cover
Contact Name
Anita Christine Sembiring
Contact Email
anitakembaren@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
juriti@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
ISSN : -     EISSN : 2581057X     DOI : https://doi.org/10.34012
Jurnal ini berisi penerbitan penelitian terkait Teknik Industri baik di bidang manajemen sains, manufaktur, maupun ergonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tutup Botol Tipe Flip Top Menggunakan Seven Tools dan 5W + 1H (What, When, Who, Where, Why, How) Ari Zaqi Faritsy
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 3 No 1 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan nasional yang bergerak dibidang manufaktur komponen kemasan plastik. Permasalahan yang dihadapi PT XYZ yaitu jumlah produk cacat pada bulan Agustus 2021 untuk tutup botol jenis flip top dengan kode FT White Opaque, Orifice 1,5 mm dari 256.800 produk, terdapat total produk reject sebanyak 56.978, dengan tingkat persentase (22,1%) yang melebihi batas aman dari ketentuan perusahaan (10%). Dengan seven tools akan berguna untuk menemukan akar penyebab masalah.. Hasil analisis yang didapat yaitu dari hasil scatter diagram, semakin banyak produksi harian, akan membuat semakin banyak produk cacat (korelasi parsial), dari analisis diagram pareto, penyebab cacat produk tutup botol terbesar untuk tipe tersebut adalah cacat bintik hitam sebanyak 26.538 produk, untuk interpretasi dari control chart berjenis shift, dengan interpretasi yang terjadi adalah adanya perubahan yang signifikan pada proses (material), lingkungan atau mesin, akibat perubahan SOP, dari interpretasi tersebut akar penyebab cacat produk ditemukan dan disusun di diagram fishbone.
Analisis Kualitas dan Pemasaran Produk Makanan Kaleng XYZ dengan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) 9P Mariana Sibuea
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 3 No 1 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri makanan merupakan salah satu bidang yang memiliki peluang besar bagi pengusaha. Hal ini dikarenakan manusia yang bergantung pada makanan untuk memenuhi kebutuhannya. Dewasa ini industri makanan semakin bervariasi semakin banyak produk makanan yang muncul dengan kreatifitas dan inovasinya. Makanan kaleng barangkali bukan produk terbaru, namun jenis produk makanan kaleng masih banyak diminati. Salah satu makanan kaleng yang diproduksi di daearah Medan ialah ikan kaleng sardencis XYZ. Produk ini sudah diproduksi dalam kurun waktu yang cukup lama. Sri Hartini (2012) juga menjelaskan dalam penelitiannya Peran Inovasi menunjukkkan adanya peran Inovasi terhadap kinerja bisnis. Penelitian ini juga menya Industri makanan merupakan salah satu bidang yang memiliki peluang besar bagi pengusaha. Hal ini dikarenakan manusia yang bergantung pada makanan untuk memenuhi kebutuhannya. Dewasa ini industri makanan semakin bervariasi semakin banyak produk makanan yang muncul dengan kreatifitas dan inovasinya. Makanan kaleng barangkali bukan produk terbaru, namun jenis produk makanan kaleng masih banyak diminati. Salah satu makanan kaleng yang diproduksi di daearah Medan ialah ikan kaleng sardencis XYZ. Produk ini sudah diproduksi dalam kurun waktu yang cukup lama. Sri Hartini (2012) juga menjelaskan dalam penelitiannya Peran Inovasi menunjukkkan adanya peran Inovasi terhadap kinerja bisnis. Penelitian ini juga menyatakan pentingnya inovasi bagi UMKM dalam memproduksi produk kualitas tinggi sehingga mampu bersaing secara global. Permasalahan dari produk ini ialah kurangnya inovasi yang akan mempengaruhi volume penjualannya. Untuk menghindari hal tersebut salah satu metode yang dapat digunakan ialah marketing mix dengan 9P. Melihat keberhasilan bauran pemasaran(marketing mix) pada penelitian sebelumnya, maka penelitian ini juga turut menggunakan bauran pemasaran mengikuti pembaharuan yang ada, yaitu dengan 9 indikator. Indikator yang dimkasud ialah Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical, Payment, dan Packaging. Adapun penelitian ini dilakukan untuk meningkatan penjualan produk ikan kaleng sardencis XYZ. takan pentingnya inovasi bagi UMKM dalam memproduksi produk kualitas tinggi sehingga mampu bersaing secara global. Permasalahan dari produk ini ialah kurangnya inovasi yang akan mempengaruhi volume penjualannya. Untuk menghindari hal tersebut salah satu metode yang dapat digunakan ialah marketing mix dengan 9P. Melihat keberhasilan bauran pemasaran(marketing mix) pada penelitian sebelumnya, maka penelitian ini juga turut menggunakan bauran pemasaran mengikuti pembaharuan yang ada, yaitu dengan 9 indikator. Indikator yang dimkasud ialah Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical, Payment, dan Packaging. Adapun penelitian ini dilakukan untuk meningkatan penjualan produk ikan kaleng sardencis XYZ.
MEMINIMALKAN KECELAKAAN KERJA DIBENGKEL MOBIL MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT (FMEA) Daniel Carlos Simaremare; Nicky Armstrong
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 1 (2022): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i1.2853

