cover
Contact Name
Anita Christine Sembiring
Contact Email
anitakembaren@unprimdn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
juriti@unprimdn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
ISSN : -     EISSN : 2581057X     DOI : https://doi.org/10.34012
Jurnal ini berisi penerbitan penelitian terkait Teknik Industri baik di bidang manajemen sains, manufaktur, maupun ergonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Perhitungan Total Biaya Persediaan Dengan Metode POQ, EOQ dan MIN MAX Uni Pratama Pebrina Tarigan; Jusra Tampubolon; Anita C sembiring; febrianti G.P Handi
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.3364

Abstract

Persediaan dalam produksi dapat diartikan sebagai sumber daya mengganggur. Alasannya adalah karena sumber daya tertentu tidak bisa didatangkan ketika sumber daya tersebut dibutuhkan. Adanya persediaan menimbulkan konsekuensi berupa resiko tertentu yang harus ditanggung perusahaan akibat adanya persediaan tersebut. Pada penelitian ini, metode yang dilakukan metode EOQ (Economic Order Quantity), POQ (Periodic Order Quantity) dan Min Max yang dipilih sebagai perbandingan, karena ketiganya sama – sama digunakan untuk mencari biaya persediaan bahan baku yang minimal, mencari kuantitas pemesanan dan frekuensi pemesanan yang optimum. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganilisis penerapan metode EOQ, POQ dan metode Min Max dalam pengendalian bahan baku, tujuan lainnya sebagai perbandingan biaya persediaan yang terapkan perusahaan dengan biaya persediaan yang dilakukan menggunakan metode EOQ, POQ dan Metode Min Max. Berdasarkan hasil perhitungan memperlihatkan metode EOQ mempunyai toal biaya persediaan lebih rendah dengan begitu perusahaan dapat meminimalkan total biaya persediaan sebesar 2,5%. Kata kunci : POQ, EOQ, Metode Min Max, Persediaan
Analisis Pemilihan Supplier Pada PT.Dewi Mahasadu Dengan Menggunakan Metode SCM, EOQ, Dan AHP bambang budiono; Suseno
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.3377

Abstract

Metode SCM yang dibangun diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan terkait penggunaan cara- cara konvensional yang tidak efisien, efektif, dan terstruktur dalam menunjang bisnis tas rajut dikarenakan sistem yang dibangun dapat secara otomatis menghitung dan melakukan pencatatan data transaksi baik transaksi pemesanan menu, transaksi pencatatan stok bahan baku hingga transaksi pembayaran. Penerapan metode Supply Chain Management pada perusahaan yang dibangun terbukti dapat mengintegrasikan seluruh bagian bisnis restoran secara baik sehingga mencegah terjadinya kesalahan oleh setiap pihak yang bekerja di restoran. Jumlah pemesanan bahan baku tas rajut pada PT DEWI MAHASADU yang optimum berdasarkan perhitungan Economic Order Quantity (EOQ) untuk periode produksi tahun 2022 adalah sebesar 3.858.755 pcs dengan safety stock sebesar 58.301 pcs, reoder point di 855.005 pcs dan frekuensi pemesanan sebanyak 4 kali.Supplier terbaik yang terpilih untuk menyuplai bahan baku pada PT DEWI MAHASADU berdasarkan analisa menggunakan metode AHP adalah Supplier Bandung yang unggul mutlak pada setiap kriteria atas alternatif supplier lainnya, Supplier Jakarta dapat dipilih sebagai supplier cadangan 1 karena memiliki keunggulan hampir di seluruh kriteria kecuali kriteria kualitas sub kriteria kesesuaian barang dengan spesifikasi dari Supplier Malang, sehingga Supplier Malang dapat dijadikan supplier cadangan 2.
Usulan Perbaikan Rute Distribusi Selang Hidrolik Terpendek Menggunakan Algoritma Dijkstra Jeremy Jonathan Simanjuntak; Yoga Nanda; Anita Christine Sembiring; Anggianika Mardhatillah
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v6i2.4091

