cover
Contact Name
Idhoofiyatul Fatin
Contact Email
idhofatin.pbsi@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
stilistika@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 19788800     EISSN : 26141327     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian berupa artikel ilmiah tentang bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit setiap Januari dan Juli dengan nomor P-ISSN 1978-8800 dan E-ISSN 2614-3127.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2016)" : 14 Documents clear
Representasi Nilai dalam Novel Melodi Kaki Langit Karya Najib Kaelani (Tinjauan Sosiologi Sastra) Sitti Aida Azis
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2538

Abstract

Peristiwa sastra adalah peristiwa penemuan nilai-nilai dalam artefak sastra.Peristiwa sastra itu hanya mungkin terjadi apabila orang memahami kontekslingkungan sosial dan budaya masyarakatnya. Masyarakat memiliki berbagai ragampenggolongan berdasarakan visinya. Novel Melodi Kaki Langit karya Najib Kaelaniterdapat nilai sosial budaya meliputi nilai perjuangan hidup dalam menggapai citacitadan harapan. Nilai pengorbanan meliputi pengorbanan dari segi materi,pengorbanan terhadap cinta, pengorbanan terhadap agama, dan hubungankekerabatan. Nilai kasih sayang meliputi kasih sayang terhadap orang tua terhadapanaknya maupun sebaliknya, kasih sayang terhadap kekasih dan isteri serta kasihsayang antara sesama umat beragama.
Ragam Bahasa pada Acara Ini Talk Show di NET TV pada Januari 2015 Dianty Nur Fitri; Pheni Cahya Kartika
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2531

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah ragam bahasa dan bahasa plesetanyang digunakan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dan bahasa plesetan pada acara IniTalkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah acara Ini Talkshow di NET TVyang teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik simak bebas libat cakap danteknik rekam. Teknik analisis data yang digunakan adalah pereduksian data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenggunaan ragam bahasa pada acara Ini Talkshow terdapat 72 tuturan ragam bahasabaku, 39 ragam bahasa tidak baku, 2 ragam bidang jurnalistik, 2 ragam bahasa bidangtransportasi, 8 ragam bahasa bidang kesehatan, 6 ragam bahasa bidang psikologi, 4ragam bahasa bidang kewirausahaan, 6 ragam bahasa bidang olahraga dan 64 ragamdaerah. Ragam bahasa yang paling banyak digunakan adalah ragam bahasa baku.Pada penggunaan ragam bahasa tersebut, ditemukan jenis bahasa plesetan, yaitu 43plesetan fonologis, 23 plesetan grafis, 31 plesetan morfemis, 5 plesetan frasa, 14plesetan ekspresi, 13 plesetan ideologis, dan 2 plesetan diskursi. Pada penggunaanragam bahasa tersebut, bahasa plesetan yang paling banyak ditemukan adalah jenisbahasa plesetan fonologis.
Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi dengan Metode Field Trip Siswa Kelas IV MI Misbahul Adhim Pandean Siti Sholekhah; Sujinah Sujinah; Ngatma’in Ngatma’in
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2539

Abstract

Rendahnya keterampilan menulis karangan deskripsi disebabkan olehbeberapa faktor, yaitu: 1) siswa kurang memahami hakikat karangan deskripsi; 2)siswa belum menggambarkan objek yang sejelasnya dengan melibatkan kesan indera;3) siswa belum mampu menggunakan struktur bahasa yang baik dan benar; 4) siswabelum menggunakan huruf kapital dengan benar; 5) siswa kesulitan menuangkan ide.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Peningkatan Kemampuan MenulisKarangan Deskripsi dengan Metode Field Trip Siswa Kelas IV MI Misbahul AdhimPandean Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2014/2015.Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjekpenelitian ini adalah siswa kelas IV MI Misbahul Adhim Pandean, Karanganyar,Ngawi, sedangkan objeknya menulis karangan deskripsi dengan metode field trip.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes kemampuansiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa dengan metode field trip dapat meningkatkankemampuan menulis karangan deskripsi siswa pada siklus I setelah menerapkanmetode field trip siswa yang mendapat nilai >70 sebanyak 6 siswa dengan nilai ratarata kelas 65,93. Setelah diberi tindakan siklus II siswa yang mendapat nilai >70sebanyak 14 siswa dengan nilai rata-rata sebanyak 77,26.
Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli Karya Lintang Sugianto Maulana Ishaq; Ali Nuke Affandy; Insani Wahyu Mubarok
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2532

