cover
Contact Name
Sahri Nova Yoga
Contact Email
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25500848     EISSN : 26142988     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 660 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK TERATAI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X MASTAHFIZHIL QURAN MEDAN Andi Syahputra Harahap
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.3149

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Teknik Teratai Dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X MASTahfizhil Quran Medan . Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Tahfizhil Quran Medan , yang berjumlah 88 orang dan yang menjadi sampel penelitian sebanyak 31 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara menentukan satu kelas yang dijadikan wakil populasi untuk diteliti.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan model desain penelitian One Group Pre-test Post-test Design yang hanya dilaksanakan pada satu kelas (kelompok) saja. Di dalam desain ini pengukuran dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen. Pengukuran yang dilakukan sebelum eksperimen disebut pre-test dan pengukuran sesudah eksperimen disebut post-test. Dari pengolahan data, diperoleh nilai rata-rata pretest 64,52, standar deviasi 6,26, penyebaran nilai siswa terbanyak adalah 65 sebanyak 9 orang atau sekitar 29,03 %. Nilai rata-rata postest 73,7, standar deviasi 8,32, penyebaran nilai siswa terbanyak adalah 75  sebanyak 7 orang atau sekitar 20,59%. Berdasarkan uji normalitas, hasil pre-test dan post-test dinyatakan berdistribusi normal. Kemudian, berdasarkan uji homogenitas dinyatakan bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen. Setelah uji normalitas dan homogenitas dilakukan, maka diketahuilah t0 sebesar 4,83. Selanjutnya, t0 dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikansi 5%  dengan df = n -1 = 31 -1 =30 diperoleh taraf signifikan 5% sebesar 2,04. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, maka dapat diketahui t0 ttabel, yakni 4,83 2,04. Dengan demikian H0 (hipotesis nihil) ditolak dan Ha (hipotesis alternatif) diterima. Hal ini membuktikan bahwa Ada Pengaruh Penggunaan Teknik Teratai dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X MAS Tahfizhil Quran Medan .Kata Kunci : pengaruh, teknik teratai, menulis puisi Abstract:This study aims to determine the effect of use of Lotus Engineering in Developing Ability Poetry Writing Class X Students MAS Tahfizhil Quran Medan in Academic Year 2020/2021. The population of this study were all students of class X MAS Tahfizhil Quran Medan, which amounted to 88 people and that a sample as many as 31 people. Sampling was done by determining the class to be representative of the population studied.The research method used was experimental method to the study design models One Group Pre-test Post-test design that is only implemented in one class (group) only. In the design of these measurements were performed twice ie before the experiment and after the experiment. Measurements were carried out before the experiment is called the pre-test and post-experiment measurements called post-test.From the data processing, the value of the average pretest 64.52, standard deviation 6.26, the spread of student scores highest is 65 by 9 people or about 29.03%. The average value of posttest 73.7, standard deviation 8.32, the spread of student scores highest is 75 by 7 people or about 20.59%. Based on the normality test, the results of pre-test and post-test revealed normal distribution. Then, based on homogeneity test revealed that the samples come from a homogeneous population. After testing for normality and homogeneity do, then it transpired t0 of 4.83. Furthermore, in consultation with the table t t0 the 5% significance level with df = n -1 = 31 -1 = 30 obtained significant level of 5% is 2.04. Based on the calculations that have been done, it is known t0 TTable, ie 4.83 2.04. Thus H0 (null hypothesis) is rejected and Ha (alternative hypothesis) is accepted.This proves that Ada Effects Using Lotus Engineering in Improving Students Ability Poetry Writing Class MAS Tahfizhil Quran Medan.Keywords: influence, lotus technique, writing poetry
ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) GURU BAHASA INDONESIA KELAS X DI SMA NEGERI SE-KOTA SUKABUMI Riska Riska
Jurnal Bahastra Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v1i2.1325

