cover
Contact Name
Berru Amalianita
Contact Email
berru@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
frischa@konselor.org
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)
ISSN : 25413163     EISSN : 25413317     DOI : -
Core Subject : Education,
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) ISSN: 2541-3317 (for electronic version) 2541-3163 (for print version). JPGI is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Provide a journal that reports research on topics that are of local and international significance across educational contexts 2) Publish manuscripts that are of local and International significance in terms of design and/or findings 3)Encourage collaboration by local and international teams of researchers to create special issues on these topics. JPGI published biannualy (May and October).
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
Peningkatan Keterampilan Komunikasi Guru Dalam Proses Pembelajaran Melalui Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Di SD Negeri 06 Situjuah Gadang Nurma Nurma
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02596jpgi0005

Abstract

This research is motivated by the low communication skills of teachers in the learning process at SDN 06 Situjuah Gadang, Lima Puluh Kota. This study aims to improve teacher communication skills in the learning process through FGD activities. This type of research is action research using a qualitative approach. This research data in the form of information about the process and data on the results of actions obtained from observations, the results of teacher skills assessment, discussion and documentation. The data source is the process of implementing Focus Group Discussion (FGD) activities. The results show that there is an increase in research results from Cycle I to Cycle II, this proves that guidance through FGD activity can improve the teacher's communication skills.
Upaya menigkatkan kompetensi guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran melalui pemberdayaan kegiatan kelompok kerja guru Pitasari Pitasari
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02944jpgi0005

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kepala sekolah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2018 UPT SDN 04 Air Pura Kecamatan Air Pura  Kebupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini ditujukan kepada semua guru yang ada di UPT SDN 04 Air Pura Kecamatan Air Pura  Kebupaten Pesisir Selatan yang berjumlah sebanyak 14 orang. Teknik analisis data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan rumus persentase.Bedasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa : 1) Untuk meningkatkan kompetensi dalam proses pembelajaran dilakukan melalui pemberdayaan kegiatan kompetensi dalam proses pembelajaran dilakukan melalui pemberdayaan kegiatan kelompok kerja guru secara berkala sebanyak 2 siklus, tiap siklus 2 kali pertemuan, tiap pertemuan malakuakan 4 tahap kegiatan yang dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. 2) Obsevasi dilakukan kepala sekolah sebagai kolaborator pengawas, diakhiri dengan refleksi untuk melihat segi positif dan negative sabagai landasan perencanaan tindakan berikutnya pada siklus 2. Dengan supervise klinis terjadi peningkatan kompetensi guru pada awal kegiatan 71.43% menjadi 93.73% terjadi peningkatan sebasar 22,30%.
Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP daring melalui metode in house training (IHT) Harnieti Harnieti
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02878jpgi0005

Abstract

This article aims to analyze the improvement of teacher competence in compiling an Online Learning Implementation Plan (RPP) by applying the In House Training (IHT) method to teachers. The research subjects were teachers who had low competence in compiling online lesson plans with five men and 15 women. This research is a School Action Research which was carried out in two cycles, and each cycle was carried out for two meetings. The data collection technique was carried out by direct observation and accompanied by the vice principal as an observer by using an observation sheet. Then the results of the observations will be analyzed by looking at the increase in each cycle. In the initial conditions, the competence of teachers in preparing online lesson plans was 35.48%. After taking action through In House Training, the competence of teachers in preparing online lesson plans in cycle 1 is 70.42%. An increase in cycle 2 to 87.92% (very good). The results of this study indicate that there is an increase in teacher competence in preparing online lesson plans from cycle 1 to cycle two with an average increase of 17.5%. Based on the results of this study, it can be concluded that the application of the In House Training method can improve the competence of teachers in preparing online lesson plans.
Peningkatan keterampilan wudhu dan tayamum pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan metode demonstrasi Murhasneli Murhasneli
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02626jpgi0005

Abstract

Kajiannya  dilatar belakangi karena banyak siswa kelas IV yang belum bisa melaksanakan wudhu dan  tayamum dengan baik dan benar. Hal  ini  terlihat dari perolehan nilai praktek yang  belum mencapai KKM. Dari  34  siswa  dikelas  IV  hanya  18  siswa  atau  53%  yang  tuntas  KKM,  berarti  masih  ada  16  siswa  yang  belum  tuntas  pada  materi  wudhu. Sedangkan  dalam  materi  tayamum  dari  34  siswa  hanya  11  siswa  atau  33%  yang  tuntas kkm dalam melaksanakan praktek  tayamum berarti masih ada 23 siswa yang belum tuntas KKM. Peneliti  berupaya  keras  untuk  melakuka  perbaikan  dalam  pembelajaran wudhu dan tayamum melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode  demonstrasi  melalui  dua  siklus.  Hasil  penelitian  perbaikan  pembelajaran mengalami peningkatan pada materi wudhu dari pembelajaran awal 53% meningkat menjadi 68% disiklus I dan meningkat menjadi 94% pada siklus II. Sedangkan pada materi  tayamum mengalami peningkatan dari pembelajaran awal 33% menjadi 50% disiklus I dan meningkat menjadi 94% pada siklus II. Dengan  demikian  perbaikan  pembelajaran  PAI  pada  materi  wudhu  dan tayamum menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam  melaksanakan  wudhu  dan  tayamum.  Sehingga  peneliti  memutuskan  untuk mengakhiri Penelitian Tindakan Kelas hanya sampai pada siklus II saja.
Peningkatan kemampuan guru dalam menyusun kelengkapan mengajar melalui in-house training Yulmi Yulmi
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02823jpgi0005

