cover
Contact Name
Cut Ita Erliana
Contact Email
cutitha@unimal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cutitha@unimal.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Industrial Engineering Journal (IEJ)
ISSN : 2302934X     EISSN : -     DOI : -
Industrial Engineering Journal established to provide space publish, place for share of the new findings from research results of researchers, academics, scientists, and practitioners who related with the scope of Economics, management, business, global economics, global business, industrial, organization, finance Investment, marketing, and managerial.
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
Usulan Fasilitas Kerja yang Ergonomis Pada Stasiun Perebusan Tahu di UD. Geubrina Amri Amri; Syarifuddin Syarifuddin; as'adi as'adi
Industrial Engineering Journal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v5i2.138

Abstract

UD. Geubrina merupakan pabrik pembuatan tahu yang masih melakukan proses perubusan tahu secara manual, dimana untuk merebus tahu masih mengandalkan tenaga manusia pada saat melakukan pekerja, para pekerja sering merasakan keluhan pada bagian-bagian tertentu. Hal ini dapat dilihat dari keluhan pekerja yang mengalami rasa nyeri dipunggung, lengan dan leher. Tujuan penelitian ini adalah memberikan usulan fasilitas kerja yang ergonomis pada perebusan tahu di UD, Geubrina. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep metode RULA dan Antropometri . Cara pengumpulan data dengan memberikan kuisioner dan mengukur dimensi bagian tubuh yang dibutuhkan pada pekerja perebusan tahu pada UD,Geubrina, Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa resiko tertinggi pada posisi saat terlihat dari dampak depan dan samping kiri yaitu dengan skor 7 . Berdasarkan skor tersebut maka level resiko dari aktivitas berada pada katagori level resiko tinggi dan diperlukan tindakan segera, Adanya peningkatan keluhan rasa sakit dan kelelahan, hal ini disebabkan penggunaan fasilitas kerja yang tidak ergonomis. Setelah di evaluasi perlu adanya usulan perbaikan fasilitas kerja yang ergonomis yaitu dengan merancang kuali perebusan tahu yang ergonomis. Adapun dimensi dari rancangan kuali yang baru yaitu tinggi kuali 103 cm, luas jari-jari kuali 74 cm dan kedalaman 43 cm.
Rancang Bangun Sensor Pelampung untuk Mendeteksi Ketebalan Lapisan Fluida di Continuous Settling Tank dengan Memanfaatkan Sensor Magnet (Reed Switch) Ahmad Mahfud
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v6i2.161

Abstract

Continuous Settling Tank (CST) merupakan sebuah tangki yang difungsikan untuk proses pengendapan minyak di stasiun klarifikasi. Ketebalan lapisan fluida dalam tangki CST dapat dilihat dengan menggunakan gelas penduga, namun hanya membaca ketebalan lapisan minyak saja, sedangkan lapisanlapisan lainnya, seperti air, sludge dan non oil solid (NOS) tidak dapat terlihat. Gelas penduga ini pun mudah kotor dan susah dibaca karena lapisan kotoran yang menempel di sepanjang kaca, sehingga kinerja operator dalam mengendalikannya menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, perlu dibuat rancang bangun sebuah sensor yang mampu membaca ketebalan fluida di CST dengan menggunakan media yang sederhana, yaitu sebuah pelampung, namun dapat berfungsi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti penerapan pelampung dan sensor magnet (reed switch) sebagai alat pendeteksi ketebalan fluida di CST sehingga dapat terdeteksi apabila ketebalan fluida sudah mencapai batas ketebalan yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memanfaatkan pelampung sebagai sensor ketebalan fluida, maka sensor pelampung harus diletakkan pada permukaan minyak, pada titik perbatasan antara minyak dan air, dan pada titik perbatasan antara air dan NOS. Pengkondisian pelampung dibutuhkan hingga mencapai massa jenis tertentu. Posisi pelampung minyak berada di atas permukaan minyak dengan massa jenis pelampung (r) 0,071 gram/cm3, berada di antara minyak dan air dengan r = 0,927 gram/cm3, dan berada di antara air dan NOS dengan r = 1,051 gram/cm3.
Usulan Perbaikan Efektifitas Mesin Melalui Analisa Penerapan TPM Menggunakan Metode OEE Dan Six Big Losses Di PT. P&P Bangkinang Muhammad Nur; Hattaysir Haris
Industrial Engineering Journal Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v8i1.382

Abstract

Analisis Sistem Kerja Sortasi Biji Kopi Dengan Menggunakan Pendekatan Ergonomi Di CV. Kopi Tunah Kolak Jaya Amri A; Anwar A; Rizka Finusa
Industrial Engineering Journal Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v4i1.39

