cover
Contact Name
Aceng Komarudin Mutaqin
Contact Email
aceng.k.mutaqin@gmail.com
Phone
+628179289987
Journal Mail Official
jstat.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ranggagading No. 8 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Statistika
ISSN : 14115891     EISSN : 25992538     DOI : https://doi.org/10.29313/jstat.v19i2.4898
STATISTIKA published by Bandung Islamic University as pouring media and discussion of scientific papers in the field of statistical science and its applications, both in the form of research results, discussion of theory, methodology, computing, and review books.
Articles 353 Documents
Penaksiran Distribusi Outstanding Claims Liability Menggunakan Compound Distribution Aceng Komarudin Mutaqin
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i2.1001

Abstract

Outstanding claims liability seringkali menjadi salah satu isu yang menjadi perhatian yang sangatbesar dari para peneliti di bidang asuransi umum. Dalam makalah ini, dibahas masalah penaksirandistribusi outstanding claims liability menggunakan compound distribution. Contoh numerik diberikanuntuk mengilustrasikan bagaimana penaksiran dilakukan.
Identifikasi Faktor-faktor Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Provinsi Aceh dengan Pendekatan Analisis Jalur Munawar Munawar; Riska Aulia; Ridha Ferdhiana; Marzuki Marzuki; Muhammad Iqbal
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v20i2.6507

Abstract

Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) digunakan untuk melihat kinerja pembangunan kesehatan di daerah termasuk Provinsi Aceh. Analisis jalur merupakan salah satu teknik yang dikembangkan dalam analisis regresi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model struktural pada setiap substruktur-substrukturnya masing-masing dan mengidentifikasi besarnya koefisien jalur pengaruh langsung dan tidak langsung dari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap IPKM. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 indikator yang terdiri dari 1 variabel laten endogen dan 7 variabel laten eksogen. Data tersebut merupakan data pada tahun 2013 yang memiliki jumlah observasi sebanyak 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 model struktural dari masing-masing substruktur. Pengaruh langsung yang berhubungan terhadap variabel endogen terdapat 7 variabel eksogen sedangkan pengaruh tidak langsung yang berpengaruh melalui variabel eksogen terdapat 20 variabel indikator.
PARALLEL MATRIX-MULTIPLICATION ALGORITHM ON NETWORK OF WORKSTATIONS Rusdi Md. Aminuddin; Rosni Abdullah; Suhaidi Hassan
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i2.897

Abstract

Matrix multiplication is one of the important operations in scientific and engineering application. However, it is also one ofthe operations that are time consuming. Continuous researches have been conducted to improve this operation. One of thealternatives is to have the operation performed in parallel. However, these types of algorithms often carried out onexpensive supercomputers or multiprocessing systems. With the advancement of personal computers and networking, theuse of network of computers has become an advantage to the computing community. Although programming in suchenvironment is relatively harder compared to that of in shared memory multiprocessing environment, its advantagesoutweigh its complexity. In this paper, we introduce the concept of Network of Computers (NOW) or Cluster computingand present its advantages. We discuss matrix-multiplication algorithm and highlight one of the parallel matrixmultiplicationalgorithms. We present the comparison in terms of speed between serial algorithm and the parallel algorithmwhen we run them on our cluster. We end our discussion by outlining our future works.
Analisis Kinerja Beberapa Saham Syariah dengan Menggunakan Model Volatilitas Tak Konstan Ismail Bin Mohd; Mustafa Mamat; Sukono Sukono; Endang Rusyaman
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v13i1.1070

