cover
Contact Name
Indah Suryawati
Contact Email
indahsuryawati_2121@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
communication@budiluhur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Communication
ISSN : 20865708     EISSN : 24427535     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Communication published by the Communication Studies Program, Univ. Budi Luhur, twice a year. The publication of this journal is intended as a medium of information exchange, knowledge based on development, and the study of Communication Sciences and its relation to various other scientific disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION" : 7 Documents clear
PENGELOLAAN KESAN CALON GUBERNUR BANTEN “WAHIDIN HALIM” PADA MEDIA ONLINE TWITTER DAN FACEBOOK Khaerul Azmi
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.043 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.636

Abstract

ABSTRACTThis study aims to find out how Wahidin Halim as the candidate for governor of Banten tomanage the impression on Twitter and Facebook as online media?. This research is adescriptive research with qualitative approach and using dramaturgy theory of Erving Goffman in dissecting the findings data. Through operationalization of dramaturgy theory Researchers found that there has been a massive impression management in the nomination process of Banten governor Wahidin Halim in Twitter and Facebook as social media. On the front stageof the impression management, WH is able to introduce himself as an experienced person, has integrity with the incision of his achievements, and convincingly can make changes to Banten with the vision and mission are always in the blow up through social media. In addition, the WH is also consistently able to immerse the memory strong enough in the minds of the audience with a style of dress that never changes during the nomination process, even since it was the mayor of Tangerang.Keyword: Wahidin Halim, Dramaturgy, Twitter, facebook, Online MediaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan Kesan Calon GubernurBanten Wahidin Halim pada Media Online Twitter dan Facebook?. Penelitian ini merupakanpenelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan meminjam teori dramaturgi ErvingGoffman dalam membedah data-data temuan. Melalui operasionalisasi teori dramaturgi Peneliti mendapatkan bahwa telah terjadi pengelolaan kesan yang masif dalam proses pencalonan Gubernur Banten H. Wahidin Halim di media sosial Twitter dan facebook. Di panggung depan WH mampu mengenalkan dirinya sebagai sosok yang berpengalaman, memiliki integritas dengan torehan prestasinya, serta meyakinkan dapat melakukan perubahan bagi Banten dengan visi dan misi yang selalu di blow up melalui media sosial. Selain itu, WH juga secara konsisten mampu membenamkan memori cukup kuat dalam benak khalayak dengan style berpakaiannya yang tidak pernah berubah selama proses pencalonan, bahkan sejak masih menjadi Walikota Tangerang.Kata kunci: Wahidin Halim, Dramaturgi, Twitter, Facebook, Media Online.
INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI 9 PROGRAM UNGGULAN PEMERINTAH (Studi Kasus pada Bagian Hubungan Masyarakat Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada Instagram @kemenkopUKM) Lusyane Margaretha; Dini Maryani Sunarya
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.995 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.637

