cover
Contact Name
Benny Prasetiya
Contact Email
imtiyazstaimp@gmail.com
Phone
+6285333337069
Journal Mail Official
imtiyazstaimp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sukarno Hatta 94 B Probolinggo
Location
Kota probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman
ISSN : 25500627     EISSN : 26569442     DOI : https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v4i1
Jurnal Ilmu Keislaman adalah Jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh LP2M STAI Muhammadiyah Probolinggo. Jurnal ini Mengkhususkan diri pada pengkajian ilmu Keislaman baik itu artikel ilmiah maupun hasil penelitian.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2019): Maret" : 6 Documents clear
PERKAWINAN POLIGAMI TANPA PERSETUJUAN ISTRI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 Dwi Dasa Suryantoro
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v3i1.18

Abstract

Pada prinsipnya perkawinan dapatlah dipahami bahwa pada dasarnya Undang-Undang No.1 Tahun 1974 adalah menganut asas monogami, namun asas monogami bukanlah bersifat mutlak karena dalam hukum positif indonesia juga diberlakukan perkawinan poligami, dimana perkawinan poligami diakui oleh Negara. Pelaksanaan perkawinan poligami dapat terwujud tentunya dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu salah satunya persetujuan dari istri, namun ternyata dalam kondisi tertentu berdasartkan asas kemanfaatan dan keadilan pelaksanan perkawinan poligami tanpa persetujuan istri dapat dilakukan dan dapat terwujud sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Perkawinan Pasal 5 ayat 2. bentuk persyaratannya yang lebih ketat dibandingkan pelaksnaan poligami pada umumnya, namun terdapat persamaan dalam pelaksanaannya yakni syarat-syarat yang tertuang dalam pasal 3 ayat 2 dan pasal 4 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974
MUHAMMAD’S LIFE HISTORY: A GENEALOGICAL DISCOURSE THROUGH WESTERN 18 - 20 CENTURY VIEWS Abdul Jabpar
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v3i1.24

Abstract

This paper describes the discourse of the image and biography of Prophet Muhammad in the view of Western scholars from the 18th century to the 20th century. Photographing the dynamics and development of their thinking in Critical Discourse Analysis (CDA) approach, through Foucault’s genealogy. The discourse focused on the features and characteristics of three important scholars of his time: Edward Gibbon, R. Bosworth Smith, and W. Montgomery Watt
DISINFORMASI DI BIDANG USAHA DALAM PRSPEKTIF ETIKA BISNIS QUR’ANI Nuril Hidayah
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v3i1.25

Abstract

Lompatan besar dalam perkembangan teknologi informasi memperluas daya jangkau dan kecepatan aksesnya bagi masyarakat. Dampak suatu informasi kemudian menjadi semakin besar, termasuk informasi bohong di dunia usaha. Selama tahun 2018, ditemukan 73 disinformasi di bidang usaha yang menyebar di kalangan masyarakat Indonesia. Sebagian menjadi viral dan menimbulkan keresahan. Tulisan ini berusaha mendeskripsikan jenis-jenis disinformasi tersebut dengan menggunakan content analysis dan menelaahnya dari perspektif etika ekonomi Qur’ani. Hasil kajian menunjukkan bahwa disinformasi di bidang usaha memiliki beberapa tipe   jika dilihat dari bentuk dan dampaknya yaitu attention hunter, indikasi pencurian data, serangan pada suatu produk, indikasi penipuan, dan propaganda politik. Jenis-jenis disinformasi ini bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Qur’ani yaitu kesatuan, kesetimbangan, kehendak bebas, pertanggungjawaban, dan kebenaran serta kebajikan
KONSEP POLIGAMI MENURUT NASHR HAMID ABU ZAYD DALAM KARYA DAWAIRUL KHAUF: QIRA’ATUN FI KHITABIL MAR’AH: ANALISIS HERMENEUTIK Nur Faizah
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v3i1.27

