cover
Contact Name
Azizatul Hamidiyah
Contact Email
azizatulhamidiyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaloksitosin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 23549653     EISSN : 25976524     DOI : -
Core Subject : Health,
Oksitosin : Jurnal Imiah Kebidanan terbit secara berkala dua kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang Akademisi, Dosen dan Praktisi menyumbangkan artikelnya, baik berupa hasil penelitian lapangan ataupun literature review sesuai dengan disiplin ilmu dan ketentuan jurnal Kami. Scope disiplin ilmu meliputi : Kebidanan, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Masyarakat, Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan, dan Obstetri Ginekologi.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
Pengaruh Media Komik Terhadap Sikap Siswa Dalam Kesiapan Menghadapi Menarche Nur Hidayah; Sri Ramadhany; Muhammad Tamar; Fenita Purnama Sari Indah; Rachmawaty M. Noer
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i1.1089

Abstract

This study aims to determine the effect of educational comic media about menarche on the knowledge and attitudes of fifth grade elementary school students in preparing to face menarche. This type of research uses quasy experiment (Nonequivalent Control Group Design). The research was conducted at Tamalanrea V Inpres Elementary School and Tamalanrea II Inpres Elementary School in Makassar in February 2020. The sample in this study was grade V students who had not experienced menarche as many as 50 people divided into 25 control groups (lecture method) and 25 intervention groups (comic media and lecture method) selected based on purposive sampling technique. Data analysis using the Wilcoxon test (p <0.05). Statistical test results showed in the control group p-value 0.00. There are differences in pre and post attitudes in the control group with the lecture method and the intervention group with the educational comic media and the lecture method. The educational comic media is effective in providing reproductive health education because it can increase student interest in reading. Keywords: Menarche Comics, Attitudes, Menarche Readiness ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik edukasi tentang menarche terhadap pengetahuan dan sikap siswa kelas V sekolah dasar dalam kesiapan menghadapi menarche. Jenis penelitian menggunakan quasy eksperimen (Nonequivalent Control Group Design). penelitian dilakukan di SD Inpres Tamalanrea V dan SD Inpres Tamalanrea II Kota Makassar pada Februari 2020. Sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas V yang belum mengalami menarche sebanyak 50 orang yang terbagi 25 kelompok control (metode ceramah) dan 25 kelompok intervensi (media komik dan metode ceramah) yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon (p<0,05). Hasil uji statistic menunjukkan pada kelompok control p-value 0.00. Ada perbedaan sikap pre dan post pada kelompok control dengan metode ceramah dan kelompok intervensi dengan media komik edukasi dan metode ceramah. Media komik edukasi efektif dalam pemberian edukasi kesehatan reproduksi karena mampu meningkatkan minat baca siswi. Kata Kunci : Komik Menarche, Sikap, Kesiapan Menarche
Analisis Durasi Menyusui Dengan Lama Amenore Laktasi Pada Ibu Postpartum Miftakhur Rohmah; Dewi Andariya Ningsih
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i1.1150

