cover
Contact Name
Aceng Komarudin Mutaqin
Contact Email
aceng.k.mutaqin@gmail.com
Phone
+628179289987
Journal Mail Official
jstat.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ranggagading No. 8 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Statistika
ISSN : 14115891     EISSN : 25992538     DOI : https://doi.org/10.29313/jstat.v19i2.4898
STATISTIKA published by Bandung Islamic University as pouring media and discussion of scientific papers in the field of statistical science and its applications, both in the form of research results, discussion of theory, methodology, computing, and review books.
Articles 353 Documents
Peramalan Produksi Cabai Merah di Jawa Barat Menggunakan Metode Singular Spectrum Analysis (SSA) Asnafiya Asrof
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v17i2.2839

Abstract

Peramalan merupakan suatu proses untuk memperkirakan peristiwa di waktu mendatang berdasarkan data yang relevan di waktu lampau. Produksi Cabai Merah di Jawa Barat merupakan salah satu data deret waktu. Peramalan pada data berpola musiman ini dilakukan dengan metode Singular Spectrum Analysis.. Pada akhir proses Singular Spectrum Analysis, diperoleh pengelompokkan data sebanyak 4 grup, yang menggambarkan fluktuasi data untuk 12 periode peramalan. Tingkat akurasi data peramalan diukur dari kriteria Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dengan nilai terkecil. Diperoleh nilai MAPE pada model peramalan SSA terhadap data aktual sebesar 18.23%. Dengan begitu model Singular Spectrum Analysis merupakan model terbaik untuk meramalkan produksi cabai merah di Jawa Barat periode Januari 2016 sampai Desember 2016.  
DISCRETE CHOISE ANALYSIS AS A TOOL IN MARKETING RESEARCH AND ITS IMPLEMENTATION IN THE SAS SYSTEM Nusar Hajarisman; Mardha Tri Meilani; Hardiana Prasasti
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i1.569

Abstract

Discrete choice modeling, a somewhat newer technique in preference structure modeling of marketing research thanconjoint analysis. This model differs in that consumers are asked to view a series of competing products and select one. In thisregard, it is based on a move realistic task that consumers perform every day: the task of choosing a product from among a groupof competitor. Discrete choice models can be used to perform powerful and complex simulation of marketplace for an entireproduct or service category. The impact of price change and product enchangments on brand shares can be simulated before theyare implemented, as can the effects of potential competitive response to these action. Futher, discrete choice models are muchbetter than conjoint analysis at duplicating the interactions between different characteristics of a product or service. We usePHREG procedure in the SAS system to estimate the dicrete choice model.
OPTION VALUATION WITH MATHEMATICA Ong Yih Ying; Anton Abdulbasah Kamil; Mohamad Faisal Abdul Karim
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i1.988

Abstract

Studies in option pricing have became more important and challenging in financial area becauseoption valuation can add significant information to the decision making process. In this study weattempt to establish the American and European call option. Call option gives the buyer the right, butnot the obligation to buy a specified stock at a predetermined price on or before a predetermined date.An American option may be exercised earlier before the expiration date. For European options, earlyexercise is not possible. It can only be exercised only at maturity. In this paper, we do mathematicalexperiments to solve the problem of financial valuation using Mathematica.
Penerapan Model Regresi Spasial Pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Di Jawa Tengah Tahun 2017 Dina Novitasari; Laelatul Khikmah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v19i2.5068

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia merupakan suatu angka yang bertujuan untuk melihat kinerja pembangunan wilayah dengan dimensi luas, yang memperlihatkan kualitas penduduk disuatu wilayah dalam hal harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup yang layak. Pada tahun 2017 angka IPM Provinsi Jawa Tengah mencapai 70.52% dan mengalami peningkatan sebesar 0,77% dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan besarnya angka IPM disuatu wilayah dipengaruhi oleh besarnya angka IPM di wilayah yang berdekatan. Faktor lokasi/wiayah diduga dapat memberikan efek ketergantungan spasial (wilayah) pada angka IPM. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan regresi spasial dengan memasukkan hubungan antar wilayah kedalam model.
THE EFFECT OF THE NUMBER OF INTERVALS TO THE SENSITIVITY AT ANALYSIS OF DIFFERENTIAL ITEM FUNCTIONING USING MANTEL-HAENSZEL’S CHI-SQUARE PROCEDURE Heri Retnawati; Kana Hidayati
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i2.884

