cover
Contact Name
Rifa Rahmi
Contact Email
rhyfmy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rhyfmy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
ISSN : 23382139     EISSN : 26223457     DOI : -
Core Subject : Health,
Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences teregistrasi dengan nomor ISSN: 2338-2139. Jurnal ini memuat artikel kesehatan terutama lingkup kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, Anak, Obstetri, Ginekologi, Kesehatan Reproduksi dan lain-lain). Al-Insyirah Midwifery merupakan salah satu jurnal yang dimiliki oleh STIKes Al-Insyirah Pekanbaru yang dipublikasi pada bulan Januari dan Juli setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 295 Documents
HUBUNGAN SUMBER INFORMASI, PENGETAHUAN DAN PERAN TENAGA KESEHATAN DENGAN PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI Fitriani Veronika; Dewi Ciselia; Eka Afrika; Siti Aisyah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/b0vvhe36

Abstract

The Triple Elimination Examination (hepatitis, HIV, syphilis) is an effort to eliminate infection with three infectious diseases directly from mother to child, namely HIV/AIDS, Syphilis and Hepatitis B infection which is directly integrated into the maternal and child health program. This type of research was an analytic observational study with a cross sectional design or approach . The population in this study were all pregnant women who came to visit the health center. The sample in this study amounted to 75 respondents. The type of data uses primary data, the dependent variable is the implementation of the Triple Elimination Examination (hepatitis, HIV, syphilis), the independent variable Information Sources, Knowledge. The results of bivariate research on the relationship between sources of information, knowledge and the role of health workers with triple elimination examinations (hepatitis, HIV, syphilis) based on the chi square statistical test, sources of information, p-value 0.022 <0.05, knowledge p-value 0.00 <0.05 and support from health workers p-value 0.000 <0.05, it can be concluded that there is a relationship between sources of information, knowledge and support from health workers with the Implementation of Triple Elimination Examination (hepatitis, HIV, syphilis). As for suggestions to the Koto Baru Health Center, it is hoped that health workers will be more active and prioritize Educational Information Communication (IEC) in providing triple elimination information to pregnant women
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PARITAS DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PELAKSANAAN CONTINUITY OF CARE DI TPMB KELURAHAN SEKAR JAYA Titik Aryanti; Suprida Suprida; Eka Rahmawati; Desmansyah Desmansyah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/h9ttah02

Abstract

Maternal and child mortality is also affected by midwifery care services that are not carried out continuously or consistently. COC is midwifery services through a continuous service model for pregnant women, childbirth, postpartum and family planning. Previously, midwifery services were provided for mothers and babies separately. This type of research is an analytic observational study with a cross sectional design or approach. The sample in this study was that part of the postpartum mothers who gave birth at TPMB, Sekar Jaya sub-district, at the time of the study, totaled 38 respondents. The type of data uses primary data, the dependent variable is the implementation of continuity of care, the independent variables are education, parity and family support. The results of bivariate research on the relationship between education, parity and family support with Continuity Of Care based on the chi square statistical test of education p-value 0.014 <0.05, parity p-value 0.034 <0.05 and family support p-value 0.000 <0.05 it was concluded that there was a relationship between education, parity and family support simultaneously with the Implementation of Continuty Of Care at TPMB Sekar Jaya Village, Baturaja OKU City in 2023. As for suggestions to TPMB, it is expected that health workers/staff educate the importance of continuing midwifery care starting from pregnancy, childbirth, BLL , postpartum and postpartum family planning, so as to minimize intervention in these mothers.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN, PENDIDIKAN, DAN PEKERJAAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IUD DI DESA GUNUNG MERAKSA Dian Selina; Amlah Amlah; Reffi Dhamayanti; Desmansyah Desmansyah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/6n79xr88