Abstract

Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah diuraikan pada pembahasan, dapat diambil simpulan yaitu: pertama, karakteristik pembagian kelompok secara heterogen tercantum pada RPP bahasa Indonesia kelas X di SMA Negeri 3 Kota Sukabumi, yaitu terdapat pada materi hikayat KD 3.7. Pada RPP bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 4 Kota Sukabumi dan SMA Negeri 2 Kota Sukabumi karakteristik pembagian kelompok secara heterogen tidak tercantum di langkah-langkah pembelajaran. Kedua karakteristik tanggung jawab individu terhadap individu tercantum pada RPP bahasa indonesia kelas X SMA Negeri 3 Kota Sukabumi yaitu pada semua materi bahasa Indonesia, kecuali teks biografi KD 3.14. Pada RPP bahasa Indonesia kelas X di SMA Negeri 4 Kota Sukabumi dan SMA Negeri 2 Kota Sukabumi tercantum karakteristik tanggung jawab individu terhadap individu yaitu terdapat pada semua materi atau KD. Ketiga, karakteristik rekognisi tim pada RPP bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 3 Kota Sukabumi tercantum pada dua materi yaitu debat KD 3.12 dan LHO KD 3.1. Kemudian, pada RPP bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 4 Kota Sukabumi dan SMA Negeri 2 Kota Sukabumi karakteristik rekognisi tim tercantum di langkah-langkah pembelajaran yaitu terdapat pada semua materi atau KD.
PENGARUH SIKAP BERBAHASA DAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 KOTA PADANG Mrs. Rasmayeni
Jurnal Bahastra Vol 4, No 2 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i2.2687

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sikap berbahasa terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia siswakelas X SMA Negeri 3 Padang, (2) pengaruh motivasi belajar bahasa terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Negeri 3 Padang, serta (3) pengaruh simultan sikap berbahasa dan motivasi belajar bahasa terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Negeri 3 Kota Padang. Penelitian yang dilakukan di kelas X SMA Negeri 3 Kota Padang ini merupakan jenis penelitian expost-facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 228 orang siswa jurusan MIPA dan sampelnya ditentukan sebanyak 75 orang. Setelah dilakukan penelitian, hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) prestasi belajar bahasa Indonesia pada kategori tuntas sebanyak 30 siswa (40%) dan kategori yang belum tuntas sebanyak 45 siswa (60%). (2) pada sikap berbahasa terdapat kategori sangat baik sebesar 20 (26,667%), kategori baik sebesar 9 (12%), kategori kurang sebesar 40 (53,333%), dan kategori sangat kurang sebesar 6 (8%). Dapat disimpulkan bahwa variable sikap berbahasa termasuk dalam kategori kurang sebesar 53,333%. (3) pada motivasi belajar bahasa terdapat kategori sangat tinggi sebesar 15 (20%), kategori tinggi sebesar 20 (26,667%), kategori rendah sebesar 36 (48%), dan kategori sangat rendah sebesar 4 (5,333%). Dapat disimpulkan bahwa variable motivasi belajar bahasa Indonesia termasuk dalam kategori rendah sebesar 48%. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap berbahasa dan motivasi belajar bahasa dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia.Kata kunci: pengaruh, sikap berbahasa, motivasi belajar                     bahasa, prestasi belajar.Abstract. This study aims to determine (1) the effect of language attitudes on student achievement in grade X students of SMA Negeri 3 Padang, (2) the influence of language learning motivation on Indonesian language learning achievement in class X students of SMA Negeri 3 Padang, and (3) the simultaneous influence of attitudes language and language learning motivation toward Indonesian language learning achievement in class X SMA Negeri 3 Padang. Research conducted in class X SMA Negeri 3 Padang is a type of ex-facto research using a quantitative approach. The population of this study was 228 students majoring in Mathematics and Natural Sciences and the sample was determined as many as 75 people. After conducting research, the results of the study show that: (1) the achievement of learning Indonesian in the complete category is 30 students (40%) and the unfinished category is 45 students (60%). (2) in the language attitude there is a very good category of 20 (26.667%), a good category of 9 (12%), a less category of 40 (53.333%), and a very less category of 6 (8%). It can be concluded that the language attitude variable is included in the less category by 53.333%. (3) in language learning motivation there are very high categories of 15 (20%), high categories of 20 (26,667%), low categories of 36 (48%), and very low categories of 4 (5,333%). It can be concluded that the variable motivation to learn Indonesian is included in the low category by 48%. The conclusion of this research result shows that language attitude and language learning motivation can improve student learning achievement in Indonesian language lessons.Keywords: influence, language attitude, language learning motivation, learning achievement.
DEKONSTRUKSI DALAM NASKAH DRAMA UMANG-UMANG KARYA ARIFIN C. NOER nasrullah asrul lamadi
Jurnal Bahastra Vol 2, No 2 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v2i2.3005

