cover
Contact Name
Aprina Defianti
Contact Email
aprina.defianti@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkf@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR Supratman Kandang Limun, Bengkulu, 38122
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Kumparan Fisika
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 26851806     EISSN : 26551403     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Artikel yang akan diterbitkan dalam jurnal ini adalah artikel penelitian terhadap pembelajaran fisika dan keilmuan fisika.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1: April 2021" : 9 Documents clear
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING MODEL UNTUK MENINGKATKAN SIKAP ILMIAH MAHASISWA DALAM RANGKA MENGHADAPI ERA MERDEKA BELAJAR Andik Purwanto; Desy Hanisa Putri; Dedy Hamdani
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.25-34

Abstract

ABSTRAK Termodinamika merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari fenomena atau gejala alam yang terjadi di kehidupan sehari-hari, khususnya tentang panas dan perpindahannya. Pembelajaran matakuliah Termodinamika sering kali menimbulkan permasalahan karena tidak tepatnya dalam pemilihan model pembelajaran, sehingga kurang mampu mengoptimalkan proses pembelajaran yang pada akhirnya akan menyebabkan pengembangan sikap ilmiah mahasiswa kurang optimal. Pengembangan sikap ilmiah sangat diperlukan dalam rangka menghadapi era merdeka belajar, dengan adanya sikap ilmiah yang tepat maka mahasiswa dapat lebih mengembangkan keterampilan hidupnya (soft skill). Sikap ilmiah selalu dipengaruhi banyak faktor, salah satu faktor yang mempengaruhi ialah pemilihan model pembelajaran. Dalam penggunaan model pembelajaran seorang dosen dapat memilih model pembelajaran yang inovatif, yang mana akan membantu dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan sikap ilmiahnya. Salah satu model pembelajaran yang bisa membuat mahasiswa kritis dalam proses pembelajaran adalah dengan menggunakan Project Based Learning Model. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan hasil belajar mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika FKIP-UNIB pada mata kuliah Termodinamika melalui penerapan Project Based Learning Model. Penelitian dilakukan dengan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam beberapa siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika FKIP-UNIB semester 3 Tahun Akademik 2020/2021. Instrumen yang digunakan lembar tes untuk mengukur hasil belajar dan angket sikap ilmiah. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning  pada Matakuliah Termodinamika bagi mahasiswa semester 3 Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Bengkulu terjadi peningkatan pada sikap ilmiah dan hasil belajarnya. Kata  kunci: Project Based Learning Model, merdeka belajar, sikap ilmiah ABSTRACT Thermodynamics is a branch of physics that studies natural phenomena or phenomena that occur in everyday life, especially regarding heat and its transfer. Thermodynamics subject learning often creates problems because it is not precise in choosing a learning model, so it is not able to optimize the learning process which in turn will cause the development of students' scientific attitudes to be less than optimal. The development of a scientific attitude is needed in order to face the era of independent learning, with the right scientific attitude, students can further develop their life skills (soft skills). The scientific attitude is always influenced by many factors, one of the factors that influence is the selection of a learning model. In using the learning model, a lecturer can choose an innovative learning model, which will help lecturers and students to improve their scientific attitude. One learning model that can make students critical in the learning process is to use the Project Based Learning Model. This study aims to improve the scientific attitude and learning outcomes of Physics Education Study Program students, FKIP-UNIB in the Thermodynamics course through the application of the Project Based Learning Model. The research was conducted with classroom action research (PTK) which was carried out in several cycles. The subjects in this study were all students of the Physics Education Study Program FKIP-UNIB semester 3 of the 2020/2021 Academic Year. The instrument used was the test sheet to measure learning outcomes and a scientific attitude questionnaire. Data analysis was performed using descriptive statistics. The results of data analysis showed that the implementation of the Project Based Learning model in the Thermodynamics Subject for 3rd semester students of the Physics Education Study Program, FKIP, Bengkulu University, has an increase in scientific attitudes and learning outcomes.Keywords: Project Based Learning Model, independent learning, scientific attitude
PEMBELAJARAN BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL MELALUI GOOGLE CLASSROOM PADA MATERI HUKUM OHM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Marini Amalia Ocvianti; Dwi Sulisworo
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.67-76

