cover
Contact Name
Azizatul Hamidiyah
Contact Email
azizatulhamidiyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaloksitosin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 23549653     EISSN : 25976524     DOI : -
Core Subject : Health,
Oksitosin : Jurnal Imiah Kebidanan terbit secara berkala dua kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang Akademisi, Dosen dan Praktisi menyumbangkan artikelnya, baik berupa hasil penelitian lapangan ataupun literature review sesuai dengan disiplin ilmu dan ketentuan jurnal Kami. Scope disiplin ilmu meliputi : Kebidanan, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Masyarakat, Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan, dan Obstetri Ginekologi.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
Pengaruh Emo Demo Terhadap Pemberian Menu MP ASI Pada BADUTA Muthmainnah Zakiyyah; Mega Silvian Natalia; Tutik Ekasari
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.536

Abstract

Emo Demo or Emotional Demonstration is an active activity based on behavior change in the target community groups (pregnant women and nursing mothers) developed by the Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN). ASI complementary food (MPASI) is a food transition from breast milk to family foods that contain nutrients, given to children aged 6-24 months to meet their nutritional needs other than breast milk. In 2018 the proportion of food consumption varies among children aged 6-23 months in East Java Province by 46.6%. This is still below the government's target of 52%. Based on a preliminary survey conducted on December 24, 2018 to 10 BADUTA, 5 of whom received menus in the form of rice only, 3 BADUTA were given rice and vegetables, and 2 others in the form of rice, vegetables and side dishes. Therefore, the purpose of this study was to determine the effect of the emo demo on giving the MPASI menu to BADUTA. This research method used analytic with cross sectional design. The sampling technique was simple random sampling, which is 46 mothers who had BADUTA. The statistical test used Chi Square. The statistical test resulted obtained p value = 0.003 so that it can be interpreted that there was the Effect of Emo Demo on giving the MPASI menu to BADUTA. Keywords: Emo Demo, Menu, ASI Complementary Food. ABSTRAK Emo Demo atau Emotional Demonstration adalah kegiatan aktif berbasis pada perubahan perilaku pada kelompok masyarakat target (ibu hamil dan ibu menyusui) yang dikembangkan oleh Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN). Makanan pendamping ASI (MPASI) merupakan makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga yang mengandung zat gizi, diberikan pada anak berumur 6–24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain dari ASI. Pada tahun 2018 proporsi konsumsi makanan beragam pada anak usia 6-23 bulan di Propinsi Jawa Timur sebesar 46,6%. Hal ini masih di bawah target pemerintah yaitu 52%. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 24 Desember 2018 kepada 10 BADUTA, 5 diantaranya mendapat menu berupa nasi saja, 3 BADUTA diberikan nasi dan sayuran, dan 2 lainnya berupa nasi, sayuran dan lauk. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh emo demo terhadap pemberian menu MPASI pada BADUTA. Metode penelitian ini menggunakan analitik dengan rancang bangun cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling, yakni 46 orang ibu yang mempunyai BADUTA. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,003 sehingga dapat diartikan bahwa ada Pengaruh Emo Demo terhadap pemberian menu MPASI pada BADUTA. Kata Kunci : Emo Demo, Menu, Makanan Pendamping ASI.
Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Dampak Pernikahan Dini Nora Rahmanindar Nora; Iroma Maulida; Vika Nurhaliza
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.542

