cover
Contact Name
Erik Irham Lutfi
Contact Email
erik.irham@unik-kediri.ac.id
Phone
+6285745942526
Journal Mail Official
lp3m@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangkleng no.1 Kota Kediri Gedung i lantai 3 ruang 3
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 25794493     EISSN : 27749991     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jaim.v4i1
Jaim merupakan jurnal abdi masyarakat yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Kadiri, yang bertujuan sebagai sarana publikasi dalam memberikan informasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi, sosial politik, teknik, hukum, pertanian, dan kesehatan dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
PENERAPAN BLENDED LEARNING DALAM RANGKA MEMPERSIAPKAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT UNTUK TATANAN KEHIDUPAN BARU Suwarno Suwarno; Teguh Pramono; Ajie Hanif Muzaqi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1353

Abstract

ABSTRACT The COVID 19 pandemic has demanded that people adapt to a new normal life, including theeducation sector. This condition is a challenge for schools and the community. To avoid thewidespread spread of the Covid-19 virus, schools must temporarily stop face-to-face learningactivities. The blended learning method is a solution to these conditions. Blended learningactivities are not only seen as a combination of online and face-to-face learning. However,this learning activity has a great opportunity to integrate innovation in educationaltechnology and can be done online or face-to-face. Besides, blended learning is a solution toanswering challenges in assembling learning and developing students' creativity. Even in thelong term, blended learning is an important requirement for every school to face a brighterfuture. The implementation method in this program consists of the planning, implementation,and evaluation stages. The partners involved in this program are a team of IT experts at theLocal Government of Kediri. Also, the partners involved are also active as speakers ofeducational technology. The results of this program are expected that teachers and schoolscan innovate in developing learning methods so that education in Indonesia will develop.Keywords: Blended Learning, School, EducationABSTRAKPandemi Covid 19 memaksa masyarakat untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan yangbaru tak terkecuali di dunia pendidikan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah,dan masyarakat. Guna menjaga dari semakin maraknya penyebaran virus Covid-19, sekolahterpaksa menghentikan kegiatan belajar tatap muka di kelas untuk sementara. Metodepembelajaran blended learning menjadi solusi di tengah kondisi seperti ini. Aktivitaspembelajaran blended learning bukan hanya dilihat sebagai kombinasi online denganpembelajaran tatap muka saja. Namun aktivitas pembelajaran ini sangat berpeluang untukmengintegrasikan inovasi di bidang teknologi pendidikan dan dapat di ajarkan secara onlinemaupun tatap muka. Selain itu, blended learning juga sebagai solusi dalam menjawabtantangan dalam merangkai pembelajaran serta pengembangan kreativitas peserta didik,bahkan dalam jangka panjang pembelajaran berbasis blended learning menjadi kebutuhanpenting bagi setiap sekolah guna menyongsong masa depan yang lebih cerah. Metodepelaksanaan dalam pengabdian ini terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Mitra yang dilibatkan dalam pengabdian ini adalah tim tenaga ahli IT di Pemerintah Kota Kediri. Selain itu mitra yang terlibat juga aktif sebagai pembicara di bidang teknologipendidikan. Sedangkan sasaran dari pengabdian ini adalah guru dan Dinas Pendidikan. Hasildari program ini diharapkan guru dan sekolah mampu berinovasi mengembangkan metodepembelajaran agar dunia pendidikan di Indonesia semakin berkembang.Kata Kunci: Blended Learning, Sekolah, Pendidikan 
BANTUAN ALAT TRAINER KIT MIKROKONTROLLER BERBASIS ARDUINO GUNA PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR BAGI SISWA DI PONDOK PESANTREN AL-MUJAHIDIN KM. 10 BALIKPAPAN Randis Randis; Hadi Hermansyah; Yudi Kurniawan; Eelizabeth Milaningrum
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1354

