cover
Contact Name
Maksuk
Contact Email
maksuk@poltekkespalembang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
unitlitbang@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang
ISSN : 25795325     EISSN : 26543427     DOI : -
Core Subject : Health,
JPP : Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang merupakan jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang sejak tahun 2015, dengan eISSN 2654-3427 dan pISSN 2579-5325. Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article) dengan fokus dan scope meliputi Keperawatan, kebidanan, kesehatan gigi, Farmasi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Analis Kesehatan, dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini juga telah bekerjasama dengan IAKMI, Persagi, HAKLI, PATELKI, PAFI, PPNI, PAEI dan PAKKI dalam hal membantu kemajuan ilmu kesehatan dan mendiseminasikan hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 517 Documents
KADAR HEMOGLOBIN PEKERJA PENYEMPROT GULMA AKIBAT PAPARAN PESTISIDA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Maksuk Maksuk; Dian Pratiwi; Maliha Amin; Suzzana Suzzana
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i1.397

Abstract

Latar belakang: Penggunaan pestisida yang tidak sesuai aturan dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia termasuk pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar hemoglobin pekerja penyemprot gulma akibat paparan pestisida di perkebunan kelapa sawit. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian ini adalah potong lintang (cross sectional) yang dilaksanakan di perkebunan kelapa sawit Kabupaten Banyuasin. Besar sampel sebanyak 80 responden, pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana. Analisis data dilakuka secara univariat, bivariat menggunakan uji t dan analisis multivariat dengan uji regresi linier ganda. Hasil: hasil uji t menunjukkan bahwa variabel yang secara statistik berhubungan dengan kadar haemoglobin yaitu jenis kelamin (pv=0,005), tingkat pendidikan (pv=0,001), makan /minum saat penyemprotan (0,032), penggunaan alat pelindung diri (pv=0,009) dan dekontaminasi setelah penyemprotan (pv=0,001). Hasil uji regresi linier ganda menunjukkan bahwa variabel yang menjadi prediktor dalam menentukan kadar hemoglobin yaitu tingkat pendidikan dan dekontaminasi setelah penyemprotan Kesimpulan: Kadar hemoglobin pekerja penyemprotan gulma ditentukan oleh beberapa variabel yaitu jenis kelamin, tingkat pendidikan, makan/minum saat penyemprotan, penggunaan alat pelindung diri dan dekomtaminasi setelah penyemprotan. Oleh karena itu penggunaan pelindung diri sangat direkomendasi bagi pekerja yang terpapar pestisida.
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA D III KEBIDANAN PADA MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN III (NIFAS) DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PALEMBANG Nora Novia Vinnata
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i1.398

Abstract

Latar Belakang:Setiap program belajar mengajar mempunyai tujuan untuk meningkatkan tujuan pendidikan. Dalam proses pendidikan tersebut partisipasi guru sebagai pendidik dan siswa sebagai peserta didik sangat dibutuhkan. Dengan kata lain kegiatan belajar mengajar, komponen guru dan siswa sangat diperlukan dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hasil belajar mahasiswa. Metode:Penelitian ini menggunakan metode analitik dan pendekatan Cross Sctional dengan populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa tingkat II di STIKES Mitra Adiguna Palembang dan sesuai dengan kartu hasil study (KHS) mahasiswa tingkat II semester III tahun 2010 pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan III (Nifas) yaitu sebanyak 97 mahasiswa.Hasil: hasil penelitian univariat menunjukan bahwa proporsi hasil belajar baik sebanyak 69 responden (71,1%), sikap mahasiswa positif sebanyakk 75 responden (77,3%), minat mahasiswa positif sebanyak 69 responden (71,1%), pendidikan orang tua tinggi sebanyak 74 responden (76,3%), hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara sikap (p value 0,001), minat mahasiswa(p value 0,002) dan pendidkan orang tua (p value 0,002) dengan hasil belajar. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ada hubungan yang bermakna antara sikap mahasiswa, minat mahasiswa dan pendidikan orang tua dengan hasil belajar mahasiswa
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEKAMBUHAN PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT JIWA PROF. Dr.SOEROYO DI MAGELANG Abdul Gani
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i1.399

