cover
Contact Name
Aceng Komarudin Mutaqin
Contact Email
aceng.k.mutaqin@gmail.com
Phone
+628179289987
Journal Mail Official
jstat.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ranggagading No. 8 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Statistika
ISSN : 14115891     EISSN : 25992538     DOI : https://doi.org/10.29313/jstat.v19i2.4898
STATISTIKA published by Bandung Islamic University as pouring media and discussion of scientific papers in the field of statistical science and its applications, both in the form of research results, discussion of theory, methodology, computing, and review books.
Articles 353 Documents
Confidence Bands for Survivor Function of Two Parameters Exponential Distribution under Double Type-II Censoring with Bootstrap Percentile Akhmad Fauzy
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i1.994

Abstract

This paper describes existing methods and develops new methods for constructing confidence bandsfor survivor function of two parameters exponential distribution under double type-II censoring. Ourresults are built on extensions of previous work by [11] and Balakrishnan [1]. They use maximumlikelihood estimator to construct interval estimation under double type-II censoring. The confidencebands are developed for survivor function using the confidence region about survivor function. We willuse another method, known as the bootstrap percentile from [4]. This method gives shorterconfidence bands compared to the traditional method.
APLIKASI LEAST SQUARE UNTUK MENERANGKAN HUBUNGAN FISIS SUNSPOT DAN FLARE Maspul Aini Kambry
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v4i2.890

Abstract

Sunspot merupakan daerah atau bintik hitam yang merupakan perpotongan selubung garis gaya medan magnet mataharidengan permukaan matahari (fotosfer). Flare, adalah ledakan singkat di angkasa matahari, radiasinya diemisikan padarentang spekrum elektromagnetik. Pada penelitian ini hanya ditinjau flare optik dan flare sinar X saja. Pada umumnya flareterjadi didahului oleh sunspot. Tetapi observasi juga menunjukan ada flare yang terjadi tanpa didahului oleh sunspot.Flare semacam ini disebut flare tanpa sunspot (spotless flare). Data harian bilangan sunspot dan frekuensi terjadinya flareselama 6 tahun dari 1999-2004 digunakan untuk menerangkan hubungan fisis sunspot dan flare dengan aplikasi leastsquare.
Pengaruh Jumlah Perulangan Bootstrap terhadap Dugaan Selang Kepercayaan Parameter Selisih Rata-rata Dua Populasi Nova Ernyda; Marzuki Marzuki
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v12i2.1063

Abstract

Jika kovariat dari objek yang diamati tidak homogen maka pendugaan selisih rata-rata akanbias. Sebagai solusinya, salah satu cara yang digunakan adalah dengan membagi kovariatobjek-objek tersebut menjadi kelas-kelas berdasarkan skor propensitas yang merupakan salahsatu karakteristik dari objek tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi perbedaaan rataratadua populasi untuk sebaran vektor kovariat sampel yang berbeda melalui selang kepercayaandengan menggunakan teknik skor propensitas. Evaluasi dilakukan terhadap keakuratan selisih rataratayang dihasilkan untuk jumlah data yang berbeda. Data yang digunakan adalah data bangkitandengan 4 peubah, masing-masing peubah respons, indikator, dan dua kovariat. Kovariatdibangkitkan dengan sebaran normal dan bernoulli. Peubah respon diperoleh dengan sebuah modelregresi yang telah ditetapkan. Simulasi dilakukan untuk enam kasus, yaitu kombinasi antara jumlahdata (200, 400,dan 600) dan jumlah perulangan bootstrap (50, dan 100). Jika jumlah perulanganbootstrap yang lebih kecil maka jarak antara titik tengah selang dengan nilai parameter yangsebenarnya cenderung lebih dekat.
Uji Jonckheere Terpstra Dalam ANAVA Multivariat Teti Sofia Yanti
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 2, No 1 (2002)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v2i1.488

Abstract

Uji Jonckheere Terpstra (JT) adalah salah satu prosedur statistika non parametrik untukpengujian hipotesis apakah sampel-sampel berasal dari populasi-populasi yang identik, dimanahubungan antar sampel saling bebas dan banyaknya sampel ³ 3. Sedangkan hipotesis alternatifnyaadalah yang mencerminkan berurutnya harga-harga median.Kata Kunci : ANAVA, Multivariat, Non Parametrik
Klasifikasi Status Bekerja Individu di Provinsi Banten Tahun 2020 dengan Menggunakan Metode LASSO dan Adaptive LASSO Pardomuan Robinson Sihombing; Khairil Anwar Notodiputro; Bagus Sartono
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v21i1.7810

