cover
Contact Name
Anita Christine Sembiring
Contact Email
anitakembaren@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
juriti@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
ISSN : -     EISSN : 2581057X     DOI : https://doi.org/10.34012
Jurnal ini berisi penerbitan penelitian terkait Teknik Industri baik di bidang manajemen sains, manufaktur, maupun ergonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tembakau Menggunakan Metode Continuous Review Periodic dan Metode Min Max di PT Taru Martani Fauzi, Fauzi; Suseno, Suseno
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 8 No 1 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v8i1.5070

Abstract

PT Taru Martani adalah perusahaan manufaktur dibidang pengolahan tembakau. PT Taru Martani memproduksi produk Cerutu dan TIS (Tembakau Iris Saos). Adapun masalah yang terjadi di Perusahaan dalam perencanaan persediaaan bahan baku dimana terjadi overstock berjumlah sekitar 288.556 kg pada periode bulan Februari 2023 sampai dengan bulan Januari 2024, dengan demikian perlu adanya pengendalian persediaan. Metode yang digunakan, yaitu Continuous Review Periodic dan Min Max sebagai alat untuk menganalisis dan membandingkan harga pokok yang efisien dan hemat biaya yang dapat diterapkan di PT Taru Martani. Bedasarkan pengolahaan data didapatkan hasil pemesanan bahan baku menggunakan metode Continuous Review Periodic yaitu sebanyak 9 kali dan jumlah keseluruhan biaya persediaan Rp 1.394.258.826. Sedangkan dengan metode Min Max didapatkan hasil frekuensi pemesanan sebanyak 353 kali dan jumlah keseluruhan biaya persediaan Rp 1.538.828.748 dan untuk metode Aktual Perusahaan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 3 kali dan total biaya persediaan sebesar Rp 1.401.520.928. Sehingga didapatkan bahwa metode Continuous Review Periodic memiliki tingkat risiko lebih kecil dibandingkan metode Min Max maupun Aktual Perusahaan yang menghasilkan efisiensi biaya sebesar 0,51%.
Analisis Human Error Pada Pekerja Jalur 1 Produksi Dengan Menggunakan Metode Human Error Assesment And Reduction Technique (HEART) mila jamilatul mahmudah, mila; Yuamita, Ferida
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 8 No 1 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v8i1.5095

Abstract

Human error (kesalahan manusia) kerap menjadi risiko kecelakaan kerja yang terjadi di lapangan kerja, penyebab human error diantaranya yaitu karena dari manusia itu sendiri, mesin, dan lingkungan. Dengan adanya analisis human error dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja pada PT KONSTRUKSI. PT KONSTRUKSI bergerak dalam bidang industri dan konstruksi. Bedasarkan data tahun 2023 PT KONSTRUKSI didapatkan 5% dari 8 pekerja yang ada di jalur1 mengalami kecelakaan kerja seperti tangan tergores oleh mesin. Hasil penelitian ini didapatkan task dengan nilai human error probability tertinggi pada Proses Welded Beam terdapat pada task 1.1 menyiapkan dan menggunakan APD sesuai dengan potensi bahaya yang mungkin terjadi dengan possible human error tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) nilai HEP nya sebesar 0,594 dan upaya pengendalian melakukan sosialisasi standar pemakaian APD. Pada Proses Cutting Plat terdapat pada task 1.2 memastikan mesin dalam keadaan bersih dan tidak dalam perbaikan dengan possible human error pekerja mengabaikan mesin saat proses perbaikan (maintenance) nilai HEP nya sebesar 0,962 dan upaya pengendaliannya dilakukan pemeriksaan berkala dan sediakan alat pemedam api ringan (APAR) di titik terjangkau.
PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN PADA RESTORAN CEPAT SAJI X MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL (SERVICE QUALITY) DAN QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) budiono, bambang; Ari Zaqi Al-Faritzy
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 8 No 1 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v8i1.5199