Abstract

Lactation amenorrhea method (MAL) should be an alternative method of contraception in postpartum women, this can be done by giving adequate breastfeeding, because with breastfeeding process can inhibit ovarian activity after childbirth resulting in an infertile period. Purpose of this study was to analyze correlation duration of breastfeeding with the length of lactation amenorrhea in postpartum mothers. This research is a descriptive analtic study with a retrospective kohort research design. The population in this study were all mothers who had babies aged 12-18 months with a total of 34 respondents. Sample size of 30 respondents. The sampling method used was random sampling. The independent variable in this study was the duration of breastfeeding and the dependent variable was the length of lactation amenorrhea. The results showed that the average duration of breastfeeding was 68,7, the average frequency of breastfeeding was 5.43 times per day. The average length of lactation amenorrhea was 4.43 from a total of 30 respondents. Based on the results of statistical tests using person correlation, the value of p = 0.008 <0.05, H1 is accepted, which means that there is a correlation between the frequency of breastfeeding and the length of lactation amenorrhea, the value of p = 0.010 <0.05, which means that there is a correlation between the duration of breastfeeding (hours) and prolonged lactation amenorrhoea. Keyword: Duration Breastfeeding, Frequency of Breastfeding, Length of Lactation Amenorrhea ABSTRAK Metode amenore laktasi (MAL) seyogyanya menjadi alternatif metode kontrasepsi pada ibu pasca melahirkan, hal ini bisa dilakukan dengan cara pemberian ASI dan menyusui secara adekuat karena proses menyusui dapat menghambat aktivitas ovarium setelah melahirkan sehingga menghasilkan periode tidak subur (infertile). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis korelasi durasi menyusui dengan lama amenore laktasi pada ibu pasca bersalin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analtik dengan desain penelitian kohort pendekatan Retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 12-18 bulan sejumlah 34 responden. Dengan jumlah sampel 30 responden. Cara pengambilan sampel menggunakan sample random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah durasi menyusui dan variabel dependennya yaitu lama amenore laktasi. Hasil penelitian didapatkan rata-rata durasi menyusui 68,7 menit, rata-rata frekuensi menyusui adalah 5,43 kali per hari. Rata-rata lama amenore laktasi yaitu 4,43 dari total 30 responden. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan korelasi person didapatkan nilai p = 0,008 <0,05 maka H1 diterima yang artinya terdapat korelasi Frekuensi menyusui dengan lama amenore laktasi, diperoleh nilai p=0.010 <0,05 yang artinya terdapat korelasi antara durasi menyusui (jam) dengan lama amenorea laktasi. Kata Kunci: Lama Amenore Laktasi , Frekuensi Menyusui, Durasi Menyusui
Karakteristik Anak Dengan Kejadian Stunting Astik Umiyah; Azizatul Hamidiyah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i1.1157

Abstract

Indonesia ranks the 5th most stunting in the world. Stunting has long-term impacts both individually and socially, including reduced cognitive & physical development, lower productivity, and increased risk of degenerative diseases such as diabetes. Situbondo is also the district with the third rank of stunting cases in East Java. The purpose of this study was to determine the relationship between child characteristics and the incidence of stunting in children under five in the Banyuputih Health Center, Situbondo Regency. This research was a quantitative study with a cross-sectional design. The sample in the study was 274 children under five in the Banyuputih Health Center working area with inclusion and exclusion criteria. The sampling technique used was proportional random sampling. This research instrument uses an observation sheet in collecting the independent and dependent variables. The results showed that there was a relationship between birth weight and the incidence of stunting with a value of Pvalue = 0.009 (P ≤ 0.05). On the other hand, age (Pvalue 0.095), gender (Pvalue 0.512), and body length (Pvalue 0.334) had no relationship with the incidence of stunting. Keywords: Stunting, Characteristics of Children, Children ABSTRAK Indonesia menduduki peringkat ke-5 terbanyak Stunting di dunia. Stunting memberikan dampak jangka panjang baik secara individual maupun sosial, termasuk berkurangnya perkembangan fungsi kognitif & fisik, rendahnya produktivitas, dan meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti diabetes. Situbondo juga merupakan Kabupaten dengan peringkat ketiga kasus stunting di Jawa Timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan karakteristik anak dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuputih Kabupaten Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crossectional. Sampel dalam penelitian yaitu berjumlah 274 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuputih dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Instrumen peneitian ini menggunakan lembar observasi dalam pengumpulan variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting dengan nilai Pvalue = 0,009 (P ≤ 0,05). Sedangkan sebaliknya untuk usia (Pvalue 0,095), jenis kelamin (Pvalue 0,512), dan panjang badan lahir (Pvalue 0,334) tidak ada hubungan dengan kejadian stunting. Kata kunci: Stunting, Karakteristik Anak, Balita
Pencegahan Anemia Santri Putri Melalui Perbandingan Konsumsi Suplementasi Tablet Tambah Darah Dengan Kapsul Serbuk Moringa Oleifera Leaf Azizatul Hamidiyah; Lutfiatur Rohmani
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 1 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i1.1159

