cover
Contact Name
Sukma Adnyani
Contact Email
sukmaadnyani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sukmaadnyani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Genta Kebidanan
ISSN : 23014296     EISSN : 25410695     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal Genta Kebidanan (JGK) published since June 2013 with ISSN 2301-4296 dan EISSN: 2541-0695 by Politeknik Kesehatan Kartini Bali. Journal Genta Kebidanan published 2 times a year in June and December. Contains writings raised from research results in the field of midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN WUS TENTANG PAP SMEAR DENGAN SIKAP WUS MELAKUKAN PAP SMEAR DI BPM NI KETUT NARYADI,A.MD.KEB Dewianti, Ni Made; Suwindari, Ni Putu
Jurnal Genta Kebidanan Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : The relationship between WUS knowledge about pap smear with an attitude WUS pap smear in BPM Ni Ketut Naryadi, A.Md.Keb 2015. This type of research is analytic with cross sectional approach. The study population is all that comes to BPM WUS Ni Ketut Naryadi, A.Md.Keb. The sampling technique used was quota sampling with total sample of 42 respondents. gathering data using questionnaires and using data analysis univariate and bivariate. The research showed most of as many as 22 (52.4%) of respondents have good knowledge, almost entirely as many as 36 (85.7%) of respondents have a positive attitude and most of which were 21 (50.0%) of respondents had knowledge good and positive attitude. After statistical test by using Spearman's rank correlation coefficient obtained results π = 0.732 with a significance level of 0.00 (P <0.05) proves that there is a positive relationship between knowledge of the Pap Smear WUS WUS with an attitude doing a Pap smear. Abstrak : Hubungan antara pengetahuan WUS tentang Pap Smear dengan sikap WUS melakukan Pap Smear di BPM Ni Ketut Naryadi, A.Md.Keb Tahun 2015. Kanker leher rahim (serviks) adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim atau serviks yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Setiap tahun tercatat lebih dari 15.000 kasus kanker serviks baru dan kurang lebih 8000 kasus kematian. Pap smear merupakan langkah awal menghindari timbulnya kanker serviks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan WUS tentang pap smear dengan sikap WUS melakukan pap smear di BPM Ni Ketut Naryadi,A.Md.Keb tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua WUS yang datang ke BPM Ni Ketut Naryadi,A.Md.Keb. Tehnik sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 42 responden. pengumpulan data menggunakan kuisioner serta menggunakan analisa data uni variat dan bivariat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebagian besar yaitu sebanyak 22 (52,4%) responden memiliki pengetahuan baik, hampir seluruhnya yaitu sebanyak 36 (85,7%) responden memiliki sikap positif dan sebagian besar yaitu sebanyak 21 (50,0%) responden memiliki pengetahuan baik dan sikap positif. Setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan Spearman’s rank diperoleh hasil koefisien korelasi π = 0,732 dengan tingkat signifikansi 0,00(P < 0,05) membuktikan bahwa ada hubungan positif antara pengetahuan WUS tentang Pap Smear dengan sikap WUS melakukan Pap Smear.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP VCT (VOLUNTARY COUNSELING TESTING) DI BPM NENGAH SUKARTINI, S.ST TAHUN 2016 fitria, fitria; Ria Valentina Wijaya, Ni Komang
Jurnal Genta Kebidanan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Knowledge Relationships With Attitude Toward Pregnancy VCT (Voluntary Counseling Testing) in BPM Nengah Sukartini, S.ST 2016. The purpose of this study to determine the relationship of knowledge with maternal attitude towards VCT (Voluntary Counseling Testing) in BPM Nengah Sukartini, S.ST 2016. This study uses an analytical method with cross sectional approach, in which the sampling technique used is non-probability sampling consecutive sampling. Total population in this study were 75 pregnant women and the total sample of 38 respondents, with ordinal measuring scale is then correlated using Spearman Rank. Based on the results obtained knowledge about VCT largely ie 22 respondents or 57.89% have less knowledge, while at the respondents' attitudes towards VCT majority ie 24 respondents or 63.16% have a negative attitude. Test results obtained by Spearman Rank correlation coefficient of 0.636 with a significant level ρ = 0.000 <0.05 so that it can be concluded there is significant correlation with the level of knowledge with a strong correlation between maternal attitudes towards VCT. Abstrak : Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Terhadap VCT (Voluntary Counseling Testing) di BPM Nengah Sukartini, S.ST Tahun 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil terhadap VCT (Voluntary Counseling Testing) di BPM Nengah Sukartini, S.ST tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling yaitu consecutive sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang ibu hamil dan jumlah sampel sebanyak 38 responden, dengan skala ukur ordinal yang kemudian dikorelasikan menggunakan Rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pengetahuan responden tentang VCT sebagian besar yaitu 22 responden atau 57,89% memiliki pengetahuan kurang, sedangkan pada sikap responden terhadap VCT sebagian besar yaitu 24 responden atau 63,16% memiliki sikap negatif. Hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,636 dengan tingkat signifikan ρ = 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan yang signifikan dengan tingkat korelasi kuat antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil terhadap VCT.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG APE (ALAT PERMAINAN EDUKATIF) TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BALITA USIA 3 TAHUN Widiani, Ni Nyoman Ayuk; Dwi Cahyani, Kadek