Abstract

Sebuah usaha di Yogyakarta yang bergerak di bidang makanan atau minuman cepat saji adalah Restoran cepat saji X. Tujuan dari pemeriksaan tersebut adalah untuk mendapatkan kesenjangan antara harapan dan persepsi. selanjutnya mendapatkan kualitas yang diinginkan pelanggan. Dalam penelitian ini, strategi Service Quality memanfaatkan kredit aspek kualitas administrasi, khususnya tanglibel, reability, responsiveness, assurance, dan empaty terhadap survei. Dari pemeriksaan gap 5 yang mempunyai nilai negatif sebagai ciri bahwa pembeli perlu melakukan perbaikan ke VoC (Voice of customer), untuk dimanfaatkan dalam kerangka kebutuhan pembeli di HoQ yang merupakan kebutuhan QFD. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sifat substansial yaitu kualitas kenyamanan dalam berbagai media dapat berfungsi dengan baik, untuk kemajuan dengan nilai 1,8 pada tingkat persepsi, 4,08 pada tingkat asumsi, sehingga diperoleh nilai negatif terbesar khususnya ( - 2.22).
ANALISIS SISTEM KERJA PADA BAGIAN TENAGA KERJA BONGKAR MUAT (TKBM) DI PT.XYZ MENGGUNAKAN METODE MACROERGONOMIC ANALYSIS AND DESIGN (MEAD) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) lilyan, iqhbal; Suseno
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 8 No 2 (2025): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

XYZ sendiri sebagai Vendor Outsourching di PT. ABC sehingga membantu Perusahaan untuk berfokus pada kegiatan inti yaitu bongkar muat bahan baku sistem kerja yaitu setiap sabtu dan minggu. Adapun masalah yang terjadi di Perusahaan dalam bongkar muat bahan baku dimana terjadi overload berjumlah sekitar 600 ton, kemudian bongkar pallet dengan bobot 148 ton menggunakan container dan bongkar bag dan drum dengan bobot 200 ton per hari dengan karyawan yang kurang efektif dan efisien, dengan demikian perlu perbaikan sistemkkerja. Metode yang dipakai dalam riset ini adalah MEAD dan FTA sebagai alat agarkmenganalisis dan merancang sebuah sistem kerja yang baik. Analisis dan pengolahan didapatkan usulan penelitian yaitu perlu merancang suatu sistem kerja yang baik. Dengan pembuatan SOP membantu meningkatkan sistem kerja dan administrasi menjadi lebik baik dan terstruktur. Dengan adanya SOP dapat mempermudah pekerja dalam pekerjaan secara produktif dan efektif, menambah waktu produktifitas pengerjaan bongkar muat.
ANALISIS PENERAPAN METODE WORK SAMPLING DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT PAGIRA Sitorus, Pedro; Tampubolon, Jusra
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 2 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i2.5542

Abstract

PT Pagira merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Torganda, yang bergerak dibidang penjualan khususnya sembako. Salah satu kendala utama dalam usaha ini adalah keterbatasan dalam sumber daya khususnya dalam hal tenaga kerja (Yanti, 2017). Dalam praktiknya perusahaan ini belum memiliki sistem ataupun metode pengukuran produktivitas yang sistematis terhadap karyawannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur produktivitas karyawan PT Pagira khususnya staff bagian administrasi penjualannya. Jenis penelitian yang digunakan dalam analisis ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengukur dan menganalisis data produktivitas karyawan berdasarkan hasil pengamatan menggunakan metode work sampling.  Nilai produktivitas (P) dari kegiatan effective work mencapai 87,17%, yang menunjukkan bahwa karyawan sebagian besar fokus pada tugas-tugas inti yang langsung berkontribusi terhadap pencapaian tujuan perusahaan.
Analisis Perawatan Mesin Kritis Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Pada Pabrik Kelapa Sawit Siagian, Irvan I.; Ginting , Paris Johannes; Sembiring, Anita Christine
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 2 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i2.5554