Abstract

Anemia is a common health problem, especially in developing countries. Anemia in adolescent girls is a risk of physical and mental dysfunction, and can increase the risk of interference during pregnancy later. One of the efforts that can be done in overcoming anemia is iron supplementation. However, this program has not run optimally and the supplemental blood supplement tablet given needs to be re-evaluated considering that it is a chemical product which is certainly not good if consumed regularly for the kidneys. So it is necessary to develop products that are safer for regular consumption. The purpose of this study was to determine the comparison of the consumption of supplementation with blood-added tablets and capsules of Moringa Oleifera Leaf powder in the prevention of anemia in adolescent girls at Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo. This research was a quantitative study with a True Experiment design. The research was conducted for 10 months in 2020. The sample in this study consisted of 30 girls each, both in the intervention and control groups. The instruments in this study were 1) observation sheet of observation result of hemoglobin level, 3) observation sheet of nutrition recall and length of sleep to control bias, 4) Set of Quick Check brand Hemoglobin Test, respondent's blood, alcohol swab, blood lancet. Data analysis was performed using univariate and bivariate (Wilcoxon) tests. The results showed that there were differences in the consumption of supplementation with blood-added tablets and capsules of Moringa Oleifera Leaf powder in the prevention of anemia in adolescent girls at Salafiyah Syafiiyah Sukorejo boarding school (Pvalue 0.047). Keywords: Anemia, Blood Added Tablet Supplementation, Powder Capsule Moringan Oleifera Leaf ABSTRAK Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi terutama di negara berkembang. Anemia pada remaja putri merupakan risiko terjadinya gangguan fungsi fisik dan mental, serta dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada saat kehamilan nantinya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam penanggulangan anemia adalah dengan suplementasi zat besi. Akan tetapi program ini belum berjalan maksimal dan supmenen tablet tambah darah yang diberikan perlu dievaluasi ulang mengingat merupakan produk kimia yang tentu kurang baik jika dikonsumsi secara rutin bagi ginjal.Sehingga perlu dilakukan pengembangan produk yang lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan konsumsi suplementasi tablet tambah darah dan kapsul serbuk Moringa Oleifera Leaf dalam pencegahan anemia remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain True Eksperimen. Waktu penelitian dilakukan selama 10 bulan pada Tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari masing-masing 30 remaja putri baik kelompok intervensi maupun control. Instrumen dalam penelitian ini yaitu 1) lembar observasi hasil pengamatan Kadar Hemoglobin, 3) Lembar observasi recall gizi dan lama waktu tidur untuk mengontrol bias, 4) Set alat Hemoglobin Test merk Quick Check, darah responden, alcohol swab, blood lancet. Analisis data dilakukan menggunakan uji univariat dan bivariat (Wilcoxon). Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan konsumsi suplementasi tablet tambah darah dan kapsul serbuk Moringa Oleifera Leaf dalam pencegahan anemia remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo (Pvalue 0,047). Kata kunci: Anemia, Suplementasi Tablet Tambah Darah, Kapsul Serbuk Moringa Oleifera Leaf
Hubungan Sosial Ekonomi Orang Tua Tunggal Dengan Frekuensi Makan Dan Status Gizi Remaja Yessy Nur Endah Sary
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i2.762

Abstract

Parental status as a single parent affects the foster pattern of young children who have an impact on child nutrition status. The pattern of the mother's feeding to the child is influenced by education, knowledge of nutrition, economics, family support and employment. The purpose of this study was to analyze the socio-economic relationship of single parents with the frequency of eating and adolescent nutritional status. The study population was a teenager (son/daughter) aged 14-16 to 91 people. Sampling technique with simple random sampling. Inclusion criteria were teenagers (sons/daughters) who do not live in huts, single parents (father alone or mother only). Samples in the study of 87 people. The instruments used for research are brief questionnaires about demographic data (adolescence, single parents, single parent causes, parental education, parental work). Questionnaire for special data frequency meal in a day. Observation sheet to analyze the weight and height of teenagers. Analysis of research data using Chi Square. The results showed that the acquired value P = 0,000 means there is a relationship between the social economy of a single parent with the frequency of adolescent eating and P = 0,003 means there is a relationship between a single parent social economy with a nutritional status of teenagers. Keywords: Socio-Economic, Single Parents, Eating Frequency, Adolescent Nutritional Status ABSTRAK Status orang tua tunggal mempengaruhi pola asuh terhadap anak yang beranjak remaja yang berdampak kepada status gizi anak. Pola pemberian makan orang tua kepada anak dipengaruhi oleh tingkat sosial ekonomi keluarga. Tujuan dari penelitian ini menganalisis hubungan sosial ekonomi orang tua tunggal dengan frekuensi makan dan status gizi remaja. Populasi penelitian remaja (putra/putri) usia 14-16 tahun sebanyak 91 orang. Teknik sampling dengan simple random sampling. Kriteria inklusi adalah remaja (putra/putri) yang tidak tinggal di pondok, orang tua tunggal (ayah saja atau ibu saja). Sampel dalam penelitian 87 orang. Instrumen yang digunakan kuesioner singkat tentang data demografi (umur remaja, orang tua tunggal, penyebab orang tua menjadi tunggal, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua). Kuesioner untuk data khusus frekuensi makan dalam sehari. Lembar observasi untuk menganalisi berat badan dan tinggi badan remaja. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh nilai p=0,000 berarti ada hubungan antara sosial ekonomi orang tua tunggal dengan frekuensi makan remaja dan p=0,003 berarti ada hubungan antara sosial ekonomi orang tua tunggal dengan status gizi remaja. Kata kunci : Sosial Ekonomi, Orang Tua Tunggal, Frekuensi Makan, Status Gizi Remaja
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Sikap Orangtua Dalam Penanganan Awal Kejang Demam Pada Balita Siska Nurul Abidah; Hinda Novianti
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i2.889

