cover
Contact Name
Erik Irham Lutfi
Contact Email
erik.irham@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285745942526
Journal Mail Official
lp3m@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangkleng no.1 Kota Kediri Gedung i lantai 3 ruang 3
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25794493     EISSN : 27749991     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v4i1
Jaim merupakan jurnal abdi masyarakat yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Kadiri, yang bertujuan sebagai sarana publikasi dalam memberikan informasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial politik, teknik, hukum, pertanian, dan kesehatan dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
PELATIHAN PENTINGNYA PARENTING STYLE SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER ANAK idola perdana sulistyoning suharto; Endang Mei Yunalia; Satria Eureka Nurseskasatmata; Erik Irham Lutfi; Martianawati martianawati; Novia Ulfa; Fernando Fernando; Edwin Putra Setya Indiarto
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i1.2142

Abstract

Children are the next generation of families and assets of the nation that must be prepared from an early age so that they become quality successors and have good character. Children's character is a container for various psychological characteristics that can guide children to adapt to various environmental conditions they face. The purpose of this activity is to increase parents' knowledge about Parenting Style as an Effort to Build Children's Character. The method used in this community service is Community Education (Counseling) through the Zoom Meeting media. Based on the results of the Wilcoxon Signed Rank test, it can be seen that the significance value (p value) is 0.00. The significance value is greater than α (0.05) so it can be interpreted that there is a significant difference in the knowledge of parents before and after counseling. Based on the results of this community service, it can be concluded that counseling to the community can increase parents' knowledge about Parenting Style as an Effort to Build Children's Character. Parents' knowledge about parenting needs to be improved, because knowledge about parenting will determine the type of parenting that will be given by parents to their children. So that the child will have a good character and in accordance with the norms of society
SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RT.10 KELURAHAN POJOK, KOTA KEDIRI Arif Nurma Etika; Yeni Frilia Sabbok; Ferlina Jaizah Agustin; Delja Ayuk Rasidi; Erik Irham Lutfi; Mujtahid Bin Abd Kadir; Wiwin Sulistyawati; indah Jayani; Yeni Lufiana Novita Agnes
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i1.2168

Abstract

Menghadapi peningkatan angka positif kasus COVID-19 di Indonesia mendorong pentingnya untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. Kita perlu mengetahui bagaimana penularan serta cara pencegahan COVID-19 agar tidak semakin meluas virus ini. Kelurahan Pojok RT.10 merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kebersihan yang cukup rendah, masyarakatnya yang kurang produktif serta kurangnya kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker. Pada bulan september 2021 ditemukannya 1 orang anak yang terinfeksi COVID-19 dengan kondisi sedang dan melakukan isolasi mandisi dirumah. Hal inilah yang menjadikan RT.10 rentan terhadap penyebaran COVID-19 sehingga mendorong mahasiswa universitas kadiri untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Pojok RT.10. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai salah satu upaya pencegahan COVID-19. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah dengan melakukan sosialisasi sebagai bentuk pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sejumlah 12 orang dewasa, 4 remaja, 6 anak – anak. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang pola hidup bersih dan sehat dari 13,63% menjadi 86,36%. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan tersebut untuk pencegahan COVID-19 dan mewujudkan derajat kesehatan masyarakat setinggi – tingginya.
PENENTUAN JOB GRADE BERDASAR TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB KARYAWAN YG TERTUANG DALAM DESKRIPSI PEKERJAAN DI RUMAH SAKIT LAWANG MEDIKA Yupomo Bagyo; Siwi Dyah Ratnasari; Rina Ramawati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat November 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i1.2180

