cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
Pengaruh Perilaku Kewargaan Organisasi dan Keterampilan Manajerial Terhadap Kepengikutan dan Dampaknya Terhadap Kinerja Raja Monang Silalahi
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v7i2.342

Abstract

Kompleksitas pekerjaan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membutuhkan daya dukung sumber daya manusia yang memahami tugas pokok dan fungsinya. Keberhasilan pesta demokrasi untuk menghasilkan calon pemimpin di lembaga eksekutif dan legislatif ditentukan para pegawai yang mampu me-manage dirinya dan lingkungan kerjanya untuk mencapai kinerja optimum yang diharapkan pimpinan Bawaslu. Kendati demikian ada permasalahan penting dalam menggerakkan sumber daya manusia dalam organisasi, yakni sejauh mana prilaku kewarga pegawai dan keterampilan managerial atasan mendorong kepengikutan di kalangan pegawai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku kewargaan organisasi dan keterampilan manajerial terhadap kepengikutan dan dampaknya terhadap kinerja di Bawaslu. Populasi penelitian ini adalah para pegawai di Sekretariat Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum yang berjumlah 339 orang dan sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 65 orang. Penelitian ini terdiri dari dua variabel eksogen (independent variable) yaitu perilaku kewargaan organisasi dan kemampuan manajerial, satu variabel moderator yaitu kepengikutan, dan satu variabel endogen (dependent variable) yaitu kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis data menggunakan software SPSS versi 22.0 dan LISREL 8.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kewargaan organisasi dan kemampuan manajerial berpengaruh terhadap kepengikutan dan kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsungKata Kunci: Gaya kepemimpnan, Budaya organisasi, Kepuasan kerja, Kinerja guru.
Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Kerja Pegawai BAPPEDA Diana Khairani Sofyan
Industrial Engineering Journal Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v2i1.24

Abstract

Peningkatan produktivitas kerja PNS bukan hanya masalah pada jumlah hari kerja saja, Namun juga dilakukan dengan melakukan pengaturan hari libur nasional dan cuti bersama untuk meningkatkan kinerja kerja pegawai yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Meningkat atau menurunnya kinerja pegawai dalam suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal yang timbul pada organisasi bersangkutan. Oleh sebab itu timbulnya motivasi kerja dalam diri para pegawai berbeda antara pegawai yang satu dengan yang lain, perbedaan itu tidak saja antara pegawai yang memiliki tugas atau jabatan yang berbeda, akan tetapi juga antara pegawai yang bekerja di bagian yang sama. Demikian halnya dengan kantor BAPPEDA Kab. X, peningkatan produktifitas sangat diperlukan guna mencapai hasil kerja yng optimal. Dalam hal ini penelitian dilakukan guna mendapatkan pengaruh antara lingkungan kerja dengan kinerja kerja pegawai, apakah berpengaruh terhadap produktifitas atau tidak. Ada dua variabel yang digunakan, yaitu Lingkungan Kerja (independent variabel ) dan Kinerja kerja(dependent variabel). Hasil yang diperoleh bahwa koefisien Durbin-Watson bernilai 0,801 yang menunjukan bahwa lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Kantor BAPPEDA, dimana hasil uji Hipotesis menunjukkan bahwa Ho ditolak artinya ada pengaruh secara signifikan antara lingkungan kerja terhadap kinerja kerja pegawai pada BAPPEDA Kabupaten X, sehingga jelas bahwa produktifitas kerja sangat dipengaruhi oleh lingkingan kerja
Hubungan Kebutuhan Pekerja Terhadap Karakteristik Teknik Pada Perancangan Alat Pengepres Melinjo Dengan Metode QFD Derlini Derlini; Riana Puspita; Refiza Refiza
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i2.84

Abstract

Semakin banyak tingkat pemesanan oleh para konsumen emping melinjo membuat home industry emping “SAHARUDIN” berusaha memenuhi permintaan pasar tersebut. Akan tetapi alat pengepres melinjo yang digunakan untuk membuat emping melinjo yang digunakan saat ini belum bisa memenuhi harapan sebagian keinginan pekerja sehingga produktivitas pekerja untuk memenuhi permintaan pasar belum tercapai. Oleh karena itu harus diketahui dan dianalisa hubungan kebutuhan pekerja terhadap karakteristik teknik pada perancangan alat pengepres melinjo yang akan dibuat. Salah satu metode yang bisa digunakan untuk hal ini adalah metode QFD (Quality Function Deployment). QFD adalah sebuah sistem pengembangan produk yang dimulai dari merancang produk, proses manufaktur sampai produk tersebut ke tangan konsumen, dimana pengembangan produk berdasarkan kepada keinginan konsumen. Dari penelitian diketahui ada enam kebutuhan pekerja untuk alat pengepres melinjo yaitu, mudah digunakan, mudah dalam menentukan ukuran tebal tipisnya emping, kekokohan konstruksi alat, bahan yang digunakan aman untuk makanan, kesesuaian alat pengepres dengan keinginan pekerja, tahan lama. Dari kebutuhan pekerja (Respondent Needs) diterjemahkan ke dalam enam karakteristik teknik (Technical Respone) menjadi desain produk, tebal alas atas, proses pengambilan emping, desain ukuran, kualitas bahan, dan warna. Dari keenam kebutuhan pekerjadan karakteristik teknik ada yang berhubungan kuat, sedang, lemah, dan ada yang tidak berhubungan.
Penentuan Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Karyawan Menggunakan Metode TOPSIS dan Klasifikasi Naive Bayes Muhammad Nur; Ratna Putri Lestari
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v7i1.293