Abstract

Intra Uterine Device or commonly known as IUD is a contraceptive in the form of a small, silastic, with a sleeve or copper wire around it that is installed in the uterus which provides long-term protection against pregnancy. The purpose of this study was to find out the relationship between anxiety levels, education, and work with the choice of IUD contraception in Gunung Meraksa Village, Lubuk Batang OKU District in 2023. This type of research was an analytic observational study with a cross sectional design or approach. The population in this study were all active family planning acceptors, totaling 385 respondents, the total sample being 80 respondents. The type of data uses primary data, the dependent variable is the selection of IUD contraception, the independent variables are anxiety level, education, and occupation. The results of bivariate research on the relationship between anxiety levels, education, and employment with the choice of IUD contraception based on the chi square statistical test anxiety level p-value 0.000 <0.05, education p-value 0.000 <0.05 and employment p-value 0.000 <0, 05 it can be concluded that there is a relationship between anxiety levels, education, and work with the selection of IUD contraception in Gunung Meraksa Village, Lubuk Batang District OKU in 2023. As for suggestions for village midwives in Gunung Meraksa village, it is expected that health workers/staff conduct education regarding IUD contraception both physically and face to face or with media that can be accessed.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PIJAT BAYI DI PMB ERNITA,STr.Keb DI PEKANBARU Lisviarose; Komaria Susanti; Nurhidaya Fitria
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/1s76sm92

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju, begitu pula di bidang perkembangan dan pertumbuhan anak. Tradisi cara-cara merawat anak yang diwariskan oleh nenek moyang memiliki banyak manfaat. Salah satu tradisi yang terbukti membantu perkembangan anak yaitu pijat bayi. Pijat bayi merupakan praktik pengasuhan anak secara tradisional yang terbukti khasiatnya. Nenek moyang sudah  melakukan pemijatan ketika ada masalah kesehatan seperti gejala rewel, tidak nafsu makan dan perut kembung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, sikap dan perilaku ibu tentang pijat bayi di PMB Ernita,STr.Keb di Pekanbaru. Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 30 ibu yang mempunyai bayi 0-12 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan november 2022. Analisis data data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil analisis univariat pengetahuan baik 83,3%, pengetahuan cukup 13,3%, pengetahuan kurang 3,5% sedangkan sikap positif 83,3% dan sikap negatif 16,7% Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pijat bayi dengan nilai p.value 0,016 < 0,005, hubungan sikap ibu tentang pijat bayi dengan nilai p.value 0,414 > 0,005 yang artinya tidak ada hubungan antara sikap dengan pijat bayi. Sehingga dapat disimpulkan adanya ada hubungan antara pengetahuan dengan pijat bayi dan tidak ada hubungan antara sikap dengan pijat bayi. Diharapakan bagi bidan untuk memberikan materi tentang pijat bayi pada saat penyuluhan agar dapat menambah wawasan ibu mengenai pijat bayi dan bisa meningkatkan sikap ibu dalam melakukan pijat bayi
KUKUSAN PAKIS JUKUT (Diplazium Esculentum Swartz) PADA KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI Ramadhanti, Indah Putri; Lubis, Kholilah; Nova, Desri; Putri, Novi Haryani
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v12i2.2475

Abstract

Anemia in adolescents is a major global health problem that needs adequate attention. In 2019, the prevalence of anemia among women aged 15-49 worldwide was 29.9%. The prevalence of anemia in Indonesia in 2019 was 84.6% in the adolescent age group (15-24 years). The cause of iron anemia is a lack of hemoglobin in red blood cells. Efforts to reduce the incidence of anemia by increasing iron levels, one of which is the administration of steamed jukut fern containing 291.32 mg of Fe in 100 g of leaves. This study aimed to determine the effect of steaming jukut ferns (Diplazium Esculentum Swartz) on increasing hemoglobin in female adolescents at MAN 1 Model Bukittinggi City in 2020. This type of research was pre-experimental with one group pretest and posttest design. The population of all students of MAN 1 class XII was as many as 20 people, a sample of 10 people with a purposive sampling technique based on inclusion-exclusion criteria. The instrument was an observation sheet. Shapiro Wilc normality test, normally distributed data using paired sample t-test. The results of the univariate analysis were that the mean pretest HB level was 10.080 ± SD 0.4, and the mean posttest Hb level was 11,344 ± SD 0.5. Results of bivariate analysis with p-value = 0.001 (p <0.05). In conclusion, jukut fern steaming affects increasing hemoglobin levels. It is recommended that steaming jukut packs help prevent anemia optimally.
UPAYA BIDAN DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN ANTENATAL CARE YANG BERKUALITAS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PMB BIDAN DELIMA WILAYAH BANJARMASIN TIMUR Yayuk Puji Lestari; Latifah Latifah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v12i2.2477