Abstract

ABSTRAK Learning Management System (LMS) merupakan sebuah aplikasi online yang dapat membantu merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran. Google Classroom adalah bentuk LMS yang mudah digunakan oleh pendidik maupun poeserta didik dalam proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Inovasi pembelajaran pada masa pandemi  Covid-19 menggunakan Google Classroom diharapkan akan menumbuhkan kemampuan prendidik untuk berpikir kritis. Telah dilakukan penelitian penggunaan Google Classroom pada pembelajaran berbasis laboratorium virtual pada materi Hukum Ohm kepada peserta didik Kelas XII di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan pendekatan saintifik, maka dirancang metode pembelajaran diskusi dan eksperimen melaui tatap maya dengan Gmeet dan penugasan kelompok. Setelah dilaksanakan pembelajaran tersebutpeserta didik diminta untuk mengisi angket. Hasil yang diperoleh dari angket tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik menyetujui proses pembelajaran, penggunaan media, manfaat media, dan kefleksibelan proses pembelajaran menggunakan Google Classroom.Dari hasil ini maka selanjutnya penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran bisa dilaksanakan untuk menumbuhkan cara berpikir kritis dalam pembelajaran dikombinasikan dengan pembelajaran secara tatap muka yang dikenal dengan sebutan blended learning. Oleh karena itu, penyesuaian model pembelajaran perlu dilakukan untuk terlaksananya blended learning. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Google Classroom, Laboratorium Virtual, LMS.  ABSTRACT Learning Management System (LMS) is an online application that can help plan and emplement learning. Google Classroom is a form of LMS that is easy to use by educators and students in a creative and innovative learning process. Learning innovation during the Covid-19 pandemic using Google Classroom is expected to foster the ability of educators to think critically. Research on the use of Google Classroom in virtual laboratory-based learning on Ohm’s Law has been carried out for 3rd grade students at SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Using the discovery learning model with a scientific approach, a discussion and experiment learning method through virtual face to face with Gmeet and group assignment was designed. After the learning was carried out, students were asked to fill out a questionnaire. The results obtained from the questionnaire showed thad most of students agreed to the learning process, the use and benefits of the media, and the flexibility of the learning process. From this resuts, the use of Google Classroom in learning can be continue to be implemented to foster critical thinking in learning combined with offline learning kwown as blended learning. Therefore, adjustment to the learning model need to be made for the implementation of blended learning. Keywords:Critical Thinking,Google Classroom, LMS, Virtual Laboratory.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS MAHASISWA PENDIDIKAN IPA Indra Sakti; nirwana nirwana; Eko Swistoro
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.35-42