Abstract

Parents of toddlers with fever seizures are worried and anxious if their toddler has a fever and body temperature does not drop immediately. This can be caused by perents’ ignorance about the early handling of febrile seizures in toddlers. The purpose of this study was to determine the effect of health education on febrile seizures on parents’ attitudes in handling emergency febrile seizures in toddlers. This research is a quantitative study with a desaign quasy experiment design with a one group pretest posttest desaign design. The sample population of parents who had children aged 3 months-5 years is 80 people by means of purposive sampling. The research was conducted for 2 months, namely July-August 2020 at RW 01 and RW 02Wonokromo Vileage, Surabaya. Dta collection in the from of a questionnaire. Statistical test using the Wilcoxon Sign Rank Test. The statistical test result obtained a significance value of 0.000 (p value ˂0.005), which means that thhere is an effect of health education on the ettitudes of parents in handling emergency febrilr seizures in toddlers. Health education can increase knowladge so that it can change parents’ attitudes in early handling of febrile seizures in toddlers. Keywords: Health Education, Fever Convulsions, Toddlers ABSTRAK Orangtua dengan balita kejang demam merasa khawatir dan cemas apabila balita mereka mengalami demam dan suhu tubuh yang tidak segera turun. Hal ini dapat disebabkan karena ketidaktahuan orang tua tentang penanganan awal kejadian kejang demam pada balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang kejang demam terhadap sikap orangtua dalam penanganan kegawatdaruratan kejang demam pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment desaign dengan rancangan one group pretest posttest desaign. Populasi orang tua yang memiliki anak berusia 3 bulan - 5 tahun sampel berjumlah 80 orang dengan cara Purposive sampling. Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu Juli-Agustus 2020 di RW 01 dan RW 02 Kelurahan Wonokromo Surabaya. Pengumpulan data berupa kuesioner. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi 0,000 (p value <0,005) artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap orang tua dalam penanganan kegawatdaruratan kejang demam pada balita. Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahauan sehingga dapat merubah sikap orangtua dalam melakukan penanganan awal kejang demam pada balita. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Kejang Demam, Balita
Hubungan Paritas Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Menghadapi Persalinan Normal Sinta Ayu Setiawan; Lania Nurfaiza
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i2.908

Abstract

Many type of childbirth will cause anxiety to the mother, especially if it is the first time.The purpose of this study was to analyze the relationship of parity with the level of anxiety of mothers facing normal childbirth in Independent Midwife Practice (PMB) Ny. Sutami Gabel Village, Kauman District, Ponorogo Regency. This type of research is correlational analysis with cross sectional research design. The research was conducted in PMB Ny. Sutami Gabel Village, Kauman District, Ponorogo Regency, May to June 2018. Samples were taken using total sampling. Research data was collected using a questionnaire and the HARS scale cheklis. The collected data was then tabulated, univariate analyzed, and bivariate analysis using Spearman Rank statistical test with the help of SPSS 18.0 program. The results showed that 22 mothers (55%) were primipara (first giving birth), and 15 respondents (37.5%) had mild anxiety levels. Based on the results, the Sig (2-tailed) value is 0.009 (value ρ 0.009 <α 0.05), which means that H0 is rejected there is a relationship between parity with the level of anxiety facing childbirth. Keywords: Parity, Anxiety, Childbirth. ABSTRAK Semua jenis persalinan akan menyebabkan kecemasan pada ibu bersalin terutama bila persalinan itu merupakan yang pertama. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan paritas dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan normal di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Ny. Sutami Desa Gabel Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo.Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada Bulan Mei sampai dengan Juni 2018. Sampel diambil menggunakan total sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan cheklis skala HARS. Data yang terkumpul kemudian ditabulasi, dianalisa univariate, dan analisa bivariate menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan bantuan program SPSS 18,0. Hasil penelitian menunjukkan 22 ibu (55%) adalah primipara (baru pertama melahirkan), dan 15 responden (37,5%) memiliki tingkat kecemasan ringan. Berdasarkan hasil uji statistic Spearman Rank menunjukkan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,009 (nilai ρ 0,009 < α 0,05) yang berarti H0 ditolak ada hubungan paritas dengan tingkat kecemasan menghadapi persalinan. Kata Kunci : Paritas, Kecemasan, Persalinan.
Pengaruh Leaflet Covid-19 Terhadap Ibu Dan Bayi Pada Masa Pandemi Di Praktik Mandiri Bidan Deni Maryani; Dara Himalaya
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i2.1000

