cover
Contact Name
Sahri Nova Yoga
Contact Email
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahri.n.y@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25500848     EISSN : 26142988     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran Bahasa.
Arjuna Subject : -
Articles 660 Documents
KATEGORI FATIS DAN KONTEKS PENGGUNAANNYA DALAM BAHASA MINANGKABAU DIKENAGARIAN KAMBANG KABUPATEN PESISIR SELATAN (Phatic Categories dan Context of use in MinangKabau Language Kenagarian Kambang Kabupaten Pesisir Selatan) Dina Fitria Handayani
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.2760

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi serta konteks penggunaan fatis yang terdapat dalam bahasa Minangkabau dalam komunikasi sehari-hari di Kenagarian Kambang Kabupaten Pesisir Selatan. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif karena penelitian ini berusaha memberikan gambaran objektif tentang bentuk dan pemakaian ungkapan fatis yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kenagarian Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik pengamatan perekaman, pecatatan dan wawancara. Berdasarkan data yang penulis kumpulkan terdapat, tiga bentuk fatis, yaitu bentuk partikel dan kata, frasa, dan klausa. Konteks penggunaan fatis pada masyarakat tersebut mencakup penutur, mitra tutur, bahasa yang digunakan, topik tuturan, dan situasi tutur saat tuturan itu berlangsung. Fungsi umum ungkapan fatis adalah meyakinkan, mengukuhkan, menegaskan, mempertahankan pembicaraan.Kata Kunci: Kategori Fatis, Konteks Penggunaan, dan Bahasa Minangkabau Abstract. This study aims to describe the form, function, and context of the use of phatic contained in the Minangkabau language in daily communication in KenagarianKambang, Pesisir Selatan Regency. Type of this research is a qualitative research with descriptive method because this study seeks to provide an objective picture of the form and use of phatic expressions contained in the Minangkabau language in KenagarianKambangLengayangSubdistrict, Pesisir Selatan Regency. The techniques used to collect data are observation, recording and interview techniques. There are three forms of phatic, namely the form of particles and words, phrases, and clauses. The context of using phatic in the community includes speakers, speech partners, the language used, the topic of speech, and the situation of the speech when the speech is taking place. The general function of the expression of a phatic is to convince, confirm, confirm, maintain the conversation.Keywords: Phatic Categories, Context of use, and Minangkabau Language.
ANALISIS UNSUR INRINSIK DAN EKSTRINSIK DALAM CERITA HIKAYAT KARYA YULITA FITRIANA DAN APLIKASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR KELAS X SMK PRIORITY TAHUN AJARAN 2018/2019 Della Maretha Rahmawati
Jurnal Bahastra Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v1i2.1333

Abstract

Karya sastra tidak hanya rangkaian kata demi kata, tetapi berbicara tentang kehidupan, baik dalam realitas ada ataupun dalam imajinasi manusia. Dan menggunakan Bahasa sebagai media penyampaiannya. Seperti contoh karya sastra prosa, dalam karya sastra lama, prosa dapat berbentuk cerita hikayat, yaitu  salah satu bentuk sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama, namun karya sastra lama seperti hikayat nampaknya masih memiliki peminat baca yang sedikit di lingkungan siswa SMA. Pada dasarnya dalam sebuah karya sastra termasuk hikayat terdapat dua unsur pembangun yaitu Unsur Intrinsik yaitu  merupakan unsur-unsur yang membangun dari dalam cerpen itu sendiri yang meliputi, tema dan amanat, latar dan pelataran, tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, dan puat pengisahan. Sedangkan Unsur Ekstrinsik merupakan unsur-unsur yang membangun cerpen dari luar cerpen itu sendiri meliputi nilai sosial, politik, biografi pengarang, dan sebagainya.Kata kunci : unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, hikayat..
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS MAHASISWA JURUSAN NON-BAHASA INGGRIS DI UNIVERSITAS BINA DARMA Iskandar Rosyidin; Cita Hikmah Yati
Jurnal Bahastra Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v1i2.770