Abstract

ABSTRAK Dilakukan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan penerapan model Project Based Learning (PjBL) di Program Studi Pendidikan IPA  FKIP  Universitas Bengkulu Tahun 2020 pada mata kuliah IPA-3. Penelitian ini secara umum bertujuan meningkatkan literasi sains mahasiswa calon guru IPA. Sedangkan tujuan khusus adalah untuk (1) menghasilkan  perangkat pembelajaran dengan Project Based Learning (PjBL) berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) yang dilengkapi instrumen tes literasi sains (2) mendeskripsikan peningkatan literasi sains  mahasiswa dengan Pembelajaran Berbasis Proyek (3) mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar mahasiswa dengan Pembelajaran Berbasis Proyek. Penelitian ini merupakan penelitian Classroom Action Research (penelitian tindakan kelas/PTK) dengan  4 siklus yaitu perencanaan (planning), Tindakan (Acting), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Pada tahap perencanaan (planning), dilakukan beberapa kegiatan sebagai perancangan produk awal, yaitu: (1)  pengembangan perangkat pembelajaran yaitu (a) RPP (b) bahan ajar (c) LKPD (d) Instrumen tes Literasi Sains.   (2) Validasi ahli (content validity) perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran valid. (a) aktivitas mahasiswa menunjukkan peningkatan yakni dari 3,62 pada siklus I menjadi 3,74 pada siklus II. (b) Literasi sains mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata persentase kemampuan literasi sains mahasiswa baik pada 3 aspek literasi sains yaitu aspek konten (53,80%), aspek proses (44,038%) dan aspek konteks (35,088%). Kata Kunci : Model Project Based Learning, Literasi Sains ABSTRACT Classroom Action Research was carried out by applying the Project Based Learning (PjBL) model in the Science Education Study Program FKIP Bengkulu University in 2020 in the IPA-3 course. This research generally aimed to improve the science literacy of science teacher student candidates. While the specific objectives were (1) to produce learning tools with Project Based Learning (PjBL) in the form of a learning implementation plan (RPP) and student activity sheets (LKPD) equipped with scientific literacy test instruments (2) to describe the increase in student scientific literacy with Project Based Learning (PjBL). (3) describes an increase in student learning activities with Project Based Learning (PjBL). This research was a Classroom Action Research (classroom action research / CAR) with 4 cycles, namely planning (planning), action (acting), observation (observation), and reflection (reflection). At the planning stage, several activities were carried out as the initial product design, namely: (1) developing learning tools, namely (a) RPP (b) teaching materials (c) LKPD (d) Scientific Literacy test instruments. (2) Expert validation (content validity) of learning tools. The results showed that the learning device was valid. Student activity showed an increase, from 3.62 in the first cycle to 3.74 in the second cycle. Student science literacy showed that the average percentage of students' scientific literacy skills was good in 3 aspects of scientific literacy, namely the content aspect (53.80%), the process aspect (44.038%) and the context aspect (35.088%). Keywords : Project Based Learning, Science Literacy
DESKRIPSI HAMBATAN DAN KESULITAN GURU FISIKA SMA SE-KABUPATEN REJANG LEBONG DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 Zikri Alfandry; Rosane Medriati; Nyoman Rohadi
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.1-8

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif metode survey yang bertujuan untuk mendeskripsikan masalah-masalah yang dialami guru fisika SMA se-kabupaten rejang  lebong dalam menerapkan kurikulum 2013. Subjek penelitian ini adalah 9 guru fisika sma yang terdiri dari 3 orang masing-masing sekolah yaitu SMA 1, SMA 2 dan SMA 8 Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian angket dan wawancara responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan yang dialami guru dalam menerapkan kurikulum 2013 pada tahap perencanaan sebesar 48%, tahap pelaksanaan sebesar 51,49% dan tahap evaluasi sebesar 55,79%. kesulitan yang dihadapi guru dalam menerapkan kurikulum 2013 pada tahap perencanaan sebesar 75,56%, tahap pelaksanaan sebesar 92,93% dan tahap evaluasi sebesar 94,14%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru mengalami kesulitan dan hambatan dalam menerapkan kurikulum 2013. Kata kunci:  Kurikulum 2013, Kesulitan guru, Hambatan guru, Tahap perencanaan, Tahap pelaksanaan, dan Tahap evaluasi.ABSTRACT This research was a qualitative descriptive research survey method that aimed to describe the problems Rejang Lebong district high school physics teacher in implementing the 2013 curriculum. The subject of this research was the 9 teachers of physics, consisting of 3 individual schools, namely SMA 1, SMA 2 and SMA 8 Regency Rejang Lebong. This research was done by filling the poll and interview respondents.The result of this research showed that the teacher’s barriers to applying the 2013 curriculum at the planning stage of 48%, of the implementation stage of 51,49%, and the evaluation stage of 55,79%. The difficulties were faced by teachers in implementing the 2013 curriculum at the planning stage of 75.56%, the implementation stage of 92.93% and evaluation stage of 94.14%. Based on the results the study can be concluded that teachers have difficulties and obstacles in implementing the 2013 curriculum. Keyword: Curriculum 2013, Teacher difficulties,teacher barriers, planning stage, implementation stage, and stage evaluation
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS PERUBAHAN KONSEPTUAL MATERI FISIKA DASAR TOPIK KINEMATIKA Syuhendri Syuhendri; Lara Sania; Hamdi Akhsan
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.43-50

