cover
Contact Name
Ariyawan Sunardi
Contact Email
dosen00332@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
epic@unpam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EPIC : Journal of Electrical Power, Instrumentation and Control
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26150646     EISSN : 26148595     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal EPIC merupakan wadah komunikasi ilmiah antara akademisi maupun praktisi terkait penelitian di bidang teknik elektro.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023): EPIC" : 13 Documents clear
Karakteristik Generator Sinkron 3 Phasa 0.3KW Dengan Rotor Kutub Bayangan Pada Beban Resistif, Induktif dan Kapasitif Wawan Gunawan
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.30636

Abstract

Energi listrik dalam jumlah yang cukup dan dengan mutu yang baik merupakan kunci keberhasilan dan perkembangan yang pesat pada kegiatan-kegiatan industri. Hal tersebut telah menyumbang kemajuan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat disetiap negara. Konversi energi mekanik menjadi energi listrik secara besar-besaran praktis dilakukan hanya dengan generator sinkron. Generator sinkron dapat dioperasikan sebagai mesin tunggal, akan tetapi biasanya generator akan terhubung dalam suatu sistem interkoneksi sehingga bekerja sejajar sinkron dengan alternator-alternator lain. Generator adalah sebuah mesin yang digunakan untuk mengubah energi mekanik yang dihasilkan oleh turbin menjadi energi listrik. Dalam desain generator sinkron, kadang terjadi fenomena dimana gelombang yang dihasilkan tidak sinus murni tetapi terjadi distorsi pada gelombang keluaran yang disebut tooth harmonics. Penelitian ini menganalisa penyebab terjadinya tooth harmonics yang terjadi pada generator sinkron 3 phasa dan unjuk kerja dari generator sinkron 0,3kW (synchronous machine) yang digerakkan oleh motor DC shunt sebagai penggerak (prime mover). Untuk mengatur kecepatan motor DC shunt digunakan CM Low Voltage 0 – 250-VDC dan untuk eksitasinya digunakan regulator DC stabilizer 240-V. Hasil pengujian diketahui bahwa pada generator sinkron dengan rotor kutub bayangan didapatkan hasil gelombang yang lebih baik. Adanya beban resistif tidak berpengaruh terhadap pembentukan gelombang keluaran generator sinkron sedangkan adanya beban kapasitif akan memperbaiki bentuk gelombang dan untuk beban induktif, bentuk gelombangnya akan menjadi lebih terdistorsi.
Analisa Penggunaan Batang Elektroda Jenis Tembaga dan Aluminium Sebagai Sistem Pengaman Pembumian di Universitas Pamulang Koes Indrakoesoema; Aripin Triyanto; Andriyanto Andriyanto
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.28501

Abstract

Semakin tinggi bangunan gedung perlu diperhatikan penggunaan pengaman atau proteksinya. Saat ini universitas pamulang sedang mengembangkan bangunan di daerah viktor disebut dengan kampus tiga. Sistem proteksi yang akan dipasang dan diaplikasikan dalam gedung memerlukan nilai pembumian sesuai standar yang ditetapkan pada PUIL 2011. Penggunaan metode dalam penelitian adalah dengan menentukan titik pemasangan batang elektroda grounding yang terdiri dari titik A, B dan C dengan menggunakan bahan tembaga dan aluminium untuk mencari nilai terbaik. Tujuan dari penelitian adalah menentukan titik penanaman batang elektroda dan menentukan bahan batang elektroda dari tembaga dan aluminium dengan nilai tahanan tanah terendah. Hasil penelitian didapatkan nilai pengukuran kedalaman dengan variasi kedalaman 30 cm, 60 cm, 90 cm, 120 cm dan 150 cm. Hasil perbedaan nilai tahanan dari pengukuran dengan kedalaman didapatkan selisih dengan nilai tahanan terbaik sebesar 22,8% pada kedalaman 150 cm titik C dengan nilai tahanan 43 Ohm untuk almunium dan 35 Ohm untuk jenis tembaga dan diketahui aluminium berpotensi dijadikan sistem pembumian dengan batang elektroda Universitas Pamulang Viktor dengan perbandingan kedalaman 14,70%.
Perancangan Modul Pemantau Tegangan, Arus, dan Daya Listrik Tiga Fasa Chiller Room Via Data Logger Transcend MicroSD Gedung The Tower Jakarta Sunardi Sunardi; Rahmad Budiman; Wawan Gunawan
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.29730