Abstract

ABSTRACT The partner community in the implementation of this community service is Pondok PesantrenAl-Mujahidin Km.10, Balikpapan. The aids service that have been given to this communityservices are module and trainer kit based on arduiono and also programming training withmikrokontroler. The process of this community service started with the designed the tools of the trainer KIT, then made trainer kit and learning module in order to make students easierlearning independently, and the last step was giving this tools for partner community that isthe head of Pondok Pesantrem Al-Mujahidin Km.10 Balikpapan. After that, did an evaluationto know the successful of this activity. In the preliminary of this community service, it will beheld the training for boarding students, however because of pandemic covid 19 which isstudents still off until the end of the year therefore the training was cancelled. Keywords: Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan, trainer kit based on arduiono,mikrokontroler ABSTRAK Masyarakat mitra dalam pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaituPondok Pesantren Al-Mujahidin Km. 10 Balikpapan. Bantuan yang diberikan kepadamasyarakat mitra yaitu pemberian berupa modul dan trainer kit berbasis arduino pelatihanpemrograman dengan mikrokontroller dan. Langkah pelaksanaan dengan perancangan alattrainer kit, selanjutnya membuat trainer kit serta modul pembelajaran untuk memudahkansiswa dalam belajar mandiri dan tahapan terakhir dilakukan serah terima alat kepadamasyarakat mitra dalam hal ini pimpinan Pondok Pesantren Al-Mujahidin Km. 10 Balikpapanserta dilakukan evaluasi untuk mengetahui keberhasilan dari kegiatan ini. Rancangan awalkegiatan PKM ini juga akan melakukan kegiatan pelatihan terhadap siswa pesantren namunkarena kondisi pandemi covid-19 dimana siswa masih sementara diliburkan sampai akhirtahun sehingga kegiatan pelatihan ini ditiadakan. Kata kunci: Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan, trainer kit berbasis arduino,mikrokontroller
REKONSTRUKSI PEMAHAMAN DAN AKTIVITAS KEAGAMAAN DALAM MERESPON PENYEBARAN COVID-19 DI INDONESIA (STUDI KASUS JAMA’AH RANTING AISYIYAH DI DESA GURAH KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI) Heylen Amildha Yanuarita; Fauziah Hanum; Desi Tri Suryani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat November 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i1.1355

Abstract

ABSTRACT Extension activities on the understanding and implementation of religious activities inresponse to the spread of Covid-19 in the congregation of 'Aisyiyah, Gurah Village, GurahDistrict, Kediri Regency, are carried out offline and online and still comply with thegovernment's appeal by implementing health protocols. In this activity, it involved 4 membersof the Community Service team and 18 participants from the congregation of 'Aisyiyah'branches of the Village of Gurah, District of Gurah, Kediri Regency. Implementation ofcounseling begins with the delivery of material and continues with discussions in order tofind out the obstacles or inhibiting factors of carrying out religious activities online. Thenthere is material assistance for the use of applications on mobile phones such as WhatsAppin the implementation of online religious activities.Keywords:Extension, understanding and implementation of religious activities ABSTRAK Kegiatan penyuluhan tentang pemahaman dan pelaksanaan aktivitas keagamaan dalammerespon penyebaran Covid-19 pada jama’ah ranting ‘Aisyiyah Desa Gurah KecamatanGurah Kabupaten Kediri dilaksanakan secara luring dan daring tetap mematuhi himbauanpemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan. Dalam kegiatan ini melibatkan 4 anggotatim Pengabdian kepada masyarakat dan 18 peserta jama’ah ranting ‘Aisyiyah Desa GurahKecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Pelaksanaan penyuluhan diawali dengan penyampaianmateri dan dilanjutkan diskusi guna mengetahui kendala atau faktor penghambat daripelaksanan kegiatan keagamaan secara daring. Kemudian dilakukan pendampingan materipenggunaan aplikasi pada telepon genggam seperti WhatsApp dalam pelaksanaan kegiatankeagamaan secara daring.Kata kunci: Penyuluhan, pemahaman dan pelaksanaan aktivitas keagamaan 
Pelatihan Penggunaan dan Mencuci Masker pada Masyarakat di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Eko Winarti; Susmiati Susmiati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1397