Abstract

Penelitian yang berjudul Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli inimemiliki tiga fokus penelitian, yaitu (1) wujud ideal kebudayaan yaitu nilai-nilai sertanorma yang terdapat dalam suatu masyarakat, (2) sistem sosial yaitu perilaku ataupola aktivitas dalam masyarakat dan aktivitas tersebut diatur berdasarkan nilai-nilaidan norma, dan (3) peralatan kebudayaan yang disebut juga dengan kebudayaan fisik,yaitu segala bentuk dari hasil karya manusia itu sendiri. Penelitian ini menggunakanteori budaya yang merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra.Metode analisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sebab yang ditelitiialah masyarakat sebagai kenyataan nyata sesuai hukum alam. Sumber data diperolehdari novel Matahari di Atas Gilli karya Lintang Sugianto. Pengumpulan datamenggunakan metode dokumentasi.Beberapa data yang ditemukan mengandung tiga hal, yaitu wujud ideal, sistemsosial, dan peralatan kebudayaan. Wujud ideal berupa nilai logika (benar atau salah),nilai estetika (nilai indah atau tidak indah), nilai etika/moral (baik atau buruk), dannilai religius. Sistem sosial ialah pola perilaku atau kebiasaan masyarakat yangdisebut adat-istiadat, seperti perang carok, upacara mistik keagamaan, upacarapenyambutan kelahiran bayi. Peralatan kebudayaan adalah kebudayaan yangmerupakan hasil karya manusia, seperti masjid, perahu, celurit, dan rumah.
Tindak TUtur Ilokusi pada Status dan Comment Facebook Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester VIII Tahun Akademik 2014/2015 Siti Nurjanah; Yarno Yarno; R. Panji Hermoyo
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2540

Abstract

Penelitian ini membahas masalah mengenai bagaimana tuturan ilokusi yangterdapat pada status dan comment Facebook. Penelitian bertujuan untuk (1)mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi pada status dan comment Facebook padaMahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester VIII Tahun Akademik2014/2015; (2) mendeskripsikan fungsi tuturan ilokusi pada status dan commentFacebook pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester VIIITahun Akademik 2014/2015. Objek penelitian ini mengambil data dari status dancomment Facebook pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaSemester VIII Tahun Akademik 2014/2015. Jenis penelitian ini menggunakanpenelitian kualitatif yang besifat deskiftif. Teknik pengumpulan data pada penelitianini menggunakan teknik simak dengan teknik baca dan catat. Teknik analisis datayang digunakan menggunakan teknik alir. Berdasarkan hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa ditemukan bentuk dan fungsi tuturan ilokusi pada status dancomment Facebook yang terdiri atas: 1) Tindak tutur ilokusi yang ditemukan ataslima bentuk tindak tutur ilokusi yaitu, tindak tutur representatif meliputi melaporkan,menunjukkan, penegasan, menyatakan, pernyataan suatu fakta, danmengusulkan.Tindak tutur deklarasi meliputi menyuruh, mendesak, menyarankan, meminta tolong,danpemberian saran. Tindak tutur ekspresif meliputi kesenangan, kesulitan,mengeluh, dankesedihan. Tindak tutur komisif meliputi penawaran, berjanji,danbersumpah. Tindak tutur deklarasi meliputi memutuskan, melarang, membatalkan.2) Fungsi tindak tutur ilokusi yang ditemukan terdiri atas empat fungsi yaitu fungsibekerja sama meliputi mengajarkan, menyatakan, danmelapokan. Fungsimenyenangkan meliputi menawarkan danmengundang. Fungsi bertentangan meliputimemarahi danmengancam. Fungsi kompetitif meliputi meminta dan memerintah.
Pengembangan Buku Ajar Apresiasi Sastra Berbasis Pendekatan Kontekstual Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMSurabaya M. Ridlwan; Waode Hamsia
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2535

