Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN"
:
12 Documents
clear
Meningkatkan Kemampuan Manajemen Waktu Belajar Menggunakan Bimbingan Kelompok Pada Siswa SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono
Wahyu Riyanto;
Yusmansyah Yusmansyah;
Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of the study is to improve the management ability of students by using this method at SMA 1 Bandar Sribhawono, East Lampung. This research is pre-experimental designs of onegroup pretest posttest. The subjects of the study was 9 students who have high, medium, and low study time management. The data collection method uses a study time management scale and analyzed by using the Wilcoxon test. The results showed that data analysis which using the Wilcoxon test obtained that the probability number was 0.012 0.05 that Ho rejected and Ha accepted. So, the conclusion is group guidance could improve the management skills of study time students at SMA 1 Bandar Sribhawono, East Lampung.Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu belajar siswa menggunakan bimbingan kelompok pada siswa di SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pre-experimental designs dengan teknik one group pretest postest. Subjek penelitian ini sebanyak 9 siswa yang memiliki manajemen waktu belajar tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala manajemen waktu belajar dengan kategori skor tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis data menggunakan uji wilcoxon diperoleh angka probabilitas adalah 0.012 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa manajemen waktu belajar dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur.Kata kunci: bimbingan kelompok, manajemen waktu belajar
Meningkatkan Kemampuan Manajemen Waktu Belajar Menggunakan Bimbingan Kelompok Pada Siswa SMA
Wahyu Riyanto;
Yusmansyah Yusmansyah;
Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.533 KB)
The purpose of the study is to improve the management ability of students by using this methodeto at SMA 1 Bandar Sribhawono,East Lampung. This research is pre-experimental designs of onegroup pretest posttest. The subjects of the study has 9 studentswho having high, medium, and low study time management. The data collection methode uses a study time management scale and analyzed by using the Wilcoxon test. The results showed thatdata analysis which using the Wilcoxon test obtained that the probability number was 0.012 0.05 that Ho rejected and Ha accepted. So, the conclusion is group guidance could improve the management skills of study time students at SMA 1 Bandar Sribhawono, East Lampung.Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu belajar siswa menggunakan bimbingan kelompok pada siswa di SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pre-experimental designs dengan teknik one group pretest postest. Subjek penelitian ini sebanyak 9 siswa yang memiliki manajemen waktu belajar tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala manajemen waktu belajar dengan kategori skor tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis data menggunakan uji wilcoxon diperoleh angka probabilitas adalah 0.012 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa manajemen waktu belajar dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur.Kata kunci: bimbingan kelompok, kemampuan, manajemen waktu belajar
Peningkatan Efikasi Diri melalui Konseling Kelompok Teknik Modeling pada Siswa SMP
Iin Marsela;
Muswardi Rosra;
Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (555.862 KB)
The research problem is low self-efficacy. The purpose of this research was to determine the effectiveness of modeling techniques group counseling in improving self-efficacy.The method used in this research was quasi experiment design of non equivalent control group design. The research subjects used an experimental group of 8 people and a control group of 8 people. Data collection techniques used a self-efficacy scale. The results of data analysis using the Mann Whitney test showed the value p=0.002, p 0.05, its mean that Ho was rejected and Ha was accepted. The results also showed an increase in self-efficacy by 18.53% after being given the group counseling modeling technique. The conclusion is that modeling technique group counseling can improve the self-efficacy of class IX students of SMP Negeri 25 Bandar Lampung in Academic Year 2019/2020.Masalah penelitian adalah efikasi diri rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui kefektifan konseling kelompok teknik modeling dalam meningkatkan efikasi diri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah quasi exsperiment dengan desain non equivalent control group design. Subjek penelitian menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 8 orang dan kelompok kontrol sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri. Hasil analisis data dengan uji Mann Whitney test menunjukan nilai p=0.002, p 0.05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian juga menunjukan terjadi peningkatan efikasi diri sebesar 18.53% setelah diberikan perlakuan konseling kelompok teknik modeling. Kesimpulannya adalah konseling kelompok teknik modeling dapat meningkatkan efikasi diri siswa kelas IX SMP Negeri 25 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2019/2020.Kata kunci: efikasi diri, konseling kelompok, modeling
Upaya Mengurangi Perilaku Konsumtif Melalui Layanan Konseling Sebaya Pada Siswa
Tri Utami;
Muswardi Rosra;
Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.778 KB)