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisa beberapa fenomena yang dialami oleh para dosen yang mengajar matakuliah bahasa Inggris untuk mahasiswa Non-Bahasa Inggris di Universitas Bina Darma Palembang dengan permasalahan berupa motivasi belajar. Analisa yang dilakukan dimaksudkan untuk mengetahui tinggi rendahnya motivasi mahasiswa dalam belajar bahasa Inggis serta jenis motivasi apa yang mereka miliki. 60 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling yang diseleksi oleh dosen kelas pada mahasiswa dari berbagai jurusan sebagai responden yang menjawab 15 pertanyaan yang diajukan oleh penulis. Hasil dari kuestioner yang didistribusikan menggambarkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat motivasi intrinsik yang rendah dan tingkat motivasi yang sedang untuk motivasi ekstrinsik. Beberapa hal baru yang harus diketahui oleh para dosen bahasa Inggris terdapat pada studi ini.Kata Kunci: Motivasi, Bahasa InggrisAbstract. This study aims to analyze some of the phenomena experienced by lecturers who teach English courses for Non-English students at Bina Darma University Palembang with problems in the form of learning motivation. The analysis carried out was intended to find out the level of motivation of students in learning English and what type of motivation they had. 60 students were selected by using purposive sampling selected by class lecturers for students from various departments as respondents who answered 15 questions posed by the author. The results of the distributed questionnaire illustrate that students have a low level of intrinsic motivation and a moderate level of motivation for extrinsic motivation. Some new things that must be known by English lecturers are found in this study.Keywords: Motivation, English Language
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL KALOMPANG KARYA BADRUL MUNIR CHAIR SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Siti Maemunah
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3178

Abstract

Abstrak. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan lokal novel Kalompang. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan studi pustaka. Objek penelitian dalam hal ini yaitu novel Kalompang. Penelitian ini memfokuskan pada kearifan lokal novel Kalompang karya Badrul Munir Chair. Penelitian kearifan lokal ini difokuskan pada tiga aspek yaitu aspek budaya, aspek sosial dan aspek agama.Aspek Budaya lebih dominan muncul pada diri tokoh di dalam novel Kalompang. Tokoh Mattali dan keluarganya serta tokoh pendukung lainnya, dalam novel ini merupakan masyarakat yang sangat menjungjung tinggi tradisi yang sudah ada sejak lama. Hal ini sesuai dengan definisi dari kearifan lokal itu sendiri, yaitu kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan tradisi yang dijadikan sebagai acuan bersama oleh suatu kelompok sosial dalam menjalin hubungan dengan tuhan, alam, dan sesama manusia.Kata kunci : Novel, Kearifan Lokal, Pembelajaran SastraAbstract. The purpose of this research is to find local wisdom novel Kalompang. The methods used is descriptive analysis qualitative and the literature  study. Research object in this case that is novel Kalompang. This study focused on three aspects which is the aspect of culture, social aspect, religious and facets. And instrument used in this research is own researchers assisted by table analysis. Results ofthis research isthatthere are threeaspects oflocal knowledge, includingcultural aspects, socialaspectsand aspects ofreligion.Cultural aspects appear in a more dominant character in the novel Kalompang. Mattali figures and their families as well as other supporting characters in this novel are people very high uphold the tradition that has been around a long time. This is consistent with the definition of local wisdom itself, that local knowledge is a system of values, norms, and traditions that serve as a reference shared by a social group in a relationship with God, nature, and human beings.            Keywords: Novel, Local Wisdom, Teaching Literature
MAKNA GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL UNGKAPAN BAHASA BATAK SIMALUNGUN PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN Ismi Chairani Sartika Husnul; Imelda Amelia Gultom; Putri Hermaliah; Frinawaty Leatarina Barus
Jurnal Bahastra Vol 6, No 1 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v6i1.3758