Abstract

Perusahaan Pengolahan Kelapa Sawit di Propinsi Sumatera Utara merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang produksi CPO dan kernel, Perusahaan ini sangat sering mengalami masalah dalam maintenance mesin dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis terhadap permasalahan yang terjadi dan memberikan usulan perawatan dan jadwal perbaikan mesin. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reliability Centered Maintenance (RCM), metode ini digunakan untuk menganalisis penyebab kegagalan serta akibat yang ditimbulkan dari kegagalan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode RCM dapat mengidentifikasi fungsi, mode kegagalan, dan strategi perawatan yang sesuai untuk mesin-mesin kritis di PKS. Strategi perawatan yang direkomendasikan mencakup preventive maintenance, predictive maintenance, dan kondisi berdasarkan perawatan. Penerapan metode RCM juga dapat meningkatkan keandalan mesin, meminimalkan downtime, dan mengoptimalkan biaya perawatan di PKS.
IMPLEMENTASI METODE JSA DALAM MEMINIMALISKAN KECELAKAAN KERJA DI PT MORAWA ELECTRIC TRANSBUANA Tan, Leonardo; Sembiring, Anita Christine
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 8 No 1 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v8i1.5625

Abstract

Budaya keselamatan kerja sebagai bagian dari Budaya organisasi menjadi popular dan mulai digunakan sebagai bentuk pendekatan dalam proses implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Kecelakaan kerja merupakan masalah serius yang dapat mengakibatkan kerugian materi dan manusia, sehingga perlunya upaya preventif melalui penerapan Job Safety Analisis (JSA). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Dari hasil penelitian yang ditemukan terdapat kriteria mayor dari checklist sejumlah 10 subelemen dari 5 elemen, selanjutnya dibuat perencanaan keselamatan dan kerja perusahaan yaitu: Pembentukan P2K3; Membuat kebijakan K3; Melakukan identifikasi potensi bahaya serta penilaian resiko dan kontrol bahaya. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan pelatihan untuk karyawan dan integrasi JSA dalam setiap proses kerja untuk memastikan keselamatan kerja yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan untuk menerapkan JSA sebagai bagian dari strategi keselamatan kerja. Namun, JSA terbukti efektif dalam mengurangi insiden kecelakaan dengan meningkatkan identifikasi bahaya dan meningkatkan komunikasi keselamatan. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup peningkatan pelatihan berkelanjutan dan keterlibatan karyawan dalam proses JSA. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan budaya keselamatan kerja yang lebih baik di perusahaan.
Pengukuran Faktor Beban Kerja Fisik Dan Mental Dengan Metode CVL Brouha dan Rating Scale Mental Effort untuk Pekerja Bagian Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Porsea silaen, samuel; Ginting , Paris Johannes
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 2 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i2.5632

Abstract

Kelelahan akibat kerja merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan industri. Kelelahan yang dirasakan karyawan dapat mempengaruhi produktivitas dan konsentrasinya. Dalam penelitian yang dilakukan terhadap delapan pekerja di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Porsea, jam kerja dibagi menjadi dua jam kerja, waktu kerja pertama pukul 8 pagi hingga 4 sore WIB dan jam berikutnya dari pukul 4 sore hingga tengah malam. Data beban kerja fisik dikumpulkan langsung di lokasi SPBU Polcy dengan menggunakan metode kerja lain yaitu metode Cardiovaskular load (CVL) yang didukung oleh Brouha. Beban kerja mental diukur menggunakan RSME (Mental Effort Rating Scale) yang diberikan kepada delapan pekerja, empat dari shift pertama dan empat dari shift kedua, di sebuah SPBU di Porsea. Berdasarkan hasil uji coba, persentase CVL termasuk dalam kategori “tidak lelah”. Di sini, % CVL < 30%, yaitu 23,65% pada shift pertama dan 23,9% pada shift kedua. Berdasarkan hasil metode Brouha, tidak ada operator yang mengalami beban kerja berlebih karena denyut nadinya stabil, baik saat bekerja maupun saat istirahat. Pada metode RSME (Rating Scale Mental Effort), faktor kebutuhan fisik paling berpengaruh dengan nilai 700 yang menunjukkan adanya perbaikan
Usulan Perbaikan Sistem Manajemen K3 di PT Libo Sawit Perkasah Siak Margomgom, Linggom; Tarigan, Sri Wahyuni; Sembiring, Anita Christine
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 2 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v2i2.5633