Abstract

Tingginya aktivitas penjualan mobil di Indonesia mendorong berkembangnya perbengkelan mobil di Indonesia. Bengkel mobil yang bergerak dibidang perbaikan, perawatan, aksesoris mobil, dan pengadaan sparepart. Berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan maka didapatkan hambatan yang dimiliki bengkel dalam kecelakaan kerja. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja maka perlu dicari penyebab utama kecelakaan kerja, salah satu metode yang digunakan dalam analisis potensi kecelakaan kerja adalah Failure Mode and Effect (FMEA). Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) merupakan suatu metode yang mengidentifikasi mode-mode dari penyebab kegagalan yang ditimbulkan oleh setiap komponen terhadap suatu sistem, akibat dan nilai Risk Priority Number (RPN) dari kegagalan. Dari analisis yang dilakukan diketahui kejadian kecelakaan kerja yang mempunyai nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah saat api las mengenai bagian tubuh, disebabkan oleh api yang terlalu besar saat dihidupkam dengan nilai Risk Priority Number (RPN) 245, dalam hal ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja diperlukan adanya pemeliharaan secara berkala pada seluruh peralatan dan mesin yang digunakan.
Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Potensi Daerah Melalui Keunggulan Bersaing Menggunakan Metode SWOT dan QSPM Narto; Gatot Basuki HM
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 1 (2022): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM sebagai penggerak perekonomian nasional mampu bertahan dalam segala kondisi yang dihadapi. UMKM berbasis pengolahan hasil tambak adalah salah satu sektor industri kreatif yang dihasilkan dari potensi daerah yang ada di pesisir. Kekayaan hasil perikanan yang besar sebagai faktor pendukung dalam keberlangsungan UMKM di Desa Mengare Gresik. Adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan turunnya tingkat penjualan dan nilai jual produk secara global. Untuk itu dibutuhkan analisis terhadap faktor internal dan eksternal dalam meningkatkan keunggulan bersaing UMKM dimasa akan datang. Analisis SWOT dan QSPM digunakan untuk mengetahui kondisi UMKM dan menyusun strategi alternatif untuk meningkatkan keunggulan bersaing. Analisis menunjukan skor IFAS sebesar 3,5937 dan skor EFAS sebesar 3,7133. Posisi UMKM Desa mengare berada pada kuadran 1. Hasil analisis menggunakan teknik QSPM diperoleh bahwa strategi alternatif yang menjadi prioritas adalah strategi pertama dengan nilai skor TAS sebesar 2,20270 yaitu Meningkatkan penjualan dengan memperluas segmentasi pasar melalui digitalisasi marketing
Penilaian Risiko Pipa Gas Distribusi dengan Metode Pipeline Integrity Management System Widya Fernanda Putri Widya
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 1 (2022): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Perusahaan Gas Negara merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian gas bumi. Pada penelitian ini dilakukan penilaian resiko pipa gas distribusi jalur Wampu-Pasar IX karena adanya perbedaan jenis resiko pada satu jalur pipa distribusi ini. Jalur Wampu-Pasar IX terbagi menjadi tiga segmen. Perbedaan resiko pada jalur Wampu- Pasar IX dikarenakan adanya perbedaan letak pipa dan perbedaan kelas lokasi pada setiap segmen. Sementara itu, resiko didefinisikan sebagai kombinasi antara kemungkinan terjadinya kegagalan (probability of failure) dan konsekuensi terjadinya kegagalan (consequence of failure).Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data jalur pipa Wampu-Pasar IX, segmen lokasi jalur pipa, kelas lokasi, dan resiko terhadap pipa baja ukuran 10 inch dengan menggunakan metode Pipeline Integrity Management System dengan tujuan dari penggunaan metode ini adalah untuk mengetahui secara menyuluruh proses perpipaan seperti perencanaan, pemeliharaan, dan perbaikan. Dari hasil penilaian resiko pipa gas distribusi jalur Wampu-Pasar IX didapatkan skor akhir indeks untuk segmen awal nilai PoF sebesar 300 dan CoF sebesar 6, sehingga berdasarkan matriks resiko pada segmen awal adalah Medium Risk (resiko menengah). Pada segmen tengah didapat nila PoF sebesar 297,2 dan CoF sebesar 4, sehingga berdasarkan matriks resiko pada segmen tengah adalah low risk (resiko rendah). Dan pada segmen akhir nilai PoF yang didapat 301 dan nilai CoF sebesar 6, sehingga berdasarkan matriks resiko pada segmen akhir didapat yaitu medium risk (resiko menengah).
Perbaikan Standar Operasional Prosedur Keselamatan Kerja menggunakan Metode Hazard and Operability di PT XYZ Uni Pratama Pebrina Tarigan; Jusra Tampubolon; Anita C Sembiring
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 1 (2022): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i1.3072

