cover
Contact Name
Ahmad Taufiq
Contact Email
jurnalpusair@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpusair@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL SUMBER DAYA AIR
ISSN : 19070276     EISSN : 2548494X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sumber Daya Air (JSDA) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Water, and Water resources as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JSDA is managed to be issued twice in every volume. The Scope of JSDA is: the fields of irrigation, environmental quality and water, swamp, beach, water building, water supply, hydrology and geotechnical fields, hydrology and water management, water environment, coastal fields, fields of cultivation and sabo fields.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
Penerpan Regional Environmental Simulator (RES) Untuk Simulasi Dinamika Muara Perairan Semarang Fitri Riandini
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1434.375 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v6i2.409

Abstract

Estuaries are multi-functional environments. Their eco-system is of great importance for wildlife; wetlands are often found, serving as a nursery for fish and birds. At the same time, human activity in estuaries is high, often stressing the ecological function of these environments. Because estuaries (where a river enters the sea) are conveniently situated for trade, estuarine environments have nearly always been densely populated areas. Availability of fresh water for cooling water or washing equipment makes high possibility of wasting waters. One of parameter which is harmful for water environment is sediment in huge contains. Some problems will appear, such as high turbidity which is blocking sun shine, sedimentation, or closing river mouth.Semarang is capital city of Central Java Province, located at northern part of this province. As a coastal city a lot of rivers ended at Semarang coastal water and transport the sediment. One of effect of sediment transport is sedimentation and further morphological change.In this study a 3-dimensional hydrodynamics and sediment transport model (ECOMSED) as a part of system called Regional Environmental Simulator (RES) have applied to simulate estuary dynamic of Semarang coastal waters, especially around Kali Garang. The model can be used to predict environment condition and disaster prevention. Simulation results shown that circulation of Semarang coastal water dominated by river discharge rather than sea tide, and transport the sediment from river to the coast.
Identifikasi Level Risiko Pantai Di Provinsi Bali Berdasarkan Analisis Spasial Bahaya Dan Identifikasi Level Kerentanan Huda Bachtiar
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.238 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v10i2.131

Abstract

Kajian level risiko pantai di Provinsi Bali dilakukan berdasarkan hasil studi analisis spasial bahaya dan hasil studi identifikasi level kerentanan dengan metode pairwise comparison. Semakin tinggi tingkat kerentanan dan bahaya yang dialami maka risiko bencana dan kerusakkan yang terjadi akan semakin tinggi. Skematisasi scenario model dilakukan dengan membagi model menjadi tiga scenario dengan periode simulasi pada tahun 2012 dan pada tahun 2030. Berdasarkan hasil simulasi, peta potensi risiko menunjukan Bali Selatan memiliki potensi risiko yang relatif tinggi dibandingkan area lainnya di Provinsi Bali untuk setiap skenario model. Skenario 1 pada tahun 2012 luas area level sangat tinggi sekitar 3.08 km2 dan skenario 3 pada tahun yang sama sekitar 4.44 km2. Terjadi perluasan potensi risiko level sangat tinggi sekitar 1.36 km2. Pada tahun 2030 level sangat tinggi di Kota Denpasar mengalami perluasan, dimana skenario 1 tahun 2012 yang tadinya memliki luas area risiko 3.08 km2 setelah tahun 2030 menjadi 3.11 km2. Demikian juga dengan skenario 3 pada tahun 2030, dimana level sangat tinggi pada tahun 2012 yang memiliki luas area 4.44 km2 pada tahun 2030 menjadi 4.79 km2. Hal tersebut terjadi karena selain adanya akumulasi faktor bahaya untuk setiap skenario juga akibat adanya peningkatan level kerentanan pada tahun 2030.
EVALUASI DESAIN CANAL BLOCKING TIPE DRAINPILE DI SEI AHAS KALIMANTAN TENGAH Arif Dhiaksa; Wahyu Candraqarina
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1822.361 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v14i2.341

