cover
Contact Name
Irfan Arifin
Contact Email
pakarena@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pakarena@unm.ac.id
Editorial Address
Lantai 1 Gedung Program Studi Fakultas Seni dan Desain Kampus UNM Parangtambung, Jalan Daeng Tata Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pakarena
ISSN : 25286994     EISSN : 27146081     DOI : 10.26858
Core Subject : Education, Art,
Jurnal Pakarena merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Sendratasik Fakultas Seni dan Desain dengan proses peer review. Menerbitkan Artikel hasil dan pengkajian seni, dengan ruang lingkup: seni rupa, drama, tari, dan musik.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024): Juli" : 7 Documents clear
Bentuk Tari Ranub Lampuan Di Sanggar Cut Nyak Dhien Kota Banda Aceh Mailianti, Nyak Vira; Fitriani, Fitriani
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.50527

Abstract

Tari Ranup Lampuan merupakan tari penyambutan tamu pada masyarakat Aceh dengan menyuguhkan sirih sebagai tanda kehormatan. Tari Ranup Lampuan visualisasi dari filosofi kehidupan masyarakat Aceh, yaitu menjunjung tinggi keramah-tamahan dalam menyambut tamu yang datang, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk tari Ranub Lampuan di Sanggar Cut Nyak Dhien kota Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah sumber kualitatif terdiri atas sumber primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis tari dilakukan dengan cara mendeskripsikan tarian, melakukan interpretasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa bentuk tari Ranub Lampuan di Sanggar Cut Nyak Dhien kota Banda Aceh meliputi gerak, iringan, busana, properti, tata rias dan pola lantai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi masyarakat untuk dijadikan bahan pembelajaran sehingga masyarakat dapat mempertahankan kesenian Aceh dan nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya. 
Challenges and Transformation: Revealing the Dynamics of Socio-Cultural Change in the Modern Era Wahyu Mukti, Muhammad Panji; Wadiyo, Wadiyo; Supriyanto, Teguh
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.53510

Abstract

Socio-cultural changes in Indonesian society in the modern era face various complex and dynamic challenges. Globalization, information technology, and higher mobility have profoundly changed the socio-cultural landscape. The purpose of this research is to highlight the complexity of challenges and transformations in revealing the dynamics of socio-cultural changes in Indonesian society in the modern era. The research method used is a literature study, namely by solving problems by tracing the sources of writings that have been made before. The results show that one of the main challenges is preserving traditional values and local culture amid the influence of globalization. The urge to adopt lifestyles, values, and norms from foreign cultures often conflicts with local values. In addition, rapidly developing information technology also brings new challenges in the form of changing patterns of communication, social interaction, and cultural identity. However, Indonesian society is also undergoing a significant transformation in the face of these challenges. Increasingly accessible education allows for increased awareness and understanding of local cultural values. Technological innovations are also used to preserve cultural heritage through various media. In addition, the spirit of gotong royong and togetherness that characterizes Indonesian society remains strong, despite the pressures of socio-cultural change. Communities are adapting to new ways of maintaining traditional values while embracing the positive aspects of globalization.
Exploring Music Performance Anxiety in Indonesian Music Majors: An Analysis Based on Instrument, Gender, Experience, and School Background and Its Implications for Music Education Hamida, Khairunnisa Putri; Dhani, Kurnia Rahmad; Satria, Eki
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.53966

Abstract

ABSTRAKKecemasan performa musik (MPA) berdampak negatif bagi performa musisi dalam jangka pendek hingga panjang.  Penelitian ini mengukur MPA mahasiswa Jurusan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta. MPA ditinjau dari pilihan mayor instrumen, jenis kelamin, lama pengalaman musik, dan asal sekolah (SMK Musik dan SMU). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek mahasiswa aktif Jurusan Musik ISI Yogyakarta (N = 133). Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswi (perempuan) menunjukkan MPA yang lebih tinggi dibanding mahasiswa (laki-laki) (p = 0.03); tidak terdapat perbedaan kecemasan performa musik berdasarkan instrumen musik mayor, lama pengalaman bermusik, maupun asal sekolah (p > 0.05); terdapat 68% mahasiswa musik yang mengalami MPA pada tingkat medium hingga kecemasan sangat tinggi. Mahasiswa musik memiliki beberapa strategi coping untuk menghadapi MPA, namun masih terdapat beberapa mahasiswa yang masih bingung dan tidak memiliki cara untuk mengatasi MPA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu evaluasi pada pengembangan metode belajar musik yang memperhatikan kesiapan psikologis mahasiswa musik. ABSTRACTMusic performance anxiety (MPA) harms musicians' performance in the short to long term. This research measures the MPA of music students at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta. MPA was assessed based on the choice of the musical instrument, gender, length of experience, and high-school origins (SMM and SMU). This research utilizes quantitative methods with the subjects of active students of the Music Department of the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta (N = 133). This research concluded that female students exhibit higher anxiety levels than males (p = 0.03); there was no significant difference in music performance anxiety based on instrument major, length of musical experience, or school origin (p > 0.05). It was found that 68% of music students at the Indonesian Institute of the Arts Yogyakarta experience medium to very high levels of music performance anxiety. Music students have reported their coping strategies to deal with music performance anxiety. However, some students reported that they have no coping strategy for their anxiety. It suggests the need to consider the psychological readiness of music students when developing music learning methods.
Tari Tomepare Karya Andi Abubakar Hamid Sebagai Representasi Nyoli Pada Masyarakat Toraja Jamilah, Andi; Padalia, Andi; Wahyuni, Sri; Sahnir, Nurachmy
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.54202