The research problem is a high consumptive behaviour students. Purpose of this experiment is to reduce consumption behaviour through peer counseling treatment to students. This experimental used method with a one-group pretest-posttest design, with nine research subjects to measure the level of consumptive behaviour carried out using a blister consumptive behaviour previously tested for validity (V ≥ 0.87) and reliability (r 0.08) data analysis using Wilcoxon Test, result are obtained by ZscoreZtable or 2.670 1.645 (p 0.05) means Ha is accepted and Ho is rejected. It could be concluded that the consumptive decline student style after being treated with peer counseling treatment of SMA Negeri 2 Bandar Lampung in the Academic Year 2018/2019.Masalah dalam penelitian ini perilaku konsumtif siswa tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi perilaku konsumtif melalui layanan konseling sebaya pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian sebanyak sembilan siswa. Untuk mengukur tingkat perilaku konsumtif dilakukan dengan menggunakan skala perilaku konsumtif yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas (V ≥ 0,87) dan reliabillitas (r 0,80). Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, hasil penelitian diperoleh Zhitung Ztabel atau 2,670 1,645 (p 0,05), artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat penurunan perilaku konsumtif siswa setelah diberikan perlakuan dengan layanan konseling sebaya pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: perilaku, konseling sebaya, konsumtif
Peningkatan Kemantapan Pilihan Karir Melalui Layanan Konseling Kelompok REBT Pada Siswa SMK
Yeni Cahyati;
Muswardi Rosra;
Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (659.003 KB)
The problem in this study is the stability of student career choices is low. The purpose of this study is to improve the stability of career choices through REBT group counseling services in class XI students at SMK Negeri 1 Talangpadang 2019/2020 school year. The method in this research is quasi experimental design nonequivalent control group design. Research subjects were 8 experimental groups and 8 control groups. Data collection techniques use the scale of career choice stability. The results of data analysis using the Mann Whitney Test data obtained value (Sig.) 0.003 0.05, meaning that Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion of the study is that there are differences in the value of the stability of career choices in students who get treatment with students who do not get Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling in class XI students at SMK Negeri 1 Talangpadang 2019/2020 school year.Masalah dalam penelitian ini adalah kemantapan pilihan karir siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemantapan pilihan karir melalui layanan konseling kelompok REBT pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Talangpadang tahun ajaran 2019/2020. Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian sebanyak 8 orang kelompok eksperimen dan 8 orang kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kemantapan pilihan karir. Hasil analisis data menggunakan uji data Mann Whitney Test diperoleh nilai (Sig.) 0,003 0,05, artinya adalah Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah terdapat perbedaan nilai kemantapan pilihan karir pada siswa yang mendapatkan perlakuan dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan konseling kelompok Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Talangpadang tahun ajaran 2019/2020.Kata kunci: kemantapan pilihan karir, konseling kelompok, rebt
Hubungan Antara Pergaulan Teman Sebaya dengan Motivasi Belajar Siswa SMK Darul Fikri
Dian Permata Sari HSB;
Yusmansyah Yusmansyah;
Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.536 KB)
The problem in this study is the learning motivation. The aim of this research was to determine the correlation between peer interaction with students’ learning motivation at SMK Darul Fikri Pugung sub-district Tanggamus. This research method is quantitative. The population of this study was 239 students and the sample of 60 students was determined by simple random sampling technique. The data collection technique was use peer interaction scale and learning motivation scale and data analysis was use Product moment correlation. The result of this study show there is positive and significant relationship between peer interaction with learning motivation with the value of rCount = 0.659 rTable = 0.254 the significant standard of p=0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar pada siswa SMK Darul Fikri Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 239 siswa dan sampel berjumlah 60 siswa yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala pergaulan teman sebaya dan skala motivasi belajar dan analisis data menggunakan korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar dengan nilai korelasi rhitung = 0,659 rtabel = 0,254 taraf signifikan p=0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: bimbingan dan konseling, motivasi belajar, pergaulan teman sebaya
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Perilaku Plagiarisme Akademik Pada Siswa SMA
Erminia Adestyani;
Yusmansyah Yusmansyah;
Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (811.46 KB)
This study aims to determine the relationship between self-efficacy and academic plagiarism behavior in SMA Negeri 1 Punggur class XI students in 2019/2020.The method in this study is a quantitative method.The population was 292 students with a sample of 158 students taken using the Random Sampling technique.Data collection techniques using self-efficacy scale and academic plagiarism scale.The results of data analysis using the Product Moment correlation test obtained r count: -0.508 rtable: 0.155 which means that Ho is rejected and Ha is accepted.The conclusion of the study is that there is a significant and negative relationship between self-efficacy and academic plagiarism behavior in class XI students in SMA Negeri 1 Punggur 2019/2020 Academic Year.This means that the higher the efficacy students have, the lower the plagiarism behavior they have, and conversely the lower the self-efficacy the students have, the higher the plagiarism behavior they have.