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang dekonstruksi dalam naskah drama Umang-Umang karya Arifin C. Noer. Terdapat hubungan sinergitas antara dekonstruksi dan karya sastra (drama) dalam naskah drama Uamang-Umang yang mengungkapkan ketimpangan sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan fakta penundaan dalam naskah drama Umang-Umang karya Arifin C. Noer; (2) mendeskripsikan fakta jejak dalam naskah drama Umang-Umang karya Arifin C. Noer; (3) mendeskripsikan fakta tanda silang dalam naskah drama Umang-Umang karya Arifin C. Noer; dan (4) mendeskripsikan temuan keterkaitan fakta penundaan, fakta jejak, dan fakta tanda silang dalam naskah drama Umang-Umang karya Arifin C. Noer.
FACE THREATENING ACT OF DIFFERENT ETHNIC SPEAKERS IN COMMUNICATIVE EVENTS OF SCHOOL CONTEXT Novri Melisa P Hutabarat
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3183

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menangani Tindakan Mengancam Wajah oleh penutur etnis yang berbeda dalam hal komunikatif konteks sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan tindakan mengancam wajah biasanya dilakukan oleh penutur etnis yang berbeda dalam hal-hal komunikatif pada konteks sekolah. (2) untuk menggambarkan tindakan mengancam wajah biasanya dilakukan oleh penutur etnis yang berbeda dalam hal-hal komunikatif pada konteks sekolah. (3) untuk menjelaskan alasan mengapa hal itu terjadi. Sumber data penelitian ini adalah ujaran penutur bahasa Batak dan Jawa. Data dikumpulkan melalui teknik dokumenter dan instrumennya adalah lembar dokumenter. Teknik analisis data bersifat deskriptif. Temuan dari studi tersebut mengungkapkan bahwa: (1) Ada 2 jenis tindakan yang mengancam wajah, wajah negatif dan wajah positif. Jenis tindakan mengancam wajah yang paling banyak dilakukan oleh penutur etnis yang berbeda adalah Wajah Positif dalam 46 kali dari 81 ujaran yang terdiri dari kalimat-kalimat adalah ketidaksepakatan, kontradiksi, kesepakatan, dan permintaan maaf dalam percakapan mereka. (2) Cara menghadapi tindakan yang mengancam didasarkan pada interaksi guru, karyawan, dan siswa dalam percakapan tertentu di lingkungan sekolah. Jenis FTA dominan dalam wajah negatif adalah ekspresi terima kasih, penerimaan pujian, dan penerimaan ucapan terima kasih, tawaran dan pujian. Dan tipe dominan di wajah positif adalah meminta maaf. Hal ini ditunjukkan dalam kebutuhan untuk hubungan timbal balik, untuk diterima sebagai anggota dari tujuan yang sama yang memiliki kebebasan bertindak dan tidak terbebani pada solidaritas dan tingkat kesetaraan meskipun antara orang Batak dan orang Jawa memiliki cara mereka sendiri untuk berbicara dengan pasangan mereka dalam penelitian ini. (3) Antara guru, karyawan dan siswa, ada alasan menggunakan Tindakan Mengancam Wajah: permintaan, saran, peringatan, ketidaksepakatan dan permintaan maaf. Alasan ini menjelaskan mengapa FTA melakukannya. Semua alasan yang sebagian besar dipengaruhi tindakan menghadapi ancaman adalah konteks situasi (hubungan antara pembicara etnis yang berbeda).Kata Kunci: Tindakan mengancam wajah, pembicara etnis yang                       berbeda, hal-hal komunikatif pada konteks sekolah,                       wajah negatif, wajah positif Abstract. This research dealt with Face Threatening Act by the different ethnic speakers in communicative event of school context. The aims of this study were (1) to describe the face threatening acts are commonly performed by the different ethnic speakers in communicative events of school context. (2) to describe the face threatening acts are commonly performed by the different ethnic speakers in communicative events of school context. (3) to describe the reasons why the way it does. The source of data of this study were utterances of Bataknese and Javanese speakers. The data were collected through documentary technique and the instrument was the documentary sheet. The technique of data analysis was descriptive. The findings of thus study revealed that: (1) There were 2 types of face threatening act, they are negative face and positive face. The most types of face threatening acts are performed by the different ethnic speakers is Positive Face within 46 times from 81 utterances consist of sentences were disagreement, contradiction, agreement, and apology in their conversations. (2) The ways of face threatening act was based on the interactions of the teachers, employees, and students in a certain conversations in school environment. The dominant type of FTA in negative face were expression of thanks, acceptance of compliments, and acceptance of thanks, offers and compliments. And the dominant type in positive face was apologize. It is indicated in the need for mutual relationships, to be accepted as  members of the same purpose who has freedom of actions and unencumbered on solidarity and level of equality despite between Bataknese and Javanese have their own way to talk to their partners in this research. (3) Between the teachers, employees and the students, there are reasons of using Face Threatening Act: request, suggestion, warning, disagreement and apology. These reasons explain why the FTA does. All the reasons mostly influenced of face threatening act were the context of the situations (relationship between the different ethnic speaker).Keywords: Face threatening act, different ethnis speakers,                    communicative events of school context, negative face,                    positive face.
Penerapan Metode Pemodelaan dalam Pem belajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu inge sherendita inge; mindani mindani mindani; ixsir eliya ixsir
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.4125

