cover
Contact Name
Ensiklopedia Education Review
Contact Email
ensiklopediaeducation@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ensiklopediaeducation@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Ensiklopedia Education Review
ISSN : 26570297     EISSN : 26570289     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang menerbitkan artikel di bidang ilmu pendidikan di Indonesiam baik dalam bahasa Indonesia ataupn bahasa PBB. Jurnal terbit selama 3 kali dalam satu tahun, yaitu di Bulan April, Agustus, Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 367 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING STARTS WITH A QUESTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TEMA EKOSISTEM SISWA KELAS V UPT. SD NEGERI 22 BARINGIN Rosda, Eni
Ensiklopedia Education Review Vol 3, No 1 (2021): Volume 3 No.1 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v3i1.729

Abstract

The right learning model is needed to achieve an active learning process, generally teachers at UPT. SD Negeri 22 Baringin is not right to use a learning model that should be in accordance with the teaching material. So that students in the class often feel bored and less enthusiastic about learning, which makes the classroom atmosphere passive and few students want to ask the teacher even though the material being taught has not been understood so that it affects learning outcomes. Given the problems that lead to unsatisfactory student learning outcomes, researchers are very careful in applying the learning model. Researchers try to use the learning model learning starts with a question. This study aims to determine teacher activities, student activities and student learning outcomes through the application of the learning model learning starts with a question. This research is a Classroom Action Research with the research subjects of class V UPT students. SD Negeri 22 Baringin. This research was conducted in two cycles, each of which included planning, implementing, observing and reflecting. Data obtained through research instruments, observation sheets, tests, and processed using a percentage formula. Based on the research results, it is known that: (1) Teacher activity with the application of the learning model starts with a question increased from cycle I only at 66.67% increased in cycle II to 83.33%, (2) Student activity in cycle I was only 69.74% increase in cycle II to 82.95%, (3) Classical student learning outcomes in cycle I only 65% increase in cycle II to 85% this means that most students complete their learning by applying the learning model learning starts with a question on the material on the relationship between living things in the ecosystem in class V UPT. SD Negeri 22 Baringin.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MELALUI MEDIA VISUAL PADA PEMBELAJARAN TEMATIK (TEMA 1 SUB TEMA 2) DI KELAS I SD NEGERI 04 KAJAI PARIAMAN Pindawati, Pindawati
Ensiklopedia Education Review Vol 2, No 2 (2020): Volume 2 No.2 Agustus 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v2i2.666

Abstract

The low student learning outcomes in Thematic Learning Theme 1, Sub Theme 2 are caused by several factors, including student activities that are lacking in media that does not exist and the lack of source books for students so that it affects the student's involvement in the learning carried out. In this case the researcher as a class conducted a research entitled "Improving Student Learning Outcomes by Using Visual Media in Thematic Learning (Theme 1 Sub Theme 2) in class I SD Negeri 04 Kaja Pariaman" with the formulation of the problem, namely "Can Visual Media Improve the results? Student Learning in Thematic Learning (Theme 1 Sub Theme 2) in Class I SD Negeri 04 Kaja "The purpose of this study is to improve student learning outcomes in learning theme 1 sub theme 2 in class I SD Negeri 04 Kaja." This research was conducted at SD Negeri 04 Kaja in grade I, and was implemented in two cycles. The first cycle consists of two meetings, the second cycle is also held twice. The problems that will be discussed when using this visual media are determined by the teacher as a researcher. After the first cycle using visual media, the results obtained were only at the beginning, namely active students only reached 60%. At the end of the second cycle, there was a significant increase, student learning activities on thematic (Theme 1 Sub Theme 2) and learning outcomes. This can be seen in the ongoing learning and the results of the initial and final tests whose average score is 63 to 88, increases. Thus the use of visual media is very supportive and good in improving student learning outcomes in Thematic learning (Theme 1 Sub Theme 2).
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK DENGAN PERMAINAN MENYAMBUNG CERITA DI KELOMPOK B TK NEGERI 01 PAKAN RABAA KECAMATAN KOTO PARIK GADANG DIATEH KABUPATEN SOLOK SELATAN Firdawati, Yeni
Ensiklopedia Education Review Vol 1, No 3 (2019): Volume 1 No.3 Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v1i3.659

