Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Dampak Pemberian Kadmium Terhadap Kadar Progesteron dan Ekspresi Protaglandin F2α Pada Uterus Tikus Wistar Corniawati, Inda
Husada Mahakam Vol 3 No 9 (2015): Mei 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.968 KB)

Abstract

Tingkat pencemaran Kadmium pada air sungai Mahakam dilaporkan mencapai 0,06 mg/L., hal ini dapat menyebabkan toksisitas bagi masyarakat sekitar yang menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari.  Perempuan usia 6-18 tahun merupakan kelompok yang beresiko terkena dampak terhadap sistem reproduksi. Tujuan penelitian untuk membuktikan dampak pemberian kadmium terhadap penurunan kadar progesteron dan peningkatan ekspresi PGF2∝ jaringan uterus tikus wistar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik post test only with control group pada tikus wistar. Analisa data uji Shapiro-Wilk, Anova One Way, regresi linier sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian pemberian Cadmium Acetate Dihydrate konsentrasi 0.03; 0.06; 0.09 ppM menurunkan kadar progesteron p=0.000 namun uji LSD menunjukkan penurunan kadar progesteron tidak tergantung konsentrasi. Adanya peningkatan ekspresi PGF2∝ zona basal p=0.000, stratum vascular  p=0.000
Dampak Pemberian Kadmium Terhadap Kadar Progesteron dan Ekspresi Protaglandin F2α Pada Uterus Tikus Wistar Inda Corniawati
Husada Mahakam Vol 3 No 9 (2015): Mei 2015
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.968 KB)

Abstract

Tingkat pencemaran Kadmium pada air sungai Mahakam dilaporkan mencapai 0,06 mg/L., hal ini dapat menyebabkan toksisitas bagi masyarakat sekitar yang menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Perempuan usia 6-18 tahun merupakan kelompok yang beresiko terkena dampak terhadap sistem reproduksi. Tujuan penelitian untuk membuktikan dampak pemberian kadmium terhadap penurunan kadar progesteron dan peningkatan ekspresi PGF2∝ jaringan uterus tikus wistar. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik post test only with control group pada tikus wistar. Analisa data uji Shapiro-Wilk, Anova One Way, regresi linier sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian pemberian Cadmium Acetate Dihydrate konsentrasi 0.03; 0.06; 0.09 ppM menurunkan kadar progesteron p=0.000 namun uji LSD menunjukkan penurunan kadar progesteron tidak tergantung konsentrasi. Adanya peningkatan ekspresi PGF2∝ zona basal p=0.000, stratum vascular p=0.000
HAMBATAN SUAMI ISTERI DALAM MENJALANKAN KELUARGA BERNCANA METODE OVULASI BILLINGS Inda Corniawati
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) Vol 1 No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.86 KB)