Abstract

Rute distribusi produk yang optimal harus dilakukan oleh semua perusahaan karena akan memberikan penghematan waktu dan jarak tempuh yang lebih pendek. CV Jayanti Muliatama memilki masalah pengaturan rute distribusi produk yang tepat sehingga jarak tempuh pengiriman barang menjadi panjang dan tidak optimal. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk memperpendek jarak tempuh melalui pengaturan rute distribusi produk. Penelitian dilakukan untuk membantu perusahaan dalam mengatur pendistribusian produk yang optimal. Dengan Algoritma Dijkstra dilakukan perbaikan rute menggunakan data permintaan, jarak tempuh dan alat angkut. Jarak tempuh dari titik A sebagai Distributor kepada konsumen sebesar 162 Km dengan rute A-7-13-16-2-C-20-1-15-11-3-4-6-5 Dan Algoritma Dijkstra dapat mengurangi jarak tempuh menjadi 108 Km dengan rute A-13-16-2-1-4-3-6-5 atau berkurang sekitar 54 km.
Optimalisasi Rute Distribusi Menggunakan Algoritma Tabu Search Dan Nearest Neighbor Haposan Banjarnahor; Indra S. Lumban toruan; Anita Christine Sembiring; Jufri Antoni
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 6 No 2 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribusi merupakan salah satu kegiatan yang penting bagi sebuah perusahaan karena berkaitan dengan biaya dan kepuasan pelanggan. Bila produk yang akan didistribusikan tidak tepat waktu akan berpengaruh terhadap biaya operasional perusahaan. Termasuk sebuah distributor kentang di kabupaten siborong-boromg memiliki permasalahan dalam melakukan pengiriman produk seperti menentukan jarak terpendek yang harus dilalui kendaraan dan banyaknya kendaraan yang dipakai untuk mengirimkan produk kepada pelanggan sehingga keuntungan optimal akan diapat perusahaan. Penelitian bertujuan memberikan usulan perbaikan rute terpendek menggunakan perbandingan algoritma Nearest Neighbort dan Tabu search. Setelah melakukan perhitungan dan membandingkan jarak actual dan usulan perbaikan rute terdapat selisih total jarak yang dihasilkan yaitu 140 km atau terjadi pengurangan rute sebesar 21,9%. Sehingga algoritma Nearest Neighbort dapat diusulkan dalam mengatur rute terpendek bagi distributor.
Perbaikan Tata Letak Penyimpanan dengan Metode Class Based Stotrage, Blocplan, dan Dedicated Storage pada RSPAU Hardjolukito Joand Prasetio; Candra Widhiyanto; Derby Ariyanto; Suseno
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i1.3773

Abstract

RSPAU Hardjolukito merupakan rumah sakit Pusat Angkatan Udara dr. S. Hardjolukito yang telah mendapatkan penetapan sebagai Rumah Sakit Tipe B dari Kemenkes RI pada tanggal 20 Juni 2013. Dari hasil penelitian rumah sakit tersebut belum memiliki tata letak yang baik. Hal ini terlihat dari cara penyimpanan stok obat yang belum mengikuti kaidah tata letak gudang. Masalah yang timbul adalah perpindaha dari satu rak ke rak yang lain menjadi jauh dengan jarak rata-rata 10 meter yang menyebabkan efektivitas gudang berkurang menjadi sebesar 80%. Allowance yang sempit, berkisar 1-1.5 meter. Parameter tata letak gudang bahan baku yang baik adalah dipenuhinya ruang secara maksimal dan pemenuhan terhadap kebutuhan dalam semua depo dibagian rumah sakit. Dengan rencana tata letak gudang penyimpanan obat usulan dapat meningkatkan utilitas 85% dengan metode Class Based Storage dan utilitas 89% setelah ditata ulang dengan Dedicated Storage.
OPTIMASI SISTEM PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN VALUE STREAM MAPPING DI INDUSTRI PERAKITAN SELANG HIDROLIK Steven Lie; Paris Johannes Ginting; Anita Christine Sembiring
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi optimasi sistem produksi di Industri Perakitan Selang Hidrolik menggunakan pendekatan Value Stream Mapping (VSM). Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang ada dalam proses produksi dan menilai efektivitas VSM dalam menyelaraskan operasi. Metodologi melibatkan kombinasi metode pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif. Wawancara semi-terstruktur dengan manajer produksi, personel pengendalian kualitas, dan insinyur proses memberikan wawasan tentang praktik produksi saat ini dan area yang perlu diperbaiki. Studi gerak waktu dan analisis data produksi mengukur waktu tunggu, waktu siklus, dan hambatan proses. Temuan menunjukkan bahwa implementasi VSM mengurangi waktu tunggu, tingkat persediaan, dan biaya produksi sambil meningkatkan kepuasan pelanggan dan pengiriman tepat waktu. Integrasi teknologi digital, seperti simulasi dan desain berbantuan komputer, meningkatkan aplikasi VSM. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang optimasi produksi dalam Industri Perakitan Selang Hidrolik. Dengan mengadopsi VSM dan kemajuan terbaru, perusahaan dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi, kualitas produk yang lebih baik, dan daya saing yang lebih baik di pasar global.
ANALISIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI SISTEM PRODUKSI SELANG HIDROLIK DENGAN METODE LINE BALANCING PT. HYDRO GEMILANG Albert William Wijaya; Indira Ruth Septarini; Anita Christine Sembiring
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas dan efisiensi dari lintasan produksi merupakan dua hal yang sangat penting bagi perusahaan. Semakin tinggi produktivitas dan efisiensi dari lintasan produksi, maka semakin tinggilah jumlah produk yang dapat dihasilkan. Sebuah perusahaan selang hidrolik mengalami kesulitan dalam mengefisiensikan lintasan produksi dan memenuhi permintaan produksi mereka. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang lintasan produksi yang efisien bagi perusahaan agar mereka dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi sistem produksi. Pada penelitian ini penyeimbangan lintasan (line balancing) dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu, metode Helgeson-Birnie dan metode Kilbridge-Wester. Berdasarkan hasil dari kedua metode tersebut, baik Helgeson-Birnie maupun Kilbridge-Wester, keduanya membentuk sebanyak 3 stasiun kerja untuk mengerjakan total 9 elemen kerja, dimana pada kondisi awal diperlukan 5 stasiun kerja. Kedua metode juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kondisi awal, dimana kedua metode dapat meningkatkan efisiensi sebanyak 30,11% menjadi 71,25% dan meningkatkan produktivitas sebesar 3,91% dari jumlah produksi awal yang sebanyak 5850 unit.
Implementasi Lean Service dalam Meminimalisasi Waktu Tunggu dan Kegiatan Waste Pelayanan BPJS di Puskesmas Laguboti Mariana Devi Agustina; yolanda ginting; Uni Pratama Tarigan; Anita Christine Sembiring
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah bentuk upaya pemerintah untuk memberi perlindungan sosial bagi penduduk Indonesia yang bekerjasama dengan unit kesehatan (yang ditunjuk pemerintah) dalam pelayanannya. Salah satu unit kesehatan pemerintah, UPT Puskesmas Rawat Inap Laguboti merupakan pusat kesehatan di Kecamatan Laguboti dengan pasien pengguna BPJ sebanyak 11.675 jiwa per tahun 2018 dan daerah pelayanan mencapai rentang 69,30 km di 23 desa. Dengan cakupan yang luas unit kesehatan ini diharapkan mampu menjaga dan meningkatkan mutu pelayananannya. Dalam pelaksanaannya puskesmas ini harus berpacu dengan waktu mengingat banyaknya pasien yang harus ditangani, khususnya pengguna BPJS. Poli Umum merupakan unit yang menangani pengguna BPJS terbanyak sekaligus penerima pasien terbanyak. Dengan kondisi tersebut, penting untuk meningkatkan mutu pelayanan, penelitian ini menggunakan beberapa alat (tools) dari Lean dan Six Sigma. Lean service merupakan metode yang digunakan untuk meningkatkan kinerja pelayanan (seperti pelayanan kesehatan, bank, dsb.), agar bebas pemborosan. Penelitian ini dimulai dengan FMEA analisis, hingga memberi rancangan perbaikan disajikan juga dalam bentuk value stream mapping, sehingga pelayanan BPJS di poli umum UPT Puskesmas Rawar Inap Laguboti Optimal. Hasilnya terdapat peningkatan berupa waktu (optimal hingga 62% lebih baik) dan alur kegiatan yang lebih sederhana.
Evaluasi Biaya Produksi Terhadap Penentuan Harga Jual Menggunakan Kaidah Full Costing (Studi Kasus Bakpia X Yogyakarta) Desi Ayu Rahmadani; Delfi Arviana Wulan Prastika; Fitria Shinta Devi; Joko Sutopo
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i1.4156