Abstract

At analysis of item bayes or called with differential item functioning (DIF) using the Mantel-Haenszel’s Chi–squareprocedure, the students in a group is grouped pursuant to their reached score, in a certain interval. This research is aimed atrevealing the effect of the number of interval to the sensitivitas at DIF analysis using the Mantel-Haenszel’s Chi-Squareprocedure. Data used at this research is the responses of students of the third grade of SLTPN in Yogyakarta to UAN in2002 / 2003 academic year. Analysis DIFin this research is conducted by making 3, 4, 5, 6, 7, 8, and 9 intervals in students’group pursuant to their reached score using Mantel-Haenszel‘s Chi-Square procedure. The result of this research showedthat the number of intervals causes the differencies of the number of items load DIF significantly in every interval, and itcauses the differencies of sensitivity in the DIF detection; and making 4 intervals in group of students is the most sensitiveway in the DIF detection using Mantel-Haenszel methods, than others.
Analisa Pola Angin Permukaan di Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang Periode Januari 2000 – Desember 2011 Akhmad Fadholi
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v12i1.1057

Abstract

Dalam operasi penerbangan tiga tahapan penting yang sering dikenal dengan lepas landas (take-off),jelajah (cruising), dan mendarat (landing). Dari tiga tahapan tersebut, yang sangat rentan terhadapkecelakaaan adalah mendarat, karena fakta di lapangan menunjukan jumlah kasus kecelakaanpenerbangan ter banyak terjadi pada saat tahapan tersebut. Dalam hal keselamatanpenerbangan,ketika tahapan mendarat (landing), salah satu faktor meteorologi yang sangat terkaitadalah keadaan angin permukaan landasan. Peneitian tentang pola angin permukaan di Bandar udaraDepati Amir Pangkalpinang dilakukan untuk mengetahui pola angin permukaan di landasan dalammengurangi potensi kecelakaan pesawat. Hasil penelitiaan yang dilakukan dengan menggunakanmetode wind rose dan data mulai Januari 2000 sampai Desember 2011 menunjukkan bahwa dominanangin permukaan Bandara Depati Amir hampir sepanjang tahun bertiup dari arah Selatan SelatanTimur (Tenggara) dengan kecepatan 1 sampai 4 knot. Namun pada bulan November, Desember,Januari, Februari, Maret, dan April variasi angin cukup tinggi. Selain itu, pada pagi sampai soredominan angin permukaan bertiup dari timur dan sore menjelang malam sampai hari keadaandominan angin bertiup dari Tenggara.
Pipe Failure Probabilities of Water Distribution Systems Syarifah Hidayah Syed Harun; Ismail Bin Mohd
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v11i1.1038

Abstract

In this paper, we will describe two methods so-called Poisson method and Generic Expectation Function (GEF)method for using to find pipe failure probabilities of water distribution systems which implicitly designed byengineers. In order to develop GEF method using means and coefficients of variation of input randomvariables through employing probability distribution such as normal distribution, is adopted. In this paper, 9water distribution systems which are located in Terengganu, Malaysia and 1 hypothetical water distributionsystem, have been used for illustrating these mentioned both methods from which the comparison can bediscussed. Besides that, hydraulic simulation software, EPANET has been applied to get the input variables foreach project. Failure probability of each pipe is focused on failure probability of pipe to fulfil the demanddenoted by PA and also pipe replacement probability denoted by PB.
MENGGUNAKAN ANALISA SPATIAL DALAM MEMBANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PENELITIAN KESEHATAN Agus Rahmat; M. Suriri
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v3i1.513