Abstract

Sistem kerja yang ergonomis merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan olehperusahaan, khususnya pada saat melakukan sortasi biji kopi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untukmenganalisis sistem kerja sortasi biji kopi dengan menggunakan pendekatan ergonomi. Langkah – langkahyang dilakukan adalah dengan pengambilan data postur kerja dan data antropometri tubuh pekerja. Data yangdiperlukan adalah data postur kerja, dan data antropometri yang diperlukan adalah data tinggi bahu duduk,tinggi siku duduk, tinggi popliteal, pantat popliteal, jangkauan tangan, lebar pinggul, lebar bahu, danrentangan tangan, data. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tinggi nahu 62.82 cm, tinggi popliteal 42.72 cm,pantat popliteal 40.79 cm, lebar pinggul 37.58 cm, lebar bahu 45.85 cm, tinggi siku duduk 67.20 cm, jangkaunjauh 174.60 cm.
Design Optimization of Multi Vacuum Manifold for Semiconductor Industry Taufik R.S; Tan S.T; Hambali A; Tajul AA; Sivarao Sivarao
Industrial Engineering Journal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v1i1.129

Abstract

This paper presents the design optimization of multi vacuum manifold in gripping system for semiconductor industry. The objectives of this study were to investigate the parameter of designing manifold in vacuum system and analyze the results base on simulation software. The study was focused on the air flow in manifold system. The pressure drop, type of flow involved, and improper design were the factors that influenced the flow efficiency in manifold system. The study of multi vacuum manifold was carried out the design parameters involved such as various sizes of inlet, number of inlet used and the distance between the inlets used. The simulation was performed using CAD software to present the dynamic pressure and mass flow rates. Based on the simulation result, the design with the total cross section area inlets is less or equal to out resulted better value of velocity and suction pressure distributed in each inlet. In addition, the longer distance travels by fluid from inlet to outlet affects the result obtained. In conclusion, the new design of multi vacuum manifold for semiconductor industry was proposed.
Penentuan Rute Distribusi Sirup Untuk Meminimalkan Biaya Transportasi Muhammad Muhammad; Bakhtiar Bakhtiar; Meliza Rahmi
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v6i1.152

Abstract

CV. Nira Della 38 adalah perusahaan yang bergerak dalam produksi sirup. CV. Nira Della 38 memiliki pelanggan yang tersebar di daerah Bireun, Aceh Utara dan Aceh Timur. Sistem pengiriman sirup selama ini tidak memperhatikan rute pengiriman dan kapasitas dari kendaraan yang digunakan tidak disesuaikan sehingga mengakibatkan jalur/rute yang ditempuh tidak efisien karena jarak tempuh yang semakin panjang. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan adalah saving matrix. Metode saving matrix merupakan metode yang digunakan dalam menentukan jalur/rute disribusi produk ke konsumen dengan cara menentukan rute yang harus dilalui dan jumlah alat angkut berdasarkan kapasitas dari alat angkut tersebut agar diperoleh rute yang efisien dan biaya transportasi yang minimum. Dari pengolahan data dan pembahasan didapat 2 rute baru meliputi rute 1 dengan jarak sebesar 474 km dan rute 2 sebesar 305,8 km dengan total jarak 779,8 km. Penghematan biaya transportasi dari rute awal sebesar Rp.907.000 menjadi Rp.715.000 pada rute baru. Maka penghematan biaya transportasi sebesar Rp.192.000.
Analisis Pengaruh Variasi Ukuran Produk Terhadap Cycle Time Menggunakan Rancangan Percobaan M Hudori
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v7i2.346

Abstract

Sebuah perusahaan yang memproduksi baja paduan untuk kontruksi, saat ini sedang mengalami kenaikan dalam jumlah permintaan produksi yang begitu tinggi. Namun salah satu kendala yang sedang dialami perusahaan adalah masalah dalam ketepatan waktu pengirirman sehingga terjadi keterlambatan pengiriman produk. Keterlambatan pengiriman tersebut berkaitan dengan penjadwalan yang kurang efektif karena waktu siklus (cycle time) yang berbeda-beda dalam memproduksi produk tersebut. Dikarenakan produk yang diproduksi perusahaan beragam variasi ukuran sehingga waktu yang digunakan dalam memproduksi produk pun berbeda-beda. Terkait hal tersebut perusahaan harus dapat menentukan lead time pada setiap pesanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran produk terhadap cycle time. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan lima perlakuan, yaitu produk dengan ukuran 7,5 meter; 2,5 meter; 14 meter; 7 meter; dan 12 meter. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali dengan melakukan pengamatan langsung pada proses di mesin decking terhitung mulai dari 14 Mei 2018 s/d 25 Mei 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi ukuran produk berpengaruh nyata terhadap cycle time. Hal ini berarti lead time penyelesaian suatu pesanan akan sangat dipengaruhi oleh ukuran produk yang dipesan tersebut. Kata Kunci: Cycle time, Rancangan acak kelompok, Rancangan percobaan.
Konsep Kaizen Untuk Meningkatan Kualitas Secara Terus Menerus Pada Industri Sarung Tangan Kesehatan Riana Puspita
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i1.29