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk menguraikan hasil penetapan hasil biaya produksi dan menelaah penetapan total biaya untuk menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) dengan kaidah full costing. Data yang diolah dalam penelitian ini berasa dari perusahaan bakpia di Yogyakarta dengan hasil wawancara pemilik perusahaan dan melakukan pengambilan dari internet. Pengolahan data ini menggunakan software excel, perhitungan didasarkan pada metode full costing. Hasil pengolahan data menunjukan perhitungan Harga Pokok Produksi yang dilaksankan perusahaan bakpia X Yogyakarta menggunakan metode perhitungan perusahaan bakpia. Penelitian ini menggunakan kaidah full costing dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci. Berdasarkan analisis hasil antara metode perhitungan HPP menurut perusahaan dan kaidah full costing, nilai harga pokok produksi yang dihasilkan memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh pemilik perusahaan yang kurang mendalam dalam melakukan perhitungan HPP.
Analisis Kadar Asam Lemak Bebas dan Colour untuk Pengendalian Mutu Minyak Goreng di PT.X Widya Fernanda Putri Widya; Sri Wahyuni Tarigan; Fadly Fadly
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 7 No 1 (2023): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v7i1.4323

Abstract

Palm oil used as a food product is usually produced from palm oil as well as from palm kernel oil through fractionation, refinement and hydrogenation. PT.X produces the main product, namely cooking oil (olein). The cooking oil in the manufacturing process comes from CPO (Crude Palm Oil) which undergoes a degumming, bleaching, filtration process using a Niagara filter and deodorization at the Refining Plant with the resulting product being RBDPO (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil). This research aims to determine the levels Free Fatty Acids (ALB) in CPO and RPO as well as knowing the color levels in CPO and RPO according to standards at PT. X. From the results of the analysis carried out in the PT. The free fatty acid content in crude palm oil (CPO) and refined palm oil (RPO) obtained an average value of 3.29% and 0.042%. Meanwhile, the color content results for crude palm oil (CPO) and refined palm oil (RPO) obtained an average of 22R and 1.7R. Based on the results of analysis of free fatty acids (ALB) and color in crude palm oil (CPO) and refined palm oil (RPO) in the PT. Key words: palm oil, free fatty acids, color, CPO, and RPO.

Page 7 of 15 | Total Record : 143