cover
Contact Name
Rizky Setiadi
Contact Email
r12ky_ui@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.husada2016@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan
ISSN : 19788355     EISSN : 24610402     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Husada Mahakam is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Arjuna Subject : -
Articles 316 Documents
Gambaran Pengetahuan tentang Jamkesda pada Peserta Jamkesda Joko Sapto Pramono
Husada Mahakam Vol 3 No 7 (2014): Mei 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.465 KB)

Abstract

Sistem Jaminan Kesehatan untuk masyarakat miskin (Jamkesmas) bertujuan untuk memberi akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sangat miskin, miskin dan mendekati miskin, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatan. Pemahaman tentang pelayanan Jamkesda yang belum merata menjadi salah satu kendala dalam pelayanan Jamkesda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang Jamkesda pada peserta Jamkesda di RSUD AM.Parikesit Tenggarong. Sampel diambil sebanyak 88 orang secara Accidental Sampling dari 741 populasi yang ada pada bulan Januari sampai Juni 2011. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: Pengetahuan tentang manfaat Jamkesda 50% tinggi, Pengetahuan tentang Prosedur Jamkesda 82,9% sedang dan sumber informasi sebagian besar didapat dari petugas kesehatan 64,77 %.
ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SISWA SD NEGERI 141 PALEMBANG TAHUN 2017 Maria Ulfah
Husada Mahakam Vol 8 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.857 KB)

Abstract

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sangat penting untuk meningkatkan prestasi belajar dan kesehatan peserta didik. Kegiatan UKS harus menitik beratkan pada upaya promotif-preventif, dengan didukung upaya kuratif-rehabilitatif yang proporsional dan bermutu. Pelaksanaan UKS yang bermutu perlu dilaksanakan di semua sekolah, termasuk Sekolah Dasar. Sekolah sebagai institusi masyarakat yang terorganisasi dengan baik merupakan sarana yang efektif untuk pemberian pendidikan kesehatan dalam upaya mengubah perilaku dan kebiasaan anak-anak sekolah agar menjadi lebih sehat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Analitik Observasional dengan pendekatan Cross Sectional, dimana data dikumpulkan secara bersamaan dan dalam waktu yang bersamaan, dengan tujuan diketahuinya analisis determinan perilaku personal hygiene siswa SD Negeri 141 Palembang Tahun 2017. Hasil penelitian tentang determinan perilaku personal hygiene siswa SDN 141 Palembang Tahun 2017 didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene siswa di SDN 141 Palembang dengan p Value = 0,007, ada hubungan antara sikap dengan perilaku personal hygiene siswa di SDN 141 Palembang dengan p Value = 0,033, tidak ada hubungan antara dukungan guru dengan perilaku personal hygiene siswa di SDN 141 Palembang dengan p Value = 0,128 dan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene siswa di SDN 141 Palembang dengan p Value = 0,006. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga terhadap perilaku personal hygiene siswa. Namun tidak ada hubungan antara dukungan guru terhadap personal hygiene siswa SDN 141 Palembang. Disarankan untuk meningkatkan dukungan guru dalam membimbing, mengarahkan dan memberikan informasi pentingnya personal hygiene berupa selalu memeriksa kebersihan personal hygiene siswa berupa pemeriksaan kebersihan kuku yang sudah panjang dan kotor, kebersihan, rambut, dan kerapian pakaian, dll
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Miletus wiyadi wiyadi
Husada Mahakam Vol 3 No 6 (2013): November 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.387 KB)

Abstract

Diabetes melitus (DM) saat ini menjadi salah satu penyebab kematian yang utama di dunia. Penderita DM yang memiliki gangguan psikologis terutama kece-masan dan depresi meningkatkan kurangnya manajeman dan hasil terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada penderita DM yang dirawat di Ruang Flamboyan RS A. W Syahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara Purposive sampling berjumlah 30 pasien. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan (01 Oktober s.d. 30 Nopember 2012). Pengumpulan data primer dengan kuesioner dan lembar observasi. Hasil uji Kolmogorov Smirnov didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah dengan p = 0,011 (a=0,05)
Pelatihan Dengan Metode Role Play Efektif Terhadap Kader PMO-TB Tentang Penemuan Kasus Baru TB Paru Badar Badar; Amiruddin Amiruddin; Rizky Setiadi; Gajali Rahman
Husada Mahakam Vol 8 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.516 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i7.148