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil produk yang berkualitas tinggi, sumber daya manusia sebagai karyawan tidak lepas dari masalah yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja saat bekerja, dengan menjamin keselamatan dan kesehatan kerja dapat menumbuhkan semangat kerja pada karyawan, keselamatan dan kesehatan kerja tidak dapat di pisahkan dari sistem keselamatan dan kesehatan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja tidak hanya untuk meningkatkan jaminan sosial dan kesejahtraan karyawan akan tetapi mempunyai dampak positif atas kelangsungan produktivitas kerja. Salah satu upaya yang dapat meningkatkan target produksi ialah peningkatan managemen kesehatan dan keselamatan kerja. Kecelakaan kerja tidak dapat di prediksikan kapan akan terjadinya kecelakaan kerja tetapi dapat di hindari dengan membangun sistem managemen keselamatan dan kesehatan kerja yang baik. Dari data perusahaan, diperoleh data kecelakaan kerja dari tahun 2015-2019 dimana stasiun proses pemipilan buah (Thresher) memiliki jumlah kecelakaan kerja terbanyak, yaitu 13 kejadian kecelakaan kerja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode SWIFT. Berdasarkan analisis, terdapat 9 kegiatan yang dikategorikan utama, 5 kegiatan dikategorikan menengah dan 1 kegiatan sangat rendah. Dari analisis tersebut, maka dibuat usulan, yaitu mendesign tempat dan menyediakan tempat duduk, menyediakan petugas K3 sebagai pengawas dan pengingat penggunaan alat pelindung diri, melengkapi dan menyesuaikan alat pelindung telinga dengan jumlah karyawan, menyediakan rambu-rambu bahaya tidak memakai APD, memberikan waktu istirahat kepada operator, menyediakan SOP APD, melakukan perawatan priventif pada mesin dan material, menyediakan sirene tanda bahaya pada stasiun thresher dan memberikan pelatihan terhadap pelaksanaan prosedur kerja.
Implementasi Algoritma DjikstraDalam Penyusunan Rute Distribusi Bahan Bakar Minyak Di Kabupaten Asahan SP, Mohammad Ichsan; sembiring, anita christine
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 2 (2024): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i2.5634

Abstract

Distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang efisien merupakan kunci untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Di Kabupaten Asahan, masalah distribusi BBM sering kali mengakibatkan penundaan dan biaya operasional yang tinggi, mempengaruhi pasokan energi vital ini. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki rute distribusi BBM dengan menerapkan algoritma Dijkstra, yang dikenal karena kemampuannya dalam menemukan jalur terpendek dalam graf berbobot. Untuk menemukan rute teroptimal dari Terminal BBM Kisaran ke 10 SPBU di sekitarnya. Berdasarkan data jarak antar titik distribusi, algoritma Dijkstra menghasilkan rute sepanjang 77,9 km. Implementasi rute menggunakan algoritma djikstra berpotensi meningkatkan efisiensi operasional, termasuk pengurangan waktu tempuh, penghematan bahan bakar, dan penurunan biaya. Penelitian menyimpulkan bahwa algoritma optimasi dapat memberikan solusi lebih efisien dalam perencanaan rute distribusi BBM. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan efisiensi distribusi dengan penurunan biaya dan waktu tempuh yang signifikan, memberikan dampak positif terhadap ketepatan waktu pasokan BBM dan kestabilan harga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan distribusi BBM di daerah lain dengan tantangan serupa.