Abstract

Perusahaan Listrik Negara (PLN), semisal produsen utama listrik, harus buat yang terbaik untuk mengisi konsumsi daya dan kualitas daya saat ini dari 71,05 juta pelanggan ini. Perolehan data dengan Power Meter bagi Gardu induk singkat (GI). Dalam Gardu induk konvensional, power meter dipakai sebagai power meter Analog jarum sering digunakan menampilkan nilai pengukuran. Monitoring tegangan dan arus listrik chiller room Gedung The Tower Jakarta. Ada beberapa solusi akan masalah tersebut, salah satunya ialah data logger. Data logger adalah alat elektronik akan dipakai buat merekam data dari waktu ke waktu akan terintegrasi melalui power meter dan instrumen tertentu. Dalam hal ini, data logger dapat dipakai sebagai collecting data dengan power meter, hasil collecting data logger dapat dilihat melalui aplikasi Spreadsheet. Setelah dilakukan collecting data dan pengukuran tegangan, arus listrik dan daya listrik 3 fasa saat beroperasionalnya chiller tegangan 1 fasa R-N senilai 234,01 V, fasa S-N senilai 236,15 V, fasa T-N senilai 234,90 masih batas aman sesuai standar nasional indonesia instalasi dan teknis PUIL. Tegangan 3 fasa R-S senilai 407,09 V, fasa S-T senilai 408,62 V, fasa T-R senilai 404,42 V masih batas aman sesuai standar nasional indonesia dan teknis PUIL. Arus listrik fasa R senilai 702,76 A, fasa S senilai 683,12 A, fasa T senilai 748,92 A, adanya ketidakseimbangan beban pada tiap-tiap fasa. pada daya reaktif saat pump chiller running minus, pada durasi beban rendah dan motor induksi dibebani ringan. Arus netral pada chiller room saat beroperasional senilai 3,53, adanya ketidakseimbangan beban / arus harmonisa pada instalasi chiller room saat beroperasional.
Analisa Efisiensi Motor Induksi 3 Phasa Hasil Rewinding Dengan Pemodelan Finite Element Joko Tri Susilo; Seflahir Dinata; Jan Setiawan; Eko Santoso
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.30752

Abstract

Motor induksi tiga phasa digunakan pada industri karena memiliki daya relatif lebih besar, kontruksinya yang kuat, harganya yang murah dan efisien dalam perawatan. Namun, sering ditemukan motor induksi tiga phasa di beberapa tempat yang sudah tidak terpakai dikarenakan mengalami kerusakan pada lilitan atau winding. Kerusakan tersebut masih bisa diperbaiki dengan cara melilit ulang atau rewinding.  Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mengetahui perubahan nilai efisiensi pada motor induksi 3 phasa sebelum dan setelah dililit ulang (rewinding) dengan menggunakan jenis dan diameter kawat yang berbeda, serta membandingkan hasil rewinding manual dengan hasil simulasi menggunakan software finite element analysis. Berdasarkan hasil pengujian motor induksi 3 phasa tanpa beban dengan variasi tegangan sebelum atau sesudah rewinding di dapatkan hasil efisiensi mencapai selisih ±2%. Sedangkan dari hasil simulasi software finite element analysis dengan memvariasikan kawat konduktor berdiameter 0,75 mm dan 0,60 mm didapatkan analisis efisiensi kawat konduktor berdiameter 0,75 mm yang di peroleh pada kecepatan 1500 sekitar 20%, dan efisiensi kawat konduktor berdiameter 0,60 mm yang di peroleh pada kecepatan 1500 sekitar 18%.
Analisis Hot Point Panel LVMDP Kapasitas 1250 kVA Dengan Metode Infrared Thermography Agus Setiawan; Lili Solihin
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.28581

