cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 1,051 Documents
Implementasi Algoritma K-Means Clustering untuk Mengelompokkan Wilayah Produksi Kopi di Jawa Barat Jingga Pratama; Baenil Huda; Shofa Shofiah Hilabi; Elvina Novalia
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3622

Abstract

Regional disparities in Arabica coffee output across West Java Province underscore the necessity of evidence-based analytical approaches to systematically map production distribution. This study applies K-means clustering to segment Arabica coffee-producing districts and cities based on their production volumes. The analytical pipeline encompasses data preprocessing, cluster modeling, performance evaluation, and result visualization. Three distinct production tiers emerged from the analysis: low, moderate, and high. A silhouette score of 0.883 confirmed excellent cluster cohesion and separation quality. The novelty of this research lies in its territory-level, data-driven segmentation approach paired with interpretable visualization to inform regional policy. The findings reveal pronounced inter-regional production disparities and offer an empirical foundation for crafting targeted, data-informed, and sustainable development strategies to improve the equity and competitiveness of Arabica coffee production at the regional level.Keywords: K-Means clustering; Arabica coffee; Coffee production; Regional clustering; Data analysisAbstrakKesenjangan tingkat produksi kopi Arabika antar daerah di Provinsi Jawa Barat mengindikasikan perlunya pendekatan analitis berbasis data untuk memetakan pola sebaran produksi secara sistematis. Penelitian ini menerapkan metode K-means clustering guna mengelompokkan daerah penghasil kopi Arabika berdasarkan volume produksinya. Rangkaian analisis mencakup pra-pemrosesan data, pemodelan cluster, evaluasi performa, dan visualisasi hasil. Tiga kelompok wilayah berhasil terbentuk, yakni kategori produksi rendah, menengah, dan tinggi. Nilai silhouette score sebesar 0,883 mengonfirmasi kualitas pengelompokan yang sangat baik dengan separasi antar cluster yang tegas. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan segmentasi berbasis wilayah yang bersifat data-driven serta penyajian visual yang informatif sebagai fondasi pengambilan kebijakan. Temuan ini mengungkap adanya ketimpangan produksi yang nyata antar wilayah sekaligus menyediakan landasan empiris untuk merancang strategi pengembangan kopi Arabika yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan berkelanjutan ditingkat daerah. 
Prototipe Kendali Lampu dan Pintu Garasi Menggunakan NodeMCU ESP8266 dan Blynk Ita Rusmala Dewi; Febriyansyah Ramadhan; Naufal Febianto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.2884

Abstract

Garage system automation has become essential to enhance security and energy efficiency. This study aims to design and implement a prototype of a lighting and garage door control system based on the NodeMCU ESP8266 integrated with the Blynk application. The research method includes hardware design using ultrasonic and PIR sensors, as well as software development based on the Internet of Things. System testing was conducted using black-box testing to verify system functionality and delay testing to measure response time. The results show that the ultrasonic sensor can detect objects up to 20 cm, while the PIR sensor detects motion up to 53 cm, with a relatively fast and stable system response, achieving an average error rate of 3.54% for the ultrasonic sensor. The system is capable of activating lights, opening the garage door using a servo motor, and sending real-time notifications. Therefore, the developed system is proven effective in improving security and energy efficiency, as well as enabling remote control.Keywords: Automatic control; Internet of Things; NodeMCU ESP8266; PIR sensor; Ultrasonic sensorAbstrakOtomatisasi sistem garasi menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan aspek keamanan dan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem kendali lampu dan pintu garasi berbasis NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan aplikasi Blynk. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras menggunakan sensor ultrasonik dan sensor PIR serta pengembangan perangkat lunak berbasis Internet of Things. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black-box testing untuk memverifikasi fungsi sistem serta uji delay untuk mengukur waktu respons. Hasil pengujian menunjukkan sensor ultrasonik mampu mendeteksi objek hingga jarak 20 cm dan sensor PIR hingga 53 cm, dengan waktu respons sistem yang relatif cepat dan stabil, serta rata-rata error sebesar 3,54% pada sensor ultrasonik. Sistem mampu mengaktifkan lampu, membuka pintu garasi melalui motor servo, serta mengirim notifikasi secara real-time. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi energi serta mendukung kendali jarak jauh. 
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Internet Service Provider Menggunakan Metode TOPSIS Berbasis Web di Kota Batam Rita Rianggun; Yonhendri Yonhendri
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3487