Abstract

ABSTRAK. Virus Corona adalah bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada hewan ataupun juga pada manusia. Corona virus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat. Di Indonesia, masih melawan virus corona hingga saat ini, begitupun juga di negara-negara lain. Jumlah kasus virus corona terus bertambah dan tidak sedikit yang meninggal. Usaha penanganan dan pencegahan terus dilakukan demi melawan COVID-19. Salah satu penanganan atau pencegahan penyebaran virus corona ini dengan menggunakan masker kain. Tetapi masih banyak dijumpai beberapa masyarakat yang belum menggunakan masker saat keluar rumah dan bepergian dan masyarakat kebanyakan masih belum paham bagaimana cara merawat masker dengan benar. PENGMAS ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang penggunaan masker dan cara merawat masker serta pembagian masker gratis. Sehingga masyarakat tahu akan pentingnya pengunaan masker dan cara merawatnya. Metode penelitian ini menggunakan tiga tahap yaitu, observasi, melakukan penyuluhan dan pembagian masker gratis. Hasil dari survey PENGMAS ini adalah 80% warga sudah mulai menggunakan masker kain saat keluar rumah ataupun bepergian dan warga sudah tahu bagaimana cara merawat masker dengan baik dan benar.
MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DAN POTENSI WILAYAH DI DESA WISATA PADA MASA PANDEMI COVID19 (Desa. Bareng Kec. Sawahan Kab. Nganjuk) desi Kristanti; M.Batrul Huda; Septian Surya; Adibul Hilmi; Endra Ardiantoko
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1633

Abstract

Kegiatan Kukerta ini dilakukan di Desa Bareng Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk yang mana Desa Bareng sendiri merupakan pelopor Desa wisata yang ada di Kabupaten Nganjuk. Desa Bareng memiliki potensi alam yang sangat luar biasa yang mana kawasan hutannya yang sangat luas, obyek wisata yang dimiliki antara lain Bukit Syurga dan Jalur Pendakian Gunung Wilis yang mana kedua obyek wisata tersebut sudah dikenal wisatawan dalam kota maupun luar kota Nganjuk. Kelompok Kukerta dari Universitas Kadiri bekerja sama dengan pihak Desa juga tim wisata guna membantu segala kegiatannya juga mengekspose potensi wilayah Desa Bareng. Dari kegiatan kukerta yang telah dilaksanakan selama dua minggu tim kukerta dapat menarik kesimpulan diantaranya pihak desa Bareng perlu lebih giat lagi dalam hal promosi, sedangkan promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya melalui media sosial selain itu, pemerintah Desa Bareng juga perlu menggali potensi alam yang begitu luasnya guna memunculkan ide-ide wisata baru agar dapat menjadi contoh wilayah lain.
PENDAMPINGAN USAHA KACANG MENTIK DI DESA CELUK Ni Nyoman Sri Rahayu Damayanti; I Ketut Puja Wirya Sanjaya; Ni Ketut Etty Suwitari
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1728

Abstract

Mitra merupakan pemilik usaha kacang mentik di Desa Celuk yaitu Kacang Pandawa. Perputaran persediaan barang dagang yang cukup tinggi seharusnya disertai dengan pencatatan persediaan yang memadai. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi adanya kemungkinan kehilangan persediaan serta kerusakan persediaan tanpa sepengetahuan pemilik. Kondisi tersebut akan menyebabkan kerugian bagi usaha mitra. Mitra juga belum memiliki pencatatan secara teratur atas penjualan produk usahanya. Mitra kerap mengeluh bahwa persediaan bahan baku produknya cepat mengalami kerusakan. Berdasarkan atas permasalahan tersebut, maka telah dilakukan program pengabdian berupa penyuluhan dan pelatihan pencatatan persediaan dan penjualan. Selain itu akan dilakukan penyuluhan mengenai teknik penyimpanan persediaan bahan baku. Penyuluhan dilakukan secara langsung kepada mitra dilengkapi dengan sesi diskusi. Pelatihan pencatatan persediaan serta pencatatan penjualan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan praktik secara langsung pada buku pencatatan yang telah didesain khusus oleh tim pengabdian. Setelah diberikan pendampingan, mitra kini telah mampu membuat pencatatan persediaan barang dagang serta pencatatan penjualan dengan baik pada buku khusus yang telah dipersiapkan tim pengabdian. Mitra juga kini memiliki pemahaman mengenai tata cara penyimpanan persediaan bahan baku agar tidak mudah rusak.  
PEMBERIAN PSIKOEDUKASI SEBAGAI UPAYA PENATALAKSANAAN ANSIETAS PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS TIPE-II Endang Mei Yunalia; Idola Perdana Sulistyoning Soeharto; Satria Eureka Nurseskasatmata; Wiwin Sulistyawati; Arif Nurma Etika
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1746