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kemampuan perkembangan bahasa anak masih rendah. Hal ini terjadi karena permainan menyambung cerita yang digunakan guru kurang menarik dalam pembelajaran, bahkan anak bingung untuk mengunakannya. Pemilihan perkembangan bahasa dengan permainan menyambung cerita yang tidak tepat oleh guru menjadi penyebab terjadinya kondisi ini dan anak juga kurang memuaskan dalam perkembangan bahasa anak dengan permainan menyambung cerita. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak di kelompok B TK 01 Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. Subjek penelitian ini anak kelompok B dengan jumlah anak 20 orang terdiri dari 10 perempuan dan 10 laki- laki. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan masing – masing siklus sebagai berikut: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi, dan dokumentasi, kemudian diolah dan di analisis dengan rumus persentase. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah agar kemampuan perkembangan bahasa anak dengan permainan menyambung cerita meningkat. Hasil penelitian rata- rata persentase kemampuan perkembangan bahasa anak dapat dilihat dari sebelum tindakan, sampai siklus II. Sebelum tindakan kemampuan bahasa anak masih rendah, pada siklus I mulai meningkat namun belum mencapai KKM. Pada siklus II meningkat lagi sehingga sudah melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM) yang ditetapkan. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelasa (PTK) dilakukan dapat disimpulkan bahwa permainan menyambung cerita di kelompok B terjadi peningkatan, yaitu persentase perkembangan bahasa anak pada indikator 1, siklus I 40% pada siklus II meningkat menjadi 75%, perkembangan bahasa anak pada indikator 2, siklus I 55% pada siklus II meningkat menjadi 70%, perkembangan bahasa anak pada indikator 3, siklus I 30%, pada siklus II meningkat menjadi 65%, dan perkembangan bahasa anak pada indikator 4, siklus I 30 %, pada siklus II meningkat menjadi 80%. Pada siklus II perkembangan bahasa anak sudah meningkat, ini dapat dilihat dari hasil nilai yang sudah banyak mendapatkan kategori BSH dan BSB. Sehingga dapat disimpulkan bahwa PTK ini berhasil meningkatkan perkembangan bahasa anak dengan permainan menyambung.
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR PPKn MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING DI KELAS VIII.2 SMPN 3 KOTO BARU Anwar, Yenita
Ensiklopedia Education Review Vol 2, No 3 (2020): Volume 2 No.3 Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v2i3.605

Abstract

This research is a Classroom Action Research (CAR) with the aim of enhancing the creativity and learning outcomes of Class VIII.2 PPKn at SMPN 3 Koto Baru by using the Project Based Learning learning model. The study was conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings. As a data collection tool is an observation sheet and the results of student scores from tests given at the end of cycle I and the end of cycle II, the results obtained about the creativity of students at the initial observation only 38.5% of students who are creative, in cycle I increased by 64, 3% whereas in cycle II it increased again to 84.8%. For learning outcomes of 23.1% of students who achieved KKM in pre-cycle, increased 46,2% in cycle I and increased again to 76.9% in cycle II. This shows that the Project Based Learning learning model can be used as an alternative learning to increase student creativity and learning outcomes.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SOAL CERITA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS III UPT. SD NEGERI 21 LIMO KAUM Harnis, Ben
Ensiklopedia Education Review Vol 3, No 1 (2021): Volume 3 No.1 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v3i1.701

Abstract

Berdasarkan pengamatan peneliti di UPT. SD Negeri 21 Limo Kaum siswa kurang memahami soal cerita, serta pembelajaran dilaksanakan oleh guru masih secara konvensional. Hal ini mengakibatkan nilai siswa rendah, yakni pencapaian nilai rata-rata siswa secara klasikal adalah 63,45 Untuk itu penulis melalui penelitian ini mencoba meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita melalui pendekatan CTL. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, bentuk pelaksanaan dan hasil pembelajaran soal cerita melalui pendekatan CTL. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL mempunyai 7 langkah, yaitu konstuktivisme, menemukan, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian yang sebenarnya. Langkah pendekatan CTL tersebut dikombinasikan dengan langkah-langkah menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (class action research), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan siswa yang diambil sebagai subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III UPT. SD Negeri 21 Limo Kaum. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan tes, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian dari setiap siklus yang dilaksanakan dalam peneitian ini terlihat peningkatan hasil belajar siswa dari tes awal dengan rata-rata 63,45 dan pada tes akhir tindakan siklus I rata-rata hasil belajar siswa 74,48, sedangkan pada tes akhir tindakan siklus II rata-rata nilai siswa yakni 80,69. Hasil pengamatanpun terlihat peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Penulis mengambil simpulan pada penelitian ini bahwa dengan menggunakan pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
TRANSMISI BUDAYA DAN PERKEMBANGAN INSTITUSI PENDIDIKAN Suwardi, Suwardi
Ensiklopedia Education Review Vol 1, No 1 (2019): Volume 1 No.1 April 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v1i1.715

Abstract

Education can be defined as a learning process, providing knowledge, skills and attitudes through thoughts, character and physical capacity by using institutions so that the goals to be achieved can be met. Education can be obtained through formal and informal institutions. Transmission of culture through informal institutions is carried out through enculturation since childhood in his family environment. In a highly complex, specialized and rapidly changing society, education has a very large function in understanding culture as a whole. With the acceleration of cultural change, the more time it takes to understand one's own culture. This makes the culture of the future unpredictable, so that learning a new culture requires a new method of learning it. In this case, educators and anthropologists must work together, where both of them have an important and interconnected role. Keywords: Transmission, Culture, Development, Educational Institutions.
KAJIAN NARATIF ANTROPOLOGI DAN PENDIDIKAN S, Laurensius Arliman
Ensiklopedia Education Review Vol 2, No 1 (2020): Volume 2 No.1 April 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v2i1.668