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam dunia industri saat ini menuntut perhatian perusahaanterhadap semua aspek dari produk yang dihasilkan. Salah satu aspek yang sangat penting bagi konsumenadalah kualitas dan keandalan produk. Untuk itu langkah yang harus ditempuh perusahaan adalah dengantetap menjaga dan berusaha meningkatkan terus menerus (continuous improvement) mutu hasilproduksinya. Kaizen berarti perbaikan proses secara terus menerus untuk selalu meningkatkan mutu danproduktivitas output. Tiga aturan dasar dalam konsep kaizen di tempat kerja adalah Penataan atau 5-S,Penghapusan pemborosan (muda) dan Standarisasi. Untuk itu pada tulisan ini akan dikemukakan tentanghasil penelitian berkaitan dengan implementasi kaizen melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) untukperbaikan proses secara terus menerus sehingga meningkatkan mutu dan produktivitas pada PT. WRPBuana Multicorpora, industri manufaktur yang memproduksi sarung tangan kesehatan. Dari hasil penelitiandiketahui penyebab terjadinya produk cacat yaitu former adalah kotor, buih pada permukaan latex dipping,dan lapisan film pada permukaan compound serta permukaan larutan compound yang cenderung tinggi.Dengan analisa 5-S (Seiri-Seiton-Seiso-Seiketsu-Shitsuke) dapat dilakukan perbaikan tempat kerja dankondisi kerja. Penataan tempat kerja pada bagian ruang proses produksi yaitu buih berlebih padapermukaan congulant dipping berkurang seiring dengan pengambilan buih yang dilakukan secara teratur,former ditempatkan/dikelompokkan sesuai dengan kadar kotoran pada keranjang yang berbeda dan alatpengambilan buih diletakkan di atas tempat penampungan buih sementara.
Analisa Pengujian Tarik Statik Hasil Pengelasan TIG Pada Material Al-Mg 5083 Menggunakan Analisis Statistik Metode Anova (Varian) Aljufri Aljufri
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i2.103

Abstract

Aluminium merupakan logam ringan dengan ketahanan korosi yang baik, hantaran listrik yang baik serta sifat-sifat yang baik lainnya sebagai sifat logam. Paduan Aluminium-Magnesium 5083 yang diambil pada penelitian ini adalah paduan antara (4,5 % Mg) kuat dan mudah dilas. Ketangguhan suatu bahan sangat dipengaruhi oleh sifat mekanik dan sifat fisik bahan tersebut pada proses penyambungan dengan menggunakan pengelasan sifat-sifat tersebut akan berubah akibat pengaruh pemanasan, Untuk mengkaji hal tersebut disusunlah sebuah konsep penelitian Hasil pengujian tarik statik dianalisa menggunakan analisis statistik metode Anova (Varian). Dari hasil penelitian tes barlet dilakukan untuk mengetahui keseragaman Varian dari sudut kampuh dan kuat arus pengelasan artinya ketiga kelompok data sudut kampuh bisa dianggap berasal dari satu populasi dan data-data tersebut layak untuk diperbandingkan. Bila perbandingan tersebut lebih besar dari fraktil distribusi rasio varian, maka terjadi pengaruh dari data sudut kampuh terhadap nilai tensile (tegangan). Dari data pengujian diketahui S22/S12 V20,975, oleh karena itu sudut kampuh mempengaruhi tensile (tegangan). Data hasil pengujian menunjukan (S42/S12) V20,975, dapat dilihat bahwa kuat arus sangat mempengaruhi nilai tensile (tegangan)
Analisis Kebutuhan Jumlah Tenaga Kerja Berdasarkan Metode Work Load Analysis Dan Work Force Analysis Amri, Amri; Irwansyah, Devi; Yulisa, Yulisa
Industrial Engineering Journal Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v7i1.297

Abstract

UD. Bungong Rauza merupakan salah satu industri souvenir bordiran tas Aceh yang berlokasi di Desa Ule Madon, Kec. Muara Batu, Kab. Aceh Utara. Jumlah tenaga kerja 25 orang dengan permintaan atas produk 700 perbulan. Penelitan bertujuan untuk menetukan jumlah tenaga yang optimal menggunakan metode Work Load Analysis dan Work Force Analysis. Work Load Analysis digunakan untuk menentukan jumlah tenaga kerja berdasarkan jumlah jam kerja yang dibutuhkan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya. Metode Work Force Analysis digunakan untuk menentukan jumlah tenaga kerja dengan mempertimbangkan tingkat absensi dan perputaran kerja karyawan. Hasil WLA menunjukkan tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 24 orang dengan jumlah karyawan sekarang 25 orang. Hasil metode WFA menunjukkan perlu adanya penambahan tenaga kerja sebanak 3 orang. Berdasarkan perhitungan WLA dan WFA perlu adanya perubahan tenaga kerja di setiap stasiun kerja, di bagian pembuatan pola perlu penambahan 5 orang tenaga kerja, di bagian membordir diatas pola perlu penambahan 3 orang tenaga kerja, bagian melapisi hasil bordiran penambahan tenaga kerja 1 orang, bagian merangkai menjadi bentuk tas perlu pengurangan jumlah tenaga kerja sebanyak 6 orang.

Page 7 of 20 | Total Record : 194