cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
ISSN : 02163284     EISSN : 26850877     DOI : -
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 508 Documents
Pengukuran Penerimaan Aplikasi BRImo Melalui Technology Acceptance Model di Kecamatan Banyubiru Majid Ridho Al Rizal; Yani Rahardja
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.3160

Abstract

The digital transformation in banking services encourages people to shift to mobile banking, including the BRImo application. Nevertheless, adoption in Banyubiru District remains relatively low as many still rely on conventional transactions. This study aims to analyze BRImo acceptance using the Technology acceptance model (TAM) with variables Perceived Ease of Use (PEU), Perceived Usefulness (PU), Attitude Toward Using (ATU), and Behavioral Intention (BI). A quantitative survey involving 50 respondents was conducted, and the data were processed using Partial Least Square (PLS-SEM). The results indicate that PEU and ATU significantly influence BRImo acceptance, while PU has a positive but limited effect on BI. The findings conclude that ease of use and positive attitudes are the key factors driving rural communities to adopt BRImo mobile banking services.Keywords: BRImo; Mobile banking; Technology acceptance model; Partial Least Square (PLS-SEM); Banyubiru AbstrakTransformasi digital di sektor perbankan mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan mobile banking, salah satunya aplikasi BRImo. Namun, tingkat pemanfaatan di Kecamatan Banyubiru masih rendah karena sebagian besar masyarakat lebih memilih transaksi manual. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan BRImo dengan menggunakan kerangka Technology acceptance model (TAM) yang melibatkan variabel Perceived Ease of Use (PEU), Perceived Usefulness (PU), Attitude Toward Using (ATU), dan Behavioral Intention (BI). Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan 50 responden, kemudian data diolah melalui Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa PEU dan ATU berpengaruh signifikan terhadap penerimaan BRImo, sedangkan PU berpengaruh positif tetapi terbatas terhadap BI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemudahan penggunaan dan sikap positif merupakan faktor kunci dalam mendorong masyarakat pedesaan untuk mengadopsi layanan mobile banking BRImo.Kata Kunci: BRImo; Mobile banking; Technology acceptance model; Partial Least Square (PLS-SEM); Banyubiru
Deteksi Keaslian Uang Rupiah Menggunakan Metode Canny Edge Detection dan K-Mean Clustering Selvana Fadila; Dedy Abdullah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2922

Abstract

The escalating problem of counterfeit currency in various countries, primarily due to easy access to information on manufacturing methods and advancements in color printing technology, renders traditional '3D' identification methods less effective. This research aims to design an authenticity detection system for Rupiah banknotes using a digital image processing approach. This study utilized a total of 40 Rupiah banknote images as test objects, comprising 10 genuine and 10 counterfeit images for each of the Rp 50,000 and Rp 100,000 denominations. The methodology applied included image acquisition, conversion to grayscale, followed by image segmentation. This system integrates Canny Edge Detection to extract edge details and K-Means Clustering for image grouping. Key features analyzed were Aspect Ratio and Edge Density, which assist in differentiating between genuine and counterfeit banknotes. Test results indicate that the developed system could identify the authenticity of Rupiah banknotes with an average accuracy of 87.50%. This combined approach offers an effective solution for Rupiah banknote authentication.Keyword: Authenticity Rupiah Banknotes; Canny Edge Detection; K-Means Clustering; Aspect Ratio, Edge Density. AbstrakPermasalahan uang palsu yang terus meningkat di berbagai negara, terutama dengan kemudahan akses informasi dan teknologi pencetak warna, menjadikan metode identifikasi tradisional '3D' kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem deteksi keaslian uang kertas Rupiah menggunakan pendekatan pengolahan citra digital. Penelitian ini menggunakan total 40 citra uang kertas Rupiah sebagai objek uji, terdiri dari 10 gambar uang asli dan 10 gambar uang palsu untuk masing-masing nominal Rp 50.000 dan Rp 100.000. Metodologi yang diterapkan meliputi akuisisi citra, konversi citra menjadi skala abu-abu, diikuti dengan segmentasi citra. Sistem ini mengintegrasikan Canny Edge Detection untuk mengekstraksi detail tepi dan K-Means Clustering untuk pengelompokan citra. Fitur-fitur kunci yang dianalisis adalah Aspect Ratio dan Edge Density, yang membantu dalam hal membedakan uang asli dan palsu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengidentifikasi keaslian uang Rupiah dengan akurasi rata-rata sebesar 87.50%. Pendekatan gabungan ini memberikan solusi efektif untuk autentikasi uang kertas Rupiah.Kata kunci: Keaslian Uang Rupiah; Canny Edge Detection; K-Means Clustering; Aspect Ratio; Edge Density.
Evaluasi Kelayakan Platform Ucapan Digital dengan Metode Heuristic Evaluation Gala, Aryatriwulan Buli; Chernovita, Hanna Prillysca
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.3112