Abstract

Prototype Sistem Penyiram Tanaman Otomatis dengan PLC OMRON CP1E-E20 Aripin Triyanto
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.30506

Abstract

Kurangnya monitoring dan kelalaian dalam penyiraman tanaman mengakibatkan tanaman layu hingga mati. Terdapat beberapa tanaman hias yang layu dan mati, sehingga menimbulkan kerugian finansial yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk membantu manusia dalam bekerja secara terus menerus khusunya dalam hal penyiraman tanaman. Penggunaaan metode penelitian adalah pembuatan prototipe dengan menggunakan PLC, kontrol dan motor DC sebagai beban yang mengatur debit air yang keluar dari nozzle. Penggunaan modul soil moisture sebagai pendeteksi tingkat kelembaban tanah, sehingga dapat memberikan sinyal pada saat kondisi tanah kering untuk mentriger pompa hidup. Tahapan yang digunakan dalam penelitian yaitu mendesain prototipe dengan board, menginstalasi PLC dan menyiapkan tiga pot serta tanaman sebagai media penyiraman. Hasil penelitian didapatkan data penyiraman tiga tanaman pada masing-masing pot dengan diameter 12 cm dan tinggi 10 cm penyiraman pada tingkat kelembaban terbaca pada modul soil moisture sebesar 20% dan memanggil pompa untuk bekerja melalui kontrol sampai dengan mencapai kelembaban 60%. Sehingga desain dan kinerja dari prototipe untuk penyiram tanaman pada tiga pot bekerja dengan baik sesuai kontrol dan keadaan tanah. Nilai standar deviasi yang didapatkan sebesar 2,7 detik sedangkan koefisien variasi 0,27%.
Penghitung Jumlah dan Jarak Tempuh Langkah Kaki Menggunakan Sensor HC-SR04, Modul MPU GY-80 dan Arduino Uno Erik Agustian Yulanda
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.30767

Abstract

Ponsel pintar berbasis android telah dilengkapi dengan sensor Accelerometer yang telah dikembangkan fungsinya menjadi penghitung langkah kaki manusia (pedometer), kekurangan dari aplikasi pedometer adalah pergerakan pinggul tidak terjadi hanya akibat dari gerakan kaki saat melangkah, dan setiap langkah kaki dianggap memiliki panjang yang sama. Pada penelitian ini akan merancang alat yang mampu menghitung jumlah dan jarak tempuh langkah kaki dengan menggunakan sensor Ultrasonik HC-SR04, MPU GY-80 dan Arduino Uno, perhitungan jumlah langkah kaki dilakukan berdasarkan pergerakan paha dan perhitungan jarak langkah berdasarkan panjang kaki pengguna dengan menggunakan persamaan cosinus trigonometri. Hasil penelitian menunjukan ketidakpastian 3.15 % saat berjalan dan 2.75 % saat berlari.
Rancang Bangun Alat Pengontrol Tracker Antena TV Pendukung Migrasi Sinyal Analog Ke Digital Berbasis Arduino Luki Utomo; Siti Nurhayati
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.29213