Abstract

Pemilihan Internet Service Provider (ISP) yang tepat menjadi tantangan kompleks bagi konsumen dan pelaku usaha di Kota Batam, mengingat banyaknya pilihan penyedia layanan dengan karakteristik beragam meliputi kecepatan, harga, kualitas layanan, dan jangkauan wilayah. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web yang mengimplementasikan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses seleksi ISP secara objektif dan terstruktur. Sistem dirancang menggunakan arsitektur React.js dengan integrasi algoritma TOPSIS yang mampu memproses enam kriteria penilaian: kecepatan download, kecepatan upload, harga, kualitas layanan, jangkauan wilayah, dan stabilitas koneksi. Data penelitian mencakup enam provider ISP utama di Batam dengan pengujian dilakukan melalui dua skenario berbeda: kasus single-ISP dan multi-ISP. Hasil validasi matematis menunjukkan akurasi perhitungan sistem mencapai toleransi error di bawah 0,001 dibandingkan dengan perhitungan manual menggunakan Microsoft Excel. Sistem berhasil menghasilkan rekomendasi ISP dengan nilai preferensi tertinggi mencapai 92% untuk kasus multi-ISP dan menangani edge case single-ISP dengan mekanisme fallback yang memberikan nilai preferensi 100%. Implementasi sistem ini terbukti efektif dalam menyediakan rekomendasi yang objektif, transparan, dan dapat diandalkan untuk mendukung pengambilan keputusan pemilihan ISP di Kota Batam.
Perbandingan Metode Decision Tree dan Logistic Regression dalam Klasifikasi Tingkat Obesitas Berdasarkan Gaya Hidup Yunisia Rosari Bere; Fadhli Almu’iini Ahda
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3591

Abstract

This study compares two classification algorithms, Decision Tree and Logistic Regression, to predict obesity levels based on individual lifestyle patterns. The initial dataset consisted of 2,212 data points with 17 attributes, which were then narrowed down to 499 data points with the nine most relevant attributes. After a cleaning process, 498 valid data points were obtained, including demographic information and daily habits, which were then used in the modelling process. To objectively evaluate model performance, a stratified 5-fold cross-validation method was used, along with testing on separate test data. The evaluation results showed that Logistic Regression consistently performed better, with an average accuracy of 0.8755 and an F1-score of 0.8576. In contrast, Decision Tree achieved an accuracy of 0.7851 and an F1-score of 0.7704. The test data also showed a similar pattern, with Decision Tree achieving an accuracy of 0.75 and an F1-score of 0.7534, while Logistic Regression achieved an accuracy of 0.88 and an F1-score of 0.8664. Overall, the results showed that logistic regression performed more consistently and reliably in classifying obesity levels, suggesting that this method may be a superior method for supporting analysis in the healthcare industry.Kata Kunci: Classification; Obesity; Lifestyle; Decision Tree; Logistic Regression  AbstrakStudi ini membandingkan dua algoritma klasifikasi, Decision Tree dan Logistic Regression, untuk memprediksi tingkat obesitas berdasarkan pola gaya hidup individu. Dataset awal terdiri dari 2.212 data dengan 17 atribut, yang kemudian diseleksi menjadi 499 data dengan 9 atribut yang paling relevan. Setelah melalui proses pembersihan, diperoleh 498 data valid yang mencakup informasi demografis dan kebiasaan sehari-hari, yang selanjutnya digunakan dalam proses pemodelan. Untuk mengevaluasi kinerja model secara objektif, digunakan metode stratified 5-fold cross-validation serta pengujian pada data uji terpisah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Logistic Regression secara konsisten berkinerja lebih baik, dengan rata-rata akurasi 0,8755 dan F1-score sebesar 0,8576. Sebaliknya, Decision Tree memperoleh akurasi 0,7851 dan F1-score sebesar 0,7704. Data pengujian juga menunjukkan pola serupa, dengan Decision Tree mencapai akurasi 0,75 dan F1-score sebesar 0,7534, sedangkan Logistic Regression mencapai akurasi 0,88 dan F1-score sebesar 0,8664. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa regresi logistik berkinerja lebih konsisten dan andal dalam mengklasifikasikan tingkat obesitas, menunjukkan bahwa metode ini mungkin merupakan metode yang lebih unggul untuk mendukung analisis di industri perawatan kesehatan. 
Rancangan EduChat Berbasis WebSockets dan E2EE di Institut Pendidikan Indonesia Garut Salman Al Farizi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3600