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan perilaku plagiarisme akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Punggur tahun pelajaran 2019/2020. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi berjumlah 292 siswa dengan sampel berjumlah 158 siswa yang diambil menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri dan skala plagiarisme akademik. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi product moment diperoleh rhitung:-0,508 dan rtabel:0,155 atau rhitungrtabel, yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang signifikan dan negatif antara efikasi diri dengan perilaku plagiarisme akademik pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 PunggurTahunPelajaran 2019/2020. Hal ini berarti semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki siswa maka akan semakin rendah perilaku plagiarisme akademik dalam dirinya, dan sebaliknya semakin rendah efikasi diri yang dimiliki oleh siswa maka akan semakin tinggi perilaku plagiarisme akademiknya.Kata kunci: efikasi diri, hubungan, perilaku plagiarisme
Upaya Mengurangi Gaya Hidup Konsumtif Melalui Layanan Konseling Sebaya Pada Siswa
Tri Utami;
Muswardi Rosra;
Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.022 KB)
The research problem is a high consumptive lifestlye students. Purpose of this experiment is to reduce consumption lifestyle through peer counseling treatment to students. This experimental used method with a one-group pretest-posttest design, with nine research subjects to measure the level of consumptive lifestyle carried out using a blister consumptive lifestyle previously tested for validity (V ≥ 0,87) and reliability (r 0,08) data analysis using Wilcoxon Test, result are obtained by ZscoreZtable or 2,670 1,645 (p 0,05) means Ha is accepted and Ho is rejected. It could be concluded that the consumptive decline student style after being treated with peer counseling treatment of SMA Negeri 2 Bandar Lampung in the Academic Year 2018/2019.Masalah dalam penelitian ini gaya hidup konsumtif siswa tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi gaya hidup konsumtif melalui layanan konseling sebaya pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian sebanyak sembilan siswa. Untuk mengukur tingkat gaya hidup konsumtif dilakukan dengan menggunakan skala gaya hidup konsumtif yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas (V ≥ 0,87) dan reliabillitas (r 0,80). Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, hasil penelitian diperoleh Zhitung Ztabel atau 2,670 1,645 (p 0,05), artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat penurunan gaya hidup konsumtif siswa setelah diberikan perlakuan dengan layanan konseling sebaya pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: gaya hidup, konseling sebaya, konsumtif
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Toleransi dalam Interaksi Sosial Pada Siswa
Primadona Maharani;
Ratna Widiastuti;
Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (522.574 KB)
The problem in this study is about the low tolerance in social interaction among students, so a proper handling with group guidance service is needed. The purpose of this study is to discover the improvement of tolerance in social interaction through group guidance service. The method used in this study is a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design, involving twelve research subjects. The measurement of the tolerance level in social interactions is done by using a scale of tolerance in social interactions. Data analysis using the Wolcoxon Test, the result obtained by Zscore Ztable or 3.063 1.645 (p 0.05), means that Ha is acceptend and Ho is rejected, thus there is an improvement in tolerance within students’ social interaction after being handled with group guidance service.Masalah dalam penelitian ini Toleransi dalam Interaksi Sosial rendah dikalangan siswa, sehingga diperlukan penanganan dengan layanan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan toleransi dalm interaksi sosial melalui layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian sebanyak dua belas siswa. Untuk mengukur tingkat toleransi dalam interaksi sosial dilakukan dengan menggunakan skala toleransi dalam interaksi sosial. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, hasil penelitian diperoleh Zhitung Ztabel atau 3,063 1,645 (p 0,05), artinya Ha diterima dan Ho ditolak, kesimpulannya adalah terdapat peningkatan toleransi dalam interaksi sosial siswa setelah diberikan perlakuan dengan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan kelompok, interaksi sosial, toleransi
Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya Dengan Perilaku Perundungan (Bullying)
Firyal Nabilla Shaffira;
Ratna Widiastuti;
Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.137 KB)
This study aim to study the relationship between conformity of peers with bullying in students of SMA Negeri 8 Bandar Lampung.The research method used quantitative. The research sample was taken by 86 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of conformity of peers and scale of bullying. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that relationship conformity of peers and bullying with a ratio of r count = 0.608 rtable = 0.178 significance level p = 0.05 then. The conclusion of the results study relationship between conformity of peers and bullying.Permasalahan dalam penelitian ini adalah perundungan (bullying). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying pada siswa SMA Negeri 8 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas dan skala bullying. Hasil analisis data menggunakan korelasi Product Moment dari hasil perhitungan didapat nilai korelasi rhitung= 0,608 rtabel= 0,178 taraf signifikasi p=0,05. Sesuai ketentuan dalam korelasi product moment jika rhitung rtabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konformitas teman sebaya, perundungan