Abstract

The digital greeting platform of Satya Wacana Christian University (UKSW) was developed as an environmentally friendly solution to replace physical greeting media in ceremonial events. This study aims to evaluate the usability level of the platform using the Heuristic Evaluation method based on Nielsen and Molich’s ten principles. Data were collected through questionnaires distributed to five respondents and in-depth interviews with three of them. The evaluation results indicate five principles with the highest severity levels, namely Help and Documentation (3.8), Visibility of System Status (3.6), Error Prevention (3.6), User Control and Freedom (3.4), and Flexibility and Efficiency of Use (3.2). Identified issues include the absence of user guides, lack of process feedback, weak input validation, limited navigation, and minimal design variations. Recommended improvements involve adding a help page, process indicators, input validation, main navigation buttons, and more varied greeting templates. These findings confirm the effectiveness of heuristic evaluation in identifying interface weaknesses and provide guidance for developing a more user-friendly system.Keywords: Digital greeting platform; Heuristic Evaluation; Usability; User experience AbstrakPlatform ucapan digital Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dikembangkan sebagai solusi ramah lingkungan untuk menggantikan media ucapan fisik pada acara seremonial. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat usability platform tersebut menggunakan metode Heuristic Evaluation berdasarkan sepuluh prinsip Nielsen and Molich. Penilaian dilakukan melalui kuesioner kepada lima responden serta wawancara mendalam terhadap tiga di antaranya. Hasil evaluasi menunjukkan lima prinsip dengan tingkat keparahan tertinggi, yaitu Help and Documentation (3,8), Visibility of System Status (3,6), Error Prevention (3,6), User Control and Freedom (3,4), dan Flexibility and Efficiency of Use (3,2). Permasalahan yang ditemukan meliputi ketiadaan panduan penggunaan, tidak adanya umpan balik proses, lemahnya validasi input, keterbatasan navigasi, serta minimnya variasi desain. Rekomendasi perbaikan meliputi penambahan halaman bantuan, indikator proses, validasi format input, tombol navigasi utama, serta variasi template ucapan. Temuan ini menegaskan efektivitas evaluasi heuristik dalam mengidentifikasi kelemahan antarmuka serta memberikan arahan pengembangan sistem yang lebih user-friendly.Kata kunci: Platform ucapan digital; Heuristic Evaluation; Usability; Pengalaman pengguna
Prediksi Risiko Kredit Nasabah Menggunakan Algoritma Data Mining: Studi Kasus pada PT Toyota Astra Finance Icha Winadya Permadani; Raka Sulistyo; Muhammad Fadli; Erliyan Redy Susanto
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2909

Abstract

This study aims to develop a credit risk prediction model for customers at PT Toyota Astra Financial Services using data mining algorithms, specifically Random Forest and XGBoost. In response to the challenge of non-performing loans (NPL), machine learning-based predictive models offer an effective solution to identify potential risks early. The research utilizes historical customer data encompassing demographic information, employment status, and loan history. After data preprocessing, the models were evaluated using accuracy, precision, recall, F1-score, and ROC-AUC metrics. The results indicate that XGBoost outperformed other models with an accuracy of 91.67% and an F1-score of 0.89 for the positive class. These findings demonstrate that applying machine learning algorithms can significantly enhance credit selection efficiency and reduce potential losses from defaulted loans.Keywords: Credit Risk; Machine learning; Random Forest; XGBoost, Data mining. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi risiko kredit nasabah pada PT Toyota Astra Financial Services dengan memanfaatkan algoritma data mining, khususnya Random Forest dan XGBoost. Dalam menghadapi tantangan kredit macet, model prediktif berbasis machine learning dapat memberikan solusi yang efektif untuk mengidentifikasi potensi risiko sejak dini. Penelitian ini menggunakan data historis nasabah yang mencakup informasi demografi, status pekerjaan, dan riwayat pinjaman. Setelah melalui tahap pra-pemrosesan data, model dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, F1-score, dan ROC-AUC. Hasil menunjukkan bahwa XGBoost memiliki performa terbaik dengan akurasi sebesar 91,67% dan F1-score 0,89 pada kelas positif. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan algoritma machine learning dapat meningkatkan efisiensi seleksi kredit dan mengurangi potensi kerugian akibat kredit bermasalah.Kata kunci: Risiko Kredit; Machine learning; Random Forest; XGBoost; Data mining
Pengembangan Sistem ERP untuk Distribusi Produk PT Solomon Indo Global: Modul Shipping, Inventory, dan User Management Afif Ghani Zahran; Rizka Hadwiyanti; Agung Brastama Putra
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.3077