Abstract

Background: The emergence of the COVID-19 virus outbreak has had an extraordinary impact on the world of health. The COVID-19 pandemic has made pregnant women worry about coming to the hospital and health center for check-ups for fear of contracting COVID-19, which has resulted in pregnant women coming to PMB. The increase in the number of visits during the pandemic has caused midwives because of their increased workload, reduced staff numbers due to self-regression, they are quarantined, infected, or have to care for friends and family. The method in this study is a qualitative research with a generic qualitative research approach. Results: This study shows that there were several strategies used by midwives when providing services during the COVID-19 pandemic, namely in the form of providing facilities and online consultations; Some of the midwives' obstacles when providing services are expensive facilities and infrastructure, there are insufficient patients who are infected with COVID-19; While providing services, midwives receive emotional, informational, informative and instrumental support. For the physical and psychological needs of midwives when providing services, namely a healthy diet, adequate rest, reducing stress and regular exercise. Conclusion: The most dominant strategy for midwives in providing services is filling the infrastructure; The obstacles that are often experienced are expensive facilities and infrastructure; when providing services midwives need all types of support; physical and psychological needs, namely a healthy diet, adequate rest, reducing stress and an exercise routine.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI TAHUN 2015 1lppmalinsyirah2
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi, yang diberikan pada bayi atau anak yang berumur 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2013 cakupan pemberian MP-ASI dini sebesar 26,37%, sedangkan pencapaian MP-ASI dini di Puskesmas Payung Sekaki sebesar 51,97%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dini di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki, meliputi Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan, Sikap, Dukungan Petugas Kesehatan dan Sosial Budaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan jenis penelitiannya adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 4106 dengan jumlah sampel sebanyak 188. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara proportional random sampling. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Dan pengolahan data menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan pemberian MP-ASI dini dengan (P value 0,010 nilai OR=2,644), pendidikan dengan (P value 0,003 nilai OR=3,178), pekerjaan (P value 0,038 nilai OR=2,263), sikap P value 0,039 nilai OR=3,185), dan sosial budaya (P value 0,000 nilai OR=3,776), dan hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara Dukungan Petugas Kesehatan dengan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki tahun 2015 dengan (P value 0,409 nilai OR=1,434). Saran dalam penelitian ini adalah agar instansi kesehatan dapat meningkatkan promosi kesehatan khususnya mengenai makanan pendamping ASI (MP-ASI).
HUBUNGAN KEBIASAAN MEMOTONG KUKU DAN PENGGUNAAN ALAS KAKI TERHADAP RESIKO INFEKSI STH PADA ANAK-ANAK DI KELURAHAN SRI MERANTI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU 1lppmalinsyirah2
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian infeksi STH (Soil Transmitted Helminths) pada anak-anak di Indonesia masih tinggi. Faktor hygenie dan sanitasi lingkungan yang kurang baik merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan memotong kuku dan penggunaan alas kaki terhadap infeksi Soil Transmitted Helminths pada anak-anak di Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah anak yang berusia 7-10 tahun berjumlah 30 sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan feses, wawancara dan observasi menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi. 20. Hasil penelitian dari 30 sampel menunjukkan bahwa frekuensi infeksi Soil Transmitted Helminths didapatkan sebesar 43,3%. Jenis telur cacing yang ditemukan adalah Ascaris lumbricoides (36,6%) dan Trichuris trichiura (6,6%). Uji statistik Chi-square di peroleh nilai p-value untuk hubungan variabel hygiene kebiasaan memotong kuku sebesar 0,025 (p<0,05) dan penggunaan alas kaki sebesar 0,056 (p>0,05), yang berarti bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan memotong kuku dengan infeksi Soil Transmitted Helminths dan tidak ada hubungan antara penggunaan alas kaki dengan infeksi Soil Transmitted Helminths.
