cover
Contact Name
La Ode M. Firman
Contact Email
teknobiz@univpancasila.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobiz@univpancasila.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 20885784     EISSN : 26209675     DOI : -
Jurnal Teknobiz dipublikasikan sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada bulan Maret, Juli dan November. Lingkup Jurnal Teknobiz meliputi bidang energi baru terbarukan, dan manufaktur. Bidang energi baru terbarukan yang dibahas mengenai sistem dan alat teknologi konversi yang mampu mengkonversi sumber energi terbarukan seperti energi tenaga air, tenaga angin, tenaga surya, biomassa, dam lain-lain untuk dapat dimanfaatkan energinya ke bidang sektor yang lain. Bidang manufaktur yang dibahas meliputi bidang material, tribologi, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 398 Documents
Analisis Mechanical Properties API 5L X52 Pengelasan SMAW Pada Subsea Pipeline Bernard Christian Situmorang; Djoko Karmiadji
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3614

Abstract

Berdasarkan hasil pengujian tensile test pada sembilan viariasi pengelasan maka didapat nilai rata-rata untuk elektroda kawat las E7016/7018 dengan nilai rata-rata 606 N/mm² dan sembilan variasi pengelasan dengan elektroda kawat las E6010/7010 dengan nilai rata-rata 578 N/mm². Pengujian Vickers test dengan sembilan variasi pengelasan didapatkan hasil untuk elektroda kawat las E6010/7010 dengan nilai kekerasan rata-rata sebesar 168 HV dan untuk sembilan variasi pengelasan menggunakan elektroda kawat las E7016/7018 mendapatkan nilai kekerasan rata-rata sebesar 182 HV. Pengujian charpy test menggunakan variasi sembilan pengelasan dengan menggunakan elektroda kawat las E6010/7010 nilai rata-rata impact value nya sebesar 117 Joule dan untuk sembilan variasi pengelasan dengan menggunakan elektroda kawat las E7016/7018 nilai rata-rata impact value nya sebesar 173 Joule. Sedangkan untuk hasil pengujian macro test untuk sembilan variasi pengelasan elektroda kawat las E6010/7010 dan elektroda kawat las E7016/7018 tidak ditemukan ada nya internal crack, undercut dan incomplete fusion.
Ketahanan Gesek Kampas Rem Cakram Sepeda Motor Berpenguat Abu Sekam Padi Idham Kholid; Syahbuddin
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3615

Abstract

Limbah abu sekam padi yang sangat banyak belum di manfaatkan dengan baik oleh pemilik pengusaha penggilingan padi menjadi peluang tersendiri untuk dilakukan riset dan di manfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi limbah abu sekam padi di penggilingan padi dan mendapatkan kampas rem cakram kendaraan bermotor dengan sifat ketahanan gesek yang baik, menggunakan silika dari sekam padi. Bahan yang di gunakan pada penelitian ini adalah abu sekam padi, alumina, tembaga, keramik, rsesin phenolic dan bubuk karet ban bekas. Semua bahan di campur dan di cetak lalu di panaskan dengan suhu 200o C sampai mengeras. Bahan kampas rem pada penelitian ini di uji laju keausannya dan di amati struktur mikronya. komposisi kandungan abu sekam padi 20%, alumina 20%, tembaga 25%, karet 20 % dan resin phenolic 15%. Data yang di peroleh hasil dari pengujian laju keausan kampas rem berpenguat abu sekam padi dengan beban 4 kg pada putaran 1000 RPM dengan masa waktu 30 detik sebesar 6,2x10-6 dan hasil yang di peroleh beban 4 kg pada putaran 2000 RPM waktu 30 detik sebesar 1,19x10-5.
Analisa Kekuatan Dan Getaran Overhead Crane 10 Ton Double Girder Dengan Bentangan 17 Meter Proses Material Handling Yulia Widhianti; Alfian Saputra
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3616

Abstract

Dalam perancangan overhead traveling crane dengan kapasitas angkat 10 ton. Sebagai acuan untuk merancang dan menganalisa bagian-bagian crane seperti girder, end carriage, tali baja, kait, dan motor, perancang harus mengtahui beberapa hal diantaranya: panjang bentangan crane, tinggi angkat beban, keadaan lokasi, defleksi yang di ijinkan, penambahan beban karena karena dipengaruhi faktor overload dan keadaan dinamis, dan safety factor yang digunakan. Hasil dari perancangan Overhead Travelling Crane dengan kapasitas angkat10 Ton adalah; Struktur yang digunakan atau Gider dan end carriage menggunakan welded box profile, Tali baja yang dibutuhkan adalah tipe 6x36 Warington seale + 1 fiber core, dengan umur tali baja samapai 10.3 bulan. Puli dan drum yang digunakan berdiameter 40 mm. Motor yang digunkana ada 4 buah motor, yang mana digunkana untuk; penggerak drum satu buah motor, penggerak troli satu buah motor dan dua buah motor untuk penggerak girder.
Perancangan Konsep Mesin Mixer dan Press Serbuk Kayu yang Portable untuk Pembuatan Papan Partikel dengan Metode VDI 2221 Bambang Sulaksono; Yani Kurniawan
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3621