Abstract

Drainpile adalah salah satu tipe canal blocking yang terbuat dari konstruksi beton yang dikombinasi dengan pasangan batu. Drainpile memiliki desain sedemikian rupa sehingga memiliki kelebihan mampu membendung aliran dan meninggikan muka air sampai level yang dikehendaki namun masih bisa dilalui perahu untuk navigasi masyarakat. Saat ini telah dibangun 2 unit drainpile pada lokasi penelitian di Desa Sei Ahas Kalimantan Tengah yang dibangun pada tahun 2013 dan 2015. Penulisan makalah ini dimaksudkan untuk mengevaluasi desain drainpile apakah sudah berfungsi sesuai yang direncanakan dan mengkaji kekurangan-kekurangannya sehingga bisa disempurnakan agar diperoleh desain drainpile yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam studi ini antara lain adalah penilaian kinerja dengan monitoring dinamika muka air di bagian hulu dan hilir drainpile, wawancara tatap muka dengan masyarakat, dan observasi kondisi drainpile di lapangan. Berdasarkan hasil studi, diperoleh informasi bahwa drainpile dapat berfungsi dengan baik untuk membendung aliran dan meninggikan muka air, namun pada sisi desain masih perlu dilakukan penyempurnaan antara lain penambahan reflektor cahaya pada tubuh bangunan, perbaikan pada desain sayap bangunan, dan perbaikan pada desain alur perahu.
Penentuan hydrologic soil group untuk perhitungan debit banjir Di Daerah Aliran Sungai Brantas Hulu Anri Noor Annisa Ramadan; Wanny K Adidarma; Bambang Adi Riyanto; Kamsiyah Windianita
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2177.82 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v13i2.205

Abstract

Dams are planned and built to be used for water resources activities. Besides the benefits, there were a great danger if the inability of the dam structure to holding the flood is available. The choice of the right method for the magnitude of the plan flood is part of the dam security. Problems that occurred in Indonesia former record data from AWLR is not available. One method of losses flood modeling is NRCS-CN. Moreover, this method can be used for areas without flood hydrograph or reservoir water leveldata, however rainfall record data is available. In CN's determination, Indonesia does not have a HSG (Hydrologic Soil Group) map that needs to be made from another soil map like HWSD. The research was conducted using CN method using land map (HWSD), land use (BAPPEDA). Losses were carried out with HEC-HMS model. The study was conducted in the Upper Brantas basin withSutai Dam outlet. The simulation was done by calibrating the water level. HSG groups obtained from HWSD maps in Upper Brantas basin are A (loamy sand), B (loam), and D (clay). Determination of HSG from HWSD soil map with NRCS-CN loss method and NRCS UH resulted the best calibration of AMC II and ? = 0.2 in March 2007 (RMSE = 0,55) and AMC II and ? = 0.05 December 2007 (RMSE = 0.65).
COVER JSDA COVER JSDA
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1893.858 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v8i2.450

Abstract

-
Cover JSDA Mei 2015 COVER JSDA Mei 2015
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.22 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v11i1.399

Abstract

-
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN IRIGASI MENJADI PERMUKIMAN TERHADAP KINERJA SISTEM DRAINASE PERKOTAAN (STUDI KASUS KAWASAN GAYUNGSARI SURABAYA) Joyce Martha Widjaya
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.22 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v9i1.364

Abstract

Kawasan Gayungsari, daerah banjir di Surabaya Selatan, adalah salah satu kawasan permukiman hasil alih fungsi lahan bekas daerah irigasi. Hal ini dibuktikan dengan adanya pemanfaatan saluran irigasi sebagai saluran drainase, elevasi lahan lebih rendah dari elevasi muka air di saluran, bahkan masih ada sawah di kawasan itu. Untuk menanggulangi masalah banjir ini, dilakukan evaluasi dan perencanaan ulang sistem drainase. Solusi yang diusulkan adalah menggunakan sistem polder, dengan menerapkan prinsip kebijakan keseimbangan aliran masuk dan keluar, sehingga delta Q nol. Model analitis rasional, membuktikan bahwa tanpa mengisolir atau meminimalisir kawasan permukiman terhadap kiriman air dari luar, luapan banjir tidak dapat dieliminasi, karena tidak mampu menampung debit kiriman air dari luar yang sifatnya tidak terkontrol. Hasil studi menyatakan bahwa saluran irigasi tidak dapat dikonversikan langsung menjadi saluran drainase kota, karena pola distribusi dimensi dan beda tinggi dasar saluran serta beda tinggi muka air, menjadikan disfungsinya saluran drainase. Untuk mengeliminasi dampak banjir, diusulkan agar dilakukan penataan daerah layanan pada skala makro kota untuk menghasilkan kompartemen polder yang terisolasi. Sistem ini membutuhkan upaya penyesuaian dimensi dan elevasi saluran drainase yang dinormalisasi, pemompaan, penataan ulang lansekap dan kolam retensi.
Analisa stabilitas struktur revetmen di Pantai Kedungu, Tabanan Bali Vivi Yovita Indriasari; Johan Risandi; Rudhi Akhwadhy
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.383 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v13i1.315