Abstract

ABSTRACTInstagram is social media to share a photograph start many used for the benefit of socialization with his trademark that puts forward message visual and the interaction that high. Socialization use social media is in vogue used by various offices both owned government as well as private. One of which is account @ kemenkopukm using Instagram to give socialization programs concerned about the ministry of cooperatives and small and medium enterprises republic of Indonesia like nine flagship program this ministry. This study aims to know how the use of Instagram as media for the socialization nine programs seed the ministry of cooperatives and small and medium enterprises of the Republic of Indonesia on accounts Instagram @kemenkopukm. Approach that is used is qualitative with the methods case study. A source of primary and secondary data. Technique data collection using interviews. The result showed that Instagram as a media socialization and duties and functions namely the public relations publish minister and government programs Jokowi done. But, 9 seed socialization program this has not been due to the limited staff, the idea, and time, and Instagram was not effective in terms f interaction because the community just take a look, like, comment and giving spirit, so the interaction of a community have not yet been widely of Instagram.Keywords: public relations, socialization, Instagram.ABSTRAKInstagram adalah social media untuk berbagi foto yang mulai banyak digunakan untukkepentingan sosialisasi dengan ciri khasnya yang mengedepankan pesan visual daninteraktivitas yang tinggi. Sosialisasi menggunakan media sosial sedang populer digunakanoleh berbagai instansi baik milik pemerintah maupun swasta. Salah satunya adalah akun@KemenkopUKM yang memanfaatkan Instagram untuk memberikan sosialiasi mengenaiprogram-program terkait Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RepublikIndonesia seperti 9 program unggulan Kementerian ini. Penelitian ini bertujuan mengetahuibagaimana penggunaan Instagram sebagai media sosialisasi sembilan program unggulanKementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada akunInstagram @KemenkopUKM. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metodestudi kasus. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakanCommunication VIII, Nomor 2, Oktober 2017 89 wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram sebagai media sosialisasi maka tugas dan fungsi humas yaitu mempublikasikan kegiatan menteri dan program pemerintah Joko Widodo telah terlaksanakan. Namun, sosialisasi 9 program unggulan ini belum berjalan karenaketerbatasan staf, gagasan, dan waktu, serta Instagram masih kurang efektif dalam hal interaksi karena masyarakat hanya melihat-lihat, like, comment dan memberikan semangat, jadi, interaksi masyarakat belum banyak dari Instagram.Kata Kunci: Hubungan Masyarakat, Sosialisasi, Instagram
NILAI-NILAI ISLAM DAN KERAGAMAN BUDAYA MELAYU DALAM SITUS WWW.MELAYUONLINE.COM Eni Maryani; Detta Rahmawan
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1521.731 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.638

Abstract

ABSTRAKSebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, saat ini penetrasi internet dan media digital di Indonesia telah berkembang dengansangat pesat. Beragam media digital seperti situs telah muncul dan menjadi sumber beragam informasi bagi khalayak, termasuk informasi tentang kebudayaan. Salah satu situs terkait budaya, terutama budaya melayu yang menarik diamati adalah melayuonline.com. Sebagai sebuah situs yang berorientasi pada konten-konten budaya, melayuonline.com telah hadir sejak tahun 2007 dengan tujuanmelestarikan dan mengembangkan budaya melayu. Penggunaan berbagai bahasa asing selain Bahasa Indonesia memperlihatkan keragaman dan jangkauan luas situs ini. Sementara itu berdasarkan beragam kajian, dapat dikatakan bahwa Islam sebagai agama melekat dalam budaya melayu bahkan umumnya masyarakat menganggap ada yang menilai Islam melekat dalam budaya Melayu, dan dianggap sebagai dwi tunggal dalam arti tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu melalui etnografi virtual penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai islam dan keragaman budaya melayu dalam situs melayuonline.com. Untuk melakukan kajian enotgrafi virtual terhadap situs melayuonline.com, penelitian ini menempatkan melayuonline.com sebagai situs budaya. Penelitian ini menemukan bahwa Budaya melayu merupakan budaya yang dinamis dan mengalami beragamdialektika. Nilai-nilai islam mewarnai situs melayuonline.com melalui berbagai bentuk baik berbentuk symbol, visual, dan isi media. Budaya melayu secara virtual menampilkan keterikatan terhadap nilai-nilai islam baik dari segi isi maupun relasi. Cerita rakyat yang ditampilkan dalam melayuonline.com dapat menjadi cultural capital untuk menyebarluaskan nilai-nilai pluralisme yang dimililiki budaya melayu dan budaya lainnya di Indonesia. Selain itu, situs melayuonline.com juga mengembangkan nila-nilai pluralisme dalam Islam yangmewarnai kemajemukan dalam budaya melayu.Kata kunci: Islam, Komunitas Online, Islam, Pluralisme, Budaya MelayuAbstractAs one of the country in Southeast Asia, the state of Internet and digital media penetration in Indonesia has grown rapidly. Various digital media such as websites have emerged and become important source ofinformation, including information about culture. Within this context, one of websites related to culture, especially Malay culture is Melayuonline.com. As a website which oriented to cultural content, melayuonline.com has been present since 2007 with the aim of preserving and developing Malay culture. The use of foreign languages other than Indonesian Language shows the diversity and wide reach of this site.Meanwhile, based on various studies, it can be said that Islam as a religion inherent in Malay culture andgenerally people think there is a view of Islam inherent in Malay culture, and considered as a single dual in the sense can not be separated. Therefore, through virtual etnography this research explores Islamic values and cultural diversity in the website melayuonline.com. This study found that Malay culture is dynamic and diverse. Islamic values in melayuonline.com can be seen throughout various forms, both from symbolic, text and visual content. Virtually, Malay culture displays attachment and relations to Islamic values. The folklore shown in melayuonline.com can be a cultural capital to disseminate the values of pluralism that Malay culture and other cultures have in Indonesia.In addition, the site melayuonline.com also develops a pluralist view and values on Malay culture.Keywords: Islam, Online Community, Pluralism, Islam, Malay Culture 
KOMUNIKASI PERSUASIF IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI TELEVISI TENTANG EDUKASI KANKER Daniel Handoko; Velda Ardia; Oktaviana Purnamasari
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.967 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.633