Abstract

Latar belakang : Krisis multi dimensi yang terjadi di Indonesia berpengaruh pada peningkatan kekambuhan penderita gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisi dukungan keluarga terhadap kekambuhan paisen gangguan jiwa di rumah sakit jiwa Prof. Soeroyo. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan desain studi korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 78 responden, sambel diambil dengan teknik porpusive sample. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner observasi kekambuhan. Analisis yang digunakan uji non parametric. Hasil : Dari hasil univariat karakteristik klien gangguan jiwa yaitu umur : 15-24 tahun 32 responden (41,0%), jenis kelamin : laki-laki 46 responden (59,9%), pendidikan : SD 34 responden (43,6%), frekuensi opname : 2 kali 38 responden (48,7%), karakteristik keluarga klien gangguan jiwa yaitu Jenis kelamin laki-laki 47 responden (60,3%), umur : 41-50 tahun 34 responden (43,6%), pendidikan : SD 34 responden (34,6%), hubungan dengan klien : orang tua 38 responden (48,7%), tingkat dukungan keluarga klien gangguan jiwa : sedang 40 responden (51,3%), tingkat kekambuhan klien gangguan jiwa: sedang 50 responden (64,1%). Dari hasil bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kekambuhan klien gangguan jiwa. Dengan nilai Correlation Coefficien -.177 (pv= 0,027). Kesimpulan : Kekambuhan klien gangguan jiwa sangat tergantung dengan dukungan keluarga, karena itu peran keluarga dalam mendukung klien gangguan jiwa harus ditiingkatkan.
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PSIKOMOTOR IBU TENTANG PIJAT BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Siska Delvia; Muhammad Hasan Azhari
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i1.400

Abstract

Latar Belakang: Pengalaman pijat pertama yang dialami oleh manusia ialah pada waktu dilahirkan,yaitu pada waktu melalui jalan lahir ibu. Meskipun bayi belum bisa bicara, tetapi mereka bisa merasakan rangsangan yang diberikan oleh lingkungannya, seperti sentuhan atau pijatan yang diberikan oleh orang tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan psikomotor ibu tentang pijat bayi di wilayah kerja puskesmas sukaraya. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen semu dengan rancangan pre-post eksperimental, dengan jumlah sampel 33 ibu.Penelitian ini dimulai pada tahun 2019 denganpengambilan sampel secara total sampling. Pengolahan data mengunakan sistem komputerisasi dan dilakukan analisis secara univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil: uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna (signifikan) antara pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan (p v = 0,000), namun tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap psikomotor (p v = 0,089). Kesimpulan: Diharapkan pelayanan kesehatan dapat meningkatkan pendidikan, pembinaan kesehatan, dan program pelatihan tentang pijat bayi melalui Kader-kader kesehatan, sehingga masyarakat terutama ibu-ibu dapat menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan bayi mereka.
HASIL PEMERIKSAAN DARAH RUTIN TERHADAP MANIFESTASI PERDARAHAN PADA ANAK DENGAN DIAGNOSIS INFEKSI DENGUE DI RS DR. A. DADI TJOKRODIPO Bella Pratiwi Anzani
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i1.402

Abstract

Latar Belakang: Manifestasi klinis pada infeksi dengue yang timbul pada dewasa dan anak berbeda. Manifestasi yang sering muncul pada dewasa berupa myalgia, nyeri retro orbital, mual dan atralgia, sedangkan pada anak berupa myalgia, sakit kepala dan manifestasi perdarahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan hasil pemeriksaan darah rutin terhadap manifestasi perdarahan pada anak dengan diagnosis infeksi dengue. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.Penelitian dilakukan di IGD RS Dr. A. Dadi Tjokrodipo pada bulan Oktober-Desember 2017. Jumlah sampel penelitian 24 orang dengan menggunakan total sampling. Pemeriksaan darah rutin dilakukan menggunakan hematology analyzer. Manifestasi perdarahan didapatkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik pasien. Hasil: Hasil yang didapatkan menggunakan uji fisher’s exact mengenai hubungan trombosit terhadap manifestasi perdarahan didapatkan p value 0,015. Hubungan leukosit terhadap manifestasi perdarahan didapatkan p value 0,423. Hubungan hematokrit terhadap manifestasi perdarahan didapatkan p value 1,00. Hubungan hemoglobin terhadap manifestasi perdarahan didapatkan p value 1,00. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah trombosit terhadap manifestasi perdarahan, namun tidak terdapat hubungan bermakna antara leukosit, hematokrit dan hemoglobin terhadap manifestasi perdarahan pada pasien anak dengan infeksi dengue.
KONSUMSI PROTEIN, LEMAK JENUH DAN LEMAK TAK JENUH TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMERINDU KOTA BENGKULU Aulia Fianti Ramadhini; Emy Yuliantini; Miratul Haya
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i2.405

