cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2025)" : 238 Documents clear
Pierce’s Analysis On The Billboard Advertisement Of G20’s Bali Indonesia 2022 Lida Holida Mahmud; Annisa Rizki Rustam Emelya Gispa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5425

Abstract

The purpose of this research is to investigate the semiotics representations that are found at the G20 Bali Bilboard, which are platforms that provide the public with information and support. This study applied Pierce’s theory This study focuses on the symbols, icons, and indexes that are displayed on the billboard for the G20 meeting in Bali. An approach known as qualitative research was utilized for this study, and the results were provided in the form of both visuals and text. Through the use of the images and the wording in the advertisement, analysis was applied to generate a distinct differentiation between symbols, icons, and index. The study found that the meaning of G20’s Bali Billboard advertisement led to invitation to all members of G20 to recover and stronger together after Covid Pandemic, in terms of economics, health, and climate exchange.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Makassar sebagai Sekolah Penggerak Nurul Sulasmiyatningsih; Ramly Ramly; Salam Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5428

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 2 Makassar sebagai sekolah penggerak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguraikan proses perencanaan pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan oleh guru, (2) menguraikan proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, dan (3) menguraikan proses evaluasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi masih menghadapi berbagai tantangan. Pada tahap perencanaan, asesmen diagnostik digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan, gaya belajar, dan kompetensi siswa, namun tidak semua rencana pembelajaran telah sepenuhnya mengakomodasi keberagaman siswa karena keterbatasan pemahaman guru. Pada tahap pelaksanaan, sebagian guru telah menerapkan diferensiasi dalam konten, proses, dan produk melalui strategi pembelajaran aktif serta pemanfaatan teknologi, sedangkan lainnya masih menggunakan metode yang seragam akibat keterbatasan waktu dan pelatihan. Pada tahap evaluasi, asesmen formatif mulai diterapkan dengan alat digital dan umpan balik konstruktif, tetapi asesmen sumatif masih bersifat standar, membatasi fleksibilitas siswa dalam menunjukkan hasil belajar mereka. Untuk meningkatkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi, diperlukan pelatihan guru yang berkelanjutan, penguatan kolaborasi, serta dukungan kebijakan yang memadai. Sekolah juga perlu melakukan evaluasi dan pendampingan secara berkala agar penerapan berjalan lebih efektif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk membandingkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah penggerak dan non-penggerak guna mengidentifikasi perbedaan dan tantangan yang dihadapi.
Translanguaging Phenomenon In Bilingual People Based On Gita Savitri Youtube Channel Sunardi Sunardi; Mursyid Anwar; Muhammad Ahsan Tanpubolon
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5431

Abstract

This study focuses on the functions and concepts of translanguaging contained in Gita Savitri Youtube videos. The aims of this study was to find, classify, and analyze the translanguaging functions contained in Gita Savitri ‘Beropini’ videos. The witer used the theory of Jakobson (2001) to identify and analyze the type of translanguaging functions contained in the videos. In addition, the writer also used Wei theory (2017) to identify and analyze the concepts of translanguaging contained in the videos. The writer used descriptive qualitative method to analyze the data while the data were taken from Gita's utterances in both 'Beropini' videos. From the results of this study, the writer found that there were 29 Gita utterances contained translanguaging functions and translanguaging concepts that have been analyzed by the writer. In both videos, the writer only found 3 of the 6 translanguaging functions, namely expressive function, directive function, and referential function. In addition, the writer also found all the concepts of translanguaging that Wei (2017) stated which are translanguaging space and translanguaging instinct.
Analisis Keterampilan Literasi Informasi Mahasiswa dalam Penulisan Esai Berbasis Ekokritik Mita Domi Fella Henanggil; Cut Nabilla Kesha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5436

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan literasi informasi mahasiswa dalam penulisan esai dengan tema kritik terhadap lingkungan (ekokritik). Literasi informasi adalah sebuah keterampilan atau kemampuan yang dibutuhkan pada zaman sekarang. Keterampilan literasi informasi yang baik akan memberikan dampak yang besar bagi seseorang dalam menafsirkan sebuah informasi terkait kebenaran informasi tersebut. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa MKU Bahasa Indonesia tahun ajaran 2023/2024. Sampel dalam penelitian ini adalah satu kelas yang dipilih secara random sampling. Indikator yang digunakan dalam menganalisis esai siswa terkait keterampilan literasi informasi dalam penelitian ini berdasarkan Association of College and Research Libraries (ACRL) yang disesuaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 46.67% yang kurang kompeten, 40% cukup kompeten, 6.6% yang kompeten, dan 6.6% yang sangat kompeten. Berdasarkan hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa belum memiliki keterampilan literasi informasi yang baik terhadap kritik lingkungan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menemukan informasi terkait hal tersebut padahal kritik terhadap lingkungan adalah karangan yang seharusnya menarik.
The Role of Digital Media in Enhancing Students’ Communicative Competence Tutik Ratna Ningtyas; Amirudin Amirudin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5450