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan metode LASSO dan Adaptive LASSO dengan penggunaan imbalanced data pada regresi binary logistik.  Studi kasus yang digunakan adalah pemodelan klasifikasi status bekerja individu di Provinsi Banten tahun 2020. Hasil yang didapat performa LASSO maupun Adaptive LASSO memberikan hasil yang sama baiknya. Dengan mempertimbangkan berbagai kriteria performa dalam accuracy, sensitivity dan specificity, maka model terbaik adalah model LASSO dengan simulasi data balanced 60 persen dan 40 persen dengan nilai masing-masing sebesar 79,16 persen; 80.29 persen dan 68,75 persen. Terdapat beberapa paradoks/anomali dalam hasil penelitian di antaranya peluang status tidak bekerja seseorang menurut lokasi tempat tinggal, gender dan pendidikan. Status disabilitas masih menjadi masalah dalam mencari pekerjaan. Semakin banyak anggota rumah tangga maka akan semakin tinggi peluangnya berstatus tidak bekerja. Semakin tinggi usia seseorang maka akan semakin kecil peluangnya berstatus tidak bekerja. Peluang status tidak bekerja seseorang yang menikah lebih kecil daripada yang belum/tidak kawin
Pemodelan Harga Cabai Merah Menggunakan Model ARIMA (Studi Kasus: Harga Cabai Merah di Kota Padang Periode Januari 2010 – Desember 2020) Sherly Aktivani
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v21i1.7935

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, karena peranannya yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan domestik sebagai komoditi ekspor dalam industri pangan.  Cabai merah juga merupakan salah satu komoditas yang termasuk dalam volatile food. Kenaikan harga komoditas cabai merah tersebut ketika dihitung secara parsial per komoditas, kontribusinya terhadap inflasi bulanan seringkali lebih unggul jika dibandingkan dengan komoditas lain dalam kelompok yang sama (Badan Pusat Statistik). Penelitian ini terpusat pada Kota Padang sebagai salah satu Kota Inflasi di Indonesia. Informasi naik turunnya harga cabai pada periode terdahulu diperlukan dalam  analisis pasar untuk meramalkan harga beli cabai demi mengantisipasi kenaikan dan penurunan harga cabai dimasa mendatang dan kontrol terhadap nilai inflasi. Metode peramalan yang digunakan peneliti dalam meramalkan harga cabai adalah ARIMA Box-Jenkins. Dari tahapan pembentukan model ARIMA harga cabai merah Kota Padang, dapat disimpulkan bahwa data belum memiliki varian yang konstan sehingga perlu dilakukan transformasi data. Model  ARIMA terbaik yang diperoleh setelah mean dan varians data stasioner yaitu AR(1,2)
ANALISIS KUMULATIF COVID-19 PROVINSI PAPUA TAHUN 2020 MENGGUNAKAN MODEL DISTRIBUSI JOHNSON SB Felix Reba; Alvian Sroyer
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v21i1.7820

Abstract

Coronavirus belongs to the coronaviridae family. The coronavirus family groups are alpha (α), beta (β), gamma (γ) and delta (δ) coronavirus. Although research related to covid-19 in several provinces in Indonesia has been conducted by several researchers so far there has been no research related to the Covid-19 model in Papua province. One of the obstacles faced by some researchers is related to the Covid-19 data parameters which are difficult to estimate, so that the model formulated could not describe the outbreak well. Therefore the aim of this study is to conduct a cumulative analysis of the 2020 Papua province Covid-19 using the Johnson SB distribution model. The methods used to perform the analysis are Kolmogorov Smirnov for testing the suitability of the Covid-19 data to the model, Johnson SB to show the data distribution model, Maximum Likelihood to estimate the parameters and the Johnson SB cumulative distribution function to describe the probability of Covid-19 data. 19 Papua Province in 2020. The secondary data on the number of Covid-19 cases in Papua, obtained from the Papua Provincial Health Office is used in this research. The results showed that, the highest increase in the number of patients every day, starting from September 1 2020 to October 31, 2020 for infected cases was on 16-17 September, by 274 patients. Meanwhile, most recovery (308 patients) happened to be on 30-31 October and the highest death (5 people) was on 27-28 September. The highest cumulative probability for cases of infection, recovery and death were (Confirmed <4965) = 0.3, Prob(Cured <6408) = 0.9 and Prob(died <91) = 0.4 respectively.
PEMODELAN MULTILEVEL UNTUK DATA KONSUMSI ENERGI LISTRIK Miftahuddin Miftahuddin; Fadhli Fadhli; Juraida Fitri
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v21i1.7958