Abstract

Mesin mixer dan press diperlukan untuk membuat papan partikel dari serbuk kayu. Pembuatan papan partikel yang dilakukan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) atau home industry memerlukan mesin mixer dan press yang protable. Penelitian ini bertujuan melakukan perancangan konsep mesin mixer dan press serbuk kayu yang portable. Perancangan konsep menggunakan metode Varien Deutscher Ingenieure 2221 (VDI 2221). Hasil penelitian mendapatkan rancangan mesin mixer dengan kapasitas 6 kg dengan dimensi mesin 570 x 620 x 1442 mm. Sedangkan mesin press berkapasitas 1 ton dengan dimensi 1000x500x700 mm.
Optimasi Desain Pisau Mesin Penghancur Batu Kapur Elya Heryana; Djoko Karmiadji
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3633

Abstract

Batu kapur merupakan salah satu mineral industri yang banyak digunakan oleh sektor industri ataupun konstruksi dan pertanian, antara lain untuk bahan bangunan, batu bangunan, bahan penstabilan jalan raya, pengapuran, dan keramik. Peningkatan produksi penghancuran batu kapur dapat dilakukan dengan cara mengoptimalkan kinerja elemen mesin yang ada. Untuk mengatasi masalah pada mesin penghancur batu kapur ini diperlukan suatu konstruksi pada komponen pisau mesin penghancur batu kapur yang mampu bekerja secara maksimal dengan cara optimasi pisau penghancur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode pengujian langsung di lapangan, serta menggunakanakan metode pengujian-pengujian non-destruktif. Pengujian yang dilakukan antara lain pengujian kekerasan, pengujian metalografi dan pengujian spectrometer. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi kekuatan pisau penghancur batu kapur yang awal mulanya hanya memiliki kekuatan selama 3-4 minggu mencapai waktu minimal 8-12 minggu. Spesifikasi daya mesin yang ada sebesar 50 HP 1455 RPM.
Optimasi Condensat Extration Plan di Lapangan X Moh Khoiruddin; iskendar iskendar
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3667

Abstract

Kondisi krisis harga minyak dunia yang terjadi sejak akhir tahun 2014 memberikan dampak yang signifikan terhadap kebijakan perusahaan minyak dan gas bumi dalam mengembangkan lapangan. Lapangan X memiliki reservoir dengan kandungan Gas Oil Ratio (GOR) yang tinggi. Hal ini mengindikasikan terdapat potensi kondensat untuk dapat diekstraksi dari gas alam sebelum gas dijual menuju konsumen. Condensate Extraction Plant dikembangkan di Lapangan X sejak tahun 2011 dengan kapasitas handling total sebesar 27,5 mmscfd. Seiring dengan penurunan produksi minyak dan gas bumi secara alamiah, diperlukan penyesuaian mode operasi sehingga aset yang dimiliki oleh Lapangan X dapat memberikan efisiensi yang lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya. Simulasi proses modifikasi plant dilakukan dengan 5 alternatif skenario proses yaitu Metode Mechanical Refrigeration Mode Operasi Seri dengan Media Pendingin Chilled Water, Metode Mechanical Refrigeration Mode Operasi Pararel dengan Media Pendingin Propana, Metode Mechanical Refrigeration Mode Operasi Seri dengan Media Pendingin Propana, Metode JT-Valves, dan Metode Turbo Expander. Evaluasi teknis dilakukan dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Unisim, sedangkan analisa keekonomian dilakukan dengan metode levelized cost. Selain itu, dilakukan juga analisis sensitivitas keekonomian terhadap komponen harga gas, harga kondensat, CAPEX, dan OPEX. Berdasarkan hasil simulasi proses dan perhitungan keekonomian, empat alternatif proses skenario secara teknis dan ekonomis dapat dipilih untuk meningkatkan produksi kondensat. Alternatif proses skenario yang paling optimum adalah metode Mechanical Refrigeration dengan Media Pendingin Chilled Water. Berdasarkan perhitungan sensitivitas NPV dan IRR, parameter yang berpengaruh paling besar terhadap NPV dan IRR skenario proses tersebut adalah harga gas, OPEX dan harga kondensat sedangkan CAPEX memberikan pengaruh terkecil.
Kondisi Pemotongan Optimum Proses Bubut Konvensional Berbantuan Komputer Hasan Hariri
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i2.3676