Abstract

ABSTRACTCancer is the one of the highest killers in the world. In Indonesia, the prevalence of this diseaseis increasing from year to year. To reduce the number of cancer patients, the Ministry of Healthhas a variety of efforts, such as education to the public through Public Service Announcement(PSA) on television. PSA is needed primarily to mobilize the community to change behavior toa more positive direction as desired by the communicator. It takes proper persuasivecommunication so that the PSA can perform its function to influence people to change theirbehavior in a positive direction. This persuasive effort becomes interesting to be studiedconsidering persuasive communication is related to various aspects, such as attitude, behaviorand knowledge of target audience.In the context of cancer education, persuasive communication is needed to convince people tobe more concerned about cancer by implementing a healthy lifestyle so that cancer can beprevented. This study aims to find how persuasive communication in cancer education PSAcould support behavior change in society. The research method used is case study usingqualitative descriptive, trough data collection procedure of FGD (Focus Group Discussion).The research was conducted in Cirendeu, Ciputat. Data survey was obtained from the studentsof the University of Muhammadiyah Jakarta who became informers. The data is analyzedqualitatively which is then interpreted and presented in the form of a description or narrativefollowed by conducted theoretical interpretation to give meaning to the result of the researchthat has been done.Result of this study indicates that behavior of the target audience towards the PSA is quitepositive. Some of informants like the storyline and animation aproach, but the weakness is theinformation in the PSAis less detailed. Information in persuasive communication of PSA seeksto change the pattern of community to be healthier where early examination or detection isneeded as a form of prevention. Through PSA, public awareness of cancer can be increased topersuade people to be willing to prevent cancer.Keywords: Persuasive Communication, Public Service Ads, Cancer EducationABSTRAKKanker adalah salah satu pembunuh tertinggi di dunia. Di Indonesia, prevalensi penyakit inimeningkat dari tahun ke tahun. Untuk mengurangi jumlah penderita kanker, KementerianKesehatan memiliki berbagai upaya, seperti edukasi ke masyarakat melalui Public Service Ads(ILM) di televisi. ILM sangat dibutuhkan terutama untuk memobilisasi masyarakat agarmengubah perilaku ke arah yang lebih positif seperti yang diinginkan oleh komunikator.Dibutuhkan komunikasi persuasif yang tepat sehingga ILM dapat menjalankan fungsinya untukmempengaruhi orang untuk mengubah perilaku mereka ke arah yang positif. Upaya persuasifini menjadi menarik untuk dipelajari mengingat komunikasi persuasif terkait dengan berbagaiaspek, seperti sikap, perilaku, dan pengetahuan khalayak sasaran.Dalam konteks pendidikan kanker, komunikasi persuasif sangat dibutuhkan untuk meyakinkanmasyarakat agar lebih peduli terhadap kanker dengan menerapkan gaya hidup sehat sehinggakanker bisa dicegah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasipersuasif dalam pendidikan kanker pada ILM dapat mendukung perubahan perilakumasyarakat.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif, melalui prosedurpengumpulan data dalam wawancara mendalam dan FGD. Penelitian dilakukan di Cirendeu,Ciputat. Survei data diperoleh dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta yangmenjadi informan. Data dianalisis secara kualitatif yang kemudian ditafsirkan dan disajikandalam bentuk deskripsi atau narasi diikuti dengan dilakukan penafsiran teoritis untuk memberimakna pada hasil penelitian yang telah dilakukan.Dari analisis data penelitian diperoleh hasil bahwa perilaku khalayak sasaran terhadap ILMcukup positif, di mana beberapa informan menyukai alur cerita iklan dan pendekatan animasiyang digunakan dalam ILM edukasi kanker. Namun kelemahannya adalah informasi pada iklanILM sering kali kurang detail. Informasi dalam komunikasi persuasif ILM berupaya untukmengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat di mana pemeriksaan atau deteksi dinidiperlukan sebagai bentuk pencegahan. Melalui ILM, kesadaran masyarakat akan kanker dapatditingkatkan guna memersuasi masyarakat untuk bersedia melakukan pencegahan terhadappenyakit kanker.Kata kunci: Komunikasi Persuasif, Iklan Layanan Masyarakat, Edukasi Kanker,Perubahan Perilaku
MODEL KOMUNIKASI KAMPANYE PENGGALANGAN DANA OLEH PERUSAHAAN PENYIARAN TELEVISI UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN KEMANUSIAAN Dwi Firmansyah; Eka Perwitasari Fauzi
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.266 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.639

