cover
Contact Name
Budi Wahyu Mahardhika
Contact Email
balance@um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
balance@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal
ISSN : 16939352     EISSN : 2614820X     DOI : -
BALANCE merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian dan artikel ilmiah tentang ekonomi, bisnis, manajemen dan akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 02 (2018)" : 11 Documents clear
Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Pada Divisi Laboratorium PT. Wings Surya Muhammad Harianto; M Anang Firmansyah; Rina Maretasari
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1784

Abstract

ABSTRACT PT. Wings Surya pays attention to the work environment and compensation to improve employee performance. This study examines the influence of the work environment (X1) and compensation (X2) on employee performance (Y) in the laboratory division of PT. Wings Surya. This study aims to determine the effect of the work environment and compensation on employee performance. This study uses a descriptive quantitative approach. Data collection methods used were distributing questionnaires and recording documents. Data analysis in this study uses multiple linear regression analysis which is processed using a computer with the SPSS 20 for Windows program. Based on the results of research testing can be drawn two conclusions that Work environment (X1) and compensation (X2) affect simultaneously (simultaneously) on employee performance in the laboratory division of PT. Wings Surya (Y) because the Fcount value is 51,548> Ftable 3,172. Among the work environment (X1) and compensation (X2) the more dominant variable significantly influences the employee's performance on the laboratory division of PT. Wings Surya is Compensation (X2) because the regression coefficient is biggest that is 0,481 .. Researcher suggest to Human Resources Department PT. Wings Surya pays attention to the work environment and compensation. In order for employees of laboratory division of PT. Solar Wings can improve their performance. Keywords : Performance, Work Environment and CompensationCorrespondence to : muhammadharianto@gmail.com, anang.firmansyah@fe.um-surabaya.ac.id,  rina.maretasari@fe.um-surabaya.ac.id ABSTRAK             PT. Wings Surya memperhatikan lingkungan kerja dan kompensasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini meneliti tentang pengaruh lingkungan kerja (X1) dan kompensasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) pada divisi laboratorium PT. Wings Surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menyebarkan kuesioner dan mencatat dokumen-dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan komputer dengan program SPSS 20 for Windows. Berdasarkan hasil pengujian penelitian dapat ditarik dua kesimpulan yaitu Lingkungan kerja (X1) dan kompensasi (X2) berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja karyawan pada divisi laboratorium PT. Wings Surya (Y) karena nilai Fhitung 51,548 > Ftabel 3,172. Diantara lingkungan kerja (X1) dan kompensasi (X2) variabel yang lebih dominan secara signifikan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan pada divisi laboratorium PT. Wings Surya adalah Kompensasi (X2) karena koefisien regresinya paling besar yaitu 0,481.. Peneliti menyarankan kepada bagian Human Resources Departement PT. Wings Surya memperhatikan lingkungan kerja dan kompensasi. Agar karyawan divisi laboratorium PT. Wings Surya dapat meningkatkan kinerjanya. Kata kunci                : Kinerja, Lingkungan Kerja dan KompensasiKorespondensi         : muhammadharianto@gmail.com, anang.firmansyah@fe.um-surabaya.ac.id, rina.maretasari@fe.um-surabaya.ac.id
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Laba Pada Shipyard PT. Dok Dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Periode 2013 – 2017 Dewi Cahyani Pangestuti
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1753

Abstract

ABSTRACT  The purpose of this study is to analyze the influence of liquidity, debt level and efficiency of working capital together to profit ability at PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero). The method of research conducted is a method of quantitative data analysis. The number of samples researched were 50 financial report data of Shipyard PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) from 2013 until 2017.The conclusions of this study are as follows: partially current ratio, debt to asset ratio, working capital turnover (CR, DTAR, WCT) have significant effect on EBITDA Margin. Of the three variables that proved significant, Working Capital Turnover(WCT) is the dominant variable that affects EBITDA Margin, followed by variable debt to asset ratio (DTAR) and last variable current ratio (CR). Simultaneously current ratio, debt to asset ratio, working capital turnover (CR, DTAR, WCT) proved to have a significant effect on EBITDA Margin. Keywords  : current ratio, debt to asset ratio, working capital turnover, EBITDA MarginCorrespondence to  : dewichepe@yahoo.comABSTRAK            Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh likuiditas, tingkat utang  dan efisiensi modal kerja terhadap kemampuan laba pada PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero). Metode penelitian mengunakan analisa data kuantitatif. Jumlah sampel  yang diteliti sebanyak 50 data laporan keuangan sejak tahun 2013 -2017.             Kesimpulan penelitian ini adalah:  secara parsial variabel Likuiditas, Tingkat Utang serta Efisiensi Modal Kerja (CR, DTAR, WCT) terbukti berpengaruh signifikan terhadap   EBITDA Margin. Dari tiga variabel yang terbukti signifikan, Efisiensi Modal Kerja (WCT) merupakan variabel dominan yang berpengaruh terhadap EBITDA Margin, disusul variabel tingkat utang (DTAR) dan terakhir variabel likuiditas (CR).  Secara simultan likuiditas, tingkat utang serta efisiensi modal kerja (CR, DTAR, WCT) terbukti berpengaruh signifikan terhadap  EBITDA Margin. Kata kunci   : Likuiditas, Tingkat Utang, Efisiensi Modal Kerja, Kemampuan LabaKorespondensi : dewichepe@yahoo.com
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pada Industri Rokok Ahmad Rizal Solihudin; Bagus Gumelar
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1785