Abstract

Lokasi studi di Pantai Kedungu yang memiliki gumuk pasir yang lebar dan vegetasi yang rapat. Biasanya tempat ini digunakan untuk pariwisata oleh penduduk setempat. Erosi yang terjadi disebabkan gelombang datang yang membentuk sudut, sehingga menimbulkan arus menyusur pantai (longshore current), dan angkutan sedimen sekitar pantai (litoral drift). Kondisi tersebut sudah sangat mengkhawatirkan, karena sudah mengikis sejumlah lahan milik warga. Sampai saat ini belum ada penanganan dari pemerintah, hanya upaya dari masyarakat setempat dengan membangun tembok laut dan saat ini juga dalam kondisi sudah mulai hancur. Berdasarkan analisa data yang sudah diambil di lapangan dan pemodelan numerik yang dilakukan didapat konsep penanganan permasalahan erosi, yaitu dengan pembuatan struktur pelindung pantai berupa revetmen. Dimana struktur tersebut berfungsi sebagai peredam gelombang datang dan mempertahankan garis pantai. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan gambaran mengenai stabilitas struktur revetmen terhadap erosi pantai. Analisa stabilitas memperhitungkan stabilitas terhadap guling, geser, daya dukung tanah dan penurunan. Dimensi dan desain pelindung pantai revetment aman terhadap guling (SF = 7,669 >2), geser (SF = 4,082>1,5), daya dukung tanah (17,498>3). Hasil analisa stabilitas struktur revetment yang didisain, aman dan dapat diterapkan di lokasi studi. Analisa stabilitas struktur revetment ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kerusakan struktur bangunan pantai dan bangunan sekitarnya.
Status mutu air Waduk Jatiluhur dan ancaman terhadap proses bisnis vital Hamzah Hamzah; M Syamsul Maarif; Marimin Marimin; Etty Riani
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.964 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v12i1.164

Abstract

The Jatiluhur Reservoir is the largest and multipurpose. Indonesia, currently faced with problems regarding the quality and quantity of water resource especially pollution problems. Inthis research has been conducted an analysis of the status of water quality and analysis of their impact on the threat to vital business process, especially with regard to management of water resources. The location research carried out at PerumJasaTirta II as the authority of Jatiluhur Reservoir. The data used in this research is primary data from the obtained field research activities throughthe sampling conducted at Jatiluhur reservoir water and the waters of river basin (DAS) after the Jatiluhur Reservoir outlet with reference to size the parameters of water quality using laboratory quality standard. The Analytical tools used are the method Business Impact Analysis and Storet. Chemical parameters above the quality standard limits are: dissolved oxygen, ferro (Fe), manganese (Mn), zinc (Zn), nitrite (NO2-N), nitrate (NO3-N), sulphate (SO4), chloride (Cl), sulfide(H2S), BOD5, and COD.Condition of water quality can be said to have been classified as heavily polluted (categoryD) byanthropogenic activities that are in the upper reaches of the riverCitarum and around JatiluhurReservoir waters. These conditions can threat and negatively impact vital business of the infrastructure, reservoirs, the availability of drinking water and irrigation water and other water biota.
Informasi Hidrologi Pada Jaringan Nasional Di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Dan Sulawesi Wulan Seizarwati
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v11i1.110

Abstract

Dalam rangka mendukung pengelolaan sumber daya air, perlu disusun informasi hidrologi yang didukung oleh pengelolaan data yang baik. Penyusunan informasi hidrologi ini dilakukan pada 32 dari 48 pos jaringan nasional yang tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Informasi hidrologi yang disajikan terdiri dari karakteristik DAS, tren, banjir rencana, debit andalan, dan koefisien limpasan. Tingkat keandalan luas DAS menunjukkan 23 dari 32 pos masuk kategori baik (level 1), 6 pos masuk kategori meragukan (level 2), 2 pos perlu dikaji ulang (level 3), dan 1 pos perlu diperbaiki (level 4). Tingkat keandalan data untuk analisis banjir rencana menunjukkan 3 pos masuk kategori andal (level 1), 19 pos masuk kategori kurang andal (level 2), dan 10 pos tidak dapat dianalisis (level 3). Tingkat keandalan data untuk analisis debit andalan dan koefisien limpasan menunjukkan hampir seluruh pos masuk kategori andal (level 1). Karakteristik hidrologi di tiap pulau berbeda beda. Pulau Sumatera dan Kalimantan umumnya memiliki ketersediaan air yang cukup tinggi, sedangkan debit banjir rencana cukup rendah. Sebaliknya, Pulau Jawa dan Sulawesi umumnya memiliki ketersediaan air yang cukup rendah, sedangkan debit banjir rencana cukup tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis karakteristik hidrologi yang andal, seperti banjir rencana, debit andalan, koefisien limpasan, dan lain - lain dalam suatu DAS, sangat dipengaruhi oleh tingkat keandalan data hidrologi yang ditunjukkan dengan periode yang panjang dan menerus.