Abstract

Dalam proses pemesinan, faktor ekonomis memainkan peranan penting dalam menentukan laju produksi. Jika kita memotong material pada kecepatan potong dibawah batas ketentuan, maka waktu penyelesaian operasi tersebut akan naik. Jika operasi yang sama dilakukan dengan kecepatan yang sangat tinggi, maka keausan pahat akan bertambah cepat. Operator akan lebih sering mengganti pahat, dan sebagai konsekwensinya umur pahat menjadi lebih pendek juga mesin menjadi lebih sering disetting ulang. Semua itu akan membuat biaya operasi menjadi mahal. Keuntungan maksimum merupakan alasan yang cocok untuk memilih kondisi pemesinan optimum dengan kriteria biaya minimum pada laju produksi maksimum. Kondisi pemotongan optimum menjadikan keuntungan sebagai suatu fungsi tujuan sebagaimana dikemukakan oleh para peneliti. Dari analisa biaya dan produksi untuk beberapa operasi pemesinan bila tiga fungsi tujuan diperhatikan secara terpisah, maka solusi adalah optimum untuk satu tujuan tetapi tidak optimum terhadap dua tujuan lainnya. Dalam tulisan ini dibahas cara penentuan kondisi pemesinan optimum dengan menggunakan dua fungsi tujuan, yakni biaya produski dan laju produksi.
Analisis Variasi Arus Pengelasan SMAW Terhadap Sifat Mekanis Mata Tekuk Baja ST 41 Dan ST 37 Pada Perancangan Alat Penekuk Besi Behel Manual Agung Hermawan; Ade Sunardi; Riyan Ariyansah; Sinta Restuasih; Adhes Gamayel
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4245

Abstract

Pemilihan arus pengelasan yang mempengaruhi hasil pengelasan adalah parameter pengelasan, kualitas hasil pengelasan di pengaruhi oleh energi panas yaitu arus las. apabila pemilihan arus las yang kurang tepat maka hasil pengelasan tidak akan teratur, melebar dan tidak rata. Penelitian ini bersifat eksperimen suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat antara dua faktor yang saling berpengaruh. Dengan melakukan pemeriksaan dan pengujian hasil las dengan arus pengelasan terhadap sifat-sifat mekanik hasil las pada poros tekuk baja st. 37 dan st 41 pada perancangan alat penekuk behel manual dengan menggunakan jenis las SMAW DC 400 G dan memakai jenis elektroda E7016 diameter 2,6 mm
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin Menggunakan Turbin Angin Sebagai Sumber Energi Alternatif Kapasitas 800 Watt Agung pangestu; Ade Sunardi; Kasum; Ayu Nurul Hardiyanti; Adhes Gamayel
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4246

Abstract

Dalam kehidupan sehari – hari manusia tidak luput dari berbagai peralatan teknis yang dirancang sedemikian rupa agar dapat digunakan sebagai alat bantu manusia yang dapat memudahkan pekerjaan sehari - hari dan juga perkembangan sebuah industri yang semakin berkembang yang dimana semua itu tidak lepas dari sebuah energi. Saat ini energi utama yang sering digunakan yaitu energi fosil, seperti minyak, gas alam, batu bara, dan lain lain. Pengembangan dan pemanfaatan sumber energi yang ada dan juga berbagai faktor pencemaran akibat dari limbah yang dihasilkan oleh beberapa jenis energi menjadi sebuah perhatian khusus bagi manusia untuk memikirkan bagaimana cara mengurangi pencemaran tersebut, maka manusia diharuskan berpikir kritis untuk menangani hal tersebut. Dengan adanya sumber daya alam yang dapat diperbaharui seperti angin, matahari dan lain lain. Maka pemerintah berupaya memaksimalkan hasil alam untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Indonesia. Dengan demikian maka dibuatlah alat untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik, turbin angin adalah sebuah benda yang diperlukan untuk mengubah energi kinetik yang diberikan oleh angin menjadi energi listrik, tubin angin juga merupakan sebuah inovasi yang terbarukan yang dimana nantinya turbin tersebut dapat digunakan sebagai media pembangkit listrik tenaga angin
Analisis Pengaruh Kecepatan Angin Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin Andi Suandi; Ade Sunardi; Ida Bagus Indra; Mohamad Zaenudin; Adhes Gamayel
Teknobiz : Jurnal Ilmiah Program Studi Magister Teknik Mesin Vol 12 No 3 (2022): Teknobiz
Publisher : Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/teknobiz.v12i3.4247

Abstract

Pengaruh energi dengan perubahan kecepatan angin pada pembangkit listrik tenaga angin (PLTA) terhadap daya yang dihasilkan dengan cara energi angin yang memutar kincir dan akan diteruskan untuk memutar kincir/baling-baling pada generator dibagian belakang sehingga menghasilkan energi listrik .Hasil pengukuran diperoleh dengan mengamati dan memperhatikan hasil pengukuran tegangan, putaran turbin dan arus dengan kecepatan minimum 2m/s dan dapat disimpulkan dengan hasil perhitungan yang dilakukan selama 3 jam 30 menit mulai pukul 11.00- 14.30 WIB, hasil yang didapat dengan tegangan sebesar 14 Volt. Dan daya angin sebesar = 6,75Watt.