Abstract

Karyawan di PT. Asia Forestama Raya masih ada yang belum termotivasi, hal ini terlihat pada setiap tahunnya jumlah karyawan di bagian plywood line semakin berkurang. Metode yang digunakan adalah TOPSIS dan Klasifikasi Naive Bayes. Hasil perhitungan TOPSIS menunjukkan bahwa departemen sander sebagai alternatif terpilih yang motivasi karyawannya kurang dalam bekerja dengan nilai preferensi 0,667. Sedangkan hasil pembobotan naive bayes pada departemen sander, faktor yang mempengaruhi motivasi karyawan yaitu faktor kepemimpinan dengan nilai probabilitas Ya sebesar 0,48 dan nilai probabilitas Tidak sebesar 0. Analisa usulan perbaikan yang diusulkan untuk faktor reward dengan sistem penghargaan liburan atau study tour, faktor gaji dengan sistem premi, sedangkan faktor kepemimpinan dengan mengkombinasikan jenis kepemimpinan transformational dan transaksional
Pengendalian Efek Biaya Terhadap Volume Produksi pada Unit Produksi PT XYZ Budhi Santri Kusuma
Industrial Engineering Journal Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v2i2.75

Abstract

PT XYZ adalah perusahaan rekanan produk furnitur yang memasok produknya ke kantor pemerintah dan swasta. Di tengah serbuan produk impor dari mancanegara, PT XYZ berusaha bertahan dengan tetap menggunakan kosen dan daun pintu produk sendiri. Dengan kebutuhan bahan baku yang besar dan juga kemampuan mesin yang stabil, PT XYZ berproduksi setiap harinya sesuai pesanan para pelanggannnya. Adanya produk impor dengan kualitas dan harga yang terjangkau, PT XYZ dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan, dihadapkan pada pilihan membeli produk siap atau membuat sendiri. Dengan melakukan pengendalian efek biaya terhadap volume produksi, PT XYZ berhasil mengambil kebijakan untuk memproduksi sendiri kosennya sebanyak 22 unit.
Evaluasi Proses Pembelajaran Di Jurusan Teknik Industri Unimal Sri Meutia; A Rahim Matondang; Harmein Nasution
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.139

Abstract

Dalam proses pembelajaran yang berlangsung di Jurusan Teknik Industri, tidak terlepas dari keinginan dari pihak Jurusan Teknik Industri untuk terus meningkatkan dan memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran tersebut. Saling mengimbangi antara mahasiswa dan dosen sangat diperlukan, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Evaluasi dari proses pembelajaran ingin mengetahui sejauhmana Jurusan Teknik Industri memaksimalkan proses pembelajaran hingga memberikan output yang maksimal dari proses pembelajaran itu sendiri. Proses pembelajaran dievaluasi dengan menilai proses perkuliahan yang berlangsung di Jurusan Teknik Industri dengan menggunakan kuesioner, untuk tiap mata kuliah yang ada. Serta tingkat kedisiplinan dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran juga menjadi nilai masukan dalam menganalisa pencapaian yang telah dilaksanakan dalam proses pembelajaran di Jurusan Teknik Industri. Dari proses pembelajaran yang berlangsung memberikan peningkatan rata-rata pencapaian nilai akhir, semester ganjil nilai rata-rata dari daftar perolehan nilai akhir (DPNA) 69,89 (C) menjadi 70,71 (B) di semester genap
Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Pasien Bpjs Ruang Sal Dengan Menggunakan Metode Potential Gain Customer Value Muhammad Muhammad; Sri Meutia; Yohana Paliyama
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v6i2.162