Abstract

ABSTRACTThis research discusses a fundraising campaign by PT Surya Citra Televisi (SCTV) through“Jembatan Asa” program, a humanitarian program to build broken bridges in various regionsof Indonesia. The purpose of this research is to know the communication model of humanitarianfundraising campaign of Jembatan Asa Program by SCTV with reference to Nowak andWarneryd campaign model.The research approach used is qualitative, with the nature of descriptive research. Datacollection procedure through advertisement and news documentation and in-depth interviewsfrom key informants: chairman of CSR program “Jembatan Asa”, news production manager,news producer and video journalist in SCTV News Division. The results and analysis of datafindings show that the campaign is done through advertisements and publications in variousinternal programs of SCTV, online media www.liputan6.com and social media.Refers to the elements of the Nowak and Warneryd campaign models; intended effect,competiting communication, communication objects, target populations and receiving groups,channels, messages, communicators, and obtained effects, the researchers found a change inthe model used by SCTV in a public fundraising campaign. Among them, prior to conductingthe campaign, SCTV produced framing the news of the condition of the affected communitiesdamaged bridges. The contents of campaign messages in the form of donation solicitationadverts, news reports on the construction of bridges and financial reports. The effect of thecampaign is the rise of number of public donations, the rise of media reputation, and thegovernment's concern to build another damaged bridge in its territory.Keywords: Communication Model, Campaign, Advertisement, Publication, Fundraising ABSTRAKPenelitian ini membahas kampanye penggalangan dana oleh PT Surya Citra Televisi (SCTV)melalui program Jembatan Asa, sebuah program kemanusiaan untuk membangun jembatanrusak di berbagai daerah Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui modelkomunikasi kampanye penggalangan dana kemanusiaan Program Jembatan Asa oleh SCTVdengan mengacu pada model kampanye Nowak dan Warneryd.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan sifat penelitian deskriptif.Prosedur pengumpulan data melalui dokumentasi iklan dan berita serta wawancara mendalamdari key informan, yakni Ketua Penyelenggara program CSR Jembatan Asa, Manajer ProduksiBerita, Produser Program Liputan 6 dan Video Journalist di Divisi Pemberitaan SCTV. Hasil124dan analisis temuan data memperlihatkan bahwa kampanye dilakukan melalui iklan danpublikasi di berbagai program internal SCTV, media online www.liputan6.com dan mediasosial.Mengacu pada elemen model kampanye Nowak dan Warneryd; efek yang diharapkan,persaingan komunikasi, obyek komunikasi, populasi target dan kelompok penerima, saluran,pesan, komunikator, dan efek yang dicapai. Peneliti menemukan perubahan model yangdigunakan SCTV dalam kampanye penggalangan dana masyarakat. Diantaranya, sebelummelakukan kampanye, SCTV memproduksi framing berita kondisi masyarakat terdampakjembatan rusak. Isi pesan kampanye berupa iklan ajakan berdonasi, pemberitaan progrespembangunan jembatan dan laporan keuangan. Efek kampanye yang dicapai adalah banyaknyadonasi masyarakat, naiknya reputasi media, dan kepedulian pemerintah untuk membangunjembatan rusak lain di wilayahnya..Kata kunci: Model Komunikasi, Kampanye, Iklan, Publikasi, Penggalangan,dana
WORD OF MOUTH UNTUK MEMPERKUAT BRAND POSITIONING “THE HOUSE OF RAMINTEN SEBAGAI ANGKRINGAN “TRADISIONAL MODERN” DI YOGYAKARTA Fitria Ayuningtyas; Uljanatunnisa .
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.079 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.634