Abstract

Telah dilakukan pengembangan satu set bahan ajar teks perubahan konseptual berbasis teori perubahan konseptual pada kinematika yang valid dan praktis. Penelitian pengembangan bahan ajar ini menggunakan model pengembangan Rowntree yang terdiri dari tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pengembangan, dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi peneliti menggunakan evaluasi formatif Tessmer berupa self evaluation, expert review, one to one evaluation, dan small group evaluation. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli dan angket. Hasil analisis data pada tahap expert review diperoleh rata-rata validasi ahli sebesar 4,13 dengan kategori valid. Pada tahap one-to-one evaluation dan small group evaluation diperoleh persentase rata-rata dari lembar angket mahasiswa  sebesar  81,39% dan 81,75% dengan kategori praktis. Dengan demikian, telah berhasil dikembangkan bahan ajar teks perubahan konseptual berbasis teori perubahan konseptual pada kinematika yang valid dan praktis. Bahan ajar teks perubahan konseptual ini dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan meremediasi miskonsepsi materi kinematika.
PENGEMBANGAN KIT PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DASAR II BERBASIS SIMULATOR PROTEUS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH Suwardi Suwardi; Erik Ayatullah; Haidul Haidul
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.9-16

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kit praktikum Elektronika Dasar II berbasis simulator Proteus untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa.Hasil observasi dalam prapenelitian menunjukkan bahwa mahasiswa kesulitan merangkai komponen elektronika, kekurangan waktu praktikum, dan kesulitan dalam mendapatkan data.Untuk mengatasi permasalahan  ini dilakukan pengembangan kit praktikum Elektronika Dasar IIberbasis menggunakan simulator Proteus. Melalui kit praktikum mahasiswa fokus pada proses pengambilan data dan menganalisis sinyal keluaran rangkaian elektronika.Sedangkan simulator Proteus dapat membantu dalam mengamati gejala-gejala yang tidak dapat diamati langsung dan sebagai data pembanding. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan tahapan adalah analisis kebutuhan, pengembangan produk awal, validasi ahli, uji lapangan dan revisi produk. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisika FMIPA Universitas Bengkulu  semester ganjil 2018/2019dengan subyek penelitian ini adalah 22 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dan kuesioner yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kit praktikum yang berhasil dikembangkan terdiri dari delapan percobaan yaitu penguat common drain, common source, emitor ditanahkan, pushpull, respon frekuensi rendah, inverting dan non inverting, integrator dan diferensiator, dan filter aktif. Kelayakan kit praktikum sebagai media pembelajaran di laboratorium berdasarkan validasi ahli sebesar 82,50% (sangat layak) dan berdasarkan pengguna sebesar 82, 64% (sangat layak). Kata kunci: kit praktikum elektronika dasar II, simulator proteus, praktikum berbasis masalah  ABSTRACT This study aims to develop a Basic Electronics II practicum kit based on the Proteus simulator to improve students' problem solving abilities. The results of observations in the pre-study showed that students had difficulty assembling electronic components, lack of practicum time, and difficulties in obtaining data. To overcome this problem, the development of Basic Electronics II based practicum kit using the Proteus simulator is carried out. Through the practicum kit students focus on the process of data retrieval and analyzing the electronic circuit output signal. Whereas the Proteus simulator can help in observing symptoms that cannot be observed directly and as comparative data. This research is a type of research and development with stages are needs analysis, initial product development, expert validation, field testing and product revision. This research was conducted in the Physics Laboratory of the University of Bengkulu FMIPA odd semester 2018/2019 with the subjects of this study were 22 students. Data collection was carried out using observation methods and questionnaires which were analyzed quantitatively descriptively. The results showed that the practicum kit that was successfully developed consisted of eight experiments namely common drain amplifier, common source, ground emitter, pushpull, low frequency response, inverting and non-inverting, integrators and differentiators, and active filters. The feasibility of the practicum kit as a learning media in a laboratory based on expert validation is 82.50% (very feasible) and based on the user is 82, 64% (very feasible). Keywords: basic electronics II practicum kit, proteus simulator, problem solving laboratory
Pengembangan LKS Berbasis Inkuiri Terbimbing Berbantuan E-Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Siswa kelas X SMA Wimpi Calesta; Patricia H M Lubis; Sugiarti Sugiarti
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.51-60