Abstract

Anthropology of science education that was born in the mid-20th century. The question that arose at that time was the extent to which education could change society, the frame of mind at that time how to develop development in developing countries and indeed at that time developed countries like Europe were thinking of doing it. changes in society develop through its programs, so that educational anthropology tries to find patterns of community learning culture that can create a change.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK DRILL KELAS IUPT SDN 07 SUNGAI DUO KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN Armila, Armila
Ensiklopedia Education Review Vol 1, No 3 (2019): Volume 1 No.3 Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v1i3.655

Abstract

Maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh kualitas bangsa itu sendiri. Untuk memperlancar proses pendidikan diperlukan suatu wadah atau lembaga yang disebut sekolah. Secara sistematis telah merencanakan bermacam lingkungan, yakni lingkungan pendidikan yang menyediakan bermacam kesempatan bagi siswa untuk melakukan berbagai kegiatan belajar sehingga siswa memperoleh pengalaman pendidikan. Dengan demikian, mendorong pertumbuhan dan perkembangannya kearah suatu tujuan yang dicita-citakan dalam pendidikan. Dalam proses kegiatan belajar mengajar diperlukan suatu keahlian atau keterampilan pengelolaan kelas yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam menyampaikan materi pelajaran karena setiap siswa memiliki kemampuan dan taraf bernalar yang berbeda-beda. Untuk itu, seorang guru harus dapat memiliki pendekatan dan metode pembelajaran yang tepat agar siswa mampu memahami materi pelajaran yang diajarkan. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan prestasi belajar Matematika denganmenerapkan teknik drill padasiswakelas I UPT SDN 07 Sungai Duo Kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan. Dalam penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasibelajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 60,09 % pada siklus I, dapat meningkat menjadi 70,09 % pada siklus II, dan siklus ke III 80,09 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan Teknik Drilldapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan ketuntasan mencapai 100 %.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) UNTUK SISWA KELAS V UPT. SD NEGERI 01 KOTO LAWEH Marnita. HM, Marnita. HM
Ensiklopedia Education Review Vol 3, No 1 (2021): Volume 3 No.1 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v3i1.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan pembelajaran matematika realistik untuk siswa kelas V UPT. SD Negeri 01 Koto Laweh dengan penerapkan pembelajaran matematika realistik. Desain penelitian ini menggunakan model spiral. Penelitian ini terdiri atas 4 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V UPT. SD Negeri 01 Koto Laweh Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki – laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pelaksanaan tiap siklus dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran matematika realistik dalam pembelajaran matematika materi pecahan dalam pemecahan masalah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah berupa lembar soal uraian dan lembar observasi siswa dan guru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase ketuntasan belajar siswa. Analisi data kualitatif dilakukan dengan mendeskripsikan kegiatan aktivitas siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dilihat dari aktivitas siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II yang semula 67,11% menjadi 84,54%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II sehingga siswa dapat mencapai KKM sebesar 69. Sebelum adanya tindakan, siswa yang tuntas hanya 9 siswa atau sebesar 47,37% pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 13 siswa atau sebesar 68,42% dan pada siklus II menunjukkan bahwa 17 siswa atau 89,47% sudah memenuhi KKM.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MEDIA KARTU KATA TEMA LINGKUNGAN BERSIH, SEHAT, DAN ASRI PADA SISWA KELAS 1 UPT. SD NEGERI 04 BARINGIN Siswati, Ernineng
Ensiklopedia Education Review Vol 3, No 1 (2021): Volume 3 No.1 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eer.v3i1.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan dengan media kartu kata pada siswa kelas 1 UPT. SD Negeri 04 Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekan kualitatif yang diperkuat dengan pendekatan kuantitatif, dengan mengambil latar UPT. SD Negeri 04 Baringin. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I di UPT. SD Negeri 04 Baringin, sedangkan objek penelitian ini adalah peningkatan keterampilan membaca permulaan dengan media kartu kata pada tema lingkungan bersih, sehat dan asri. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dan melalui empat tahapan yang mencakup: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes membaca dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa. Peningkatan aktifitas belajar siswa dapat diukur dari evaluasi siklus I, dan II dengan nilai aktifitas belajar siswa pada siklus I sebesar 67,50% dan siklus II sebesar 83,13%. Sedangkan hasil tes peningkatan keterampilan membaca permulaan dapat diukur dari setiap siklusnya, keterampilan membaca siswa pada siklus I sebesar 71,01 (belum mencapai KKM), keterampilan membaca pada siklus II sebesar 82,70 (sudah mencapai KKM). Dengan demikian hasil penelitian siswa kelas 1 UPT. SD Negeri 04 Baringin.

Page 4 of 37 | Total Record : 367