Abstract

Sistem informasi Geografis (SIG) adalah suatu metoda untuk memvisualisasi, memanipulasi, dan menganalisa datadan informasi yang berhubungan dengan ruang atau tempat (spatial data), SIG juga merupakan kombinasi dari data atauinformasi mengenai suatu tempat agar dapat memberikan pengertian yang lebih baik tentang tempat tersebut, Data atau informasiapa yang dikombinasikan sangat tergantung pada kebutuhan Sisten Informasi geografis apa yang diinginkan.SIG juga merupakan Gabungan dari 5 komponen yaitu : orang (user), perangkat keras (hardware), perangkat lunak(software), data, dan prosedur . tanpa adanya 5 komponen tersebut, Sistem Informasi Geografis yang baik tidak akan bisadibangun.
Interpolasi Decline Rate Menggunakan Kriging Sekuensial Sutawanir Darwis; Gan Gan Saefullah
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v6i2.941

Abstract

Kriging sebagai metode interpolasi membutuhkan proses inversi matriks korelasi antar sample.Secara empiris, observasi yang berada jauh dari titik interpolasi cenderung memiliki bobot nol ataunegative (screen effect). Tulisan ini mengusulkan metode kriging sekuensial untuk interpolasi lajupenurunan (decline rate) laju alir (mass flow) sumur produksi disekitar sumur produksi.Krigingsekuensial merupakan proses updating penambahan data disekitar titik interpolasi. Laju penurunanproduksi ditaksir melalui regresi ln(mass flow) terhadap waktu menggunakan model laju alireksponensial. Korelasi spatial laju alir penurunan mass flow interpolasi kriging sekuensialmengikuti pola sperikal. Interpolasi kriging sekuensial menghasilkan kontur merepresentasikandistribusi laju penurunan disekitar sumur produksi. Hasil interpolasi dapat digunakan untukmemperkirakan cadangan (energi) lapangan panas bumi.
Survey Potensi Excess Power di Kabupaten Indragiri Hilir Akbar Alfa; Roberta Zulfhi Surya
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.2291

Abstract

Energi Listrik merupakan komponen kunci untuk pengembangan daerah dan merupakan strategiyang akan berkelanjutan dengan dampak-dampak yang telah terbukti memberikan kontribusi besarpada pengembangan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pemakaian energi sering digunakan sebagaisalah satu indikator tingkat kemakmuran. Namun kebutuhan energi listrik hingga saat ini belumterpenuhi karena seringnya terjadi pemadaman dan rencahnya rasio elektrifikasi. Di KabupatenIndragiri Hilir beroperasi sekitar 25 Perusahaan besar yang memiliki pembangkit listrik sendiri, baikitu menggunakan Tenaga Uap maupun Tenaga Diesel. Penelitian ini mengkaji potensi penerapanExcess Power surplus energi listrik yang dimiliki perusahaan untuk didistribusikan kepadakonsumen melalui PLN. Sampel dari penelitian ini adalah 3 perusahaan besar yakni PT. AgroSarimas Indonesia, PT. Kokonako Indonesia dan PT. Pulau Sambu Kuala Enok. Disamping itu jugamewawancarai keinginan masyarakat serta mengkaji regulasi terkait Excess Power. Hasil penelitianadalah potensi Excess Power adalah PT. Agro Sarimas Indonesia yang sedang membangun powerplandan diharapkan beroperasi awal 2017. PT.ASI berpotensi excess power sebesar 5-6 MW. Setidaknyadapat membantu pemenuhan demand energi di Kecamatan Kempas. Selain itu surplus energi PT.Pulau Sampu Kuala Enok juga diharapkan mampu menutupi kekurangan pasokan energi listrik diDesa Tanah Merah dan Kelurahan Kuala Enok. Disaat swasta menyediakan tenaga listrik bagikepentingan umum, tarif yang ditagih kepada konsumen diatur dalam pasal 41 ayat (2) UU Nomor30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan untuk wilayah kabupaten Indragiri Hilir tarif harusdisahkan oleh Bupati Indragiri Hilir.