Abstract

Penelitian ini membahas rancang bangun antena tracker pendukung migrasi TV analog ke TV digital berbasis arduino dengan tujuan untuk mempermudah TV analog dalam pencarian siaran TV digital yang diinginkan. Untuk menangkap siaran TV, maka dibutuhkannya  antena sebagai alat bantu untuk pengolahan sinyal dan  juga perlu penambahan alat untuk menangkap sinyal digital yang dikenal sebagai Set Top Box (STB). Pengujian ini dilakukan berdasarkan pengujian arah gerak sudut antena yang dilakukan melalui metode pengukuran dari program arduino IDE dan potensiometer serta alat ukur penggaris busur dengan menggunakan remote STB yaitu dengan menekan tombol remote STB dari tombol angka 1 sampai dengan tombol angka 9 maka akan menanpilkan siaran TV yang dimana telah diprogram dengan tampilan layar yang jernih sesuai sudut yang dihasilkan dari gerakkan antena, sedangkan untuk mencari siaran TV digital yang tidak terdapat pada tombol remote STB dapat mencari siaran TV melalui potensiometer, tekan tombol 0 pada remote STB maka potensiometer dapat berfungsi untuk menggerakan antena dengan menggunakan arduino sebagai pengendali motor servo untuk mencari sudut arah antena yang sesuai dengan layar TV yang diinginkan dan pada layar LCD akan menampilkan sudut dari arah antena yang dihasilkan oleh putaran potesiometer dan untuk mengembalikan ke pengaturan semula tekan tombol sakelar yang ada pada alat rangkaian.
Implementasi Pengembangan Inverter Pure Sine Wave Dengan Teknik Penguat Akhir H-Bridge Jonathan Yordania Pratna; Heri Kusnadi
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.30151

Abstract

Rangkaian H-Bridge bekerja dengan mengatur kombinasi sakelar yang diaktifkan. Salah satu sakelar yang umum digunakan adalah Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor (MOSFET) berfungsi sebagai komponen penyakelaran dengan cepat dan tidak menyebabkan gangguan arus. Penelitian sistem di monitor menggunakan Internet of Things (IoT) yang digunakan untuk mengaktifkan dan menon-aktifkan Inverter. Pada WEB akan menampilkan keterangan besar nilai arus dan tegangan yang didapat oleh arduino nano pada sensor, kemudian nodeMCU mengirim data pada platform tersebut difungsikan sebagai media monitor dari jarak jauh dengan bantuan koneksi internet. Tujuan Penelitian Mengetahui kapasitas inverter satu fasa dengan pensaklaran PWM bipolar melalui program mikrokontroler NodeMCU berbasis Internet of Things (IoT). Mengetahui hasil keluaran gelombang sinus murni dengan frekuensi dasar 50 Hz Dan Menganalisa efisiensi inverter pure sine wave (PSW) pada variasi beban lampu kapasitas 15 W, 20 W dan 40 W.Hasil implementasi dari pengujian inverter PSW menghasilkan tegangan AC 220 V pada frekuensi 49.9 Hz. Serta dari pengukuran dan perhitungan terhadap inverter Pure Sine Wave (PSW) pada beban yang diujikan dapat di simpulkan bahwa inverter PSW memiliki efisiensi dengan rata-rata pada beban resistif sebesar 31,6%, kemudian pada beban induktif inverter PSW memiliki rata-rata 79,7% serta pada beban kapasitif terlihat inverter PSW memiliki efisiensi yang cukup baik dengan rata-rata 60,83%, dan di tampilkan pada LCD berupa informasi yang sama pada WEB.
Implementasi Sel Surya Sebagai Pelacak Surya Satu Sumbu Hedy Aditya Baskhara; Ojak Abdul Rozak; Elfirza Rosiana
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.29297

Abstract

A solar cell is a semiconductor element that can convert solar energy into electrical energy on the basis of the photovoltaic effect. The solar module is a collection of several solar cells. The power generated by solar cells is influenced by the level of solar radiation and ambient air temperature, the lower the solar radiation, the lower the power generated. So that the power generated by solar cells is always optimal, it is necessary to adjust the position of the sun's light to vary the intensity of solar radiation. The system used for such regulation is called a solar tracker system. This research discusses the performance of solar trackers with solar cells as sensors. The solar tracker captures direct light, the voltage is processed by Arduino and the servo motor acts as a drive to adjust the direction of the solar cell to a direction perpendicular to the sun's light. The input of the system is the position of the sunlight and the output is the direction of the solar cell in degrees. This sun tracking system can show a stable response to the movement of solar cells in accordance with the perpendicular position of sunlight so that the power generated by solar cells can be more optimal. This research succeeded in functioning solar cells as solar tracking sensors.

Page 1 of 2 | Total Record : 13