Abstract

Penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu dan  faktor penghambat dan pendukung penerapan metode pemodelan menulis puisi pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu. Tujuan penelitian mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu dan mendeskrisikan apakah prinsip-prinsip metode pemodelan sudah diterapkan dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa pada siswa kelas VIII di MTsN 2 Kota Bengkulu.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang terdiri atas tahap perencanaan, pengumpulan data, proses pelaksanaan, tahapan-tahapan, dan tahap evaluasi penerapan metode pemodelan. Subjek penelitianya yaitu guru dan siswa kelas VIII A MTsN 2 KOTA Bengkulu. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui proses Triagulasi sumber data dan Triagulasi Teknik. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Metode Pemodelan dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa kelas VIII MTsN 2 Kota Bengkulu dapat dikatakan terlaksana dengan baik, dan berjalan dengan semestinya. Hal ini dapat dilihat evaluasi hasil belajar siswa yang diatas rata-rata walaupun ada sebagian siswa yang hasil puisinya kurang menarik. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan penugasan untuk menulis puisi, adapun aspek yang di evaluasi yaitu tulisan yang dihasilkan oleh para siswa berupa kesesuaian isi, judul, kerapian, penggunaan majas dan penggunaan diksi.Kata Kunci: menulis, puisi, metodepemodelan   
PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHINGDALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA SUBTEMA PEKERJAAN DI SEKITARKU SDN 122372 PEMATANGSIANTAR Rio Parsaoran Napitupulu; Lisbet Novianti Sihombing
Jurnal Bahastra Vol 4, No 1 (2019): Edisi September 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i1.3216