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan ; 1.mendeskripsikan makna leksikan dalam pemakaian ungkapan bahasa batak simalungun pada upacara adat pernikahan, 2.mendeskripsikan makna gramatikal dalam pemakaian bahasa batak simalungun pada upacara adat pernikahan. Ini adalah penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini melalui proses pengamatan data tertulis dengan catatan dan mengaplikasi metode wawancara untuk data lisan. Sumber lisan berasal dari penutur secara langsung yang didengarpenulis dalam konteks tertentu yang berbeda-beda. Umumnya bahasa yang dipakai pentutur dalam konteks tersebut adalah bahasa simalungun. Konteks yang dimakusd adalah situasi dalam berbagai kesempatan misalnya; acara dipesta dan percakapan tidak formal. Analisis data untuk melihat adatidaknya makna didalam ungkapan penutur, penulis juga membaca data tulisan yaitu buku-buku yang berisi percakapan bahasa Simalungun. Tujuan dari metode ini adalah untuk menganalisi makna gramatikal dan leksikal oemakaian ungkapan bahasa batak simalungun padaupacara pesta adat pernikahan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN METODE PAIR CHECK DENGAN MENGGUAKAN METODE EKSPOSITORI PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) DI KELAS VIII SMP NEGERI 7 P.SIANTAR Hetdy Sitio
Jurnal Bahastra Vol 4, No 1 (2019): Edisi September 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i1.3211

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana hasil belajar  matematika siswa yang menggunakan metode pair check pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. (2) Untuk mengetahui bagaimana hasil belajar matematika siswa yang menggunakan metode ekspositori pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. (3) Untuk mengetahui bagaimana perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pair check dengan metode ekspositori pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar dengan menggunakan metode pair check dengan metode ekspositori pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar yang terdiri dari 9 kelas dengan jumlah siswa 288 orang dan yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII7 sebagai kelas kontrol dengan masing-masing jumlah siswa terdiri atas 32 orang. Untuk memperoleh data tentang perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pair check dengan metode ekspositori digunakan tes hasil belajar. Daya pembeda item terendah adalah 0,25 (cukup) dan tertinggi 0,56 (baik). Dengan demikian dapat dikatakan kualitas tes baik dan dapat digunakan sebagai pengumpul data dalam penelitian ini. Dari hasil data penelitian ini diperoleh hasil uji normalitas dengan menggunakan uji Liliefors ditemukan bahwa data hasil kedua kelompok berdistribusi normal. Dari∝hasil uji homogen kelas memiliki varians yang homogen dengan menggunakan uji F. Uji homogenitas Fhitung = 1,20 Ftabel = 2,35 dengan taraf kepercayaan = 0,01 artinya kedua kelompok sampel homogen karena Fhitung tidak berada pada daerah kritik.Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Pair Check, Metode Ekspositori, Sistem                       Persamaan Linier Dua Variabel Abstract. The formulation of the problem in this study are: (1) How are the mathematics learning outcomes of students using the pair check method on the material system of two-variable linear equations in class VIII of SMP Negeri 7 Pematangsiantar? (2) How are the results of students' mathematics learning using the expository method on the material system of two-variable linear equations in class VIII of SMP Negeri 7 Pematangsiantar? (3) How is the difference between students' mathematics learning outcomes using the pair check method and the expository method in the two-variable linear equation system material? This study aims: (1) To find out how the results of students learning mathematics using the pair check method on the material system of two-variable linear equations in class VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. (2) To find out how the mathematics learning outcomes of students who use the expository method on the material system of two-variable linear equations in class VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. (3) To find out how the differences in student learning outcomes using the pair check method and the expository method in the two-variable linear equation system material in class VIII of SMP Negeri 7 Pematangsiantar. The hypothesis of this study is that there are significant differences between learning outcomes using the pair check method and the expository method on the material system of two-variable linear equations in class VIII of SMP Negeri 7 Pematangsiantar. The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 7 Pematangsiantar which consisted of 9 classes with 288 students and the samples of this study were students of class VIII6 as an experimental class and class VIII7 as a control class with each number of students consisting of 32 people. To obtain data about differences in student learning outcomes using the pair check method with the expository method the learning outcomes test is used. The lowest distinguishing items were 0.25 (enough) and the highest 0.56 (good). Thus it can be said that the quality of the test is good and can be used as a data collector in this study. From the results of this research data obtained the results of normality tests using the Liliefors test found that the data from the two groups were normally distributed. From the results of homogeneous test classes have a homogeneous variance using the F test. Homogeneity test Fcount = 1.20 Ftable = 2.35 with a level of confidence = 0.01 means that both sample groups are homogeneous because Fcount is not in the critical area.Keywords: Learning Outcomes, Pair Check Method, Expository Method,                   Equation System  Linear Two Variables
THE EFFECT OF JIGSAW ENGINEERING ACTIVE LEARNING TECHNIQUE ON SKILLS EFFECTIVE SPEAKING OF STUDENTS KELAS VII SMP/MTs SE-KECAMATAN NAMLEA BURU DISTRICT PENGARUH MODEL ACTIVE LEARNING TEKNIK JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA EFEKTIF SISWA KELAS VII SMP/MTs SE-KECAMATAN NAMLEA KABUPATEN BURU syawir Awir
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1652