Abstract

Mutu pembelajaran sastra selama ini masih rendah. Rendahnya mutupembelajaran sastra itu terlihat dari rendahnya kemampuan mahasiswa dalammengapresiasi sastra, termasuk mengapresiasi cerpen. Menurut penelitian para ahlihal ini disebabkan antara lain pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran sastrakurang sesuai dengan hakikat pembelajaran sastra dan tujuan pembelajaran sastra.Dengan latar belakang seperti di atas, dibutuhkan usaha untuk mengatasipermasalahan tersebut. Salah satu upaya adalah membuat suatu buku ajar yangdisesuaikan dengan latar belakang dan kemampuan mahasiswa. Diharapkan denganadanya buku ajar Apresiasi Sastra yang disusun oleh tim pengampu dosen matakuliah Apresiasi Sastra yang lebih aplikatif, representatif, serta sesuai dengan latarbelakang dan kemampuan mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,akan meningkatkan mutu pembelajaran apresiasi sastra.Berdasarkan kajian literatur yang digunakan peneliti, dapatlah ditarikkesimpulan bagaimana menyusun suatu buku ajar yang aplikatif dan representatifbagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UM Surabaya.Pengembangan buku ajar apresiasi sastra ini melalui 4 tahapan, yaitu tahap (1) adalahpendefinisian (define) berupa kegiatan identifikasi masalah dengan mendasarkan padatujuan dan kebutuhan pengajaran; meliputi analisis ujung depan (front-end analysis),analisis kebutuhan/masalah, perumusan tujuan, penentuan topik, penyusunan materi;tahap (2) adalah desain (design), peneliti merancang naskah/skenario dan prototipebuku ajar; tahap (3) adalah pengembangan (develope), penelitimemproduksi/menghasilkan prototipe untuk keseluruhan tatap muka sesuairancangan pada tahap sebelumnya, pada tahap ini juga akan dilakukan expertjudgment pada prototipe yang telah disusun.
Perjuangan Tokoh Utama dalam Novel Titip Satu Cinta Karya Haviz Deni dan Elmy Suzana Rina Wijayanti
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2537

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat, seorang tokoh sering dihadapkan dalamberbagai masalah, seperti masalah sosial, percintaan, dan perjuangan. Perjuanganperempuan demi mempertahankan hidup haruslah diapresiasi. Tujuan penelitian iniadalah (1) medeskripsikan perjuangan tokoh utama, (2) mendeskripsikan motivasiperjuangan tokoh utama, dan (3) mendeskripsikan ikhtiar perjuangan tokoh utama.Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek yangdigunakan dalam penelitian ini berupa teks dalam novel Titip Satu Cinta Karya HavizDeni dan Elmy Suzanna. Sumber data pada penelitian adalah novel Titip Satu CintaKarya Haviz Deni dan Elmy Suzanna. Teknik pengumpulan data dengan metodeteknik studi pustaka dan teknik analisis dokumentasi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah analisis isi. Berdasarkan analisis data, ditemukan perjuangan,motivasi, dan ikhtiar tokoh utama. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 9 kutipanyang menunjukkan perjuangan tokoh utama, 13 kutipan yang menunjukkan motivasitokoh utama, dan 15 kutipan yang menunjukkan ikhtiar tokoh utama dalam novelTitip Satu Cinta Karya Haviz Deni dan Elmy Suzanna.
Ragam Bahasa pada Acara Ini Talk Show di NET TV pada Januari 2015 Fitri, Dianty Nur; Kartika, Pheni Cahya
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2531

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah ragam bahasa dan bahasa plesetanyang digunakan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dan bahasa plesetan pada acara IniTalkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah acara Ini Talkshow di NET TVyang teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik simak bebas libat cakap danteknik rekam. Teknik analisis data yang digunakan adalah pereduksian data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenggunaan ragam bahasa pada acara Ini Talkshow terdapat 72 tuturan ragam bahasabaku, 39 ragam bahasa tidak baku, 2 ragam bidang jurnalistik, 2 ragam bahasa bidangtransportasi, 8 ragam bahasa bidang kesehatan, 6 ragam bahasa bidang psikologi, 4ragam bahasa bidang kewirausahaan, 6 ragam bahasa bidang olahraga dan 64 ragamdaerah. Ragam bahasa yang paling banyak digunakan adalah ragam bahasa baku.Pada penggunaan ragam bahasa tersebut, ditemukan jenis bahasa plesetan, yaitu 43plesetan fonologis, 23 plesetan grafis, 31 plesetan morfemis, 5 plesetan frasa, 14plesetan ekspresi, 13 plesetan ideologis, dan 2 plesetan diskursi. Pada penggunaanragam bahasa tersebut, bahasa plesetan yang paling banyak ditemukan adalah jenisbahasa plesetan fonologis.
Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli Karya Lintang Sugianto Ishaq, Maulana; Affandy, Ali Nuke; Mubarok, Insani Wahyu
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2532