Abstract

Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching dan untuk mengetahui apakah model pembelajaan model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada tema jenis-jenis pekerjaan  Subtema pekerjan di sekitarku di kelas IV SDN 122372 pematangsiantar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 122372 pematangsiantar dengan jumlah 30 siswa.Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research. Hasil Penelitian Setelah pelaksanaan pre test diperoleh jumlah ketuntasan hasil belajar secara klasikal yaitu 9 siswa  tuntas atau sebesar 30% dan 21 siswa atau 70% yang tidak tuntas dengan dengan rata-rata yang tuntas yaitu 56,24. Pada Post test Siklus I yang diikuti sebanyak 30 orang siswa terdapat, 13 siswa yang mengalami ketuntasan belajar atau  sekitar 43,33% dan siswa yang tidak tuntas  sebanyak 17 siswa atau 56,67%  dengan nilai rata-rata yang tuntas yaitu 61.58. Pada Siklus II rata-rata hasil belajar siswa keseluruhan yaitu 82.90 dengan jumlah 27 siswa yang tuntas dan 3 siswa yang tidak tuntas dengan ketuntasan klasikal yaitu  90%. Jumlah skor obsevasi kegiatan belajar seluruh siswa yaitu 915 dengan rata-rata 30,5 yaitu kategori sangat baik berjumlah 6, kategori baik berjumlah 16 dan kategori cukup berjumlah 8. Hal ini membuktikan bahwa model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema jenis-jenis pekerjaan  Subtema pekerjan di sekitarku.Kata kunci : Penerapan, Quantum Teaching, Hasil Belajar Abstract.This study aims to improve student learning outcomes by using the Quantum Teaching learning model and to find out whether the learning model of the Quantum Teaching model can improve student learning outcomes. The problem found in this study is the low student learning outcomes on the themes of the types of work Sub-theme of the work around me in class IV SDN 122372 pematangsiantar. The subjects in this study were students of grade IV SDN 122372 pematangsiantar with a total of 30 students. The research conducted was a classroom action research (Classroom Action Research. Research Results After the implementation of the pre-test the total completeness of learning outcomes was obtained, 9 students completed or 30% and 21 students or 70% who did not complete with the average completeness ie 56.24. In the Post Test Cycle I which was attended by 30 students there were 13 students who experienced mastery learning or about 43.33% and students who did not complete as many as 17 students or 56.67% with an average grade that is complete 61.58. In Cycle II the average student learning outcomes overall is 82.90 with a total of 27 students who completed and 3 students who did not complete the classical completeness of 90% .The total score of observations of all students' learning activities was 915 with an average of 30.5 ie excellent categories numbered 6, good categories numbered 16 and enough categories numbered 8. This proves that the Quantum Teaching model can improve learning outcomes students on the theme of the jenis-jenis pekerjaan sub-themes pekerjaan di sekitarku.Keywords: Implementation, Quantum Teaching, Learning Outcomes
EFEKTIVITAS METODE DEMONSTRASI DENGAN METODE DISKUSI TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS X SMA NEGERI 1 PEMATANGSIANTAR Sepriandison Saragih
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.2706