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  penggunaan  model active  learning teknik jigsaw terhadap   keterampilan   berbicara efektif siswa kelas VII SMP/MTs se-Kecamatan Namlea Kabupaten Buru. Penelitian ini merupakan  penelitian quasi experiment, dengan  variabel terikat keterampilan  berbicara siswa, serta variabel bebas model active learning teknik jigsaw. Desain penelitiannya  yaitu nonequivalent control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP/MTs se-Kecamatan Namlea Kabupaten Buru.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes unjuk kerja. Data  dikumpulkan  menggunakan  lembar  observasi  dan  lembar  penilaian  unjuk  kerja.  Teknik  analisis  data  yang digunakan adalah analisis statistik uji-t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model active learning teknik jigsaw lebih berpengaruh terhadap  keterampilan berbicara siswa dibandingkan  metode  konvensional. Hal tersebut berdasarkan  hasil  analisis  uji-t  perubahan  keterampilan  berbicara  kedua  kelompok,  diperoleh  nilai  Sig  sebesar 0,000  menyatakan    0,05  maka  dapat  disimpulkan  bahwa  Ho  ditolak  dan  Ha  diterima, yang  artinya  terdapat pengaruh penggunaan model active learning teknik jigsaw terhadap keterampilan berbicara siswa. Kata kunci: model active learning teknik jigsaw, keterampilan berbicaraAbstractThis study aims to determine the effect of the use of active learning models of jigsaw techniques on effective speaking skills of class VII students of SMP / MTs in Namlea District, Buru Regency. This research is a quasi-experimental study, with the dependent variable students' speaking skills, as well as the independent variables of the jigsaw technique of active learning models. The research design is nonequivalent control group design. The subjects of this study were Grade VII students of SMP / MTs throughout Namlea District, Buru Regency. Data collection techniques used observation and performance tests. Data were collected using observation sheets and performance evaluation sheets. The data analysis technique used is the t-test statistical analysis. The results showed that the active learning model of jigsaw technique had more influence on students' speaking skills compared to conventional methods. This is based on the results of the t-test analysis of changes in speaking skills of the two groups, obtained Sig value of 0,000 stated 0.05, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is an influence of the use of active learning models of jigsaw techniques on students' speaking skills.Keywords: active learning model jigsaw technique, speaking skills
THE IMPACT OF LEARNING MODEL OF PROBING-PROMPTING TOWARD INDONESIAN STUDENTS’WRITING IN TEXT SPEECH meliyawati meliyawati
Jurnal Bahastra Vol 3, No 1 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i1.2447