Abstract

Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga semula yang dapat menimbulkan korban manusia dan harta benda (Permenaker No. 03/MEN/1998). Pengertian lain kecelakaan kerja adalah semula kejadian yang tidak direncanakan yang menyababkan atau berpotensial menyebabkan cidera, kesakitan, kerusakan atau kerugian lainya. Penelitian ini menggunakan Metode Hazop. Hazop adalah salah satu metode teknik identifikasi bahaya yang sistematis, teliti dan terstruktur untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang mengganggu jalannya proses dan resiko-resiko yang terdapat pada suatu equipment yang dapat menimbulkan resiko merugikan bagi manusia atau fasilitas plant pada lingkungan atau sistem yang ada. Adapun hasil penelitian yaitu ditemuakn stasiun kerja yang memiliki paling banyak kecelakaan kerja adalah stasiun Thresher (pemipilan). Potensi kecelakaan kerja terbanyak berada saat Pemasukan TBS kedalam Lory and Pelumatan dengan pemisahan Nut dan Fiber, yang penyebabnya adalah tidak memakai APD. Adapun hasil penelitian berupa usulan untuk mengurangi tingkat kecelakaan kerja di PT XYZ. Kata kunci: Metode Hazard and Operability (HANOP), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Kecelakaan Kerja, Identifikasi Resiko.
PENENTUAN JUMLAH PRODUKSI OPTIMAL SEMEN TIPE I DAN SEMEN TMC DENGAN MENGGUNAKAN METODA LINEAR GOAL PROGRAMMING Paris Johannes Ginting
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 1 (2022): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tingginya persaingan yang dihadapi oleh suatu perusahaan menyebabkan perusahaan tersebut harus mencari strategi yang tepat agar dapat terus bertahan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan tersebut adalah dengan membuat kebijakan produksi yang tepat agar dapat mengoptimalkan kapasitas produksi yang dimiliki agar dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Salah satu metode yang dapat digunakan oleh PT. Semen Kupang (Persero) untuk mendapatkan solusi yang optimal dari permasalahan dengan beberapa tujuan tersebut adalah dengan menggunakan metoda Linear Goal Programming. Dengan menggunakan metoda ini, perusahaan dapat menentukan kombinasi produksi Semen Tipe I dan Tipe TMC agar dapat mnegoptimalkan keuntungan yang diperoleh. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil jumlah semen Tipe I dan tipe TMC yang sebaiknya diproduksi setiap bulannya pada tahun 2022 masing adalah sebesar 12.124,7 ton dan 1.621,53 ton dengan keuntungan maksimal yang diperoleh adalah sebesar Rp 6.710.962.000,-
Disabilitas, Ergonomic Function Deployment (EFD), House Of Ergonomis (HOE), Perancangan Produk Khayatul Ilma Ainnelsa; Rifka Alivia; Mila Jamilatul Mahmudah; Ferida Yuamita; Restu Nuraudah
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.2749