Abstract

Academic communication in higher education environments often mixes with personal interactions due to the use of general instant messaging applications, which impacts professionalism and information organization. This study aims to design and develop a dedicated academic communication platform (EduChat) for the academic community of Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut. The system was developed using the Laravel framework with a REST API architecture. To meet the need for rapid communication, the system integrates the WebSocket protocol to support real-time messaging and announcements. The novelty of this system lies in the implementation of a Python-based security module that encrypts message texts and document attachments using the AES-GCM algorithm, alongside Argon2 for credential security. Based on functionality testing using the Black-box testing method, all system features, including user management, authentication, and real-time communication, successfully operated with a high level of validity. The platform has proven viable for implementation to create a structured, secure, and professional academic communication ecosystem.Keywords: Academic communication; Laravel; AES-GCM encryption; Real-time; Websocket. AbstrakKomunikasi akademik di lingkungan perguruan tinggi sering kali bercampur dengan interaksi personal akibat penggunaan aplikasi pesan instan umum, yang berdampak pada menurunnya profesionalisme dan ketertataan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun platform komunikasi akademik khusus (EduChat) bagi sivitas akademika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut. Sistem dikembangkan menggunakan kerangka kerja Laravel dengan arsitektur REST API. Untuk memenuhi kebutuhan komunikasi cepat, sistem mengintegrasikan protokol WebSocket guna menunjang pengiriman pesan dan pengumuman secara seketika (real-time). Nilai kebaruan pada sistem ini terletak pada penerapan modul keamanan berbasis Python yang mengenkripsi teks pesan beserta lampiran dokumen menggunakan algoritma AES-GCM, serta menggunakan Argon2 untuk pengamanan kredensial. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas menggunakan metode Black-box testing, seluruh fitur sistem meliputi manajemen pengguna, autentikasi, serta komunikasi real-time berhasil beroperasi dengan tingkat validitas yang tinggi. Platform ini terbukti layak diimplementasikan untuk menciptakan ekosistem komunikasi akademik yang terstruktur, aman, dan profesional.
Analisis Spasial Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Berbasis SIG Andin Ayu Oksilia Ramadhani; Nur Ariesanto Ramdhan; Bambang Irawan
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3583

Abstract

This study analyzes the spatial characteristics of the Mount Lawu hiking trail via Cemoro Sewu based on Geographic Information Systems (GIS) by utilizing National Digital Elevation Model (DEMNAS) data. The methods used include the collection of trail and hiking post point data, spatial processing using QGIS, overlay with DEMNAS, as well as elevation profile extraction and slope analysis. The results of the study show that the hiking trail has an elevation range from approximately 1,913 meters to approximately 3,229 meters above sea level with a total elevation gain of around 1,316 meters. Elevation profile analysis shows a gradual increase pattern, with the most significant segment being from Post 1 to Post 2, which has the highest elevation gain. In addition, slope analysis results show that the trail is dominated by moderate to steep slope classes (approximately 23°–30°), especially in the middle sections up to near the summit. The spatial information produced in the form of route maps, elevation profiles, and slope distribution is able to provide a quantitative picture of the difficulty level of the route.Keywords: Geographic information system; Demnas; Hiking trails; Elevation profile; Mount Lawu AbstrakPenelitian ini menganalisis karakteristik spasial jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan memanfaatkan data Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data jalur dan titik pos pendakian, pengolahan spasial menggunakan QGIS, overlay dengan DEMNAS, serta ekstraksi profil elevasi dan analisis kemiringan lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur pendakian memiliki rentang elevasi dari ±1.913 mdpl hingga ±3.229 mdpl dengan total kenaikan elevasi sekitar ±1.316 meter. Analisis profil elevasi menunjukkan pola kenaikan bertahap dengan segmen paling signifikan berada pada Pos 1–Pos 2 sebagai bagian dengan kenaikan elevasi tertinggi. Selain itu, hasil analisis kemiringan lereng menunjukkan bahwa jalur didominasi oleh kelas lereng sedang hingga curam (±23°–30°), terutama pada bagian tengah hingga mendekati puncak. Informasi spasial yang dihasilkan berupa peta jalur, profil elevasi, dan distribusi kemiringan lereng mampu memberikan gambaran kuantitatif mengenai tingkat kesulitan jalur. 
Analisis Threshold Intensitas Cahaya Otomasi Lampu untuk Efisiensi Energi Rumah Tangga Gautama Wijaya; Stefanus Eko Prasetyo; Yodi Salim Putra
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3532