Abstract

According to the Indonesia Population Data Survey (IDHS), the number of cases of early marriage in Indonesia reaches 50 million people with an average marriage age of 19.1 years. Teen pregnancy will increase the risk of death 2-4 kli higher than pregnancy at the age of> 20 years because it will endanger the health of mother and baby, such as maternal and infant mortality, risk of pregnancy complications, delivery complications, post partum hemorrhage, risk of abortion, severe low birth weight (LBW) and cervical cancer are cases experienced by women who marry early. This study aims to determine the Description of Adolescent Knowledge Against the Impact of Early Marriage in Bojong Village, Bojong Subdistrict, Tegal Regency in 2019. The design and type of this research was descriptive research through a cross sectional approach with a purposive sampling technique. The population was young women aged 15-17 years as many as 350 people and found 78 respondents. The results of this study can be obtained by young women interviewed by researchers mostly aged 16 years as many as 47.4%, educated junior high school (SMP) as much as 55.1% and not working as much as 75.6%. The description of adolescent girls' knowledge of the effects of early marriage was mostly included in the good category at 91%. Keywords : Young Women, Early Marriage. ABSTRAK Menurut Survei Data Kependudukan Indonesia (SDKI), jumlah kasus pernikahan dini di Indonesia mencapai 50 juta penduduk dengan rata-rata usia perkawinan 19,1 tahun. Kehamilan remaja akan meningkatkan risiko kematian 2-4 kli lebih tinggi dibandingkan hamil pada usia > 20 tahun karena akan membahayakan kesehatan ibu dan bayinya, seperti kematian ibu dan bayi, risiko komplikasi kehamilan, komplikasi persalinan, terjadinya perdarahan post partum, risiko terjadinya abortus, berat badan lahir rendah (BBLR) dan kanker serviks adalah kasus yang dialami oleh wanita yang menikah dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Remaja Terhadap Dampak Pernikahan dini di Desa Bojong Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Tahun 2019. Rancangan dan jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Populasinya remaja putri usia 15-17 tahun sebanyak 350 orang dan didapatkan78 responden. Hasil penelitian ini di dapat adalah remaja putri yang diwawancarai oleh peneliti sebagian besar berumur 16 tahun sebanyak 47.4%, berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 55.1% dan tidak bekerja sebanyak 75.6%. Gambaran pengetahuan remaja putri terhadap dampak pernikahan dini sebagian besar termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 91%. Kata Kunci : Remaja Putri, Pernikahan Dini.
Optimalisasi Kemampuan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Pembelajaran Homeschooling Iroma Maulida; Umriaty
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.543

Abstract

One of the problems that can be encountered in children is developmental delay. Children with these limitations certainly need the form of special education services that are adequate and in accordance with the characteristics of the limitations of each child, so they are able to help children with special needs in learning. One form of educational services is the homeschooling program. Therefore researchers were interested in knowing how the steps taken by schools in determining learning strategies, types of learning strategies undertaken and steps in classroom management implemented in ABC'D homeschooling so learning objectives can be achieved. This type of research was observational using qualitative methods with case study design. Respondents in this study amounted to 5 people, namely the principal and representatives of teachers / educators in learning ABC Homes, as well as parents of children who study at ABC Homes, Homes class Mliwis. The results showed the steps carried out at ABCD Homeschooling in determining student learning strategies through stages: identification of the attributes / characteristics of obstacles in children, determining what teaching goals children should be able to achieve after completing a learning experience, choosing learning strategies, choosing material / appropriate materials to achieve goals, test strategies and materials (try it on children), conduct performance evaluations / observe the achievement of goals on children / students. The Learning Strategy applied in ABCD homeschooling was the ABA method, as well as other methods such as the method of task analysis, gradual teaching and motor perception training. Classroom management in homeschooling learning in Mliwis was carried out by placing students according to the type of child barrier and also adapted to the stages of children's abilities in one class. One suggestion that researchers can provide is if possible the need for variations in learning with visual methods (video / film) to help achieve learning objectives. Keywords: Home shcolling, development delays ABSTRAK Salah satu permasalahan yang dapat jumpai pada anak-anak adalah keterlambatan perkembangan. Anak-anak dengan keterbatasan tersebut tentu memerlukan bentuk layanan pendidikan khusus yang memadai dan sesuai dengan karakteristik keterbatasan masing-masing anak, sehingga mampu membantu ABK dalam belajar. Salah satu bentuk layanan pendidikan tersebut adalah homeschooling program. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimanakah langkah-langkah yang ditempuh sekolah dalam menentukan strategi pembelajaran, jenis strategi pembelajaran yang dilakukan dan langkah-langkah dalam pengelolaan kelas yang dilaksanakan dalam homeschooling ABC’D agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Jenis penelitian ini adalah observasional menggunakan metode kualitatif dengan rancangan disain studi kasus. Responden dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu kepala sekolah dan perwakilan guru/pendidik pada pembelajaran Homeschooling ABC’D, serta orangtua murid anak yang belajar di Homeschooling ABC’D kelas Mliwis. Hasil penelitian menunjukkan langkah-langkah yang dilaksanakan di Homeschooling ABCD dalam menentukan strategi pembelajaran siswa melalui tahapan: identifikasi atribut/karakteristik kendala pada anak, menentukan tujuan pengajaran apa yang harus bisa dicapai anak setelah selesai mendapatkan suatu pengalaman belajar, memilih strategi pembelajaran, memilihan materi/bahan yang sesuai untuk mencapai tujuan, uji strategi dan materi (mencobanya pada anak), melakukan evaluasi performansi /pengamatan pencapaian tujuan pada anak/siswa didik. Adapun Strategi Pembelajaran yang diterapkan di homeschooling ABCD adalah metode ABA, serta metode lainnya seperti metode analisis tugas, pengajaran bertahap dan latihan persepsi motorik. Pengelolaan kelas pada pembelajan homeschooling di Mliwis dilaksanakan dengan cara menempatkan siswa sesuai jenis hambatan anak serta disesuaikan pula dengan tahapan kemampuan anak dalam satu kelas. Salah satu saran yang dapat peneliti berikan adalah jika memungkinkan perlu adanya variasi pembelajaran dengan metode visual (video/film) untuk membantu mencapai tujuan pembelajaran. Kata Kunci : Homeschooling, keterlambatan perkembangan
Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Booster DPT Dan Campak Linda Rofiasari; Shintya Yunita Pratiwi
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.556