Abstract

Job description (Deskripsi pekerjaan) merupakan bagian penting dari sistem pengembangan sumber daya manusia. Job description merupakan peta yang memberikan arah kepada organisasi, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Hasil dari menganalisis sebuah jabatan, diketahui persyaratan apa saja yang harus dipenuhi pada jabatan tersebut dan kompetensi personal yang disyaratkan untuk mencapai kinerja yang maksimal. Hasil analisis terhadap Job description digunakan sebagai dasar untuk penentuan job grade.Tujuan kegiatan ini adalah penyusunan job grade berdasarkan tugas, wewenang dan tanggung jawab karyawan khususnya tenaga keperawatan yg tertuang dalam deskripsi pekerjaan pada Rumah Sakit Lawang Medika. Metode Pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan coaching terhadap manajer HRD dan staf terkait.Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Perumusan Indikator Kinerja Utama (IKU) terhadap tenaga keperawatan. 2) Mengelola kinerja proses, dan 3) Mengukur capaian kinerja tenaga keperawatan.
PELATIHAN SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL DI KELAS IBU HAMIL PUSKESMAS GEMARANG Betanuari Sabda Nirwana; Alfika Awatiszahro; Sri Mulyani; Hesti Rahayu
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2309

Abstract

Senam hamil merupakan bentuk aktifitas fisik yang bermanfaat bagi ibu hamil karena mengembangkan otot tubuh serta meningkatkan elastisitas otot panggul dan ligamentum. Pengabdian masyakarat dilaksanakan pada kelas ibu hamil yang merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah sebagai upaya meningkatkan status kesehatan ibu hamil. Metode yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini adalah identifikasi pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil kemudian melakukan pelatihan pengetahuan pada ibu hamil tentang senam hamil dan melaksanaan bersama dalam kelas ibu hamil. Berdasarkan hasil pelatihan, terdapat peningakatan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan baik dan benar.
PENERAPAN TERAPI AUTOGENIK DAN PIJAT REFLEKSI KAKI DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN BUJEL KOTA KEDIRI Eva Dwi Ramayanti; Erik Irham Lutfi; Susmiati Susmiati; Siswi Wulandari
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2403

Abstract

Lansia merupakan individu yang berada dalam tahapan usia dewasa akhir. masalah kesehatan yang sering di temui adalah penyakit hipertensi. Masih banyak lansia yang belum mengetahui penanganan komplementer dari hipertensi. Terapi pijat refleksi kaki dan terapi autogenik merupakan terapi yang dilakukan dengan memberikan pijatan memberikan relaksasi pada tubuh yang pada akhirnya bisa menurunkan tekanan darah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait keterampilan pijat refleksi kaki dan autogenik pada lansia dengan hipertensi di Desa Bujel Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan berupa pijat refleksi kaki dan autogenik dengan menggunakan metode edukasi dan demontasi. Dari pelaksanaan pengabdian ini didapatkan warga yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningktan pengetahuan dan ketrampilan terkait  terapi pijat refleksi kaki dan autogenik. Dari hasil pengabdian didapatkan adanya penurunan tekanan darah. Dari pelaksanaan kegiatan ini warga mendapat edukasi dan pelatihan  tentang pijat refleksi kaki dan autogenik sehingga mampu menerapkana sehari-hari sebagai upaya tindakan preventif dan rehabilitatif dalam penanganan klien dengan riwayat Hipertensi dikomunitas.Kata Kunci: Kata Kunci: Pelatihan pijat refleksi kaki dan autogenik, Hipertensi, Lansia
PROMOSI KESEHATAN JIWA ONLINE TOXIC RELATIONSHIP PADA REMAJA Susanti Niman; Tina Shinta Parulian; Dahlia Sibarani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2407