Abstract

Keunikan budaya Sulawesi Selatan tercermin pada beberapa suku atau etnis yang ada di dalam masyarakat seperti suku Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja, yang sebagian besar melibatkan seni pertunjukan dalam setiap kegiatan. Di era tahun 80 an untuk pertama kalinya ada karya tari yang memakai penari putra dan putri secara bersamaan di dalamnya. Tari Tomepare menjadi dasar gerak tari putra sehingga generasi muda penerus atau penari putra menjadi lebih percaya diri di dalam berkarya atau menjadi seorang penari. Fakta yang ada di dalam masyarakat selama ini bahwa penari putra merasa tidak percaya diri di dalam menari dikarenakan gerak-gerak putra sebagian besar mengikuti gerak putri. Perubahan dilakukan untuk memberikan ruang gerak khususnya untuk penari putra. Jenis pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik analisis koreografi berdasarkan Elizabeth R. Hayes tentang prinsip kebentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip kebentukan yang meliputi keutuhan, variasi, repetisi, transisi, rangkaian dan klimaks yang ada di dalam tari Tomepare merupakan Representasi Nyoli pada masyarakat Toraja.
ARTISTIC COMMUNICATION BULLYING THE CONCEPT OF ALIENATION IN PRUSDIANTO'S TANIA ANDI THEATER PERFORMANCE Nurabdiansyah, Nurabdiansyah; Saputra, Andi Taslim; Hamka, Dwi Wahyuni
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.61034

Abstract

The relationship between theater and everyday life seems distant, barren, and isolated as a science. But as a performance, apart from being a creative medium that can channel artistic communication, it must also be close to the community. This mission was hinted at in Tania Andi's performance which initiated Brecht's concept of alienation. This research focuses on Tania Andi's performance which was staged at the Societet de Harmoni Arts Building in Makassar City at the South Sulawesi Student Theater Festival. The phenomenon of artistic communication is studied in this research using Roland Barthes' semiotic theory. This research aims to describe the semiotic meaning related to artistic communication which implies the meaning of bullying. The research method uses a qualitative approach with the research object being the Tania Andi Karya Prusdianto performance produced by the FBS UNM Literature Workshop. Interviews with actors and directors are primary data sources, while secondary data sources are literature studies and searches of several articles on the internet that are related to the research object. As a result, these attitudes and traits are certainly the result of responding negatively to our failure to deal with events and this becomes a symptom of bullying that appears verbally, physically and psychologically. These three forms of bullying emerged in the phenomenon of Tania Andi's performance with a performance that was conceptualized as alienation.
REPRESENTASI PESAN MORAL PADA FILM “ANAK GARUDA” (Analisis Semiotika John Fiske) Hendrawan, Bagus; Hudoyo, Sapto
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.46819

Abstract

Anak Garuda is a fictional movie that contains many moral values. The purpose of this research is to describe the representation of moral messages in Anak Garuda by using John Fiske's Semiotic analysis through three levels of approach, namely reality, representation, and ideology. The analysis method used is qualitative research based on the stages of Jane Stokes' Semiotic analysis. The results of this study are moral values towards God Almighty, moral values towards oneself, and moral values towards relationships with others.
Pengaruh Penggunaan Daun Pandan Terhadap Hasil Jadi Sanggul Simpolong Tettong Pengantin Bugis Makassar Riwayani, Rika
JURNAL PAKARENA Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v9i1.59357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil sanggul simpolong tattong dengan penggunaan daun pandan pada pengntin bugis makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data focus group discuccion (FGD), dokumentasi, dan angket berupa lembar kuesioner dengan jumlah responden 26 orang yaitu 6 orang dosen PKK Tata Rias, 20 orang mahasiswa Tata Kecantikan. Teknik analisis data menggunalan statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil jadi sanggul simpolong tattong dengan penggunaan daun pandan secara keseluruhan dalam kategori sangat baik yaitu 87,8%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7