Abstract

Keterbelakangan mental adalah keterbelakangan pada seseorang sehingga mengakibatkan kesulitan dalam melakukan sebuah aktivitas sehari-hari. Penyandang tunagrahita SD kelas 4 mengalami kesulitan dalam memahami mata pelajaran IPA. Selain itu proses belajar dilakukan manual dengan membaca buku dan menyaksikan gambar 2D. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang media belajar Science Book untuk memudahkan siswa dalam memahami materi. Pengumpulan data yang kami gunakan didapatkan dari penyebaran kuisioner tertutup di SLBN 1 Yogyakarta dengan jumlah 20 responden. Pada penelitian ini kami menggunakan metode EFD yaitu, metode yang memudahkan untuk perancangan dan akan diperiksa ulang agar mengetahui ergonomis atau tidaknya hasil tersebut. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam perancangan produk “Science Book” dengan materi proses terjadinya hujan, fase bulan, metamorphosis, dan struktur tumbuhan yang disajikan dengan warna yang menarik dan dapat diperagakan secara langsung.
Pengendalian Kualitas Pada Proses Pembotolan Fanta 193 ml dengan Menggunakan Metode C-Chart Widya Fernanda Putri Widya
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.3341

Abstract

Dalam rangka menerapkan konsep pengendalian kualitas statistik, maka dilakukan penelitian di perusahaan PT. X terutama untuk produk fanta 193 ml. Dalam pencapaian hasil yang maksimal produk fanta 193 ml melewati beberapa tahap proses produksi dengan masing-masing standar spesifikasi. Namun yang menjadi masalah dalam proses pembotolan Fanta 193 ml ini adalah pada saat produksi terdapat banyak kerusakan botol. Dari jumlah total produksi selama bulan Januari sampai dengan Juni 2022 yaitu 31.438 botol. Jumlah kecacatan botol adalah 1767 botol. Jika diperesentasekan didapat sekitar 5,62 %. Hal inilah yang akan mengakibatkan produk tersebut tidak dapat dikirim kebagian pemasaran dan ini akan mengakibatkan kerugian pada perusahaan tersebut. Jenis kerusakan pada proses pembotolan Fanta 193 ml yang terjadi di PT.X yaitu botol tidak penuh, botol kotor, botol tidak ada tutup, dan breakage full. Untuk botol tidak penuh dengan presentase kerusakan adalah 15,11 %. Untuk botol kotor presentase kerusakan adalah 30,95%. Untuk botol tidak ada tutup presentase kerusakan adalah 36,16 %. Dan untuk breakage full presentase kerusakan adalah 17,11 %. Dengan mengunakan kualitas statistik melalui metode C-Chart, diharapkan permasalahan yang dialami oleh PT. X pada proses bottling (pembotolan) dapat teratasi dan mampu memasarkan produk secara baik. Kata kunci: pengendalian kualitas, produk cacat, Metode C-Chart
Pemilihan Supplier Jamu Ibu Sami Menggunakan Metode AHP Taguchi Loss Function SAW Daniella Asa Citra Clarisa; Alvin Andrian Rivaldi; Suseno; Wika Nur Afiani
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.3359

Abstract

UMKM Jamu ibu Sami merupakan UMKM yang bergerak dibidang pembuatan dan pengolahan jamu tradisional yang berlokasi di dusun Watu RT 08, Argomulyo, Sedayu, Bantul, DIY. Permasalahan UMKM Jamu Ibu Sami terletak pada ketersediaan bahan baku akibat penyimpangan supplier dari aspek kualitas, harga, pengiriman, serta pelayanan. Permasalahan pada dari segi kualitas yang mempunyai permintaan bahan baku kencur sebanyak 50kg namun terdapat 2-3kg kencur yang rusak dan busuk, harga yang fluktuatif, keterlambatan pengiriman, hingga komplain yang diabaikan oleh pihak pemasok, membuat UMKM tersebut tidak dapat memaksimalkan kegiatan produksi. Dari permasalahan tersebut, dilakukan analisis pemilihan supplier menggunakan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple additive weighting (SAW) merupakan metode pengambilan keputusan multiobjektif yang didasarkan pada penentuan faktor dan pembobotan, dan kedua metode tersebut menjadi metode untuk perbandingan hasil perangkingan supplier, sedangkan metode Taguchi Loss Function berperan untuk mengidentifikasi presentase kerugian yang ada pada setiap supplier yang dihitumg berdasarkan penilaian prioritas dari metode AHP.

Page 6 of 15 | Total Record : 143