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS yang valid, praktis dan mempunyai efek potensial yang dibuat berdasarkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan berbantuan e-learning yaitu aplikasi blogspot. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, Evaluate). Validasi dilakukan dengan 3 orang ahli yaitu ahli materi, bahasa dan desain.Berdasarkan hasil validasi aspek materi memperoleh nilai 88,66% dengan kategori sangat baik, aspek bahasa memperoleh nilai 86% dengan kategori sangat baik dan aspek desain diperoleh nilai 90,76% dengan katgori sangat baik. Hasil angket kepraktisan LKS memperoleh nilai 85,81% dengan kategori sangat praktis. Dan untuk efek potensialnya dalam meningkatkan pemahaman konsep dengan menggunakan rumus N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,87 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil data tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan sangat valid dan praktis serta dapat meningkatkan pemahaman konsep pada siswa. Kata kunci : Pengembangan dan penelitian, LKS, inkuiri terbimbing, e-learning, pemahaman konsep ABSTRACT This research was aimed to produce worksheets that was valid, practical and have potential effects based on the guided inquiry learning model and assisted e-learning, namely the blogspot application. The research method used in this research was R&D (Research and Development) with the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, Evaluate)  model. Validation was carried out with 3 experts, namely material, language and design experts. Based on the results of the validation of the material aspect, the score was 88.66% with the very good category, the language aspect got a score of 86% in the very good category and the design aspect obtained a value of 90.76% with the very good category. The results of the LKS practicality questionnaire obtained a score of 85.81% in the very practical category. And for its potential effect in increasing concept understanding using the N-Gain formula, it obtained a value of 0.87 with the high category. Based on the results of these data, it can be concluded that guided inquiry-based worksheets assisted by e-learning are very valid and practical Keywords : Development and research, worksheets, guided inquiry, e-learning, understanding concepts
PENGEMBANGAN E-MODUL FISIKA BERBASIS MULTIPLE REPRSENTATION UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Mazetha Ramadayanty; Sutarno Sutarno; Eko Risdianto
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.17-24