Abstract

Digital transformation is driving companies to integrate technology to improve efficiency. PT Solomon Indo Global, a fast-moving consumer goods company, faces distribution challenges due to a lack of system integration, such as the absence of multi-warehouse stock records, undocumented distribution flows, and unclear partner roles. This study aims to develop an integrated Enterprise Resource Planning (ERP) system with a focus on the User Management, Inventory, and Shipment modules. The methodology employs a 5-Stage ERP Implementation approach (Project Preparation, Business Blueprint, Realization, Final Preparation, Go Live and Support) without a direct implementation phase. Problem identification was conducted through interviews and observations, followed by mapping of the as-is and to-be business processes, and system development using the Scrum method (backlog, sprint, daily Scrum, review, retrospective). The research results produced an integrated ERP system design that includes the main modules of user management, inventory, shipment, and sales support, which has proven to improve the efficiency of the company's distribution process.Keywords: Enterprise Resource Planning; Supply chain; Scrum Method; Logistic AbstrakTransformasi digital mendorong perusahaan mengintegrasikan teknologi guna meningkatkan efisiensi. PT Solomon Indo Global, sektor barang konsumsi cepat, menghadapi tantangan distribusi akibat kurangnya integrasi sistem, seperti tidak adanya pencatatan stok multi-gudang, alur distribusi tidak terdokumentasi, dan peran mitra yang belum jelas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) terintegrasi dengan fokus pada modul User Management, Inventory, dan Shipment. Metodologi menggunakan pendekatan 5 Stages ERP Implementation (Project Preparation, Business Blueprint, Realization, Final Preparation, Go Live and Support) tanpa tahap implementasi langsung. Identifikasi masalah dilakukan melalui wawancara dan observasi, dilanjutkan pemetaan proses bisnis as-is dan to-be, serta pengembangan sistem menggunakan metode scrum (backlog, sprint, daily scrum, review, retrospective). Hasil penelitian menghasilkan rancangan sistem ERP terintegrasi yang memuat modul utama user management, inventory, shipment, serta dukungan sales, yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi alur distribusi perusahaan.Kata Kunci: Enterprise Resource Planning; Rantai pasok; Metode scrum; Logistic
Sistem Rekomendasi Kuliner Karanganyar Menggunakan Metode Hybrid Recommendation Radya Prameswari Putri; Joni Maulindar; Afu Ichsan Pradana
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.3105

Abstract

Karanganyar has many culinary tourist destinations, but the number of diverse choices often makes it difficult for users to choose where to eat according to their preferences. Therefore, this research aims to help users find culinary places based on special menus. The recommendation system will be developed using a hybrid approach by combining content-based filtering and collaborative filtering. The content-based method matches the special menu with user input using cosine similarity, while collaborative filtering calculates the score from the normalized rating and the number of reviews using the weighted sum. A weight of 0.6 is given for content-based and 0.4 for collaborative because direct preference for menus is considered more dominant. The test was carried out using 5 different menus using precision and recall, with the test results for 100% recall, and the precision got a score of 75.42% because there are still recommendations displayed in the system that only have similar characteristics but are not really relevant to the user's preferencesKeywords: Collaborative filtering; Content-based filtering; Hybrid recommendation; Culinary recommendation; Recommendation system. AbstrakKaranganyar memiliki banyak destinasi wisata kuliner, namun jumlah pilihan yang beragam sering menyulitkan pengguna dalam menentukan tempat makan sesuai preferensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna menemukan tempat kuliner berdasarkan menu spesial. Sistem rekomendasi yang akan dikembangkan menggunakan pendekatan hybrid dengan menggabungkan content-based filtering dan collaborative filtering. Metode content-based mencocokkan menu spesial dengan input pengguna menggunakan cosine similarity, sedangkan collaborative filtering menghitung skor dari rating yang dinormalisasi dan jumlah ulasan dengan menggunakan weighted sum. Bobot 0,6 diberikan untuk content-based dan 0,4 untuk collaborative karena preferensi langsung terhadap menu dinilai lebih dominan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 5 menu yang berbeda menggunakan precision dan recall, dengan mendapatkan hasil pengujian untuk recall 100%, dan precision mendapatkan nilai 75,42% karena masih ada rekomendasi yang ditampilkan disistem yang hanya mirip karakteristiknya tetapi tidak benar-benar relevan dengan preferensi penggunaKata Kunci: Collaborative filtering; Content-based filtering; Hybrid recommendation; Rekomendasi kuliner; Sistem rekomendasi 
Model Arsitektur Multi-Tenant Berbasis Role-Based Access Control pada Sistem Manajemen Waralaba Athallah, Muhammad Ifdal; Ayunda, Afifah Trista
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 22, No 1 (2026): Januari
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v22i1.3374