Abstract

Immunization is an effort to form a toddler's immune system to prevent the entry of disease into the body. Maintaining optimal infant immunity is not only required for complete basic immunization, but for advanced immunization, one of which is DPT and measles booster. In reality, not all toddlers get complete or advanced immunization even do not get immunizations from birth. This was proven in Tanjunglaya Village, the coverage of DPT and measles booster immunization was still low, namely DPT booster immunization coverage was (24%) and Measles (9%). One influential factor was mother's knowledge. The purpose of this study was to determine the knowledge of mothers of toddlers aged 18-24 months about DPT and Measles booster immunization. This type of research was descriptive with a population of 191 mothers who have toddlers aged 18-24 months, with a sample of 66 respondents. Primary data collection with univariate data analysis. The results showed that the knowledge of mothers of toddlers aged 18-24 months about DPT and Measles booster immunization was lacking. It was expected that the puskesmas will conduct counseling on booster immunization so that the mother knew the importance of booster immunization. Keywords: Knowledge, DPT Booster Immunization, Measles. ABSTRAK Imunisasi merupakan salah satu usaha membentuk kekebalan tubuh balita agar mencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh. Mempertahankan kekebalan tubuh balita secara optimal tidak hanya diperlukan imunisasi dasar lengkap, namun diperlukan imunisasi lanjutan salah satunya booster DPT dan campak. Kenyataan dilapangan tidak semua balita mendapatkan imunisasi secara lengkap maupun lanjutan bahkan tidak mendapatkan imunisasi dari lahir. Hal ini dibuktikan di Desa Tanjunglaya cakupan imunisasi booster DPT dan campak masih kurang yaitu cakupan imunisasi booster DPT sebesar (24%) dan Campak (9%). Salah satu faktor yang berpengaruh adalah pengetahuan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu balita usia 18-24 bulan tentang imunisasi booster DPT dan Campak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi 191 ibu yang mempunyai balita usia 18-24 bulan, dengan sampel 66 responden. Pengambilan data secara primer dengan analisa data univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu balita usia 18-24 bulan tentang imunisasi booster DPT dan Campak kurang. Diharapkan bagi pihak puskesmas untuk mengadakan penyuluhan tentang imunisasi booster agar ibu mengetahui pentingnya imunisasi booster. Kata Kunci : Pengetahuan, Imunisasi Booster DPT, Campak.
Gambaran Faktor Penyebab Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin Etty Nurkhayati; Raudotul Hasanah
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.558