Abstract

Abstrak Salah satu metode keluarga berencana alamiah yang dapat digunakan adalah metode ovulasi billing’s. Metode ini mengandalkan pengamatan harian dengan indikator rasa pada vulva, sifat lendir yang keluar serta kerjasama suami isteri yang solid. Berdasarkan informasi dari para provider di Pusat Informasi MOB Malang selama bimbingan dan pendampingan seringkali menemui pelanggaran peraturan untuk pasangan suami isteri yang merencanakan kehamilan maupun yang membatasi kelahiran. Berdasarkan adanya pelanggaran tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hambatan yang dihadapi oleh suami isteri akseptor KBA MOB. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan hambatan suami isteri melaksanakan keluarga berencana metode ovulasi billing’s. Rancangan yang digunakan deskriptif kualitatif, pendekatan naturalistik. Subyek penelitian suami isteri akseptor KBA MOB di Kecamatan Lowokwaru Malang sejumlah 6 pasangan suami isteri.Pengumpulan data pihak isteri dilakukan wawancara mendalam sedangkan pihak suami dengan kuesioner pertanyaan terbuka guna keabsahan data dengan teknik triangulasi. Analisis hasil penelitian diperoleh gambaran tentang hambatan operasional suami yaitu bingung memahami perubahan masa subur dan tidak memahami catatan harian KB MOB, hambatan operasional isteri tahap pemula secara fisik sulit mengenali perubahan lendir dan membedakan perubahan rasa divulva. Aspek psikologis bingung, khawatir dan keraguan.Tahapan mantap secara fisik terjadi perubahan lendir dan perubahan rasa divulva tidak menentu. Aspek psikologis ragu, khawatir dan tidak telaten dalam pencatatan. Hambatan seksual pasangan suami isteri tahap pemula dan mantap pada suami sulit untuk menahan diri dan masa subur isteri terlalu panjang sedangkan isteri muncul gairah seksual saat masa subur, capek, tuntutan kewajiban dan pola kesuburan tidak menentu. Tahap transisi muncul gairah seksual suami isteri saat masa subur tapi tetap mentaati peraturan metode ovulasi billing’s. Teori substantif suami isteri membuat simbol/kode tersendiri sehingga mempermudah pelaksanaan KB MOB. Hambatan operasional fisik dan psikologis isteri akan berdampak pada kehidupan seksual dan pemahaman suami terhadap operasional KB MOB. Kata kunci: Keluarga Berencana Alamiah, Metode Ovulasi Billing’s, Hambatan Operasional. Abstract One of the natural family planning method that can be used is the method of billing's ovulation. These methods rely on daily observations with flavor indicators on the vulva, the nature of mucus, and the cooperation of conjugal solid. Based on information from the provider in Malang MOB Information Center for guidance and mentoring often find violations of the rules for married couples who are planning a pregnancy or are limiting births. Based on the existence of such violations to investigate the barriers faced by spouses acceptor KBA MOB. The research objective to describe the obstacles conjugal implement billing ovulation method of family planning's. The design is descriptive qualitative, naturalistic approach. The research subject of conjugal acceptor KBA MOB in Malang Lowokwaru District 6 couples isteri.Pengumpulan number of data depth interviews the wife while the husband with a questionnaire of open questions to the validity of the data with triangulation techniques. Analysis of the results obtained an overview of the operational constraints husband is confused to understand the changes in fertility and does not understand diaries KB MOB, operational constraints wife of the beginner stage is physically difficult to identify and distinguish the mucus changes divulva taste changes. Psychological aspects confused, worried and steady keraguan.Tahapan physically changes the mucus and changes in taste divulva erratic. Psychological Aspects of doubt, worry and no patient in the recording. Sexual inhibitions married couples and steady on the beginner stage it is difficult to resist the husband and wife fertile period is too long, while his wife appeared sexual arousal when the fertile period, tired, liability claims and fertility patterns erratic. Phase transitions appear conjugal sexual arousal when the fertile period but still obey the rules billing's ovulation method. Substantive theory of conjugal create symbols / codes of its own so as to facilitate the implementation KB MOB. Operational limitations of physical and psychological wife will have an impact on sexual life and understanding husband against KB MOB operations. Keywords: Natural Family Planning, Billing Ovulation Method's, Operational Constraints
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU BEKERJA TENTANG ASI PERAH DENGAN PRAKTIK PEMBERIAN ASI PERAH DI PUSKESMAS KARANG ASAM TAHUN 2017 Inda Corniawati; Astriyani Elisabet Sinaga; Nursari Abdul Syukur
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) Vol 3 No 1 (2018): Vol 3 No. 1 Mei 2018 Mahakam Midwifery Journal
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.644 KB)