Abstract

Early 2020, the Corona virus (Covid-19) was officially designated by the WHO as a dangerous infectious disease that can be transmitted to humans. During the pandemic situation, the group that is vulnerable to contracting Covid-19 is the midwife, whose main task is maternal and child health services at the basic level. Midwives must understand how the protocol for maternal and child health services is to avoid the transmission of Covid-19. The purpose of this study was to analyze the effect of the Covid-19 leaflet protocol on maternal and infant care, the research method used was quasi-experimental, with one group pre and post test. The population in the study was midwives who opened independent practice during the Covid-19 pandemic in Bengkulu City, the sampling technique was random sampling, which returned 35 samples. Data analysis with chi square method. The results of the statistical test showed that the level of knowledge of respondents after being given the Covid-19 protocol leaflet for maternal and infant services, there was an increase in the good category from 71.43% to 94.29%. The category was originally 57.1% to 5.71%, and knowledge was low from 20.0% to 0.0%. There is a difference in the level of knowledge after giving the intervention and before giving the intervention using leaflet media and there is no difference in attitude between before the intervention and the intervention after using the leaflet. Keywords: Leaflet, Maternal Neonatal,Covid-19 ABSTRAK Awal tahun 2020 Coronavirus (Covid-19) resmi ditetapkan oleh WHO sebagai penyakit infeksi berbahaya yang dapat menular ke manusia. Saat situasi pandemi kelompok yang rentan untuk tertular Covid-19 adalah bidan, dimana tugas utamanya adalah melayani kesehatan ibu dan anak ditingkat pelayanan dasar. Bidan harus memahami bagaimana protokol pelayanan kesehatan ibu dan anak, agar terhindar dari penularan Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh leaflet protokol Covid-19 terhadap pelayanan ibu dan bayi, metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment, dengan satu grup pre dan post test. Populasi dalam penelitian adalah bidan yang membuka praktik mandiri selama pandemi Covid-19 di Kota Bengkulu, teknik pengambilan sampel dengan random sampling yaitu berjumlah 35 sampel. Analisis data dengan metode chi square. Hasil uji statistik didapatkan tingkat pengetahuan responden setelah diberikan leaflet protokol Covid-19 pelayanan ibu dan bayi, terjadi peningkatan untuk kategori baik dari 71.43% menjadi 94.29%. Kategori sedang yang awalnya 57.1% menjadi 5.71%, dan pengetahuan rendah dari 20.0% menjadi 0.0%. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan bidan setelah pemberian intervensi dan sebelum pemberian intervensi dengan menggunakan media leaflet dan tidak terdapat perbedaan sikap antara sebelum intervensi dan setelah intervensi dengan menggunakan leaflet. Kata Kunci: Leaflet, Maternal Neonatal, Covid-19
Fungsi Seksual Pada Akseptor Kontrasepsi Hormonal Depo Medroxyprogesterone Acetate Farida Yuliani; Fitria Edni Wari; Ferilia Adiesti; Nurun Ayati Khasanah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i2.1288