Abstract

Dalam dekade terakhir ini, perkembangan saham syariah meningkat secara signifikan. Hal iniditunjukkan dengan makin banyaknya saham-saham yang berbasis syariah. Selain itu, munculnyaindeks yang menjadi benchmark saham syariah di bursa efek menambah menariknya kegiataninvestasi bagi para investor. Seperi harga saham pada umumnya, harga saham syariah juga seringberubah-ubah (berfluktuasi), sehingga investasi pada saham syariah pun dihadapkan pada risikoinvestasi. Berdasarkan karakteristik tingkat risiko, kinerja investasi pada suatu saham syariah perludilakukan analisis. Oleh karena itu, dalam paper ini dilakukan analisis kinerja beberapa sahamsyariah dengan pendekatan rata-rata dan volatilitas tak konstan. Rata-rata tak konstan dimodelkandengan menggunakan model-model Autoregressive Moving Average (ARMA), sedangkan Volatilitastak konstan dianalisis menggunakan model-model Generalized Autoregressive ConditionalHeteroscedastic (GARCH). Sedangkan untuk menganalisis kinerja investasi pada saham syariahdilakukan dengan menggunakan model Sharpe’s measure. Sebagai ilustrasi numeric, metodetersebut digunakan untuk menganalisis beberapa saham syariah di Indonesia. Hasil yangdiharapkan adalah dapat diketahuinya kinerja investasi saham syariah untuk beberapa periodemendatang.
StochasticModels For Global Optimization Using Newton’sMethod Siska Candra Ningsih; Yosza Dasril
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v5i2.920

Abstract

This paper will discuss the randomness and normality tests of the data collected by splittingthe interval [a,b] into several subintervals [xi,xi+1] (i = 0, ..., n-1) with x0 = a and xn = b for verifyingthat the optimization problem constitutes a Wiener process. Furthermore, the data can be used toevaluate the efficiency of probabilistic algorithm as proposed in this paper in determining the bestsubinterval to be explored by Newton’s method for searching the optimal point of global optimizationproblem.
Derajat Ketaksesuaian dan Derajat Kedivergenan Kalman filter Sutawanir Darwis; Aceng Komarudin Mutaqin; Yayat Karyana; Mohammand Sobri
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v14i2.1208

Abstract

Tulisan ini membahas beberapa ukuran derajat ketaksesuaian dan derajat kekonvergenan Kalmanfilter yang didefinisikan melalui matriks kovariansi. Pencilan mempengaruhi kinerja penaksiranstate. Dijabarkan pengaruh pencilan terhadap taksiran state dan kovariansi error.
PEMBUATAN KONTUR PEMETAAN FREKUENSI KRITIS LAPISAN F2 DI ATAS AREA KTI DAN KTAI Habirun Habirun; Sity Rachmyany; Iyus E.R.
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i1.529

Abstract

Peta frekuansi kritis lapisan F2 ionosfer merupakan peta (model) karakteristik lapisan regional maupun area terbatas,sehingga dapat diimplementasikan secara praktis dalam komunikasi radio. Makalah ini membahas model analitis sebagaibasispembuatan peta. Model analisis tersebut dibangun berdasarkan pola penyebaran data frekuensi kritis lapisan F2 dari stasiunpengamat dirgantara LAPAN Manado, Biak, dan Kupang. Taksiran-taksiran model mengacu pada pola variasi karakteristikfrekuensi kritis foF2 lapisan ionosfer pada area terbatas terutama yang meliputi Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Kawasantengah Indonesia (Ktal).
Uji Rank Mann-Whitney Dua Tahap Teti Sofia Yanti
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 7, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v7i1.954

Abstract

Uji rank Mann-Whitney adalah salah satu bentuk pengujian dalam analisis statistika nonparametrik, di mana pengujian digunakan untuk menguji kesamaan distribusi dua populasi yangsaling bebas dengan asumsi distribusi dari kedua populasi adalah kontinu dan skala pengukurandari data minimal ordinal. Uji rank Mann-Whitney dua tahap merupakan perluasan uji rank Mann-Whitney, di mana pengambilan sampel dilakukan sebanyak dua tahap. Jika pada tahap pertamasudah diperoleh keputusan apakah H0 ditolak atau diterima maka tahap kedua tidak usahdilakukan, dengan demikian uji rank Mann-Whitney dua tahap dianggap lebih efisien dibandingkanuji rank Mann-Whitney karena dapat mereduksi ukuran sampel sehingga dapat menghemat biayadan waktu.
Verifikasi Data Kemiskinan Secara Swadaya: Studi Kasus Desa Karangwangi, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat Abdul Kudus
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v18i1.3422