Abstract

This study explores the relationship between students' communicative competence and the use of digital media, specifically YouTube, in English language learning. The research focuses on college students majoring in English Literature at Pamulang University, with a focus on third-semester students in the Academic Presentation course. English language learning strategies are influenced by various factors such as motivation, environment, and personality, with communicative competence being a critical factor in students' ability to effectively use English in social contexts. The study investigates how the use of digital media, including YouTube, enhances students' communicative skills by providing a platform for performance evaluation and global exposure. Students who engage with digital media find that it boosts their confidence and responsibility, as their presentations can be viewed by a wider audience, encouraging them to refine their language skills. Qualitative research, including pre-tests, interviews, and observations, reveals a notable improvement in students' presentation skills when compared to offline performances. The findings suggest that digital media not only supports language acquisition but also promotes the development of communication, critical thinking, and cultural awareness. Ultimately, this study emphasizes the importance of integrating digital media into language learning to foster communicative competence and enhance overall academic performance.
Citra Pembelajaran Berbasis Teknologi di Perguruan Tinggi; Kendala dan Mutu Pembelajaran Online Mohammad Dika Raswadi; Puspita Kartikasari; Rizwan Arisandi; Ramly Ramly
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5451

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan memberi kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan termasuk bidang pendidikan. Dalam era Revolusi Industri 4.0 penggunaan teknologi pada aspek pendidikan menggeser praktik pembelajaran konvensional ke berbasis teknologi. Platform online yang digunakan membuat pembelajaran lebih mudah dan fleksibel sambil dipersepsikan memiliki kendala dan penurunan mutu proses. Penelitian ini mengkonfirmasi temuan sebelumnya yang mencitrakan permasalahan dalam pembelajaran on line berlaku relatif sama pada semua kelompok sasaran penelitian tanpa mempertimbangkan stratifikasi dan klaster pengguna. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan citra pembelajaran dengan teknologi dalam pembelajaran online, mutu komunikasi timbal balik dosen-mahasiswa, kedisiplinan, dan aktivitas individu dalam belajar. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Indonesia. Sampel terdiri dari 255 mahasiswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan dengan angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkap bahwa mahasiswa mempersepsi adanya kendala namun tidak signifikan saat pembelajaran. Mutu komunikasi timbal balik dosen-mahasiswa maupun antarmahasiswa relatif sama dengan saat pembelajaran tatap muka, belajar individual mahasiswa juga demikian, kedisiplinan menurun dibandingkan saat pembelajaran tatap muka. Perlu penanaman sikap positif dan kontrol perilaku mahasiswa agar pelaksanaan pembelajaran Online menjadi lebih optimal.
Improving Listening Skills Using Learning Video Media for Fifth Grade Students of SD Negeri 118 Bengkulu Utara Lathifah Lamis; Eli Rustinar; Hasmi Suyuthi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5452

Abstract

From the results of initial observations made by the author at State Elementary School 118 Bengkulu Utara, researchers found that there was a lack of utilization of learning media and there were still many students who were less active during the learning process. This study aims to determine how the results of improving the student learning process using learning video media on short films to improve listening skills of fifth grade students of SD Negeri 118 North Bengkulu. This research uses quantitative methods with experimental research. The research subjects were grade V students totaling 22 students. Data collection techniques using One Group Pre Test - Post Test Design listening to the short film story "Windup" by Yibing Jiang. Data were analyzed using pretest and post-test scores listening to short films with SPSS statistical t-tests. The results showed that the improvement of listening skills using learning video media for grade V students of SD Negeri 118 North Bengkulu before treatment in the form of learning video media was 73% in the moderate category, while the improvement of listening skills using learning video media for grade V students of SD Negeri 118 North Bengkulu after treatment in the form of learning video media increased to 85% in the good category. From these data it can be concluded that the use of learning video media contributes to improving students' listening skills significantly.
Pengembangan E-Modul Mata Kuliah Apresiasi Prosa Fiksi dengan Pendekatan Student Centered Learning Berorientasi Kearifan Lokal pada Mahasiswa Perbatasan Indonesia Ferdinandus Siki; Jose Da Conceicao Verdial
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kepraktisan dan kelayakan E-modul berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan research and development menggunakan model 4-D analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Lokasi penelitian dilakukan universitas timor. Sampel penelitian mahasiswa semester III program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas timor. instrumen pengumpulan data dibedakan menjadi dua. Pertama, instrumen utama, berbentuk prototipe e-modul yang dikembangkan dan RPS mata kuliah Apresiasi Prosa Fiksi yang dilengkapi dengan rubrik penilaian. Kedua, instrumen pendukung, berbentuk angket yang digunakan pada tahap analisis kebutuhan, validasi ahli, serta uji coba produk yang telah diproduksi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mencatat poin-poin hasil angket dari ahli, dan mahasiswa, analisis data numeral berbentuk hasil validasi praktisi, dan uji coba produk yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji dari 2 ahli aspek materi isi 76% layak, aspek materi 80% layak, dan aspek desain dan tampilan 76% layak. Sedangkan sedangkan uji pada mahasiswa aspek minat 93,33% sangat layak. Aspek penggunaan 94,11% sangat layak. Aspek kemudahan 94,11% sangat layak. Aspek manfaat 93,75% sangat layak. Aspek evaluasi 94,11% sangat layak. Dari uraian tersebut disimpulkan bahwa pengembangan e-modul mata kuliah apresiasi prosa fiksi dengan pendekatan student centered learning berorientasi kearifan lokal sangat praktis dan layak.
Pengembangan Bahan Ajar Materi Teks Bahasa Indonesia Berbasis Budaya Jawa Barat Fase C Sinta Rohaeni; Dadan Djuanda; Prana Dwija Iswara
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5495