Abstract

Abstrak. Salah satu komponen keberhasilan pembelajaran adalah penggunaan metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakteristik materi dan peserta didik serta kemampuan guru dalam penggunaan metode tersebut. Metode demonstrasi jarang digunakan oleh guru karena dianggap sulit dalam penerapannya, sehingga guru kebanyakan menggunakan metode ceramah, tanya jawab atau diskusi. Oleh karena itu maka dilakukan penelitian untuk membandingkan hasil belajar dengan metode demonstrasi dan diskusi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang membandingkan hasil belajar dengan metode demonstrasi dan metode diskusi dengan sampel 2 rombel di kelas X SMA Negeri 1 Pematangsiantar. Dengan demikian penelitian ini menggunakan desain eksperimental jenis post test equivalent group, yaitu desain dengan memberikan post test setelah kedua kelas diberi perlakuan. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil belajar peserta didik yang berasal dari kelompok pembelajaran dengan metode demonstrasi rata-rata 84,5 dengan standar deviasi 8,39 dan kelompok peserta didik dengan metode pembelajaran diskusi rata-rata skor 59,73. Berdasarkan perhitungan,maka didapat hasil Thitung=35,89Ttabel= 2,001 (ɑ= 0,05) Oleh karena ThitungTtabelmaka hipotesis Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan metode demonstrasi lebih tinggi dibandingkan hasil belajar dengan menggunakan  metode  diskusi   pada peserta didik. Maka, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan peserta didik yang menggunakan metode demonstrasi lebih tinggi dibandingkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan peserta didik yang menggunakan metode diskusi. Oleh karena itu disarankan bagi guru Pendidikan Kewarganegaraan untuk  dapat  menerapkan metode demonstrasi dalam proses pembelajaran sehingga diperoleh hasil belajar yang lebih tinggi.Kata Kunci: Metode Demonstrasi, Metode Diskusi, Hasil Belajar,                      Pendidikan Kewarganegaraan Abstract. One component of the success of learning is the use of appropriate learning methods in accordance with the characteristics of the material and students and the ability of teachers to use these methods. The demonstration method is rarely used by teachers because it is considered difficult in its application, so most teachers use the lecture, question and answer or discussion methods. Therefore, a study was conducted to compare learning outcomes with the demonstration and discussion methods. This study uses an experimental method that compares learning outcomes with the demonstration method and the discussion method with a sample of 2 classes in class X SMA Negeri 1 Pematangsiantar. This study uses an experimental design type post test equivalent group, namely design by providing a post test after both classes are treated. From the results of this study obtained the learning outcomes of students who came from the learning group with an average demonstration method of 84.5 with a standard deviation of 8.39 and a group of students with a learning method of discussion with an average score of 59.73. So, it can be concluded that the learning outcomes of Citizenship Education students who use the demonstration method is higher than the learning outcomes of Citizenship Education students who use the discussion method. Therefore it is recommended for Civics Education teachers to be able to apply the demonstration method in the learning process so that higher learning outcomes are obtained.Keywords: Demonstration Method, Discussion Method, Learning                  Outcomes, Civics Education
ANALISIS UNSUR EKSTRINSIK PADA ANTOLOGI CERPEN CATATAN HATI DI SETIAP DOAKU KARYA ASMA NADIA DAN KAWAN-KAWAN SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SISWA KELAS XI MA AL-MA'TUQ TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Fitriyani Fitriyani
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1368

Abstract

ANALISIS UNSUR EKSTRINSIK PADA ANTOLOGI CERPEN CATATAN HATI DI SETIAP DOAKU KARYA ASMA NADIA DAN KAWAN-KAWAN SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SISWA KELAS XI MA AL-MA'TUQ TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Kesalahan Penulisan Kata dan Tanda Baca pada Online News Rima Rismaya Apriliana
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.2967

Abstract

Abstrak, Online news merupakan salah satu kegiatan jurnalistik yang menggunakan bahasa tulisan sebagai media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Penulisan online news harus berpegang teguh pada kaidah-kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Kaidah ini membantu penulis online news dalam mengolah data sehingga pesan yang disampaikan dalam online news dapat diterima oleh pembaca. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) ini terdiri atas empat bab, yaitu pemakaian huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan pemakaian tanda baca. Dalam empat bab tersebut telah di temukan dua bab pada berita JabarTribunnews.com. diantaranya kesalahan penulisan kata dan tanda baca. JabarTribunnews merupakan salah satu online news yang memberikan informasi mengenai peristiwa atau berita di Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif, yaitu mendeskripsikan kesalahan ejaan yang terdapat pada berita JabarTribunnews.com, maka Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan ejaan dalam JabarTribunnews.com edisi 25 Juni 2020. Kata Kunci : Online news, JabarTribunnes.com, Ejaan.  Abstract, Online news is a journalistic activity that uses written language as a medium to convey information to the public. Writing online news must hold fast to the rules of the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI). This rule helps online news writers in processing data so that messages conveyed in online news can be received by readers. The General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI) consist of four chapters, namely the use of letters, writing words, writing uptake elements, and the use of punctuation. In these four chapters two chapters have been found on JabarTribunnews.com news. including errors in writing words and punctuation. JabarTribunnews is one of the online news that provides information about events or news in West Java. The research method used is descriptive qualitative, which describes the spelling errors contained in the JabarTribunnews.com news, so this research was conducted to find out the spelling mistakes in the June 25, 2020 edition of JabarTribunnews.com. Keywords: Online news, JabarTribunnes.com, Spelling.