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah suatu keadaan terjadinya peningkatan tekanan darah diastolik maupun sistolik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis hubungan konsumsi protein, lemak jenuh dan lemak tak jenuh dengan kejadian hipertensi pada wanita menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan asupan protein, lemak jenuh dan lemak tak jenuh dilakukan dengan metode wawancara menggunakan Food Frequency Questionaire (FFQ) semi kuantitatif. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa wanita menopause yang mengalami hipertensi sebanyak 52,2% dengan konsumsi protein tidak baik 62,7 %, konsumsi lemak jenuh (SFA) tidak baik sebanyak 80,6% sedangkan pada konsumsi lemak tak jenuh tunggal (MUFA) sebanyak 94% dan konsumsi lemak tak jenuh tak jenuh ganda (PUFA) sebanyak 50,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi protein dan lemak jenuh (SFA) dengan kejadian hipertensi sedangkan konsumsi lemak tak jenuh (MUFA,PUFA) tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan: Kejadian hipertensi pada wanita menopause dipengaruhi oleh konsumsi protein dan lemak jenuh (SFA), karena itu bagi wanita menopause diharapkan dapat meningkatkan asupan lemak tak jenuh (MUFA,PUFA).
ANALISIS PENGGUNAAN ANTIOKSIDAN (VITAMIN C DAN E) TERHADAP HITUNG JUMLAH EOSINOFIL DARAH PADA MENCIT PUTIH GALUR SWISS WEBSTER JANTAN YANG TERPAPAR ASAP GAMBUT Muhammad Ahsan Azhari; Siska Delvia
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i2.406

Abstract

Latar Belakang: Eosinofil merupakan sel inflamasi yang berperan utama dalam proses inflamasi kronik saluran pernafasan. Salah satu upaya untuk mencegah dampak akibat asap adalah dengan konsumsi antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis konsumsi antioksidan terhadap hitung jumlah eosinofil darah mencit putih galur swiss webster jantan yang terpapar asap gambut. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan di animal house Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya selam 30 hari pada bulan Juli 2019. Sampel penelitian yaitu mencit putih galur swiss webster jantan sebanyak 33 ekor yang dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol. Data di analisis dengan uji Kruskall-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian membuktikan paparan asap gambut meningkatkan level eosinofil. Pemakaian masker dan konsumsi antioksidan mampu menurunkan hitung jumlah eosinofil darah mencit putih galur swiss webster jantan yang terpapar asap gambut (p value = 0,015). Kesimpulan: Penggunaan masker dan konsumsi antioksidan yang diuji coba pada mencit putih mampu menurunkan hitung jumlah eosinofil darah mencit putih galur swiss webster jantan yang terpapar asap gambut. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk unji coba pada manusia.
PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU MENGGUNAKAN SERUM DAN PLASMA EDTA Qurotul Aini Nur Ramadhani; Ardiya Garini; Nurhayati Nurhayati; Sri Hartini Harianja
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i2.407

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan gula darah sewaktu digunakan sebagai pemeriksaan penyaring (screening) dan memantau (follow up) pada pasien Diabetes Mellitus. Bahan pemeriksaan kadar glukosa darah dapat menggunakan spesimen darah utuh, serum, dan plasma dengan antikoagulan heparin, EDTA, oksalat, dan fluoride. Perbedaan antara plasma dan serum terjadi karena pada serum tidak terbentuk fibrinogen dan beberapa faktor koagulasi lainnya, sedangkan plasma masih mengandung semua protein dan partikel antikoagulan yang dapat mempengaruhi pemeriksaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa darah sewaktu menggunakan serum dan plasma EDTA. Metode: Jenis penelitian ini observasional analitik, desain potong lintang dan dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 33 sampel,, jumlah sampel ditentukan dengan rumus Lemeshow. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling secara accidental sampling, hingga memenuhi kuota sampel penelitian. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan terhadap kadar glukosa darah menggunakan serum dan plasma EDTA dengan p value 0,001 (<ɑ 0,05) dengan nilai rata-rata pada serum adalah 100,3 mg/dL serta nilai rata-rata pada plasma EDTA adalah 113,5 mg/dL. Kesimpulan: Nilai rata-rata hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan spesimen serum adalah 91,8 mg/dL sedangkan rata-rata spesimen plasma EDTA adalah 97,2 mg/dL. Hasil uji statistik menyimpulkan ada perbedaan terhadap kadar glukosa menggunakan serum dan plasma EDTA.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KOTA PALEMBANG Intan Kumalasari; Hendawati Hendawati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i2.408