PENYEBAB NARAPIDANA WANITA MELAKUKAN KEKERASAN FISIK PADA ANAK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KOTA PEKANBARU TAHUN 2015 LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan fisik pada anak adalah segala bentuk penyiksaan, pemukulan, dan penganiayaan tehadap anak atau remaja dibawah usia 18 tahun. Kekerasan fisik ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah pengalaman masa lalu, keadaan mental orang tua, pecandu minuman keras, kemiskinan, budaya, perilaku agresif anak sampai status anak. Meskipun sanksi hukum yang diberikan kepada pelaku kekerasan tidak ringan, namun jumlah kasus kekerasan fisik pada anak terus meningkat yaitu sebanyak 6 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab narapidana wanita melakukan kekerasan fisik pada anak di Lembaga Pemasyarakatan Kota Pekanbaru.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan sistem wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2015 di Lembaga Pemasyarakatan Kota Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini adalah 3 orang informan utama, yaitu narapidana wanita dengan kasus kekerasan fisik pada anak, 6 orang informan penunjang, terdiri dari 1 orang kepala lapas, 3 orang petugas lapas dan 2 orang keluarga narapidana wanita.Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak hanya 1 faktor yang menyebabkan narapidana wanita melakukan kekerasan fisik pada anak, Faktor status anak bukan anak kandung dan pengalaman pada masa lalu merupakan faktor dominan terjadinya kekerasan fisik pada anak. Disarankan kepada masyarakat khususnya orang tua untuk lebih perhatian dan memberi kasih sayang kepada anak-anaknya meskipun anak bukan anak kandung, memberikan pendidikan agama sedini mungkin dan berperan aktif melaporkan apabila ditemukan kasus kekerasan pada anak dilingkungan sekitar.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PERAN SERTA PRIA DALAM BER-KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO PEKANBARU TAHUN 2015 LPPMadmin Al-Insyirah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode kontrasepsi pria telah lama dicanangkan oleh pemerintah Indonesia, hanya saja masih sangat sedikit partisipasi pria dalam ber-KB. Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru, cakupan partisipasi pria dalam ber-KB masih sangat rendah yaitu sebesar 0,62% mengingat dari keseluruhan Puskesmas yang ada di kota pekanbaru, Puskesmas Sidomulyo adalah Puskesmas dengan jumlah Pasangan Usia Subur terbanyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya peran serta pria dalam ber-KB di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kuntitatif . Populasi dalam penelitian ini adalah suami dari Pasangan Usia Subur yang berkunjung ke Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru yang berjumlah 2.032 Pasangan Usia Subur dan sampel berjumlah 95 orang dengan Teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Penelitian menggunakan kuisioner, analisa data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa kurangnya peran serta pria dalam ber-KB dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu 76,84% responden berpendidikan sedang, 52,63% responden berpengetahuan cukup, 86,31% kurangnya dukungan keluarga dan 54,74% adanya peran serta tenaga kesehatan. Diharapkan pihak Puskesmas dapat membantu meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang alat kontrasepsi Pria khususnya melalui berbagai macam metode promosi kesehatan dan diharapkan juga dapat turut membantu keluarga pasangan usia subur untuk dapat meningkatkan motivasi pasangan usia subur dalam mensukseskan program KB terutama bagi pria.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 14 No 1 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 13 No 1 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 12 No 2 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 12 No 1 (2023): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 11 No 2 (2022): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 11 No 1 (2022): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 10 No 2 (2021): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 10 No 1 (2021): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 9 No 2 (2020): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 9 No 1 (2020): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 8 No 2 (2019): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 8 No 1 (2019): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 7 No 2 (2018): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences) Vol 5 No 01 (2016): Al-Insyirah Midwifery : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Sciences) More Issue