Abstract

Abstract Background Female worker make her job as an excuse for not doing breastfeeding. Adequate of maternal knowledge about the importance of breastfeeding will make mothers to perform breastfeeding exclusively for 6 months to 2 years. Objective : This research aims to find out female worker knowledge about breastmilk with breastfeeding practice in public health center of Karang Asam. Method : This research was analytic correlation with cross sectional design. The sample consist of 66 female workers who had babies 4-6 months of age using accidental sampling. Technique of collecting data was done by distributing questionnaire to the respondent and statistic test in this research is using chi square. Result : Most of respondent’s knowledge in favorable category (36,4%). Respondent who did ASIP (50%), and didn’t do ASIP (50%). Conclusion : It’s showed that here were significant correlation of female worker knowledge about breastmilk with breastfeeding practice in public health center of Karang Asam 2017 Keywords : breastmilk, knowledge, practice Abstrak Latar belakang : Pada ibu bekerja menjadikan alasan pekerjaan sebagai penghambat pemberian ASI. Pengetahuan ibu yang memadai tentang pentingnya permberian ASI perah akan membuat ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan sampai anak 2 tahun. Tujuan : untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan ibu bekerja tentang ASI perah dengan praktik pemberian ASI perah di Puskesmas Karang Asam Tahun 2017. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Variable bebas yaitu pengetahuan ibu bekerja tentang ASI perah dan variabel terikatnya yaitu praktik pemberian ASI perah. Sampel dalam penelitian ini adalah 66 orang ibu bekerja yang memiliki bayi usia 4-6 bulan, teknik pengambilan sampling yang digunkanan adalah accidental samling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan uji statistic yang digunakan adalah chi square. Hasil : Sebagian besar pengetahuan responden dalam kategori baik (36.4%). Responden yang melakukan ASIP (50%) dan tidak melakukan ASIP (50%). Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna (signifikan) antara pengetahuan ibu bekerja tentang ASI perah dengan praktik pemberian ASi perah di wilayah kerja Puskesmas Karang Asam Tahun 2017. Kata kunci : Pengetahuan, Praktik, ASI perah.
Pijat Pectoralis Major dan Pijat Oksitosin untuk Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Postpartum Badriatus Sholihah; Inda Corniawati; Gajali Rahman
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i3.1771

Abstract

Oxytocin massage and pectoralis major massage can stimulate the hormones oxytocin and prolactin. This study aims to determine the difference in the effectiveness of pectoralis major massage and oxytocin massage to increase breast milk production in postpartum mothers. This study is a literature review that examines various literacy related to pectoralis major massage and oxytocin massage in increasing breast milk production. The results of the article synthesis showed that these two techniques were effective in increasing breast milk production, and oxytocin massage was considered more effective in increasing milk production than pectoralis major massage. The differences between these methods are the position during the massage, the area of stimulation, the technique of stimulation, and the center of stimulation. This technique can be used as a non-pharmacological and non-invasive alternative therapy that is safe, inexpensive and easy to perform.Keywords: oxytocin massage; pectoralis major massage; breast milk production; post partum ABSTRAK Pijat oksitosin dan pijat pectoralis major dapat merangsang hormon oksitosin dan prolaktin. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas pijat pectoralis major dan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi air susu ibu pada ibu post partum. Studi ini merupakan literature review yang mengkaji berbagai literasi terkait dengan pijat pectoralis major dan pijat oksitosin dalam meningkatkan produksi air susu ibu. Hasil sintesis artikel menunjukkan bahwa kedua teknik ini efektif untuk meningkatkan peningkatan produksi air susu ibu, dan pijat oksitosin dinilai lebih efektif dalam meningkatkan produksi ASI dibandingkan pijat pectoralis major. Perbedaan antara metode ini adalah posisi selama pemijatan, area stimulasi, teknik stimulasi, dan pusat stimulasi. Teknik ini dapat dijadikan sebagai terapi alternatif non-farmakologi dan non-invasif yang aman, murah dan mudah dilakukan.Kata kunci: pijat oksitosin; pijat pectoralis major; produksi air susu ibu; post partum
KOMPRES AIR HANGAT UNTUK MENGATASI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Evita Aulianisa; Inda Corniawati; Kurniati Dwi Utami
MMJ (Mahakam Midwifery Journal) Vol 8 No 01 (2023): Mahakam Midwifery Journal (MMJ)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/mmj.v8i01.194