Abstract

Rumah sakit bunda adalah salah satu rumah sakit umum yang berada di kota lhokseumawe, dimana pada rumah sakit bunda terdapat beberapa pelayanan diantaranya ada pelayanan BPJS, Askes. Pada Rumah Sakit Bunda masih terdapat beberapa masalah pelayanan yang terjadi pada pasien BPJS Ruang Sal seperti kurangnya informasi tentang pengobatan yang diberikan oleh perawat/dokter dan keterlambatan pemeriksaan untuk pasien untuk itu perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar sesuai dengan harapan dan kenyataan yang didapat pasien, maka dilakukan pengukuran kepuasan pelanggan dengan metode Potential Gain in Customer Value agar dapat mengetahui fasilitas atau atribut apa yang secara prioritas harus diperbaiki untuk memenuhi kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode Potential Gain in Customer Value didapatkan hasil atribut mudah mencari informasi tentang pengobatan (X10) memiliki indeks PGCV tertingi sehingga menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan. Atribut kedua Pihak Rumah sakit cepat tanggap dalam menghadapi masalah yangtimbul (X13), Atribut ketiga Pelayanan pemeriksaan, pengobatan dan perawatan yang cepat / segera (X7), Atribut keempat Kemudahan pasien untuk melaporkan pengaduan (X12) dan Atribut terakhir Kebersihan, keindahan, dan kenyamanan rumahsakit (X4).
Analisis Pengendalian Mutu Produk Roti pada Nusa Indah Bakery Kabupaten Aceh Besar Syaifuddin Yana
Industrial Engineering Journal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v4i1.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian mutu produk roti pada Nusa IndahBakery mulai dari penerimaan bahan baku, proses produksi sampai dengan produk akhir sehinggamenghasilkan produk yang berkualitas. Penelitian ini dilakukan di Produksi Roti Nusa Indah Bakery di Lhok NgaAceh Besar. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasildari penelitian ini adalah urutan proses (tahap-tahap) pembuatan roti sampai dengan pengedalian mutu yaitu:Tahapan proses produksi roti Nusa Indah Bakery; Cara pengendalian mutu bahan baku; Cara pengendalianmutu bahan pembantu; Dari semua proses yang dilakukan dalam pembuatan roti yang perlu diperhatikankaitannya dengan pengendalian mutu; Kualitas roti yang baik di perusahaan Roti Nusa Indah Bakery;Penanganan alat di pabrik ini masih kurang baik
Perencanaan Pengendalian Produksi Air Minum Dalam Kemasan Menggunakan Metode Aggregate Planning Amri Amri; Trisna Trisna; Efrida Nurhasanah Harahap
Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v1i1.130

Abstract

CV. Saqua Pasee merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merek produk IE RO. Perusahaan dalam menentukan permintaan pada periode berikutnya hanya melakukan peramalan permintaan berdasarkan data penjualan periodeperiode sebelumnya. Sehinggaperusahaan tidak dapatmemenuhi permintaan pelanggan dengan tepat waktudan mengakibatkan penumpukan persediaan, biaya penyimpanan dan biaya persediaan yang tinggi. Adapun tujuan penelitian ini adalah merencanakan dan mengendalikan produksi Air Minum Dalam Kemasan, untuk memenuhi permintaan yang akan datang dengan total biaya yang minima. Pendekatan yang dilakukan untuk menentukan permintaan periode berikutnya pada CV. Saqua Pasee dilakukan dengan peramalan metode Time Series, dan perencanaan pengendalian produksi dengan Metode Perencanaan Heuristik dan Optimasi. Hasil yang diperoleh dari peramalan dengan bantuan Sofware Quantity System, metode terpilih yaitu pada metode Simple Average dengan jumlah MAD terkecil sebesar 594,92. Biaya total produksi dengan menggunakan Metode Perencanaan Heuristik adalah sebesar Rp.91.943.017 sedangkan Metode Perencanaan Optimasi adalah sebesar Rp. 241.549.840, sehingga metode yang terpilih dalam perencanaan produksi adalah dengan Metode Perencanaan Heuristik
Poka Yoke untuk Pembuatan Palet Package Information di Bagian Shipping M Hudori; Josafat Mauritz Simanjuntak
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v6i1.153

Abstract

Bagian shipping di sebuah perusahaan manufaktur bertugas untuk melakukan penyimpanan, packing, wrapping, dan pengiriman barang ke konsumen. Untuk proses pengiriman diperlukan packing list, yaitu surat packing finish good sebelum dikirimkan. Namun sistem ERP yang ada tidak dapat digunakan untuk membuat palet package information, karena palet package information adalah permintaan khusus dari salah satu customernya. Setiap finish good yang dikirimkan harus memiliki palet package information. Artikel ini membahas tentang penerapan poka yoke untuk pembuatan palet package information pada bagian shipping yang bertujuan untuk mengindentifikasi penyebab terjadinya perbedaan antara packing list dan palet package information dan menerapkan poka yoke pada palet package information untuk dijadikan solusi atas permasalahan. Metodologi yang digunakan meliputi observasi yang dilakukan dengan mengamati proses pembuatan palet package information. Setelah itu dilakukan wawancara dengan karyawan yang bertugas untuk membuat palet package information. Kemudian analisis data menggunakan cause-and-effect diagram untuk pengelompokkan penyebab terjadinya kesalahan pada proses penginputan data. Tahap berikutnya yaitu penerapan poka yoke untuk dijadikan solusi atas permasalahan yang terjadi. Kesimpulan kajian khusus ini yaitu proses input data palet package information pada bagian shipping yang dilakukan secara manual sangat tidak efektif dan penerapan poka yoke terhadap pembuatan palet package information bisa dilakukan dan merupakan solusi permasalahan.

Page 9 of 20 | Total Record : 194