Abstract

Hormonal changes due to the use of hormonal contraceptives are known to be one of the causes of sexual dysfunction. Impaired sexual function can affect the ability to establish and maintain intimate relationships with a partner, and interfere with mental health such as anxiety and depression. This descriptive study using a cross-sectional design aims to describe the sexual function of acceptors of hormonal contraception Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA). The population of this study was women who used DMPA hormonal contraception. Sample selection is done by total sampling. The data was collected using the Female Sexual Function Index (FSFI) questionnaire, then the data were tabulated and analyzed descriptively. The results showed that most of the DMPA contraceptive acceptors experienced sexual dysfunction and most of the acceptors had used DMPA hormonal contraception for 2 years. DMPA's systemic hypo-estrogenic effect causes vaginal mucosal atrophy, vaginal dryness, and dyspareunia, causing sexual dysfunction. Midwives as health care providers need to have open discussions with hormonal contraceptive acceptors regarding their sexual function so that contraceptive acceptors continue to use effective contraception to prevent pregnancy and continue to provide emotional and sexual support in a woman's life. Keywords: Sexual Function, Acceptor, DMPA ABSTRAK Perubahan hormonal akibat penggunaan kontrasepsi hormonal diketahui menjadi salah satu penyebab disfungsi sexual. Gangguan fungsi seksual dapat mempengaruhi kemampuan untuk membangun dan mempertahankan hubungan intim dengan pasangan, dan mengganggu kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Penelitian deskriptif ini menggunakan desain Cross Sectional bertujuan untuk mengetahui gambaran fungsi seksual akseptor kontrasepsi hormonal Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA). Populasi penelitian ini adalah wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal DMPA. Pemilihan sampel dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Female Sexual Function Index (FSFI) selanjutnya data ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar akseptor kontrasepsi DMPA mengalami disfungsi seksual dan sebagian besar akseptor sudah ≥ 2 tahun menggunakan kontrasepsi hormonal DMPA. Efek hipo estrogenik sistemik DMPA ini menyebabkan mukosa vagina atrofi, kekeringan vagina dan dispareunia sehingga menyebabkan gangguan fungsi seksual. Bidan sebagai pemberi pelayanan kesehatan perlu melakukan diskusi secara terbuka dengan akseptor kontrasepsi hormonal terkait fungsi seksual mereka sehingga akseptor kontrasepsi tetap menggunakan kontrasepsi efektif untuk mencegah kehamilan dan tetap memberi dukungan secara emosional dan seksual di kehidupan seorang wanita. Kata kunci : Fungsi Seksual, Akseptor, DMPA
Pengaruh Jus Bayam terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester I dan II Dian Zuiatna; Elvi Era Liesmayani; Reni Julia Tan
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2021): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v8i2.1353

Abstract

One of the threats that can harm pregnant women and fetuses is anemia. In Indonesia, in light of the consequences of Riskesdas in 2013, the pervasiveness of weakness in pregnant ladies was 37.1%. The motivation behind this examination was to decide the impact of spinach juice on expanding hemoglobin levels in pregnant ladies in the first and second trimesters at the Niar Pratama center in 2020. The exploration plan in understanding with this investigation was a semi test utilizing the One Group Pretest Posttest approach. The study was conducted in September 2020. The sample in this study was 10 people. Analysis of this statistical test using the t test (Test Paired Sample T Test). The results of this study using statistical tests obtained a p-value of 0.000 <0.05, so that there is an effect between giving spinach juice to increasing hemoglobin levels in pregnant women in the second and second trimesters. In light of the aftereffects of examination on the effect of spinach juice on expanding hemoglobin levels in pregnant ladies in the first and second trimesters at the Niar Pratama Clinic in 2020, explicitly there is an impact between giving spinach juice to increment hemoglobin levels in pregnant ladies. Keywords: Spinach Juice, Hb, Pregnant Women ABSTRAK Salah satu ancaman yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin adalah anemia. Di Indonesia, berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus bayam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dan II di Klinik Pratama Niar tahun 2020. Desain penelitian yang sesuai dengan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan menggunakan pendekatan One Group Pretest Posttest. Penelitian dilakukan pada bulan September tahun 2020. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 10 orang. Analisa uji statistik ini menggunakan uji t (Uji Paired Sampel T Test). Hasil dari penelitian ini menggunakan uji statistik didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05, sehingga ada pengaruh antara pemberian jus bayam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dan II. Berdasarkan hasil penelitian mengenai dampak jus bayam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dan II di Klinik Pratama Niar tahun 2020, secara spesifik terdapat pengaruh antara pemberian jus bayam untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci: Jus Bayam, Hb, Ibu Hamil

Page 11 of 18 | Total Record : 176