Abstract

Abstract Pregnancy will cause various changes in all body systems. The impact of changes in the musculoskeletal system often causes pregnant women to feel pain in the lower back area. One of the non-pharmacological methods that can reduce pain is with a warm compress that can provide benefits such as providing a sense of comfort, reducing or freeing pain, reducing or preventing muscle spasms, and providing a sense of warmth. This type of research is a pre-experimental design research that uses a pre and post test method with one group design. This research design uses only one group, so it does not require a control group (Sugiyono, 2016). With the one group pretest-posttest design, it is hoped that the results of the effect of giving warm compresses on pregnant women's back pain. The population in this study were 26 pregnant women (trimester 3) from January to March 2022 at Pupuk Kaltim Hospital. The sample amounted to 18 respondents who were selected using inclusion criteria.data analysis technique used univariate analysis with frequency distribution and bivariate analysis using the Wicolxon test. the results of this study showed that there was a significant difference in the frequency of back pain before and after the application of warm water compresses (p-value = 0.000) with a value of = 0.05. Warm compresses can provide benefits such as providing a sense of comfort, reducing or relieving pain, reducing or preventing muscle spasms, and providing a sense of warmth. Keywords: third trimester pregnant women, warm compresses, back pain Abstrak Proses kehamilan akan menimbulkan berbagai perubahan pada seluruh sistem tubuh. Dampak perubahan pada sistem muskuloskeletal sering menyebabkan ibu hamil merasakan nyeri pada daerah punggung bawah.Salah satu metode non farmakologis yang dapat mengurangi nyeri yaitu dengan kompres hangat yang dapat memberikan manfaat seperti memberikan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan rasa nyeri, mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot, dan memberikan rasa hangat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen design yang menggunakan rancangan metode pre and post test with one group design. Desain penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok saja, sehingga tidak memerlukan kelompok kontrol (Sugiyono, 2016). Dengan rancangan one group pretest-posttest design diharapkan dapat memperoleh hasil pengaruh pemberian kompres hangat terhadap nyeri punggung ibu hamil. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 26 ibu hamil (trimester 3) dari bulan januari hingga maret tahun 2022 di Rumah Sakit Pupuk Kaltim. Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan kriteria inklusi. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Wicolxon. Hasil penelitian ini diperoleh terdapat perbedaan yang signifikan terhadap frekuensi nyeri punggung sebelum dan sesudah penerapan kompres air hangat (p-value = 0,000) dengan nilai α = 0,05. Terdapat efektifitas kompres air hangat terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Pupuk Kaltim Bontang. Kata kunci : Ibu hamil trimester III, Kompres air hangat, Nyeri punggung
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon dan Minuman Jahe Terhadap Pengurangan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I Dian Laila Novianita; Inda Corniawati; Frana Andrianur
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 4 No 3 (2023): October 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v4i3.4375

Abstract

Emesis gravidarum, or excessive nausea and vomiting during early pregnancy, is a common issue frequently experienced by pregnant women. Most cases of pregnancy-related nausea and vomiting can be managed through outpatient care and the use of sedatives and anti-emetics. However, the treatment of hyperemesis gravidarum, a more severe form of pregnancy-related nausea and vomiting, can be approached both pharmacologically and non-pharmacologically. One non-pharmacological approach involves the use of aromatherapy with lemon essential oil and the consumption of ginger-infused beverages. This study aims to analyze the effects of lemon aromatherapy and ginger beverage consumption on reducing emesis gravidarum symptoms in first-trimester pregnant women at the Kaubun Health Center. The research employs a Pretest-Posttest without Control Group design, with a sample of 30 first-trimester pregnant respondents. Statistical analysis using the Wilcoxon test reveals a significant difference in the reduction of emesis gravidarum symptoms between the group receiving lemon aromatherapy and the group consuming ginger beverages, with a p-value of 0.001. Based on these findings, it can be concluded that the administration of lemon aromatherapy and ginger beverage consumption has a positive impact on reducing emesis gravidarum symptoms in first-trimester pregnant women. This non-pharmacological approach can be an effective alternative for managing emesis gravidarum during early pregnancy.
PENGARUH TEKNIK POWER PUMPING DOUBLE PUMP TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI BEKERJA Samsuddin, Ade Irma; Corniawati, Inda; Urnia, Ega Ersya
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Teknik Power Pumping Double Pump Terhadap Produksi ASI Ibu Menyusui Bekerja di Wilayah Kerja Klinik Kartika Jaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi eksperimen design. Peneliti menggunakan rancangan Pre Test-Post Test With Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 ibu menyusui dengan status bekerja, teknik sampling yang digunakan adalah totally sampling. Data yang dianalisis adalah analisa univariat dan bivariate dengan menggunkan Uji Paired t-Test. Penelitian ini diperoleh hasil terdapat pengaruh signifikan dari penerapan Teknik Power Pumping Double Pump terhadap produksi ASI pada ibu menyusui bekerja di wilayah kerja Klinik Kartika Jaya. Melakukan aktivitas memompa ASI adalah metode yang paling cepat dan efisien untuk meningkatan produksi ASI. Berdasarkan hasil penelitian Teknik Power Pumping Double Pump berpengaruh dalam meningkatkan produksi ASI ibu dan diterapkan sehari-hari untuk hasil Pumping yang maksimal.
PENGARUH Fe DAN KURMA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN REMAJA DI SMAN 1 TANJUNG PALAS TENGAH TAHUN 2023 Hardianti, Hardianti; Corniawati, Inda; Sinaga, Elisa Goretti
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Oktober 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v2i4.214