Abstract

Pemodelan multilevel merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk memodelkan data yang mengandung struktur hirarki seperti data konsumsi energi listrik di Provinsi Aceh. Struktur hirarki dalam pemodelan multilevel disebut sebagai level, dimana struktur level pada data konsumsi energi listrik ini terdapat pada daya terpasang yang tersarang pada sektor pelanggan, dan sektor pelanggan tersarang pada area kerja PT. PLN (Persero) Wilayah Aceh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari variabel penjelas pada level 1 (daya terpasang, jumlah pelanggan, dan daya tersambung), variansi level 2 (sektor pelanggan), dan variansi level 3 (area kerja) tehadap konsumsi listrik di Provinsi Aceh. Model yang sesuai untuk memodel konsumsi energi listrik di Provinsi Aceh adalah model regresi (3-level) dengan nilai deviance, AIC, dan BIC terkecil secara berturut-turut sebesar 37402,42, 37476,41, dan 37682,99. Adanya pengaruh variansi dari sektor pelanggan dan area kerja PT. PLN (Persero) Wilayah Aceh menyatakan bahwa variabel daya terpasang 27 (Industri: > 200 kVA), 36 (Publik: > 200 kVA, 37 (Publik: penerangan jalan umum), 51 (RT: 450 VA), 52 (RT: 900 VA),  (jumlah pelanggan), dan  (jumlah daya tersambung) berpengaruh terhadap konsumsi energi listrik di Provinsi Aceh
ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT MELALUI PENDEKATAN REGRESI TERKENDALA (RIDGE REGRESSION, LASSO, DAN ELASTIC NET) Fitri Mudia Sari; Khairil Anwar Notodiputro; Bagus Sartono
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v21i1.7836

Abstract

Pandemi Covid-19 yang mulai menyerang Indonesia semenjak Maret 2020 menyebabkan krisis ekonomi dan sosial di Indonesia, termasuk Sumatera Barat. Data BPS Sumatera Barat menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin bertambah sebanyak 20.056, dari 344.023 orang pada Maret 2020, menjadi 364.079 pada September 2020. Masalah kemiskinan merujuk pada konsep high dimensional data yang melibatkan banyak peubah sehingga digunakan Regresi Ridge, LASSO, dan Elastic Net yang dapat mengatasi masalah multikolinieritas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peubah yang memiliki pengaruh yang penting terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Barat menggunakan model terbaik yang terpilih dari Regresi Ridge, LASSO, dan Elastic Net. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat buta huruf merupakan peubah penting yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Sumatera Barat dengan model terbaik yaitu Regresi Ridge.
DIAGNOSIS PENDERITA PENYAKIT KANKER PARU MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE DAN NAÏVE BAYES Muhammad Iqbal Yunan Helmi; Dian Anggraeni; Alfian Futuhul Hadi
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v21i1.7566

Abstract

Menurut data jenis kanker yang menjadi penyebab kematian terbanyak adalah kanker paru, mencapai 1,7 juta kematian pertahun. Penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya genetika. Dalam penelitian ini akan dilakukan diagnosis kanker paru menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Naïve Bayes merupakan teknik prediksi berbasis probabilitas sederhana yang berdasarkan pada model fitur independent, sedangkan klasifikasi menggunakan SVM dapat dijelaskan secara sederhana yaitu usaha untuk mendapatkan hyperplane sebagai fungsi pemisah terbaik yang dapat memisahkan dua kelas yang berbeda pada ruang input. Pada penelitian ini akan dibandingkan metode SVM dan Naive Bayes untuk didapatkan mana metode yang mempunyai akurasi terbaik. Data microarray yang digunakan pada penelitian ini  berupa 80 individu dengan masing-masing jumlah ekspresi genetiknya 2408. Sebanyak 60 individu tergolong ke dalam kelas kanker, dan 20 individu termasuk ke dalam kelas normal. Hasil dari penelitian ini adalah SVM mempunyai nilai akurasi sebesar 90% dan Naïve Bayes mempunyai nilai akurasi sebesar 75%.