Abstract

Franchise Management Systems (FMS) in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that use a multi-investor model frequently face fundamental issues such as information asymmetry and lack of accountability, mainly due to an inadequate single-owner architecture that hinders investors from validating transaction data. This research applied the Design Science Research (DSR) methodology to design a new FMS architecture model supported by three pillars: a multi-tenant architecture for data isolation, a granular Role-Based Access Control (RBAC) model for separating authority, and a database snapshotting pattern to ensure the integrity of historical data and financial reports. Functional and User Acceptance Testing (UAT) confirmed that the proposed artifact successfully provided real-time data transparency for investors, operational efficiency for branch managers, and centralized monitoring capability for central management. The main contribution of this study is the end-to-end integration of these three pillars, which is crucial for creating verified accountability within the franchise ecosystem.Keywords: Franchise Management System; Multi-Tenant Architecture; Role-Based Access Control; Data Transparency; Design Science Research. AbstrakSistem manajemen waralaba (FMS) pada UMKM dengan model multi-investor menghadapi masalah fundamental asimetri informasi dan kurangnya akuntabilitas akibat arsitektur single-owner yang tidak memadai, sehingga investor kesulitan memvalidasi data transaksi. Penelitian ini telah menerapkan metodologi Design Science Research (DSR) untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sebuah artefak berupa model arsitektur FMS baru. Arsitektur ini ditopang oleh tiga pilar utama: arsitektur multi-tenant untuk isolasi data, model Role-Based Access Control (RBAC) granular untuk memisahkan wewenang, dan pola database snapshotting untuk integritas data historis. Hasil pengujian fungsional dan UAT secara konklusif memvalidasi bahwa artefak yang diusulkan berhasil menyediakan transparansi data real-time bagi investor, efisiensi operasional, dan kapabilitas pemantauan terpusat. Kontribusi utama penelitian ini adalah integrasi end-to-end dari ketiga pilar tersebut, yang krusial untuk menciptakan akuntabilitas yang terverifikasi dalam ekosistem waralaba.Kata kunci: Franchise Management System; Arsitektur Multi-Tenant; Role-Based Access Control; Transparansi Data; Design Science Research. 
Web Perizinan Tata Ruang dan Pemanfaatan Lahan Dinas PUPR Kudus Ikhwan, Muhammad Fahris Noor; Khotimah, Tutik; Putra, Indra Lina
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 22, No 1 (2026): Januari
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v22i1.3471