Abstract

ABSTRACTThe incidence of Diabetes Mellitus in the elderly in Indonesia is increasing. Diabetes mellitus is a chronic disease that can cause various physiological and psychological impacts on the elderly. One of the psychological effects of chronic disease is anxiety. The solution that can be given to overcome anxiety is to provide Psychoeducation. This community service activity aims to provide Psychoeducation to the elderly with Diabetes Mellitus to reduce the level of anxiety that occurs in the elderly. The method in this community service activity is to use problem methods, management practices and management practices as a form of Psychoeducation application. The group of 15 elderly who received psychoeducation was proven to have decreased anxiety levels and the elderly had the ability to control the anxiety who reported it. Psychoeducation is an alternative solution that can be given to elderly people with chronic diseases who experience anxiety.Keywords:Anxiety, elderly, psychoeducationABSTRAKAngka kejadian Diabetes Melitus pada lansia di Indonesia semakin meningkat. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat mengakibatkan berbagai macam dampak biologis ataupun psikologis pada lansia. Salah satu dampak psikologis akibat penyakit kronis yaitu ansietas. Solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi ansietas adalah dengan pemberian Psikoedukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan Psikoedukasi pada lansia yang mengalami Diabetes Melitus untuk menurunkan tingkat ansietas yang terjadi pada lansia. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode identifikasi masalah, ceramah dan praktik manajemen ansietas sebagai bentuk aplikasi Psikoedukasi. Sejumlah 15 lansia yang mendapatkan Psikoedukasi terbukti mengalami penurunan tingkat ansietas dan lansia memiliki kemampuan untuk mengontrol ansietas yang dialami. Psikoedukasi merupakan salah satu alternatif solusi yang dapat diberikan pada lansia dengan penyakit kronis yang mengalami ansietas.Kata kunci: Ansietas, lansia, psikoedukasi
PKM UMA SARI DI DESA SIDAN KABUPATEN GIANYAR BALI I Gusti Ayu Ratih Permata Dewi; Putu Yudha Asteria Putri; Luh Suariani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1779

Abstract

Coconut shells or coconut shells may not be useful for most people, but craftsmen in Sidan Village, Gianyar District, Gianyar Regency, Bali can produce various kinds of tools for Hindu religious ceremonies. Coconut shell crafts are also widely used as souvenirs for tourists who come to Bali. The community service program is carried out in the trading business and the production of ceremonial tools from coconut shell "Uma Sari" which is located in Sidan Village, Gianyar District, Gianyar Regency, Bali Province. Uma Sari is a partner owned by I Wayan Lanus as well as a coconut shell craft maker / craftsman. Mr. I Wayan Lanus started pioneering his work in 2016. He has acquired this skill from generation to generation among his extended family. The basic contribution of this program is to increase production capacity, increase online marketing, increase the quality of human resources, increase turnover and company assets.
PEMBERIAN PELATIHAN TERHADAP KETERAMPILAN BRISK WALKING EXERCISE PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN BUJEL WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI eva dwi ramayanti; Erik Irham Lutfi; Indah Jayani; Yeni Lufiana Novita Agnes; Susmiati Susmiati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1780