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan dan karakteristik e-modul fisika berbasis multiple representation untuk melatihkan keterampilan pemecahan masalah siswa SMA pada materi alat optik. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan 3D yaitu define, design, dan develop. Tahap define terdiri dari merancang instrumen untuk tahap define, analisis RPP, analisis perangkat pembelajaran (modul). Tahap design terdiri dari rancangan e-modul dan rancangan instrumen untuk mengevaluasi e-modul. Tahap develop terdiri dari pengembangan instrumen untuk mengevaluasi e-modul dan validasi ahli serta revisi berdasarkan hasil validasi ahli. Berdasarkan hasil validasi ahli, diperoleh persentase skor rata-rata pada aspek media adalah 78% dengan kategori valid, aspek isi sebesar 76% dengan kategori valid, aspek penyajian sebesar 81% dengan kategori sangat valid dan aspek bahasa sebesar 76% dengan kategori valid dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 78% dengan kategori valid. Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli dapat disimpulkan bahwa e-modul yang dikembangkan sudah “layak” untuk digunakan. Karakteristik e-modul antara lain: isi e-modul berbasis multiple representation, representasi yang digunakan ditunjukkan untuk menstimulus keterampilan pemecahan masalah siswa dan kegiatan pendahuluan pembelajaran serta soal pada e-modul melatihkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Kata kunci: Penelitian dan Pengembangan, e-modul, multiple representation, keterampilan pemecahan masalah ABSTRACT This research was a research and development (R&D) which aims to describe the feasibility and characteristics of multiple representation-based physics e-modules to train high school students' problem solving skills in optical instrument material. The development model used in this study was a 3D development model, namely define, design, and develop. The define stage consists of designing instruments for the define stage, RPP analysis, analysis of learning tools (modules). The design stage consists of e-module design and instrument design for evaluating the e-module. The develop stage consists of developing instruments for evaluating the e-module and expert validation and revisions based on the results of expert validation. Based on the results of expert validation, the percentage of the average score on the media aspect is 78% with the valid category, the content aspect is 76% with the valid category, the presentation aspect is 81% with the very valid category and the language aspect is 76% with the valid category with the value the overall average is 78% with the valid category. Based on the validation results that have been carried out by experts, it can be concluded that the e-module developed is feasible with the characteristics of e-module, including: the content of e-module based on multiple representation, the representation used is shown to stimulate student problem solving skills and preliminary learning activities as well as questions on the e-module train students' problem solving skills. Keywords: Research and Development, e-module, multiple representation, problem solving skills
Analisis Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro Pada Anak Sungai di Bulungan Wibowo Romadhoni; Dady Sulaiman; Purnama Purnama
Jurnal Kumparan Fisika Vol 4, No 1: April 2021
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.4.1.61-66

Abstract

ABSTRAK Energi listrik merupakan energi utama masyarakat pada era globalisasi. Perusahaan Listrik Nasional (PLN) masih belum bisa menjangkau daerah – daerah terpencil khususnya daerah kabupaten Bulungan yang memiliki banyak daerah terpencil. Masalah ini dapat diatasi dengan memanfaatkan anak sungai yang ada di kabupaten Bulungan sebagai sumber energi listrik. Penelitian ini dimulai dengan survey memilih 20 titik anak sungai yang akan diteliti di kabupaten Bulungan. Selanjutnya pengambilan data yaitu luas penampang sungai, kecepatan aliran sungai, dan tinggi jatuh air. Data ini akan dianalisis dengan menggunakan rumus agar memperoleh nilai daya teoritis yang dihasilkan oleh masing – masing sungai yang telah ditentukan. Hasil penelitian inimenunjukkan diantara 20 anak sungai yang diteliti hanya 2 anak sungai yang memiliki potensi yaitu sungai 9 dengan daya 5,5 kW dan sungai 14 dengan daya 8,5 kW. Hasil penelitian ini dapat dikembangkan lagi agar dapat bermanfaat bagi pengembangan daerah – daerah terpencil yang tidak terjangkau PLN. Kata kunci : Daya, Energi Terbarukan, PLTMH ABSTRACT Electrical energy is the main energy of society in the era of globalization. Perusahaan Listrik Nasional (PLN) is still unable to reach remote areas, especially the Bulungan district which has many remote areas. This problem can be overcome by utilizing tributaries in Bulungan district as a source of electrical energy. This research began with a survey selecting 20 tributary points to be studied in Bulungan district. Furthermore, data collection was the cross-sectional area of the river, river flow velocity, and water fall height. This data was  analyzed using a formula in order to obtain the theoretical power value generated by each predetermined river. The results of this study indicatde that among the 20 tributaries studied, only 2 tributaries have potential, namely river 9 with a power of 5.5 kW and river 14 with a power of 8.5 kW. It is hoped that the results of this research can be further developed so that they can be useful for the development of remote areas that are not reached by PLN. Keyword: PLTMH, Power,  Renewable Energy

Page 1 of 1 | Total Record : 9