Abstract

One indicator to measure health status is maternal mortality and perinatal mortality. The Indonesian Health Demographic Survey (SDKI) data shows that infant and maternal mortality during childbirth has decreased since 2015 to the first semester of 2017. This study aims to determine the causes of premature rupture of membranes in maternity in the Pontang Community Health Center Working Area in 2018. Population in the study this were all mothers giving birth at Pontang Health Center. The sample was determined using secondary data, namely data obtained from Pontang Public Health Center in 2018 for women who experienced KPD as many as 145 people. The results of the study showed that the majority of mothers who experienced KPD at the age of 20-35 years with a percentage of 83.5%. Most mothers who experience KPD at 37-42 weeks' gestation are 69%. Most of the mothers who experienced KPD at primipara parity were 84 respondents with a percentage of 58%. It is expected that the Puskesmas can provide information on how to prevent premature rupture of the membranes . Keywords: Causing Factors, Labour, Early Rupture of Membranes ABSTRAK Indikator kesehatan suatu negara dapat dilihat dengan salah satu indikatornya adalah dengan angka kematian ibu dan angka kematian perinatal. Data Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) mencatat angka kematian bayi dan ibu saat melahirkan mengalami penurunan hingga semester pertama 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab ketuban pecah dini pada ibu bersalin di Puskesmas Pontang Tahun 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Pontang. sampel ditentukan menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari Puskesmas Pontang tahun 2018 pada ibu bersalin yang mengalami KPD yaitu sebanyak 145 orang. Hasil penelitian menunjukan Sebagian besar ibu yang mengalami KPD pada ibu berumur 20 sampai 35 tahun dengan presentase 83,5%. Sebagian besar ibu yang mengalami KPD pada usia kehamilan 37-42 minggu presentase 69%. Sebagian besar ibu yang mengalami KPD pada paritas primipara 84 responden dengan presentase 58%. Diharapkan pihak Puskesmas mampu memberikan informasi tentang cara pencegahan ketuban pecah dini. Kata Kunci: Faktor Penyebab, Persalinan, Ketuban Pecah Dini.
Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan KB Suntik Wiwi Sartika; Siti Qomariah; Nurmaliza
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.617

Abstract

The acceleration of population growth in the world in 2013 increased higher than expected. The world population in July 2013 reached 7.2 billion people, the world population will increase to 8.1 billion people in 2025. That number will continue to grow to 9.6 billion in 2050. This objective aims to identify factors which influences the behavior of family planning acceptors to use injection contraceptives in the Pratama Afiyah Clinic. The research method used in this research was analytic survey research method with cross sectional design. The research was carried out on December 1 st 31 December 2019 at the Pratama Afiyah Clinic. The population of all mothers who use contraceptives visiting Pratama Afiyah Clinic and a sample of 57 people. The technique of using data using accidental sampling was taken by chance. The research instrument used was a questionnaire. Data processing procedures with Editing, Coding, Processing, Cleaning. Univariate data analysis in this study were the dependent and independent variables analyzed. Bivariate analysis using chi-square test with 95% confidence level. Knowledge research results .006, Education .006, Age .012, Media Information .005, Availability of Contraception .000, Health Officers .000, Husband Support. Conclusion of several factors that influence: knowledge, age, education, husband support, availability of contraceptives, health workers, information media. Keywords: Election, Method, KB injection ABSTRAK Percepatan pertumbuhan penduduk di dunia padatahun 2013 mengalami peningkatan lebih tinggi dari perkiraan. Jumlah penduduk dunia pada bulan Juli 2013 mencapai7,2 miliar jiwa, penduduk dunia akan naikmenjadi 8,1 miliar jiwa pada tahun 2025.Jumlah itu akan terus berkembang menjadi 9,6miliar pada tahun 2050. Tujuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku aseptor KB untuk menggunakan alat kontrasepsi Suntik di Klinik Pratama Afiyah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey analitik dengan designcross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1s/d 31 Desember 2019 di Klinik Pratama Afiyah. Populasi seluruh ibu pengguna alat kontrasepsi yang berkunjung di Klinik pratama afiyah dan sampel sebanyak 57 orang. Tehnik penggunakan data menggunakan Accidental Sampling sampel diambil secara kebetulan. Instrument penelitian yang digunakan adalah berbentuk kuesioner. Prosedur pengolaan data dengan Editing, Coding, Processing, Cleaning. Analisis data dengan univariat dalam penelitian ini adalah variabel dependen dan independen yang dianalisa. Analisa Bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian Pengetahuan .006, Pendidikan .006, Umur .012, Media Informasi .005, Ketersediaan Alat Kontrasepsi .000, Petugas Kesehatan .000, Dukungan Suami.000. Kesimpulan bebearpa faktor yang mempengaruhi: pengetahuan, umur, pendidikan, Dukunagn Suami, ketersediaan alat kontrasepsi, petugas kesehatan, Media Informasi. Kata Kunci: Pemilihan, Metode, KB suntik
Hubungan Antara Ketersediaan Alat Kontrasepsi Dengan Penggunaan KB Suntik Siti Qomariah; Wiwi Sartika; Nurmaliza
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.618