Abstract

Penelitian dilakukan di UPT SDN 05 Air Pura Kecamatan Air Pura selama kurang lebih dua bulan dimulai tanggal 05 Juli 2020 sampai dengan tanggal 07 Agustus 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi dan dokumentasi. Dari angket diperoleh hasil bahwa secara keseluruhan Guru UPT SDN 05 Air Pura Kecamatan Air Pura menyatakan penting untuk memiliki kelengkapan mengajar. Sebagian besar Guru UPT SDN 05 Air Pura Kecamatan Air Pura merasa bahwa pengalaman mengajarnya masih minim pada mata pelajaran yang diajarkan, latar belakang pendidikan tidak begitu sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan dan pengetahuan tentang penyusunan kelengkapan mengajar masih kurang. Seluruh Guru UPT SDN 05 Air Pura Kecamatan Air Pura menghendaki adanya In-House Training penyusunan kelengkapan mengajar dan 100% Guru memiliki motivasi yang tinggi untuk mengikuti In-House Training dan memiliki keinginan yang kuat untuk membuat kelengkapan mengajar dan akan menggunakan kelengkapan mengajar tersebut sebagai penunjang proses pembelajaran. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus. Pada siklus 1 diperoleh 42,5% Guru berhasil menyelesaikan penyusunan kelengkapan mengajar dan pada Siklus 2 terdapat 95% Guru berhasil menyelesaikan penyusunan kelengkapan mengajar. Jadi ada peningkatan kemampuan Guru dalam menyusun kelengkapan mengajar setelah dilakukan In-House Training tahap 1 dan masing-masing Guru menunjukkan peningkatan yang signifikan. In-House Training adalah salah satu pola yang sangat efektip untuk meningkatkan kemampuan Guru dalam menyusun kelengkapan mengajar.
Peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran tolak peluru melalui pendekatan metode bermain bola karet pada siswa kelas VI Kasmi Libarti
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02824jpgi0005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui pendekatan metode bermain bola karet dalam pembelajaran tolak peluru pada siswa kelas VI UPT SDN 02 Bukit Putus Luar  Kec. Linggo Sari Baganti Tahun Pelajaran 2020-2021. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SDN 02 Bukit Putus Luar  Kec. Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan, dengan subjek yang digunakan dalam penelitian adalah peserta didik di kelas VI dengan jumlah 24 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukan pada : Pada siklus I terjadi peningkatan rata-rata nilai unjuk kerja (psikomotor) menjadi 54,16 , pemahaman konsep (kognitif) menjadi 66,66 dan sikap (afektif) menjadi 62,50 . Namun pada siklus I ini rata-rata siswa kelas VI UPT SDN 02 Bukit Putus Luar  Kec. Linggo Sari Baganti hanya  6 (25 %) siswa sudah mencapai KKM dan 18 (75%) siswa belum mencapai  batas KKM. Pada siklus II juga terjadi peningkatan  nilai unjuk kerja (psikomotor) menjadi 75,00 ,nilai rata-rata pemahaman konsep (kognitif) menjadi 70,83 dan rata-rata nilai sikap (afektif) meningkat menjadi 79,50. Pada siklus I hanya 6 (25%) siswa yang mengalami nilai kriteria ketuntasan minimal, dan setelah dilakukan evaluasi dan diberikan model pembelajaran pada sikuls II siswa mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa. Pada siklus II 20 (83,33%) siswa dari 24 siswa UPT SDN 02 Bukit Putus Luar  Kec. Linggo Sari Baganti telah mencapai KKM dan 4 (16,66%) siswa dari 24 siswa belum mencapai KKM.
Kontribusi dukungan keluarga terhadap motivasi belajar anak broken home Linda Fitria; Mufadhal Barseli
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02697jpgi0005