Abstract

ABSTRACTThe elderly are individuals who are in the stage of late adulthood. The elderly have health problems, one of which is hypertension. Hypertension is a state of systolic pressure of more than 140 mmHg and a diastolic pressure of more than 90 mmHg. There are still many elderly who do not know the complementary treatment of hypertension. Brisk Walking Exercise training is a brisk walk that can help the elderly with hypertension to control blood pressure in a stable state. Implementation of Service by providing training in the form of Brisk Walking Exercise (BWE) using education and demonstration methods. From the implementation of the results, it was found that residents who took part in this training experienced an increase in knowledge related to BWE. Completed education and training are given according to the sessions and stages. Residents who take part in the training can do BWE according to what is taught. The results obtained after training more residents become skilled in practicing BWE. From the implementation of this activity, residents received education and training about BWE so that they were able to apply it daily as a preventive and rehabilitative action in handling clients with a history of hypertension in the community.Keywords: Keywords: Brisk Walking Exercise Training, Hypertension, ElderlyABSTRAKLansia merupakan individu yang berada dalam tahapan usia dewasa akhir. Lansia memiliki masalah kesehatan salah satunya yaitu penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan keadaan tekanan sistolik lebih dari 140mmHg dan distolik lebih dari 90 mmHg. Masih banyak lansia yang belum mengetahui penanganan komplementer dari hipertensi. Pelatihan Brisk Walking Exercise merupakan berjalan kaki dengan cepat yang dapat membantu lansia dengan hipertensi untuk mengontrol tekanan darah tetap dalam keadaan stabil. Pelaksanaan Pengabdian dengan memberikan pelatihan berupa Brisk Walking Exercise (BWE) dengan menggunakan metode edukasi dan demontasi. Dari pelaksanaan hasil didapatkan warga yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningktan pengetahuan terkait BWE. Edukasi dan pelatihan selesai diberikan sesuai dengans sesi dan tahapanya. Warga yang mengikuti pelatihan bisa melakukan BWE sesuai yang diajarkan. Didapatkan hasil setelah pelatihan lebih warga menjadi terampil mempraktekan BWE. Dari pelaksanaan kegiatan ini warga mendapat edukasi dan pelatihan  tentang BWE sehingga mampu menerapkana sehari-hari sebagai upaa tindakan preventif dan rehabilitatif dalam penanganan klien dengan riwayat Hipertensi dikomunitas.Kata Kunci: Kata Kunci: Pelatihan Brisk Walking Exercise, Hipertensi, Lansia
PEMANFAATAN BAHAN PANGAN OKRA SEBAGAI PENDAMPING TERAPI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Satria Eureka Nurseskasatmata; Yeni Lufiana Novita Agnes; Idola Perdana Sulistyoning Suharto; Arif Nurma Etika; Wiwin Sulistyawati; Endang Mei Yunalia
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2021
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v4i2.1787

Abstract

Covid-19 ini bisa menyerang hampir seluruh kalangan usia, namun demikian data yang ada saat ini menunjukkan bahwa kelompok usia lanjut dan orang yang mempunyai riwayat penyakit kronis khususnya diabetes. Penatalaksanaan diabetes melitus  dapat dilakukan dengan pengelolaan diet, exercise, dan pendidikan kesehatan. Penatalaksanaan farmakologi  dengan obat oral antidiabetes dan insulin. Terdapatnya pembatasan sosial di masa pandemi Covid-19 sehingga mempengaruhi pelayanan kesehatan untuk pasien diabetes, oleh karena itu perlu diberikan terapi komplementer. Salah satu terapi komplementer yang ideal untuk pasien diabetes adalah buah okra (Abelmoschus esculentus), karena memiliki indeks glikemik yang rendah. Penyuluhan tentang pemanfaatan Okra dalam membantu kestabilan gula darah pada pasien diabetes secara mandiri oleh masyarakat. Adapun hasil dari penyuluhan ini masyarakat memiliki ketertarikan dan motivasi yang tinggi untuk memakai bahan pangan Okra masuk kedalam menu dietnya

Filter by Year

2017 2025