Abstract

Toxic relationships have an impact on the mental health conditions of adolescents. Toxic relationships can be avoided through increased knowledge. Mental health education online is a form of mental health promotion given to adolescents. Teenagers are the target of online mental health promotion, considering the ease of using webinar platforms. One of the tasks of adolescent development is to form mature interpersonal relationships. Mental health promotion about toxic relationships is essential for adolescents to avoid unhealthy interpersonal relationships and ultimately interfere with health. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of adolescents in realizing healthy interpersonal relationships and preventing toxic interpersonal relationships. Activities are carried out online through media zoom. The method used is providing mental health education through lectures, leaflets about toxic relationships, discussions and questions and answers at the end of the activity. Participants also filled out the pretest and posttest. The number of participants was 43 teenagers (9% male and 91% female), aged between 14-21 years, with 95% education. In the activity results, there was a significant change in knowledge, were previously given education, the mean was 55.47, and after being given, it became the mean 77.91. Adolescents must recognize toxic relationships, not allow themselves to be in toxic interpersonal relationship situations and make efforts to prevent toxic interpersonal relationships.
DUKUNGAN KESEHATAN JIWA DAN PSIKOSOSIAL DI WILAYAH PESISIR KOTA KENDARI Umi Rachmawati Wasil Sardjan; Firman Firman; Mimi Yati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2409

Abstract

The COVID-19 pandemic leaves various kinds of problems, including health problems (physical) and psychosocial problems. The Covid-19 outbreak is a stressor for health workers and the community. Psychosocial problems caused have a wider and longer impact than physical injuries, while attention to mental health is not a priority for handling health problems during the COVID-19 pandemic. Common responses from affected people (directly or indirectly) include fear of falling ill and dying, not wanting to come to health care facilities for fear of being infected while being treated, fear of losing their livelihood, not being able to work during isolation and being expelled from work. Then, they are also afraid of being ostracized by the community/quarantining because they are associated with disease (such as racism because they are considered to come from an affected place), feel powerless to protect loved ones, fear losing loved ones, afraid of being separated from loved ones and influence due to quarantine rules. In addition, people also refuse to take care of young children who are alone or separated, people with disabilities, or elderly for fear of infection because their parents or caregivers are quarantined, feel helpless, bored, lonely, and depressed while isolated, and afraid of experiencing previous outbreaks. The term Mental Health and Psychosocial Support (MHPS) is used in the Inter-Agency Standing Committee (IASC) Guidelines for MHPS in an emergency situation, which means any external or local support to protect or enhance psychological well-being and/or preventing or treating mental health conditions.
PELATIHAN BERBASIS PROBLEM SOLVING STRATEGY PENGUASAAN APLIKASI ZOTERO DALAM PENGELOLAAN SUMBER RUJUKAN PENELITIAN KOEKOEH HARDJITO; PIPIT HARIYADI; ERNA RAHMA YANI
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2412

Abstract

ABSTRACTVarious obstacles can be experienced by students in completing scientific papers. One of the obstacles that often occurs is the lack of students' ability to manage research reference sources. This activity is a training given to final year students at Program Studi Kebidanan Kediri. The theme of the activity is the use of the Zotero application to manage research reference sources. The purpose of this activity is to increase students' understanding of managing research reference sources using the Zotero application. Activities are held online. The results of the activity showed an increase in understanding about the use of this application and the majority of participants' understanding was in a good category, the impact of this activity was that 100% of participants were by managing references with a bibliography in their scientific writings. It is necessary to develop similar training for students to strengthen their scientific body to support the preparation of scientific papers. ABSTRAKBerbagai kendala dapat dialami  mahasiswa dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah. Salah satu kendala yang sering terjadi adalah kurangnya kemampuan mahasiswa dalam mengelola sumber rujukan penelitian. Kegiatan ini merupakan pelatihan yang diberikan kepada mahasiswa tingkat akhir di Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri. Adapun tema kegiatannya adalah penggunaan aplikasi zotero untuk mengelola sumber rujukan penelitian. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mengelola sumber rujukan penelitian dengan menggunakan aplikasi zotero. Kegiatan diselenggarakan secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman tentang penggunaan aplikasi ini dan mayoritas pemahaman peserta berada pada kategori baik, dampak dari kegiatan ini adalah 100% peserta sesuai dalam mengelola rujukan dengan daftar pustaka pada karya tulis ilmiahnya. Perlu  adanya  pengembangan pelatihan-pelatihan sejenis bagi mahasiswa untuk memperkuat batang tubuh keilmuan mereka guna menunjang penyusunan karya tulis ilmiahnya. 
PELAKSANAAN PROGRAM “KELURAHAN SIAGA AKTIF” GUNA MENGOPTIMALISASI KEMANDIRIAN MASYARAKAT Lumastari Ajeng Wijayanti; Satria Eureka Nurseskasatmata
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2433