Abstract

Penelitian yang berjudul Budaya Lokal dalam Novel Matahari di Atas Gilli inimemiliki tiga fokus penelitian, yaitu (1) wujud ideal kebudayaan yaitu nilai-nilai sertanorma yang terdapat dalam suatu masyarakat, (2) sistem sosial yaitu perilaku ataupola aktivitas dalam masyarakat dan aktivitas tersebut diatur berdasarkan nilai-nilaidan norma, dan (3) peralatan kebudayaan yang disebut juga dengan kebudayaan fisik,yaitu segala bentuk dari hasil karya manusia itu sendiri. Penelitian ini menggunakanteori budaya yang merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra.Metode analisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif sebab yang ditelitiialah masyarakat sebagai kenyataan nyata sesuai hukum alam. Sumber data diperolehdari novel Matahari di Atas Gilli karya Lintang Sugianto. Pengumpulan datamenggunakan metode dokumentasi.Beberapa data yang ditemukan mengandung tiga hal, yaitu wujud ideal, sistemsosial, dan peralatan kebudayaan. Wujud ideal berupa nilai logika (benar atau salah),nilai estetika (nilai indah atau tidak indah), nilai etika/moral (baik atau buruk), dannilai religius. Sistem sosial ialah pola perilaku atau kebiasaan masyarakat yangdisebut adat-istiadat, seperti perang carok, upacara mistik keagamaan, upacarapenyambutan kelahiran bayi. Peralatan kebudayaan adalah kebudayaan yangmerupakan hasil karya manusia, seperti masjid, perahu, celurit, dan rumah.
Pengembangan Buku Ajar Apresiasi Sastra Berbasis Pendekatan Kontekstual Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMSurabaya Ridlwan, M.; Hamsia, Waode
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i1.2535

Abstract

Mutu pembelajaran sastra selama ini masih rendah. Rendahnya mutupembelajaran sastra itu terlihat dari rendahnya kemampuan mahasiswa dalammengapresiasi sastra, termasuk mengapresiasi cerpen. Menurut penelitian para ahlihal ini disebabkan antara lain pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran sastrakurang sesuai dengan hakikat pembelajaran sastra dan tujuan pembelajaran sastra.Dengan latar belakang seperti di atas, dibutuhkan usaha untuk mengatasipermasalahan tersebut. Salah satu upaya adalah membuat suatu buku ajar yangdisesuaikan dengan latar belakang dan kemampuan mahasiswa. Diharapkan denganadanya buku ajar Apresiasi Sastra yang disusun oleh tim pengampu dosen matakuliah Apresiasi Sastra yang lebih aplikatif, representatif, serta sesuai dengan latarbelakang dan kemampuan mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,akan meningkatkan mutu pembelajaran apresiasi sastra.Berdasarkan kajian literatur yang digunakan peneliti, dapatlah ditarikkesimpulan bagaimana menyusun suatu buku ajar yang aplikatif dan representatifbagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UM Surabaya.Pengembangan buku ajar apresiasi sastra ini melalui 4 tahapan, yaitu tahap (1) adalahpendefinisian (define) berupa kegiatan identifikasi masalah dengan mendasarkan padatujuan dan kebutuhan pengajaran; meliputi analisis ujung depan (front-end analysis),analisis kebutuhan/masalah, perumusan tujuan, penentuan topik, penyusunan materi;tahap (2) adalah desain (design), peneliti merancang naskah/skenario dan prototipebuku ajar; tahap (3) adalah pengembangan (develope), penelitimemproduksi/menghasilkan prototipe untuk keseluruhan tatap muka sesuairancangan pada tahap sebelumnya, pada tahap ini juga akan dilakukan expertjudgment pada prototipe yang telah disusun.

Page 1 of 2 | Total Record : 14