Abstract

Latar belakang : Kasus TB Indonesia diperkirakan ada 1.020.000, namun dilaporkan Kemenkes (2017) hanya 420.000 . Data Case Detection Rate (CDR) Dinas Kesehatan Kota Samarinda (2018), per triwulan yang masih mengalami fluktuasi yang dapat terlihat hingga triwulan ketiga. Estimasi penemuan TB di Samarinda, (Bachtiar, R, 2018) tahun 2018, yaitu, 3957 orang, ( 39 % ) Target minimal harus dicapai adalah 1575 orang. Data bagian surveilen Puskesmas Lempake Samarinda Utara per Juli 2018 ditemukan kasus TB hanya 30 kasus dari 720 suspek. Tujuan : Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan perilaku kader PMO-TB sebelum dan setelah pelatihan penemuan kasus baru TB Paru dengan metode role play di wilayah kerja Puskesmas Lempake Samarinda Utara Tahun 2018. Metode Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen, dengan rancangan one group pretest-posttest. tanpa kelompok control,dan telah melewati uji etik sebelum dilakukan eksperimen . Populasi seluruh kader PMO TB di wilayah kerja Puskesmas Lempake sebanyak 30 orang. Instrumen menggunakan kuesioner dengan variabel pengetahuan, sikap dan tindakan PMO-TB dalam menemukan kasus baru TB Paru. Hasil : Pengetahuan PMO-TB sesudah diberikan pelatihan metode role play, menjadi baik sebanyak 22 orang (73,3%), Sikap PMO-TB sesudah diberikan pelatihan metode role play, menjadi positif sebanyak 16 orang (53,3%), Tindakan PMO-TB sesudah diberikan pelatihan metode role play, menjadi baik sebanyak 18 orang (60%). Simpulan : Ada peningkatan perbaikan signifikan pengetahuan, dan sikap, namun tidak signifikan pada tindakan PMO-TB setelah pelatihan metode role play di wilayah kerja Puskesmas Lempake Samarinda Utara 2018. Saran : Diharapkan Puskesmas Lempake khususnya pemegang program TB Paru meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan kader PMO-TB paru dalam menemukan kasus baru TB paru, menggunakan metode role play.
Dampak Hospitalisasi pada Keluarga dan Peran Perawat dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi di Perawatan Intensif Wardah Wardah
Husada Mahakam Vol 3 No 6 (2013): November 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.647 KB)

Abstract

Keluarga merupakan bagian integral dari perawatan pasien dimana kelu-arga memberikan dukungan terbesar bagi pasien dalam proses penyembuhannya. Keluarga dengan anggota keluarga yang dirawat di ICU berada dalam kondisi penuh kekhawatiran terhadap keadaan dan prognosis pasien. Keluarga juga mengalami berbagai risiko gangguan kesehatan fisik dan mental baik selama bahkan setelah keluar dari ICU. Efek hospitalisasi pada keluarga dapat berupa kurang tidur, gang-guan nafsu makan dan pencernaan, ketakutan, stress, kecemasan, depresi hingga post traumatic syndrome (PTSD). Dalam keadaan stresfull, keluarga membutuhkan berbagai macam kebutuhan spesifik yang harus dipenuhi. Perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan harus memahami kondisi krisis yang di rasakan keluarga agar dapat menetapkan sebuah intervensi yang tepat. Peran parawat dalam memfasilitasi keluarga di area perawatan intensif dapat berupa Caring, advocator, pemberi infor-masi secara lisan disertai informasi tertulis dan edukasi
Hubungan Komunikasi Keluarga dengan Angka Kekambuhan pada Remaja Pengguna Napza di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda Gajali Rahman; Amiruddin Amiruddin; Rizky Setiadi
Husada Mahakam Vol 9 No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.243 KB) | DOI: 10.35963/hmjk.v4i8.158

Abstract

Keluarga dengan anak remaja, komunikasi dan saling pengertian antara orang tua dan anak perlu dikembangkan, agar keutuhan keluarga, kesibukan keluarga dan hubungan interpersonal dapat terjalin dengan baik. Komunikasi dikatakan penting khususnya pada keluarga dengan anak remaja, karena merupakan kunci pokok dimana keperdulian orang tua untuk menjadi teladan yang baik dalam hal bersikap, tutur kata dan perilaku agar menjadi model yang patut diikuti oleh remaja. Tujuan penelitian ini adalah Hubungan komunikasi keluarga dengan angka kekambuhan pada remaja pengguna napza. Penelitian ini adalah desain deskriptif korelasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi keluarga dengan tingkat kekambuhan pada remaja pengguna napza dengan cara mengajukan pertanyaan tertutup melalui kuisioner yang akan dijawab oleh remaja pengguna napza. Jumlah sampel 30 responden (total sampling) remaja pengguna napza. Hasil: ditemukan bahwa keluarga dengan komunikasi tak efektif ada 15 (75%) responden dengan angka kekambuhan tinggi, sedangkan keluarga dengan komunikasi efektif terdapat 7 (70%) responden dengan angka kekambuhan rendah. Uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai p sebesar 0,045 lebih kecil daripada nilai alpha (0,05), dengan demikian hipotesis nol ditolak. Artinya secara statistik terdapat hubungan antara komunikasi dengan angka kekambuhan pada remaja pengguna napza. Nilai Odds Ratio (OR) didapatkan angka sebesar 7,00 yang artinya remaja yang memiliki komunikasi tak efektif memiliki odds ratio sebesar 7 kali lebih besar untuk kekambuhan tinggi dibandingkan dengan remaja yang memiliki komunikasi efektif.
Hubungan Pengetahuan Tentang Deteksi Dini Tanda Gejala Persalinan Pada Gravida Semester III Dengan Kesiapan Persalinan Joko Sapto Pramono
Husada Mahakam Vol 3 No 5 (2013): Mei 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.498 KB)