Abstract

According to world data on the population recorded in the 2013 population data sheet, Indonesia is ranked as the 5th country in the world with the largest population, which is 249 million. In ASEAN itself, Indonesia is included in the largest area remains the country with the most population, far above 9 other member countries. With Fertilization Figures or a total fertility rate of 2.6, Indonesia is above the average of ASEAN countries, which is 2.4. The purpose of this study was to determine the relationship between the availability of contraceptive devices and the use of injection contraception in the Pratama Afiyah Clinic in 2019. The research method used was analytical survey research methods with cross sectional design. The research was carried out on December 1 st 31 December 2019 at the Pratama Afiyah Clinic. The population of all mothers who use contraceptives visiting Pratama Afiyah Clinic and a sample of 57 people. The technique of using data used accidental sampling was taken by chance. The tool used in this study used a questionnaire. Data processing procedures with Editing, Coding, Processing, Cleaning. Univariate data analysis was the dependent and independent variables analyzed. Bivariate analysis using chi-square test with a P value of .000. Conclusion there was a relationship between the availability of contraception with injection contraception used. Keywords : Selection, Method, Injection KB. ABSTRAK Menurut data dunia tentang jumlah penduduk yang tercatat pada lembar data populasi 2013, Indonesia merupakan peringkat ke 5 negara yang ada di dunia dengan populasi terbanyak, yaitu 249 juta. Di ASEAN sendiri Indonesia termasuk kedalam luas wilayah terbesar tetap menjadi negara dengan penduduk terbanyak, jauh diatas 9 negara anggota lainnya. Dengan Angka Fertilisasi atau total tingkat kesuburan 2,6 Indonesia berada diatas rata-rata negara ASEAN, yaitu berjumlah 2,4. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Ketersediaan Alat Kontrasepsi dengan penggunaan kontrasepsi KB suntik di Klinik Pratama Afiyah Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode penelitian survey analitik dengan design cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1s/d 31 Desember 2019 di Klinik Pratama Afiyah. Populasi seluruh ibu pengguna alat kontrasepsi yang berkunjung di klinik pratama afiyah dan sampel sebanyak 57 orang . Tehnik penggunakan data menggunakan Accidental Sampling sampel diambil secara kebetulan. Alat yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Prosedur pengolaan data dengan Editing, Coding, Processing, Cleaning. Analisis data dengan univariat yaitu variabel dependen dan independen yang dianalisa. Analisa Bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat P Value .000. Kesimpulan terdapat hubungan antara ketersediaan alat kontrasepsi dengan penggunaan kontrasepsi KB suntik. Kata Kunci: Pemilihan, Metode, KB Suntik
Perilaku Ibu Nifas Dalam Meningkatkan Produksi ASI Nova Yulita; Sellia Juwita; Ade Febriani
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v7i1.619