Abstract

Spatial planning and land-use permit services at the Public Works and Spatial Planning Office (Dinas PUPR) of Kudus Regency still encounter obstacles due to manual procedures, including lengthy processing time, limited public access to information, and inefficient archive management. This study aims to develop a web-based spatial planning permit information system that supports permit submission, document management, verification and validation processes, and online monitoring of application status. The research employs a Research and Development method using the Rapid Application Development approach, implemented through requirement analysis, system design, prototype development, black box testing, User Acceptance Testing, and system refinement based on user feedback. System modeling is conducted using Data Flow Diagrams and Entity Relationship Diagrams to ensure alignment between functional requirements, process flows, and database structure. The results indicate that the developed system improves service efficiency, data organization, and transparency of the permitting process, while also enhancing accessibility of information for both the public and administrative staff. The system contributes to the improvement of digital-based public service quality within local government institutions.Keywords: Information system; Spatial planning permit; Land use; Rapid Application Development; Public serviceAbstrakPelayanan perizinan tata ruang dan pemanfaatan lahan di Dinas PUPR Kabupaten Kudus masih mengalami hambatan akibat penggunaan prosedur manual, antara lain keterlambatan proses, keterbatasan akses informasi bagi masyarakat, serta pengelolaan arsip yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi perizinan tata ruang berbasis website yang mampu mendukung pengajuan izin, pengelolaan dokumen persyaratan, proses verifikasi dan validasi, serta pemantauan status permohonan secara daring. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan pendekatan Rapid Application Development, yang dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototipe, pengujian black box dan User Acceptance Test, serta penyempurnaan sistem berdasarkan masukan pengguna. Pemodelan sistem dilakukan menggunakan Data Flow Diagram dan Entity Relationship Diagram untuk memastikan kesesuaian fungsi dan struktur data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, keteraturan pengelolaan data, transparansi proses perizinan, serta kemudahan akses informasi bagi masyarakat dan pegawai, sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan publik berbasis digital.Kata kunci: Sistem informasi; Perizinan tata ruang; Pemanfaatan lahan; Rapid Application Development; Pelayanan publik
Perancangan UI/UX Sistem Administrasi Surat Instansi Pemerintah Daerah Menggunakan Metode Design Thinking Elvina Giovanni Amelinda; Dwi Hosanna Bangkalang
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2 (2025): Agustus
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.3199

Abstract

The letter administration system plays a crucial role in supporting bureaucratic governance. However, the Forestry Service of UPT KPHP Mentaya Hulu - Seruyan Tengah still faces challenges such as delayed disposition, data duplication, and difficulties in tracking letters. Existing applications have not been fully effective since employees experience adaptation issues caused by suboptimal interface design and user experience. This study aims to design a UI/UX prototype for letter administration system that aligns with user needs, supports digitalization, and enhances management effectiveness. Development employed the Design Thinking method consisting of five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. System evaluation was conducted using the System Usability Scale (SUS) involving 26 respondents from various positions. The results showed an average score of 84.04 in the Excellent category, indicating the system is easy to use, understandable, and acceptable. These findings confirm that a user-centered design approach effectively improves administrative management in government institutions. Key Words: Design Thinking; UI/UX; System Usability Scale; Letter administration; Government institution AbstrakSistem administrasi surat berperan penting dalam mendukung tata kelola birokrasi. Namun, pada Dinas Kehutanan UPT KPHP Mentaya Hulu, Seruyan Tengah masih ditemukan hambatan berupa keterlambatan disposisi, duplikasi data, serta kesulitan pelacakan surat. Keberadaan aplikasi serupa belum optimal karena pegawai mengalami kendala adaptasi akibat rancangan antarmuka dan pengalaman pengguna UI/UX yang kurang sesuai. Penelitian ini bertujuan merancang prototype UI/UX sistem administrasi surat yang selaras dengan kebutuhan pengguna, mendukung proses digitalisasi, dan meningkatkan efektivitas pengelolaan surat. Pengembangan dilakukan dengan metode Design Thinking yang meliputi lima tahap, empathize, define, ideate, prototype, dan test. Evaluasi sistem menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) dengan melibatkan 26 responden dari berbagai jabatan. Hasil pengujian memperoleh skor rata-rata 84,04 pada kategori Excellent, yang menunjukkan rancangan mudah digunakan, dipahami, dan diterima. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan User-Centered Design efektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi surat di instansi pemerintah.Kata Kunci: Design Thinking; UI/UX; System Usability Scale; Administrasi surat; Instansi pemerintah
Pengembangan Aplikasi Sistem Pemesanan Digital Berbasis QR Barcode Menggunakan Metode Prototyping Sutawijaya, Bernard Limasta; Kurniawan, Rido Dwi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 22, No 1 (2026): Januari
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v22i1.3393

Abstract

Digital transformation at Can Ngopi Coffee Shop is urgently needed to address queue bottlenecks and manual recording errors in traditional systems. This study aims to analyze the implementation of a QR Barcode-based digital ordering system to enhance service efficiency. System development utilizes the Prototyping method, encompassing analysis, design, construction, and testing phases. Validation was conducted through User Acceptance Testing (UAT) and essay questionnaires for customers and managers. Testing results indicate that all functional features of the system, integrated with Point of Sales (POS), were accepted and functioned optimally. The system is proven effective in accelerating transaction processes, minimizing data errors, and improving the service quality of culinary MSMEs in the digital era.Keywords: QR Barcode; Prototyping; Service Efficiency; MSMEs, Point of Sales.