Abstract

Penelitian ini berbentuk sebuah pengembangan bahan ajar materi teks Bahasa Indonesia berbasis budaya Jawa Barat untuk peserta didik SD Fase C dalam bentuk buku teks pendamping e-book. Minimnya bahan ajar yang merepresentasikan budaya lokal dalam buku paket yang digunakan sekolah menjadi latar belakang utama penelitian ini. Model pengembangan yang digunakan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Buku teks pendamping e-book ini dirancang selaras dengan Kurikulum Merdeka dan mendukung peningkatan literasi peserta didik melalui berbagai jenis teks, yaitu teks biografi, narasi, deskripsi dan prosedur yang mengandung bacaan tema budaya Jawa Barat. Buku ini terdiri dari 80 teks dilengkapi dengan 400 soal latihan AKM literasi level 3 berbasis digital, ilustrasi visual, animasi, video pembelajaran, puzzle, riwayat penyimpanan, forum diskusi dan QR code untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa bahan ajar ini memiliki tingkat validitas tinggi dalam aspek isi, kebahasaan, dan penyajian. Implementasi metode evaluasi satu-satu di tiga daerah sekolah dasar Jawa Barat dengan melibatkan 36 peserta didik menunjukkan bahwa bahan ajar ini efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca dan minat belajar peserta didik terhadap teks berbasis budaya lokal. Respon guru dan peserta didik positif, terutama dalam aspek keterbacaan, daya tarik, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan sebagai sumber belajar yang kontekstual dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan lebih lanjut bahan ajar berbasis budaya lokal guna mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendidikan.
Trend in Language, Ethnic and Learning: Bibliometric Litterature Review Astuty, Astuty; Herpindo, Herpindo; Farikah, Farikah; Nikmatullah, Miftahula Rizkqin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4938

Abstract

The aim of this research is to conduct a thorough bibliometric literature review of the complex and multifaceted relationships between language, ethnicity, and learning, using sophisticated computational techniques to map and analyze academic scholarship across diverse interdisciplinary domains. Using modern data mining and network analysis approaches, the researchers deconstructed established educational research paradigms by carefully examining publication trends, citation networks, and topic clusters. The complete investigation indicated that linguistic and ethnic variety are not educational impediments, but rather rich reservoirs of cultural information and cognitive flexibility, calling into question traditional deficit-oriented theories of academic comprehension. The findings revealed that bilingual and multilingual learners had significantly improved cognitive capacities, such as superior executive functioning, metacognitive skills, and cross-cultural problem-solving abilities, which go beyond typical monolingual learning frameworks. The study revealed significant regional discrepancies in knowledge production, with academic work mostly centered in North American and European institutional environments, emphasizing systemic imbalances in global knowledge formation. By repositioning linguistic and cultural diversity as fundamental intellectual strengths rather than limitations, the study offers transformative insights into developing more inclusive, equitable, and dynamic educational strategies capable of effectively responding to the complexities of an increasingly interconnected global academic and technological landscape. The findings not only challenge existing educational paradigms, but also offer a nuanced, comprehensive framework for understanding cognitive potential across diverse linguistic and cultural backgrounds, eventually advocating for a more holistic, culturally responsive approach to learning and academic