Abstract

AbstrakThe aim of the research is to find whether there is any influence of learning model of Probing-Prompting on the ability to write speech texts. The researcher used quantitative research using experimental design. The sample technique used classter random sampling. The results of the lottery performed on the two available were X-B class as the experimental class and IX-A class as the control class. Each class was 22 and 25 students. Based on the test scores of the ability to write a speech script by using a probing prompting learning model for Class IX students. It shows that the average ability is 79.5 with the lowest value of 65 and the highest value of 90, has a median value of 80.2 and mode 81.5. While the ability to write speech scripts by using expository models in other Class. This is shown by the results of hypothesis testing (t test) with a significant level of 0.05, that is 5.00 is greater than t table 2.026, then HO is rejected and HI is accepted. It means that there is a positive influence on the use of probing prompting learning models on the ability to write speech scripts.
PENGARUH MEDIA LAGU TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS X MIA SMA NEGERI 1 TANJUNG MORAWA Silvia Siburian
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3168

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa  tanpa menggunakan media lagu dan kemampuan menulis puisi siswa dengan menggunakan media lagu di SMA Negeri 1 Tanjung Morawa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 1 Tanjung Morawa. Pemilihan kelas dilakukan secara acak dan didapat kelas X MIA 1 dengan jumlah siswa 34 orang.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen dengan media lagu dan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh media lagu terhadap kemampuan menulis puisi pada siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Tanjung Morawa 2016/2017. Hal ini dibuktikkan dengan pengujian hipotesis yang dilakukan dengan cara uji t satu pihak yaitu pihak kanan, dengan kriteria pengujian, tolak h0 jika t’ ≥ 1,68, karena hasil t’ = 5,79 maka 5,79 ≥ 1,68 oleh karena itu h0 ditolak dan ha diterima. Oleh karena itu perlu dilakukan adanya media lagu terhadap kemampuan menulis puisi pada guru SMA Negeri 1 Tanjung Morawa guna meningkatkan hasil belajar khususnya hasil kemampuan menulis puisi dengan menggunakan media lagu.Kata kunci : Media Lagu , Kemampuan Menulis Puisi Abstract. This study aims to determine the ability to write poetry by students without using the media song and the ability to write poetry students by using media songs in SMA Negeri 1 Tanjung Morawa. The sample of this research is the students of class X MIA 1 SMA Negeri 1 Tanjung Morawa. Random sampling technique was chosen consisting of 34 people. This research uses experiment method with song media through quantitative approach. The results of this study indicate that there is influence of song media on the ability to write poetry by students of class X MIA SMA Negeri 1 Tanjung Morawa in 2016/2017 academic year. This is proven by hypothesis testing done through one party's right-side T test, with test criterion, reject h0 if t '≥ 1.68, since the result t = 5.79 then 5.79 ± 1.68 because that of that Ho rejected and Ha accepted. Therefore, song media needs to be provided to improve the ability to write poetry students in SMA Negeri 1 Tanjung Morawa to improve learning outcomes, especially the result of the ability to write poetry by using media songs.Keywords: Song Media, Writing Poetry Ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BERITA SISWA MTSN 4 SUKABUMI dudin - parid
Jurnal Bahastra Vol 3, No 2 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v3i2.3593

Abstract

Paridudin  Penulis pertama, Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia,43175 Deden Ahmad Supendi Penulis kedua, Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia Abstraksi :Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan metode pembelajarann snowball throwing dalam pembelajaran menulis unsur-unsur berita serta hasil menulis sebelum dan sesudah menggunakan metode snowball throwing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest.sampel penelitiannya ialah siswa kelas VIII MTsN 4 Sukabumi . Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian One Grup pretes-Posttes Design. Berdasarkan hasil analisis tes awal diperoleh nilai tertinggi yaitu 95 nilai terendah 10. Sedangkan pada tes akhir nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 40. Hasil thitug yaitu 7,94  da ttabel 1,699 maka H1#H0 hipotesis tidak sama dengan yang diduga.model pembelajaran snowball throwing mempengaruhi dalam meningkatkan keterampilan menulis unsur-unsur teks berita siswa kelas VIII MTsN 4 Sukabumi. Kata Kunci: menulis unsur berita, snowball throwing.