Abstract

Tingkat kemiskinan di Kabupaten Subang sebesar 12%.  Pendataan dilakukan oleh BPS dengan cara pengambilan sampel per blok.  Terdapat banyak kasus ketidakpuasan di masyarakat mengenai data kemiskinan ini, sehingga mengganggu perencanaan dan pelaksanaan program.  Berdasarkan hal tersebut maka akan sangat baik jika masyarakat merekam data sendiri berdasarkan keadaan yang sebenarnya.  Dalam artikel ini dilakukan penyusunan data kemiskinan tingkat Desa Karangwangi, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat langsung oleh masyarakat dengan pendampingan dari pihak akademisi.  Tujuannya yaitu agar tercipta data kemiskinan yang akurat, timbulnya rasa empati dan saling membantu dan ketercapaian pengentasan kemiskinan melalui swadaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan implementasi. Pendataan rumah tangga miskin difokuskan pada Daftar Penerima Manfaat (DPM) beras sejahtera yang dikeluarkan oleh pemerintah.  Terdapat 370 rumah tangga yang termasuk dalam daftar ini.  Dari daftar tersebut terdapat 111 rumah tangga yang dibuang dari daftar disebabkan oleh sudah berubahnya data di lapangan.  Dengan demikian terdapat 259 rumah tangga yang tersisa yang menjadi prioritas utama pendataan.  Kemudian target pendataan diperluas pada rumah tangga yang dianggap miskin menurut persepsi warga.  Terdapat tambahan sebanyak 155 rumah tangga yang menjadi prioritas kedua pendataan.  Hasil pendataan menunjukkan terdapat 35.9% (93 rumah tangga) dari 259 rumah tangga dalam kelompok prioritas pertama yang dikategorikan tidak miskin.  Sedangkan pada kelompok prioritas kedua diperoleh hasil terdapat sebanyak 37.4% (58 rumah tangga) dari 155 rumah tangga yang termasuk kategori tidak miskin. Dengan jumlah rumah tangga di Desa Karangwangi sebanyak 1436, maka dengan rumah tangga miskin hasil pendataan sebanyak 263 artinya terdapat 18,3% rumah tangga di Desa Karangwangi yang termasuk kategori miskin.
Proyeksi Penduduk Indonesia Tahun 2005 Menggunakan Metoda Campuran dengan Data Dasar Hasil SP 2000 Yayat Karyana
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 2 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i2.576

Abstract

Untuk membuat proyeksi penduduk dapat digunakan Metoda Matematik, Metoda Komponendan Metoda Campuran. Metoda Matematik digunakan untuk membuat proyeksi total penduduk,sedangkan Metoda Komponen dan Metoda Campuran digunakan untuk membuat proyeksi totalpenduduk dan penduduk per kelompok umur. Di Indonesia proyeksi total penduduk dengan MetodaMatematik lebih baik daripada Metoda Komponen, namun Metoda Matematik hanya membuatproyeksi total penduduk . Untuk mengatasi hal tersebut, Karyana memcoba mengusulkan MetodaCampuran yang merupakan gabungan Metoda Matematik dan Metoda Komponen (Karyana, 2002).Metoda Campuran telah dicoba untuk proyeksi penduduk Indonesia pada tahun 2000 danhasilnya lebih baik dibanding dengan Metoda Komponen (Karyana, 2003). Di sini akan dibuatproyeksi penduduk Indonesia tahun 2005 menggunakan Metoda Campuran dengan data dasaradalah hasil Sensus Penduduk tahun 2000.