Abstract

ABSTRACTMany cities in Indonesia offering all sorts of things that can attract local tourist’sattraction to come to that city such as the food that serve as culinary tourism or natural tours that offer an exotic’s view and so forth. Yogyakarta could not separate from culinary tourism, it means every tourist who came to Yogyakarta would like to try specialty culinary in this area. One of the famous angkringan culinary in Yogyakarta is The House of Raminten. This place is very familiar with eccentric angkringan in Yogyakarta. Beside that The House of Raminten is the only one who has traditional modern’s concept in Yogyakarta. Recognizing the importance of brand in customer’s mind, Management of The House of Raminten try to develop brand positioning namely angkringan traditional modern’s concept as strategy to make a differentiation with their competitors. For both of local tourists and or foreign tourists, TheHouse of Raminten known thru information from individual to other individual or individual to group to speed up an information spread widely, called as word of mouth. The purpose of this research to know the role of word of mouth on strengthening brand positioning in The House of Raminten. This research used theory: word of mouth’s concept in marketing communication, target segmentationa and brand positioning. The method of this research used qualitative method. The results of this research is the role of word of mouth on strengthening brand positioning very high and strongly although other promotion can strengthen brand positioning indirectly.Keywords: word of mouth, strengthening, brand, positioningAbstrakBeberap kota di Indonesia menawarkan segala macam hal yang bisa menarik daya tarik wisata lokal untuk sampai ke kota yang akan dituju, seperti makanan yang berfungsi sebagai wisata kuliner atau wisata alam yang menawarkan pemandangan eksotis dan sebagainya. Yogyakarta tidak bisa lepas dari wisata kuliner, artinya setiap wisatawan yang datang ke Yogyakarta ingin mencoba kuliner khas di daerah tersebut. Salah satu kuliner angkringan yang terkenal di Yogyakarta adalah The House of Raminten. Tempat ini sangat akrab dengan angkringan eksentrik di Yogyakarta. Selain itu The House of Raminten adalah satu-satunya yang memiliki konsep modern tradisional di Yogyakarta. Menyadari pentingnya brand dalam benak konsumen, Manajemen Rumah Raminten mencoba mengembangkan brand positioning yaitu konsep tradisional tradisional angkringan sebagai strategi untuk melakukan diferensiasi dengan kompetitornya. Bagi wisatawan lokal maupun turis mancanegara, The House of Raminten dikenal melalui informasi dari individu ke individu lain atau individu ke kelompok untuk mempercepat penyebaran informasi secara luas, disebut dari mulut ke mulut. Tujuan dari   penelitian ini untuk mengetahui peran word of mouth dalam memperkuat brand positioning di Rumah Raminten. Penelitian ini menggunakan teori: konsep word of mouth dalam komunikasi pemasaran, segmentasi target dan brand positioning. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah peran word of mouth untuk memperkuat brand positioning yang sangat tinggi dan sangat kuat walaupun promosi lainnya dapat memperkuat brand positioning secara tidak langsung.Kata kunci: kata dari mulut ke mulut, penguatan, brand, positioning
STRATEGI PROGRAMMING DALAM PENGEMASAN PROGRAM “HAFIZ INDONESIA 2015” RCTI UNTUK MEMPEROLEH RATING SHARE TINGGI Kutanto, Haronas
Communication Vol 8, No 2 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.886 KB) | DOI: 10.36080/comm.v8i2.635