Abstract

ABSTRACT This study aims to map and analyze the performance of corporate social responsibility in the cigarette industry. This is done to assess the extent of the cigarette industry's contribution to the social aspects with the company's value benchmark. This research is a quantitative research using content analysis method. The unit of analysis in this study is the annual report of tobacco companies listed on the BEI. The results showed that market valuation had a significant effect on the performance of the social responsibility of cigarette companies in Indonesia on aspects of labor and human rights. In addition, the distribution of social responsibility contributions was less optimal so there needed to be rules that technically direct the activities of tobacco companies so that the benefits are acceptable to all stakeholders optimally. Keywords : cigarette, stakeholder, social responsibility.Correspondence to : arsolihudin@gmail.com ABSTRAK               Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis kinerja tanggung jawab sosial perusahaan padaindustri rokok.Hal ini dilakukan untuk menilai seberapa jauh kontribusi industri rokok pada aspek sosial dengan tolak ukur nilai perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis konten. Unit analisis dalam penelitian ini adalah laporan tahunan perusahaan rokok yang terdaftar pada BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian pasar berpengaruh signifikan terhadap kinerja tanggung jawab sosial perusahaan rokok di Indonesia pada aspek tenaga kerja dan hak asasi manusia.Selain itu, pemerataan kontribusi tanggung jawab sosial kurang optimal sehingga perlu ada aturan yang secara teknis mengarahkan aktifitas tanggung jawab sosial perusahaan rokok agar manfaat dapat diterima semua stakeholder secara optimal.Kata kunci                   :rokok;stakeholder;tanggung jawab sosial.Korespondensi             : arsolihudin@gmail.com
Relevansi Cum-Dividend Date Dengan Perubahan Harga Saham Pada Sektor Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Ayu Retsi Lestari; Alfi Arif; Bayu Wijayantini
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1279

Abstract

ABSTRACT  This study focuses on analyzing the stock price changes in the days around the cum-dividend date. Cum-dividend date is the date when the shareholdersare entitled to receive the dividend already declared, which will be paid on the pre-determined date. The sample of this study consists of 37 manufacturing companies that are continuously distributing dividends from 2014 to 2016. The results show stock prices tend to be higher on the cum-dividend date. The analysis onyear 2015 data shows that significant stock price differences were found only between the cum-dividend date and the first day after cum-dividend date. Different results are found for data of 2016, where significant stock price differences occur between cum-dividend date and day one, day two, and day three after cum-dividend date. The implication of the research result is that cum-dividend date has the potential to become one of investment strategy in capital market.Keywords                   : stock price, cum-dividend date, investment strategyCorrespondence to       : retsi_ayu@yahoo.co.id, alfi.rif@unej.ac.id, bayu@unmuhjember.ac.id ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada kajian perubahan harga saham pada hari-hari di sekitar cum-dividend date. Cum-dividend date (hari dengan dividen) adalah tanggal ketika pemilik saham berhak untuk menerima dividen yang telah dinyatakan, yang akan dibayarkan pada suatu waktu. Sampel penelitian ini berjumlah 37 perusahaan manufaktur yang secara terus menerus membagikan dividen tahun 2014 sampai 2016. Hasil penelitian menunjukkan harga saham cenderung lebih tinggi pada cum-dividend date. Pada analisis terhadap data tahun 2015, perbedaan harga saham yang signifikan ditemukan hanya antara cum-dividend date dan hari pertama sesudah. Hasil berbeda ditemukan untuk data tahun 2016, dimana perbedaan harga saham yang signifikan terjadi antara cum-dividend date dan hari pertama, kedua, dan ketiga sesudah cum-dividend date. Implikasi hasil penelitian adalah cum-dividend date berpotensi untuk dijadikan sebagai salah satu strategi berinvestasi di pasar modal.Kata kunci                  : harga saham, cum-dividend date, strategi investasiKorespondensi             : retsi_ayu@yahoo.co.id, alfi.rif@unej.ac.id, bayu@unmuhjember.ac.id
Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Pentingnya Akuntansi Forensik Sebagai Pengajaran Akuntansi Di Universitas ( Studi Kasus Pada Universitas Muhammadiyah Surabaya ) Mr Andrianto; Rieska Maharani; Fitri Nuraini
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1786