Abstract

Inefficiency in household energy consumption is frequently driven by human error in lighting system management. This study aims to analyze the effect of varying light intensity thresholds on electrical energy consumption using the Tinkercad simulation platform. An experimental method with a multi-treatment design was employed, comparing the baseline phase against three threshold variations: 30 lx, 50 lx, and 70 lx. The Tinkercad platform was utilized to simulate environmental variable control in a measurable manner, providing consistent initial data as a representation of system behavior. The energy consumption parameter was measured in Watt-hours (Wh) based on the load's operational duration, recorded via the millis() function on the microcontroller. Statistical analysis using One-Way ANOVA indicated significant differences in energy consumption across all treatment groups (p < 0.05). The research findings conclude that a 50 lx threshold represents the optimal equilibrium point, as it achieves significant energy efficiency while maintaining visual comfort standards in accordance with the SNI 6197:2011 regulation. Keywords: Energy Efficiency; Lighting Automation; Tinkercad; Lx Threshold; SNI 6197:2011.  AbstrakKetidakefisienan penggunaan energi pada sektor rumah tangga sering kali dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error) dalam pengelolaan sistem penerangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ambang batas (threshold) intensitas cahaya terhadap konsumsi energi listrik melalui platform simulasi Tinkercad. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain Multi treatment yang membandingkan fase baseline terhadap tiga variasi perlakuan threshold: 30 lx, 50 lx, dan 70 lx. Platform Tinkercad digunakan untuk mensimulasikan kontrol variabel lingkungan secara terukur, sehingga diperoleh data awal yang konsisten sebagai representasi perilaku sistem. Parameter konsumsi energi diukur dalam satuan Watt-hour (Wh) berdasarkan durasi operasional beban yang dicatat melalui fungsi millis() pada mikrokontroler. Hasil uji statistik menggunakan One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada konsumsi energi di antara seluruh kelompok perlakuan (p < 0,05). Temuan penelitian menyimpulkan bahwa ambang batas 50 lx merupakan titik ekuilibrium yang optimal, karena mampu menghasilkan efisiensi energi yang signifikan sekaligus memenuhi standar kenyamanan visual sesuai regulasi SNI 6197:2011. 
Analisis Sentimen Isu Redominasi Rupiah Menggunakan Lexicon Based dan Naïve Bayes Muhammad Fadli; Ival Sanjaya; Muhammad Surono; Ryan Randy Suryono
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3436

Abstract

Rupiah redenomination has resurfaced as a strategic issue in Indonesian monetary policy following the announcement of the roadmap by Minister of Finance Purbaya Yudhi Sadewa in 2025. This study aims to analyze public sentiment towards the redenomination issue through a hybrid approach: lexicon based (LBA) based on InSet Lexicon enriched with 217 contextual phrases (“bunker money”, “DPR ketar-ketir”), combined with Naive Bayes based on TF-IDF representation. The primary dataset of 1,087 public comments from YouTube (Isu_Ekonomi_Redominasi.csv) was processed using Sastrawi (stopword removal and stemming). The results show a dominance of positive sentiment (58.3%), driven by the justice frame narrative (redenomination as a tool for exposing corrupt assets), while negative (24.1%) and neutral (17.6%) sentiment reflect concerns over inflation risks and transition confusion. The MNB model achieved an average accuracy of 86.3% in 10-fold cross-validation. The findings reveal that public support is not merely monetary, but rather an expression of collective aspirations for state transparency and accountability. This research demonstrates the effectiveness of a hybrid lexicon-enhanced approach for domain-specific sentiment analysis in Indonesian, while also providing evidence-based policy insights for inclusive policy design.Keywords: Public Sentiment; Twitter Media; Naive Bayes; VisualizationAbstrakRedenominasi rupiah kembali mencuat sebagai isu strategis dalam kebijakan moneter Indonesia pasca pengumuman roadmap oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen masyarakat terhadap isu redenominasi melalui pendekatan lexicon based berbasis InSet Lexicon yang diperkaya dengan 217 frasa kontekstual (misal: “uang bunker”, “DPR ketar-ketir”), dikombinasikan dengan Naive Bayes berbasis representasi TF-IDF. Dataset primer berupa 1.087 komentar publik dari YouTube (Isu_Ekonomi_Redominasi.csv) diproses menggunakan Sastrawi (stopword removal dan stemming). Hasil menunjukkan dominasi sentimen positif (58,3%), didorong oleh narasi justice frame (redenominasi sebagai alat eksposur aset korupsi), sementara sentimen negatif (24,1%) dan netral (17,6%) mencerminkan kekhawatiran atas risiko inflasi dan kebingungan transisi. Model Naive Bayes mencapai akurasi rata-rata 86,3% dalam 10 fold cross validation. Temuan mengungkap bahwa dukungan publik tidak hanya bersifat teknis moneter, melainkan ekspresi aspirasi kolektif terhadap transparansi dan akuntabilitas negara. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan lexicon efektif untuk analisis sentimen domain spesifik dalam Bahasa Indonesia, sekaligus memberikan policy insight berbasis bukti untuk desain kebijakan inklusif. 
Sistem Informasi Pengarsipan Dokumen Berbasis Website Pada Kantor Desa Tibubeneng Ni Made Ayu Juli Astari; Pande Putu Gede Putra Pertama; Putu Winda Enjelina
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3621