Abstract

Di Kelurahan Mojoroto Kota Kediri pada bulan Agustus 2020 terdapat 60 orang ibu hamil, berdasarkan pemeriksaan Kartu Skor Puji Rohyati didapatkan .risiko rendah 35 orang, risiko tinggi sebangyak 20 orang dan risiko sangat tinggi ada 5 orang. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini adalah terwujudnya masyarakat desa yang sehat, peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan ibu dan anak di wilayahnya. Metode yang digunakan adalah metode Survey, dengan sasaran pada ibu hamil, bayi dan balita, penghitungan sampelnya berdasarkan tabel Krejcie, alat ukur yang digunakan kuesioner Survey Mawas Diri. Hasil yang didapat adalah dari 7 ibu hamil ada 28,57 % ibu yang tidak memasang stiker Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K)  di rumahnya, pada ibu hamil  memotivasi untuk pemasangan stiker  supaya memudahkan pemantauan bagi kader dan masyarakat sekitarnya pada 15 bayi ada 6,67 % bayi tidak sesuai jadwal kunjungan neonatusnya dan tidak ASI eksklusif, Sedangkan pada bayi yang belum tertib kunjungan neonatusnya dan tidak ASI eksklusif dilakukan motivasi kepada ibu  untuk aktif membawa bayinya ke posyandu.  sedangkan pada 72 balita, sebanyak 13,89 %  balita mengalami gizi kurang. Intervensi pada anak balita gizi kurang diberikan penyuluhan dengan leaflet supaya bisa dibaca lagi di rumah  Akhirnya didapatkan kesepakatan bersama antara ibu-ibul dan  kader untuk mengubah pola makan diawali dengan penyediaan makanan yang disukai anak dengan memperhatikan kandungan gizi seimbang dan diberikan lebih sering dan dibuat anak menjadi lebih senang  makan. 
EDUKASI PENYALAHGUNAAN SEKS BEBAS PADA REMAJA Sena Wahyu Purwanza; Irma Wulandari; Kurniawan Erman Wicaksono; Dea Adesti Enofani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2435

Abstract

AbstrakSeks bebas merupakan bentuk pembebasan seks yang dipandang tidak wajar. Pendidikan kesehatan seks bebas pada remaja dilakukan di SMK NU Sunan Giri Kepanjen, Kabupaten Malang. SMK NU Sunan Giri berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kepanjen, Ngadilangkung, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sasaran pendidikan kesehatan adalah seluruh siswa kelas X SMK NU Sunan Giri Kepanjen berjumlah 36 siswa. Berdasarkan table hasil dapat diketahui bahwa 21 dari 36 siswa tidak pernah, 12 dari 36 siswa jarang dan 3 dari 36 siswa selalu membicarakan topik seksual. Pada table pengalaman pribadi, sebanyak 21 siswa jarang berfantasi seksual terhadap lawan jenis dan 19 dari 36 siswa jarang berpegangan tangan bahkan 11 siswa selalu berpegangan tangan ketika bersama. Ditingkat yang lebih tinggi terdapat 1 siswa telah melakukan pelukan, 6 siswa telah cium pipi dan 1 siswa cium bibir. Hal ini menandakan terjadinya seks bebas pada remaja walaupun mencapai intercouse atau berhubungan suami istri. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa siswa telah memahami materi terkait seks bebas yang telah disampaikan. Harapannya adalah hal ini dapat menyadarkan remaja untuk menghindari seks bebas sehingga terjadi penurunan seks bebas di Indonesia khususnya dari kalangan remajaKata kunci: Pendidikan Kesehatan, Seks Bebas, Remaja

Filter by Year

2017 2025