Abstract

ABSTRACTThe aim of creation of the Hafiz program is to provide alternative displays for children. HafizIndonesia's television program features talented children in memorizing the Qur'an without anyscenarios or scripts. So the participants present themselves on the television screen as it is. Thepurpose of this research is to know the Planning Programming strategy and PackagingProgram of Hafiz Indonesia 2015 in RCTI, in order to get high share rating. This researchmethod is using qualitative and descriptive. The theory used is Fred Wibowo’s productionconcept. The results of programming strategy in production concept are (1) RCTI is strippingstrategy on big audience and checker boarding strategy when the number of audience isdecreasing, but RCTI also uses the strategy of tent poling to introduce new program. (2) Theplanning process of Hafiz Indonesia program is carried out in a mutual way, not only by theprogramming division, but starting from the analyst program. They are consisting ofprogramming divisions and other people who are members of the program committee. (3) Preproductionactivities will be aired and begun by casting ideas or ideas into an outlinecontaining an event's program. The selected resource is the person who has the credibility andknows exactly about the topic to be discussed. Theoretically, the result of this research isexpected to give a constrictive contribution to the development and assessment ofcommunication science generally and practically, it is expected to be input for interestedparties, either institution or company about "Hafiz Indonesia 2015" program and give a newcolor or inspiring to Indonesian children in this event program.Keywords : Strategy Programming, Hafiz Indonesia, RCTI, Planning, Rating Share.ABSTRAKPenciptaan Program Hafiz bertujuan untuk memberikan tayangan alternatif bagi anak – anak.Program televisi Hafiz Indonesia menampilkan anak - anak muda berbakat dalam menghafalAl-Quran tanpa ada skenario atau naskah. Jadi para peserta menampilkan dirinya di layartelevisi dengan apa adanya. Tujuan Penelitian ini mengetahui secara mendalam StrategiPrograming Pengemasan Program Acara Hafiz Indonesia 2015 di Rajawali Citra TelevisiIndonesia guna memperoleh rating share tinggi. Metode penelitian ini dengan menggunakankualitatif, Deskriptif teori yang di gunakan yaitu Konsep Produksi Fred Wibowo. HasilPenelitiannya Strategi Programming Konsep Produksi yaitu : (1). RCTI yaitu strategi stripping pada saat jumlah audiensbesar dan strategi checker boarding pada saat jumlahaudiens mengalami penurunan, namun RCTI juga menggunakan strategi tentpolinguntukmemperkenalkan program barunya (2). Proses perencanaan program Hafiz Indonesiadilakukan secara bergotong royong tidak hanya oleh divisi programming saja, dimulai dariprogram analyst. Mereka terdiri dari divisi programming dan orang-orang lainnya yangtergabung dalam komite program. (3). Kegiatan pra produksi akan ditayangkan dan dimulaidengan penuangan ide atau gagasan ke dalam outline yang berisikan gambaran program suatuacara. Narasumber yang dipilih adalah orang yang memiliki kredibilitas dan mengetahuidengan pasti mengenai topik yang akan dibahas. Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkandapat memberikan kontribusi yang konstruktif bagi pengembangan dan pengkajian ilmukomunikasi umumnya dan secara praktis ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagipihak-pihak yang berkepentingan, baik lembaga atau perusahaan mengenai Program Acara“Hafiz Indonesia 2015” dan memberikan warna yang baru atau memberi inspirasi kepadaanak-anak Indonesia dalam program acara.Kata Kunci : Strategi Programming, Hafiz Indonesia, Perencanaan, RCTI, RatingShare.

Page 1 of 1 | Total Record : 7