Jurnal Genta Kebidanan Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Knowledge Relationships Mother Toddler On APE (Games Educational Tool) on the development of Motor Rough In Toddlers Age 3 Years. This study aims to determine the relationship between mother's knowledge on the development of gross motor toddler in West Denpasar Health Center. This study uses analytic and cross sectional approach in which the sample is 42 respondents and using purposive sampling techniques in data processing using the Spearman-Rank aided by a computerized system. The research showed that nearly half of 20 respondents (47.6%) mothers had good knowledge and almost half the children under five were 19 infants (45.25%) had gross motor development develops as expected and there was a significant relationship between knowledge of mothers on APE against gross motor development in young children three years of age are included in the interval correlation coefficient was that Spearman-rank correlation with the value probabilitynya 0.005 0.429 (p<0.05). Abstrak: Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Tentang APE (Alat Permainan Edukatif) Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Balita Usia 3 Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu terhadap perkembangan motorik kasar balita di Puskesmas Denpasar Barat. Penelitian ini menggunakan metode analytic dan menggunakan pendekatan cross sectional dimana  sampelnya 42 responden dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pengolahan data menggunakan Spearman-Rank yang dibantu oleh sistem komputerisasi .Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hampir setengahnya yaitu 20 responden (47,6%) ibu balita memiliki pengetahuan baik dan hampir setengah balita yaitu 19 balita (45,25%) memiliki perkembangan motorik kasar berkembang sesuai harapan dan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu balita tentang APE terhadap perkembangan motorik kasar pada balita usia tiga tahun yang termasuk dalam interval koefisien kolerasi sedang yaitu kolerasi Spearman-rank 0,429 dengan nilai probabilitynya 0,005 (p <0,05).   
PENGETAHUAN MAHASISWA SEMESTER I KELAS A TENTANG MASA SUBUR Sugiartini, Ni Ketut Ayu; Cahya Dewi, Ni Kadek Ita Purnama
Jurnal Genta Kebidanan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan Mahasiswa Semester I Kelas A Tentang Masa Subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa semester I kelas A tentang masa subur di Akademi Kebidanan Kartini Bali. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 93 orang dan jumlah sampel sebanyak 90 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik sampling jenuh. Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mahasiswa berdasarkan usia menarche menunjukkan bahwa usia menarche 10-12 tahun setengahnya yaitu dua orang (40%) tingkat pengetahuannya cukup dan responden dengan usia menarche 12,5-14 tahun sebagian besar yaitu 54 orang (64%) tingkat pengetahuannya cukup.
ALASAN REMAJA PUTRI TIDAK MELAKSANAKAN VAKSINASI HPV Darmiyanti, Ni Made; Mita Pratiwi, Ni Luh
Jurnal Genta Kebidanan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Adolescent Reason do not Execute Vaccination Hpv.Target of this research public is conducted to know adolescent reason do not execute HPV vaccination in SMA Negeri 8 Denpasar year 2016 pursuant to price and knowledge. This research represent Descriptive research with method approach of Cross sectional, used by Sampling technique is Simple Random sampling with amount of sampel 37 adolescent people. used by Data type is primary data, used by intrumen is kuesioner. Technique analyse used by data is descriptive analysis percentagely to each;every question. Result of research of Adolescent Reason do not Execute Vaccination HPV can be concluded as follows : Adolescent reason do not execute HPV vaccination [in] SMA Negeri 8 Denpasar almost entirely responder which do not execute HPV vaccination have good knowledge, and almost entirely responder have a notion that HPV vaccine price very costly  Abstrak :Alasan Remaja Putri Tidak Melaksanakan Vaksinasi HPV. Tujuan umum penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alasan remaja putri tidak melaksanakan vaksinasi HPV di SMA Negeri 8 Denpasar tahun 2016 berdasarkan pengetahuan dan harga. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan metode pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMA Negeri 8 Denpasar. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random sampling dengan jumlah sampel 37 orang remaja putri. Jenis data yang digunakan adalah data primer, instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif secara persentase untuk setiap pertanyaan. Hasil dari penelitian yaitu alasan remaja putri tidak melaksanakan vaksinasi HPV adalah hampir seluruh responden berpendapat bahwa harga vaksin HPV sangat mahal.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI IBU MENYUSUI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Martini, Ni Ketut; Anggraeni, Ni Made Dewi
Jurnal Genta Kebidanan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Pengetahuan Dengan Motivasi Ibu Menyusui Dalam Pemberian Asi Ekslusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan motivasi ibu menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif di Desa Sidan Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan ”cross sectional”. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu menyusui bayi nol sampai enam bulan yang bertempat tinggal di Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar yang berjumlah 35 orang ibu menyusui. Sampel penelitian ini menggunakan sampel jenuh atau total sampling dimana seluruh populasi digunakan sebagai yaitu sebanyak 35 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan motivasi dalam pemberian ASI eksklusif di Desa Sidan kecamatan Gianyar Kabutaen Gianyar, dengan nilai P value 0,026 berarti P value <0,05.
PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG GIZI SEIMBANG Noviani, Ni Wayan; Nanik Yuliantari, Ni Wayan
Jurnal Genta Kebidanan Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Success To Knowledge Construction On Nutritional Journey. The purpose of this study was to determine the influence of counseling on adolescent knowledge about balanced nutrition in SMA Negeri 6 Denpasar. Type of research is a quasi experiment with one group pretest - posttest design. Uses a simple random sampling technique. The population are 963 with total sample 40 respondents. Then processed and analyzed by Wilcoxon statistical test. Result of research from 40 respondents, most of which is 28 (70%) of respondents have less knowledge before given counseling, almost half that is 17 (42,5%) of respondents have less knowledge after given counseling. The result of statistical test with p-value 0,000 ≤ 0,05 means there is significant influence. Abstrak : Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Gizi Seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja tentang gizi seimbang di SMA Negeri 6 Denpasar Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah Eksperimen semu dengan rancangan one group pretest – posttest design,. Tehnik sampling simple random sampling. Jumlah populasi 963 dengan jumlah sampel 40 responden. kemudian diolah dan dianalisa dengan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian dari 40 responden, sebagian besar yaitu 28 (70%) responden memiliki pengetahuan kurang sebelum diberikan penyuluhan, hampir setengahnya yaitu 17 (42,5%) responden memiliki pengetahuan kurang setelah diberikan penyuluhan. Hasil uji statistik dengan p-value ≤ 0,05 yaitu 0,000 ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan.  
PARITAS DENGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG ASI EKSKUSIF Sukarini, Luh Putu; Adnyani, Diah Sagita
Jurnal Genta Kebidanan Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paritas dengan pengetahuan ibu nifas tentang ASI eksklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dengan pengetahuan ibu nifas tentang ASI eksklusif. Penelitian ini termasuk jenis analitik kolerasi, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yaitu 50 dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Hasil analisis dengan Chi-Square didapatkan hasil nilai x2 hitung sebesar 38,64 sedangkan x2 tabel dengan tingkat kesalahan 5% (0,05) = 3,841. Berdasarkan uji chi-square tersebut dapat disimpulkan ada hubungan paritas dengan pengetahuan ibu nifas tentang ASI eksklusif.
STATUS GIZI DENGAN USIA MENARCHE PADA REMAJA PUTRI Widiani, Ni Nyoman Ayuk; Anis Aristyadewi, Ni Wayan; Anis Aristyadewi, Ni Wayan
Jurnal Genta Kebidanan Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract :  Nutrition Status with Menarche Age at Young Women. This study aims to determine the relationship between nutritional status and age of menarche in adolescent girls at SMP Ganesha Denpasar. This study uses analytic method and use cross sectional approach where 67 female adolescent samples with research instrument in the form of body weight, height measuring instrument and questionnaire sheet. The technique used is simple random sampling and in data processing using Spearman's Rank correlation test. Based on the result of the research, almost half of 29 respondents (43,3%) are in nutritional status of thin and normal nutrition, almost all of them 58 respondents (86,6%) get menarche at age 11-13 years and there is relationship between nutritional status with Age of menarche in adolescent girls at SMP Ganesha Denpasar with result of coefficient of r correlation equal to 0,453 and value p=0,000. Abstrak : Status Gizi dengan Usia Menarche pada Remaja Putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri di SMP Ganesha Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode analitik dan menggunakan metode pendekatan cross sectional dimana sampelnya 67 remaja putri dengan instrument penelitian berupa timbangan berat badan, alatukur tinggi badan dan lembar kuesioner. Teknik yang digunakan adalah simple random sampling serta dalam pengolahan datanya menggunakan uji kolerasi Spearman’s Rank. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hampir setengahnya yaitu 29 responden (43,3%) berada pada status gizi kurus dan gizi normal, hampir seluruhnya yaitu 58 responden (86,6%) mendapatkan menarche pada usia 11-13 tahun dan ada hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri di SMP Ganesha Denpasar dengan hasil koefisien kolerasi r sebesar 0,453 dan nilai p = 0,000. 
PENYULUHAN TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG DAMPAK SEKS BEBAS Winigsih, Gusti Ayu Martha; Junianti, I Gusti Ayu Dwi
Jurnal Genta Kebidanan Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Genta Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan Terhadap Perubahan Pengetahuan Remaja Tentang Dampak Seks Bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh pemberian penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan remaja tentang dampak seks bebas. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah pra- eksperimen one group pretest-posttest design terhadap 80 populasi dengan mengobservasi pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Analisa dengan uji statistik uji sampel dependent secara manual. Hasil dari penelitian ini pengetahuan responden sebelum diberikan penyuluhan tentang dampak seks bebas sebagian kecil yaitu 11orang (13,75%) memiliki pengetahuan baik tentang dampak seks bebas, setelah diberikan penyuluhan yaitu hampir seluruhnya sebanyak 70 orang (87,5%) memiliki pengetahuan baik tentang dampak seks bebas. Berdasarkan uji statistik menunjukkan nilai thitung > 1,96 yaitu 27,45 maka Ha diterima.

Page 3 of 10 | Total Record : 95