Abstract

The development of information technology encourages village government institutions to improve efficiency in administrative management and public services. The Tibubeneng Village Office still implements a manual document archiving system, which causes various problems such as slow document retrieval, risk of document loss, and data duplication. Based on observations and questionnaire results, most employees experience difficulties in managing and retrieving documents, indicating the need for a computerized system. This research aims to design and develop a website-based document archiving information system that integrates archive management and administrative services into a single digital platform. The system development process includes requirements analysis, system design using Data Flow Diagram (DFD) and Entity Relationship Diagram (ERD), database development, and implementation using PHP, MySQL, and Bootstrap. System testing was conducted using the Black Box Testing method, and the results show that all features function according to user requirements. This system improves the efficiency of archive management, accelerates document retrieval, and supports more effective and professional village administrative services.Keywords: Information System; Document Archiving; Website; Village Administration. AbstrakPerkembangan teknologi informasi mendorong instansi pemerintahan desa untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kantor Desa Tibubeneng masih menerapkan sistem pengarsipan dokumen secara manual yang menyebabkan berbagai kendala, seperti lamanya proses pencarian arsip, risiko kehilangan dokumen, serta terjadinya duplikasi data. Berdasarkan hasil observasi dan penyebaran kuesioner, sebagian besar pegawai mengalami kesulitan dalam pengelolaan dan pencarian dokumen sehingga diperlukan sistem yang terkomputerisasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun distem informasi pengarsipan dokumen berbasis website yang mampu mengintegrasikan pengelolaan arsip dan pelayanan administrasi dalam satu platform digital. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD), pembangunan basis data, serta implementasi menggunakan PHP, MySQL, dan Bootstrap. Pengujian sistem menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, mempercepat proses pencarian dokumen, serta mendukung pelayanan administrasi desa yang lebih efektif dan profesional. 
Deteksi Dini Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Usia Dewasa Muda Menggunakan Algoritma Decision Tree - C4.5 SOFIA DARFINDA DALIMAJUN; Azwar Riza Habibi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i2.3578

Abstract

The shift in the epidemiological pattern of metabolic diseases is indicated by the increasing incidence of Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) in young individuals. The increasing incidence of glucose metabolism disorders is largely due to changes in modern lifestyles, such as high calorie intake and lack of physical activity. Early detection during productive age is crucial to prevent long-term problems. Based on clinical data, this study created a model for early detection of type 2 diabetes using the Decision Tree C4.5 algorithm. The dataset was filtered for people aged between 20 and 40 years after being obtained from Kaggle. The study phase included data pre-processing, data splitting for testing and training, and model development using entropy and information gain. Accuracy, precision, recall, F1-score, and ROC-AUC were used to evaluate the model. The accuracy was 92.4% and the ROC-AUC was 0.938. The completed model can be used as a data-driven interpretive health screening tool.Keywords: Early diagnosis; Decision Tree algorithm; C4.5; Classification model AbstrakPergeseran pola epidemiologi penyakit metabolik ditunjukkan oleh meningkatnya kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 (T2DM) pada individu muda. Meningkatnya kejadian gangguan metabolisme glukosa sebagian besar disebabkan oleh perubahan gaya hidup modern, seperti pola asupan kalori tinggi dan kurangnya aktivitas fisik. Deteksi dini pada usia produktif sangat penting untuk mencegah masalah jangka panjang. Berdasarkan data klinis, penelitian ini menciptakan model deteksi dini diabetes tipe 2 menggunakan algoritma Decision Tree C4.5. Dataset difilter untuk orang berusia antara 20 dan 40 tahun setelah diperoleh dari Kaggle. Fase studi meliputi pra-pemrosesan data, pemisahan data untuk pengujian dan pelatihan, serta pengembangan model menggunakan entropi dan perolehan informasi. Akurasi, presisi, recall, F1-score, dan ROC-AUC digunakan untuk menilai model tersebut. Akurasinya adalah 92,4% dan ROC-AUC adalah 0,938. Model yang telah selesai dapat digunakan sebagai alat skrining kesehatan interpretatif berbasis data.