in Arduino Nano Microcontroller Storage and the One Stored in Refrigerator and Room Temperature Nuraiman Nuraiman; Mardiana Ahmad; Suryani As’ad
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.172

Abstract

Penelitan ini bertujuan membandingkan komposisi Vitamin A pada ASI yang disimpan menggunakan Mikrocontroller Arduino Nano, dengan Lemari Pendingin dan Suhu Ruangan. Penelitian ini berjenis percobaan murni. Teknik penyampelan yang digunakan adalah penyampelan purposive dan diperoleh sebanyak 45 sampel. Kadar komposisi Vitamin A ASI diuji dengan Spektrofotometrik UV-Vis, Perlakuan dilakukan dengan memompa menggunakan pompa doubell pumping kemudian disimpan menggunakan Mikrocontroller Arduino Nano, Lemari Pendingin dan Suhu Ruangan selama 8 jam, Analisa data menggunakan uji One-Way Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi Vitamin A ASI yang disimpan menggunakan penyimpanan Mikrocontroller Arduino Nano pada suhu 300C lebih tinggi dibanding ASI yang disimpan pada Lemari pendingin pada suhu 40C dan pada Suhu Ruangan (p=0,064). Vitamin A lebih baik disimpan menggunakan Mikrocontroller Arduino Nano.
Sediaan “RAJALOM” (Ramuan Jamu Lombok) terhadap Kadar Asam Urat Plasma dan Gambaran Histopatologi Aorta Rattus novergicus: "RAJALOM" (Herb Herbal Lombok) Levels of Plasma Gout and Picture Histopathology Aortic Rattus novergicus Maruni Wiwin Diarti; Rohmi Rohmi; Yunan Jiwintarum
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.222

Abstract

Hiperurisemia penyebab radang sendi memerlukan penatalaksanaan pengobatan menggunakan bahan-bahan alam. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji aktivitas ramuan khas Lombok RAJALOM terhadap kadar asam urat pada plasma dan urin serta mempengaruhi gambaran histopatologi aorta pada hewan coba Rattus novergicus dengan hiperuricema diinduksi diet tinggi kolesterol dan purin. Penelitian ini menggunakan hewan coba Rattus norvegicus yang diinduksi dengan diet tinggi purin dan koleterol dikombinasi potasium oksanat IP 42 mg/200 kkBB tikus. Tikus putih dibagi menjadi 8 kelompok. Tikus putih hiperurecemia diberikan perlakuan pemberian aquades per sonde untuk kelompok kontrol negatif, alopurinol 1,8 mg/200gram BB Tikus untuk kelompok kontrol positif dan kelompok perlakuan diberikan ramuan khas Lombok RAJALOM. Pada akhir perlakuan diambil sampel darah, urin dan aorta untuk pemeriksaan kadar asam urat plasma, kadar asam urat urin dan gambaran histopatologi aorta. Hasil penelitian pemberian ramuan jamu dari Lombok RAJALOM selama 7 dan 14 hari mampu menurunkan kadar asam urat plasma hewan coba dengan rentang antara dan 45,7 %- 77,27 %, sedangkan pada kelompok kontrol positif / Allopurinol mampu menurunkan sampai dengan 86 % pada hari ke 14. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kelompok perlakuan terhadap kadar asam urat plasma hewan coba pada hari ke 7 dan hari ke 14.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar asam urat sebelum perlakuan dengan sesuadah perlakuan pada semua kelompok penelitian. Pemberian induksi dengan pakan tinggi lemak/purin selama 3 minggu pada hewan coba tikus (Rattus Novergicus) tidak menimbulkan terbentuknya plak aterosklerosis. Kesimpulan pemberian ramuan jamu dari Lombok RAJALOM selama 7 dan 14 hari mampu menurunkan kadar asam urat plasma hewan.
Hubungan Dimensi Kepribadian Extraversion dan Openness dengan Keaktifan Kader Posyandu: The Correlation of Extraversion Personality Dimension and Openness with the Activeness of Posyandu Cadres Umi Narsih; Homsiatur Rohmatin; Agustina Widayati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.240

Abstract

Kader posyandu merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai peran sebagai motivator, pendidik dan membantu petugas kesehatan agar kesehatan masyarakat dapat tercapai termasuk menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Kader posyandu yang tidak aktif dapat menyebabkan penurunan AKI dan AKB menjadi tersendat. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari dimensi kepribadian extraversion dan openness dengan keaktifan kader posyandu. Metode penelitian menggunakan crosssectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kraksaan Probolinggo sebesar 370 orang. Pengambilan sampel secara random sampling, diperoleh sampel sebesar 192 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader posyandu mempunyai dimensi kepribadian extraversion yang rendah dan openness yang sedang serta tidak aktif dalam kegiatan posyandu. Ada hubungan antara dimensi kepribadian extraversion dan openness dengan keaktifan kader posyandu.
Faktor Risiko Kelelahan Kerja pada Operator SPBE PT Putra Arba Mandiri: Risk Factors for Fatigue among SPBE Operators of PT Putra Arba Mandiri Fellysca V. M. Politon; Christine Christine
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2020): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v14i2.244

Abstract

Kelelahan kerja merupakan stress yang banyak dirasakan oleh pekerja dalam bidang pelayanan terhadap manusia lainnya, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, kepolisian, keagamaan. Suatu study mengenai kesehatan mental pekerja menemukan bahwa orang-orang yang mengalami perasaan tidak simpatik terhadap kliennya atau konsumen yang dilayaninya kepada rekan kerjanya dapat menciptakan suasana negatif diantara satuan kerja tersebut. Tujuan diketahuinya faktor risiko kelelahan kerja pada operator SPBE PT putra arba mandiri. Jenis penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh operator SPBE PT Arba Mandiri. Sampel diambil dengan random sampling atau pengambilan sampel secara acak dimana anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel yaitu 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kelelahan kerja tinggi sebanyak 1 responden (2,9%). Kesimpulan kelelahan kerja banyak dialami pada umur >40 tahun sebesar 80%, dengan tekanan darah rendah sebanyak 100% dan indeks massa tubuh yang kurang sebesar 50%. Saran bagi perusahaan diharapkan untuk meningkatkan perhatian bagi kesehatan dan keselamatan para pekerja SPBE dengan berupaya agar pekerja dapat bebas dari alcohol dan bahan psikotropika berbahaya lainnya melalui pelaksanaan medical checkup secara rutin, dan para pekerja disarankan untuk berolahraga untuk menjaga stamina, cuti dan liburan diselenggarakan sebaik– baiknya.

Page 2 of 3 | Total Record : 23