Abstract

Berbicara poligami selalu menarik perhatian dan diperbincangkan. Perdebatan wacana poligami di kalangan muslim selalu berakhir tanpa pernah melahirkan kesepakatan, karena perbedaan penafsiran. Artikel ini memaparkan model pendekatan dalam konteks penafsiran al-Qur’an tentang poligami yang ditawarkan AbÅ« Zayd dengan kerangka berfikir berbeda dalam mendekati poligami, yang pada akhirnya berimplikasi pada perbedaan tingkat pemahaman. Hal ini diharapkan mampu memberikan alternatif pemahaman kritis terhadap berbagai implikasi yang biasa tampil dalam setiap pendekatan penafsiran al-Qur’an tentang poligami. Karena itu dimanfaatkan teori hermeneutik dengan metode pendekatan sosio-historis dan fenomenologis. Sehingga dapat diungkapkan bahwa penafsiran AbÅ« Zayd dengan hermeneutika Qur’annya melarang poligami karena tidak memenuhi prinsip keadilan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AKHLAK BERBASIS KOGNITIF TERHADAP MORAL REASONING SISWA Ainul Yaqin
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v3i1.29

Abstract

sebab ia menjadi faktor yang menentukan kelangsungan hidup suatu bangsa. Suatu bangsa akan mengalami kehancuran jika masyarakatnya mengalami penyakit moral yang akut. Oleh sebab itu, pendidikan moral atau akhlak kepada peserta didik menjadi suatu keharusan dan saat ini telah menjadi program inti pendidikan di hampir semua negara. Tetapi efektivitas pembelajaran moral sering dipertanyakan disebabkan banyaknya penyimpangan moral peserta didik, seperti perilaku curang, mabuk-mabukan, tawuran, pergaulan bebas dan sebagainya. Penelitian ini bermaksud mengujicobakan model pembelajaran akhlak berbasis teori kognitif dalam meningkatkan penalaran moral peserta didik. Sengaja dipilih domain penalaran sebab ia memiliki kontribusi terhadap tindakan moral seseorang, atau dengan kata lain penalaran moral seseorang mempengaruhi tindakan moralnya. Semakin tinggi penalaran moral seseorang, semakin tinggi pula tindakan moralnya. Penelitian ini dilaksanakan secara kuantitatif dengan metode eksperimen dan menggunakan rancangan one group pre-post test design. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan penalaran moral siswa sebelum dan sesudah eksperimen yang dibuktikan dengan nilai p < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran akhlak berbasis kognitif memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan penalaran moral peserta didik.
SATU ABAD MUHAMMADIYAH SEBAGAI A SOCIAL MOVEMENT Benny Prasetiya
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 3 No. 1 (2019): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v3i1.32

Abstract

Upaya kesejahteraan sosial di samping tanggung jawab negara, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 dan pemenuhan hak asasi manusia, di Muhammadiyah selain dari dorongan seperti itu, juga didorong oleh panggilan Islam yang juga berkaitan dengan masalah kemanusiaan seperti memperhatikan orang miskin, anak yatim, anak-anak terlantar, janda, dan lainnya adalah perbuatan mulia dan akan memberikan manfaat dari Tuhan baik di dunia maupun di akhirat. Surah Al-Ma ’un dalam Al-Qur'an sangat terkenal di Muhammadiyah yang mengingatkan umat Islam untuk tidak meninggalkan anak yatim dan orang miskin karena untuk melakukannya mereka pada akhirnya menjadi penipu agama. Yang baik di dunia adalah kebahagiaan melalui peningkatan rezqi (rezeki) dan perasaan. Berdasarkan dorongan ini, anggota Muhammadiyah di berbagai daerah di Indonesia berlomba untuk menyelenggarakan upaya kesejahteraan sosial, terutama layanan. Penelitian ini mengkaji bagaimana Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah juga menjadi pilar dalam gerakan sosialnya selama satu abad. Muhammadiyah telah banyak memberikan konstribusi positif dalam gerakan sosialnya menjadikan bangsa ini lebih bermartabat

Page 1 of 1 | Total Record : 6