Abstract

Exclusive breastfeeding in Indonesia is still low. Achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia is only 74.5%. Coverage of infants gets exclusive breastfeeding in 2018 which is 68.74%. The main reason that children 0-23 months have never / never been breastfed is because breast milk does not come out (65.7%). Various efforts can be made to increase production. The aim was to determine the behavior of postpartum mothers in increasing milk production. This research was a field survei was conducted in November 2019. Respondents in this survei were postpartum mothers in Pekanbaru City who were met by door to door. The number of respondents in this survei was 30 people. The results of this survei showed that varied maternal behavior in an effort to increase milk production. Some of the correct breastfeeding techniques have been used by mothers. Only a small proportion of mothers who do breast care and consume breast milk Keywords: Behavior, ASI Production, Puerperium ABSTRAK Pemberian ASI ekslusif di Indonesia masih rendah. Pencapaian ASI ekslusif di Indonesia hanya 74,5%. Cakupan bayi mendapat ASI ekslusif tahun 2018 yaitu sebesar 68,74%. Alasan utama anak 0-23 bulan belum/tidak pernah disusui adalah karena ASI tidak keluar (65,7%). Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi. Tujuan untuk mengetahui perilaku ibu nifas dalam meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan explanatory design yang dilakukan pada bulan November 2019. Responden pada penelitian ini adalah ibu nifas di Kota Pekanbaru yang ditemui dengan cara door to door, dengan jumlah sebanyak 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku ibu yang bervariasi dalam upaya peningkatan produksi ASI. Teknik menyusui yang benar sebagian telah dilakukan oleh ibu. Hanya sebagian kecil ibu yang melakukan perawatan payudara dan mengkonsumsi pelancar ASI. Kata kunci: Perilaku, Produksi ASI, Nifas.
Gambaran Kejadian Kehamilan Ektopik Terganggu Ni Luh Sri Aravianti; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Ketut Somoyani
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2022): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v9i1.1361

Abstract

Ectopic pregnancies occur in 19,7 cases out of 1000 pregnancies, and is the leading cause of maternal death in the first trimester. Risk factors for disrupted ectopic pregnancy include age, gravidity, medical history, past obstetric history, and history of contraception. The purpose of this study was to describe the incidence of disrupted ectopic pregnancy at the Wangaya Regional General Hospital, Denpasar City. This type of study was descriptive with a cross sectional approach. The results of this study are the incidence of disrupted ectopic pregnancy occurred at an average age of 27.65 years, and the most at the age of 20-35 years, multigravida, without a history of sexually transmitted infections and pelvic inflammatory disease, without a history of disrupted ectopic pregnancy, abortion, caesarean section, and tubal surgery, and no history of contraception. The study suggest that pregnant women of productive age and multigravida to carry out more routine antenatal care and carry out ultrasound at least once in early pregnancy. In future study, it is recommended to use primary data. Keywords: Disrupted ectopic pregnancy, Age, Gravidity, Medical history, Past Obstetrics History.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III: Literatur Review Melati Nur Arummega; Alfiah Rahmawati; Arum Meiranny
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2022): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v9i1.1506

Abstract

Back pain is caused by pain in the lumbosacral area. The increase in intensity with increasing gestational age results from a shift in the center of gravity and changes in body posture. Back pain from sacroiliac/lumbar can be a long term back pain if not treated promptly. Literature review aims to examine more deeply about back pain in pregnant women in the third trimester, there were factors that influence it by reviewing. Methods literature review by searching on Google Scholar and PubMed. The keyword criteria are "pregnancy", "back pain", "low back pain pregnancy factors", "back pain pregnant women activities". After the study was conducted, national articles 9 and 15 were obtained. Factors that affect back pain in third trimester pregnant women can be classified from gestational age, age, parity, daily activities that affect back pain and body relaxation can reduce back pain . Keywords: Daily Activities, 3rd Trimester Of Pregnancy, Back Pain