Abstract

Kejadian anemia merupakan masalah yang paling sering ditemukan pada remaja putri. Jika seorang remaja menderita anemia dapat menyebabkan kelemahan fisik, kurang aktivitas, malas, lelah, dan kurang konsentrasi dalam belajar, sehingga mempengaruhi kecerdasan dan daya tangkap anak. Angka anemia di Kalimantan Utara pada WUS usia 15 Tahun ke atas sebesar 10,65%. Angka anemia di SMAN 1Tanjung Palas Tengah sebanyak 26 orang dari 82 siswi. Hal tersebut tidak sebanding dengan cakupan pemberian Tablet Tambah Darah di SMAN 1 Tanjung Palas Tengah Tahun 2022 yang mencapai 95%. Hal ini dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya asupan zat besi tidak cukup dan penyerapan tidak adekuat, serta peningkatan kebutuhan zat besi. Sehingga diperlukan tambahan untuk dapat membantu menyerap tablet Fe yang dikonsumsi. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh pemberian Fe dan kurma terhadap kadar hemoglobin pada remaja di SMAN 1 Tanjung Palas Tengah Tahun 2023. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Total sampel 26 responden dengan kelompok eksperimen sebanyak 13 responden dan kelompok kontrol sebanyak 13 responden. Hasil uji statistik paired sample t test pada kelompok kontrol didapatkan Pvalue = 0.000 > 0.05 dan pada kelompok eksperimen didapatkan Pvalue = 0.000 > 0.05 Hasil uji statistik pada kelompok kontrol dan eksperimen didapatkan Pvalue = 0.000 < 0.05 ( ada pengaruh pemberian Fe dan kurma terhadap kadar hemoglobin pada remaja). Ada pengaruh pemberian Fe dan kurma terhadap kadar hemoglobin pada remaja di SMAN 1 Tanjung Palas Tengah Tahun 2023.
MENINGKATKAN BERAT BADAN BAYI 1-6 BULAN DENGAN PIJAT BAYI DAN ASI Hapsari, Retno; Corniawati, Inda; Sinaga, Elisa Goretti
Aspiration of Health Journal Vol. 1 No. 3: Aspiration of Health Journal, September 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pijat bayi merupakan perawatan kesehatan berupa terapi sentuh dengan teknik-teknik tertentu yang diberikan kepada bayi. Pemberian pijat bayi pada bayi bayi yang mendapatkan ASI saja dalam 6 bulan kehidupannya dapat meningkatkan berat badannya lebih banyak dari pada jika hanya diberikan ASI saja. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi dan ASI terhadap berat badan bayi usia 1-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bumi Rahayu tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Pre-Experimental The one group pretest-posttest. Populasinya seluruh bayi usia 1-6 bulan yang mendapatkan ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Rahayu Bulungan Kalimantan Utara, periode Maret- April 2023. Teknik pengambilan sampel dengan sampel jenuh sebanyak 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pijat bayi dan ASI terhadap berat badan bayi usia 1-6 Bulan  (p-value = 0,000) dengan nilai α = 0,05. Bayi yang dipijat teratur dan mendapatkan ASI yang adequat mampu meningkatkan berat badan bayi. Pijat bayi dan ASI merupakan kombinasi yang baik untuk meningkatkan berat badan bayi usia 1-6 bulan. Disarankan orang tua bayi dapat menjadikan hasil penelitian sebagai referensi untuk meningkatkan berat badan bayinya.