Abstract

This study aims to determine the contribution of family support to the learning motivation of broken home children in grade X even semester SMK Negeri 9 Padang Academic Year 2019/2020. The population of this study was 418 people who were taken using 2019/2020, with a sample of 56 people who were taken using purposive sampling technique. The method used in this research is correlational quantitative descriptive. The data collection instrument used in this study was a questionnaire with a Likert scale model. Data analyzes were performed using statistical programs on the IBM Statistical 20 computer and Microsoft Excel. Based on the results of the study, data shows that there is a contribution of family support to the learning motivation of broken home children
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Relasi Kuasa Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Melsi Syawitri; Afdal Afdal
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02598jpgi0005

Abstract

Cases of violence in Indonesia, especially against women in the household, have increased so that it is considered quite alarming. Domestic violence perpetrated by the perpetrator, in this case the husband, is motivated by power relations in the household. This research aims to analyze the factors that influence the power relations of domestic violence (KDRT).The method used in this research is a descriptive qualitative approach with the research subject, namely a criminal case of domestic violence. The data collection techniques used were observation, interviews and document analysis. The data analysis technique is carried out through three activities, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The result of the research shows that there is a real power relation of violence in household; (1) gender perception bias, based on the results found that there is an understanding that is still gender biased in the perceptions of domestic violence perpetrators, (2) aggressive personality is higher in men. This is related to the social roles inherent in men and women. So that with a reasonable view that aggressive is higher in men, causing the perpetrator to feel for verbal and physical aggression. The perpetrator who has an aggressive personality causes him to become irritable by participating in verbal and physical aggression. (3) The perpetrator who has an antisocial personality is related to the tendency to carry out criminal activities such as domestic violence without being followed by feelings related to the act of action. The results of the research are expected to help community institutions to pay more attention to the conditions of domestic violence perpetrators and especially counselors to be able to provide interventions in the form of counseling programs to perpetrators as preventive and handling measures in order to break the chain of domestic violence. It is also hoped that the counselor can educate the perpetrators to change their mindset and behavior and help them in the future to be able to integrate with society.
Upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun silabus danencana pelaksanaan pembelajaran melalui supervisi akademik yang berkelanjutan Risna Hertati
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02945jpgi0005

Abstract

Setiap proses pasti selalu meliputi tiga kegaiatan utama yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Demikian pula yang terjadi dengan proses belajar mengajar di sekolah. Seorang guru diharuskan melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Untuk mengecek originalitas silabus dan RPP yang disusun guru, kepala sekolah melakukan supervise kelas. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan rencana yang dimuat dalam silabus dan RPP dengan penerapannya di kelas. Jika sesuai maka dapat dipastikan, kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP tersebut benar (bukan jiplakan atau dibuatkan orang lain). Jika banyak ketidaksesuaian maka ada kemungkinan silabus. Supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di di UPT SDN 27 Pasar Kambang Kec. Lengayang. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru yang baik dari 85% menjadi 100% setelah supervise akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari 85% menjadi 100%.
Peran orang tua dan guru dalam memotivasi peserta didik sekolah dasar di masa pandemi Yosi Fimala; Neviyarni S; Irda Murni
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02927jpgi0005

Abstract

Pendidikan merupakan aspek yang terpenting pada kehidupan. Namun saat ini proses pendidikan mendapatkan rintangan yang berat karena dengan adanya pandemi COVID – 19 ini sistem pembelajaran awalnya tatap muka beralih menjadi tatap maya/ virtual. Dalam pembelajaran seperti saat sekarang ini motivasi dibutuhkan peserta didik dari orang tua dan guru. Orang tua dan guru berperan dalam memotivasi siswa belajar. Motivasi adalah dorongan untuk melakukan suatu kegiatan. Penelitian ini menggunakan metode study literatur research atau studi kepustakaan dengan mengkaji jurnal yang memiliki kaitan atau hubungan dengan strategi atau upaya orang tua dan guru dalam meningkatkan motivasi peserta didik di sekolah dasar. Hasil penelitian adalah peran guru dan orang tua dalam rangka memotivasi peserta didik belajar di rumah. Kesimpulannya yaitu dengan cara komunikasi persuasif, pendekatan personal, mengatur waktu belajar, cara belajar anak, mengawasi perkembangan anak, melakukan pendampingan, memfasilitasi sarana prasarana belajar, membangun kolaborasi antara orang tua dan guru, memaksimalkan peran sebagai fasilitator dan motivator, melengkapi program atau aturan terstruktur dalam belajar dirumah, menyiapkan media belajar yang inovatif dan mudah diakses serta mudah digunakan, memberikan dukungan untuk mengerjakan tugas, memberi kesempatan bagi anak untuk menemukan minat dan bakat yang ada pada dirinya, serta memfasilitasi sarana dan prasarana kelengkapan belajar anak, serta membantu anak jika mendapat kesulitan belajar.

Page 9 of 41 | Total Record : 408