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dan angka kejadian postpartum blues di Kota Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel adalah ibu postpartum yang diambil dari RSI Muhammadiyah, RS Bhayangkara dan RSI St. Khodijah tahun 2017dengan jumlah 90 orang, menggunakan teknik Proporsional cluster random sampling. Analisis statistik menggunakan uji chi square dan regresi binary logistik.. Intrumen penelitian menggunakan instrument baku yaitu instrument EPDS (Edinburg Postnatal Depression Scale) dengan jumlah soal 10 pertanyaan. Hasil : Angka kejadian Postpartum blues sebesar 46,7%. Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas (pv=0,0005; OR=15,117), dukungan keluarga (pv=0,009;OR=10,996), perencenaan kehamilan (pv=0,006;OR=9,863), pendidikan (pv=0,023;OR=3,656) dan kelelahan fisik (pv=0,029 ; R=3,341),dengan kejadian Postpartum Blues. Kesimpulan Terjadinya postpartum blues melibatkan faktor-faktor biopsikososial sebelum dan setelah bersalin. Adanya kerentanan biologis, kerentanan psikologis, situasi stresfull, dukungan sosial kurang, dan strategi yang maladaptif, bersama-sama memberi kontribusi bagi berkembangnya postpartum blues. Dibutuhkan dukungan social, emosional, informasi dan bantuan tenaga bagi ibu postpartum dan mengenali penyebab postpartum blues sejak awal.
FAKTOR RISIKO KUALITAS HIDUP KLIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DI RUANG HEMODIALISIS RUMAH SAKIT KOTA PALEMBANG Setiyo Wati; Azwaldi Azwaldi; Imelda erman; Maksuk Maksuk
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v14i2.410

Abstract

Latar Belakang: Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) memerlukan hemodialisis akibat mengalami gangguan fungsi endokrin, metabolik, cairan dan elektrolit serta asam basa. Tindakan hemodialisis tersebut dapat berdampak terhadap kualitas hidup responden. Berbagai faktor yang diduga berhubungan dengan kualitas hidup pada responden hemodialisis diantaranya faktor demografi, lama menjalani hemodialisis, depresi, ansietas dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bahwa faktor demografi, lama hemodialisis, ansietas, depresi dan dukungan berhubungan dengan kualitas hidup pada responden yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang. Teknik pengambilan sampel dengan cara acak sederhana dan jumlah sampel 46 orang yang menjalani hemodialisis di RS. Siti Khadijah Palembang. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang berkualitas hidup kurang baik (54.3%).Tidak ditemukan hubungan antara kualitas hidup dengan faktor demografi, lama hemodialisa, ansietas. Kualitas hidup memiliki hubungan dengan depresi ( pv=0,007) dan dukungan keluarga (pv=0,012). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa depresi dan dukungan keluarga merupakan faktor independen yang berhubungan dengan kualitas hidup. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat hemodialisis dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang menjalani hemodialisis baik berupa nutrisi, psikologis, exercise sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 1 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 2 (2024): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 19 No 1 (2024): (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 18 No 2 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 18 No 1 (2023): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 17 No 1 Juni (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG) Vol 16 No 1 (2021): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 2 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 15 No 1 (2020): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 2 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 14 No 1 (2019): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 2 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 13 No 1 (2018): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang) Vol 12 No 2 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 12 No 1 (2017): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 11 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 14 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 13 (2014): Jurnal Kesehatan Vol 2 No 12 (2013): JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Vol 1 No 12 (2013): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 11 (2012): Jurnal Kesehatan Vol 1 No 10 (2012): Jurnal Kesehatan More Issue