Abstract

Angka kematian ibu dan perinatal di Indonesia masih sangat tinggi. Ketidaksiapan ibu menghadapi persalinan menjadi salah satu faktor tingginya AKI. Tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil sangat mempengaruhi proses kesiapan menghadapi persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari hubungan pengetahuan tentang deteksi dini tanda gejala persalinan pada ibu gravida trimester III dengan kesiapan persalinan di Puskesmas Bengkuring, Samarinda. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel secara Total Sampling pada 32 ibu-ibu hamil trimester III yang berkunjung ke Puskesmas Bengkuring Samarinda pada tanggl 23 April s.d. 23 Mei 2012. Hasil uji statistik Chi Square didapat P value = 0.000 (α < 0,05). sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang deteksi dini tanda gejala persalinan pada ibu gravida trimester III dengan kesiapan persalinan
Proses Pembelajaran Berorientasi Pada Pengembangan Soft Skills Faridah Hariyani
Husada Mahakam Vol 3 No 4 (2012): November 2012
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.762 KB)

Abstract

Dalam rangka menghadapi beragam perkembangan masalah global-eksternal, digital-based information dan teknologi komunikasi menuntut perubahan arah pendidikan tinggi untuk mengetahui adanya perubahan kebutuhan di dunia kerja yang tidak hanya mengutamakan hard skills namun diperlukan juga adanya soft skills. Soft skills adalah seluruh aspek dari generic skills yang termasuk elemen kognitif yang berhubungan dengan non-academic skills yang berhubungan dengan aspek intra-personalitas maupun inter-personalitas. Soft skills yang penting untuk dikembangkan pada peserta didik di lembaga pendidikan tinggi meliputi keterampilan berkomunikasi, keterampilan berpikir dan menyelesaikan masalah, kekuatan kerja tim, belajar sepanjang hayat dan pengelolaan informasi, keterampilan wirausaha, keterampilan kepemimpinan, etika, moral dan profesionalisme.Soft skills sangat diperlukan dalam proses pencarian pekerjaan dan kesuksesan meniti karir dalam pekerjaan. Soft skills menentukan kecepatan lulusan mendapatkan pekerjaan selain didukung oleh hard skillnya. 80% kesuksesan manusia ditentukan oleh bagaimana cara ia mengelola emosinya dan 20% berupa faktor hard skill.
Pengaruh Relaksasi Napas Dalam Terhadap Kecemasan Klien Pre Operasi Katarak Dengan Anastesi Lokal Nurhidayah Nurhidayah
Husada Mahakam Vol 3 No 3 (2012): Mei 2012
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.633 KB)

Abstract

Umumnya penderita katarak yang telah dipastikan untuk dilakukan tindakan operasi akan mengalami goncangan psikologis, diantaranya kecemasan, ini merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi cemas adalah dengan relaksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tekhnik relaksasi napas dalam terhadap kecemasan klien preoperatif bedah katarak dengan anastesi lokal. Desain penelitian menggunakan rancangan pra eksperimen dengan pendekatan one group pre and postest design. Sampel penelitian adalah semua pasien yang yang telah didiagnosa katarak yang akan di operasi dengan anastesi lokal selama bulan Agustus, September, Oktober 2011 di Ruang Dahlia RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 25 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang bermakna perlakuan relaksasi napas dalam terhadap kecemasan klien post operasi bedah katarak dengan anastesi lokal di ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, dengan P-value 0,023 lebih kecil dari nilai a (0,05)
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT NYERI IBU PASCA SEKSIO SESAREA jupri yono
Husada Mahakam Vol 4 No 2 (2016): mei 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.053 KB)

Abstract

Abstrac: This research has purpose to find the Lavender aromatherapy effect on changing the post sectio caesarean pain level. Research design will use Pra-Eksperimantal with On-Group Pra-Post Test Design. The population are all of post sectio caesarean patient from 29 june to 29 July 2016 with total 21 respondents. Total sampels are 18 that chosen base on inclusion criteria by using Purposive Sampling. Variable Measurements used Numeric Rating Scale. Data Analyzing used Wilcoxon Signed Rank Test on Computer Program with α = 0.05, the result showed Pvalue = 0,002. Because P < α So it can be concluded that Lavender Aromatherapy give significant effect to changing the post sectio caesarean pain level.

Filter by Year

2009 2023