Abstract

ABSTRACT  This study aims to explore the opinions of accounting students last semester regular morning and afternoon at the University of Muhammadiyah Surabaya regarding the perception of the importance of teaching curriculum Forensic Accounting in Indonesia. Student Accounting Forensic Accounting view that teaching is necessary and needs to be included in the curriculum of study Accounting. Both groups of respondents gave a special emphasis on the importance of teaching Forensic Accounting as part of efforts to eradicate corruption in Indonesia. The study also found that accounting students saw no serious obstacles in the implementation of Forensic Accounting in the accounting curriculum already now. Keywords                   : Forensic Accounting, Fraud, Accounting Curriculum.Correspondence to       : andrianto914@yahoo.com, rieskamaharani@gmail.com, ftr_account@yahoo.co.id ABSTRAK                Penelitian ini bertujuan untuk menggali pendapat mahasiswa akuntansi semester lalu reguler pagi dan sore hari di Universitas Muhammadiyah Surabaya mengenai persepsi pentingnya pengajaran kurikulum Forensik Akuntansi di Indonesia. Akuntansi Mahasiswa Akuntansi Forensik memandang bahwa mengajar itu perlu dan perlu dimasukkan dalam kurikulum studi Akuntansi. Kedua kelompok responden memberikan penekanan khusus pada pentingnya pengajaran Akuntansi Forensik sebagai bagian dari upaya untuk memberantas korupsi di Indonesia. Studi ini juga menemukan bahwa mahasiswa akuntansi tidak melihat kendala serius dalam pelaksanaan Akuntansi Forensik dalam kurikulum akuntansi sudah sekarang. Kata kunci : Akuntansi Forensik, Penipuan, Kurikulum Akuntansi.Korespondensi : andrianto914@yahoo.com, rieskamaharani@gmail.com, ftr_account@yahoo.co.id
Determinan Willingness To Pay Rumah Tipe 36 Kabupaten Bantul Nugraheni Rintasari; Rifki Khoirudin
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1305

Abstract

ABSTRACTIn general, willingness to pay (WTP) or desire to pay is defined as the amount that a consumer can pay to obtain a good or service. In this study, willingness to pay is devoted to the purchase of type 36 homes in Bantul District. This study intends to answer questions about the attributes that consumers favored related to type 36 homes in Bantul District. There are seven attributes tested in this research, namely location, security, facilities, payment, design, placement, and price. The location is divided into four options, namely proximity to the school, proximity to the workplace, proximity to shopping centers, and proximity to health facilities. For security, provided two options, namely guarded security guards and not guarded. The facility attributes are divided into three namely the availability of sports facilities, places of worship, and playground. For the payment offered two options, namely credit and cash. The design is divided into two namely luxury and minimalism. For the landing is divided into three, namely front, center, and rear. The last factor is price, divided into three namely Rp 300.000.000,00, Rp 350.000.000,00, and Rp 400.000.000,00.The data are sourced from questionnaires distributed to 116 respondents in Bantul District, Special Province of Yogyakarta. Respondents of this research are employees of government and private organizations working in Bantul District. Further data is processed and analyzed using conjoint analysis. For all respondents who are permanent employees, both public and private with an income level ranging from Rp 3,000,000.00 to Rp 5.000.000,00 have willingness to pay for type 36 homes with consideration of location close to the workplace, guarded security, there are play facilities, can be paid on credit, luxury design with the location at the back, and the price ranges from Rp 300.000.000,00.Keywords                   : Willingness to Pay, Home Stay, House type 36Correspondence to      : rifki.khoirudin@ep.uad.ac.id ABSTRAK  Secara umum willingness to pay (WTP) atau keinginan untuk membayar didefinisikan sebagai jumlah yang dapat dibayarkan seorang konsumen untuk memperoleh suatu barang atau jasa.  Dalam penelitian ini, willingness to pay dikhususkan pada pembelian rumah tipe 36 di Kabupaten Bantul. Penelitian ini bermaksud menjawab pertanyaan mengenai atribut yang disukai konsumen terkait rumah tipe 36 di Kabupaten Bantul. Ada tujuh atribut yang diuji dalam penelitian ini, yaitu lokasi, keamanan, fasilitas, pembayaran, desain, perletakan, dan harga. Lokasi dibagi menjadi empat pilihan, yaitu kedekatan dengan sekolah, kedekatan dengan tempat kerja, kedekatan dengan pusat perbelanjaan, dan kedekatan dengan fasilitas kesehatan. Untuk keamanan, disediakan dua pilihan, yaitu dijaga satpam dan tidak dijaga satpam. Atribut fasilitas dibagi menjadi tiga yaitu ketersediaan fasilitas olahraga, tempat ibadah, dan tempat bermain. Untuk pembayaran ditawarkan dua pilihan, yaitu kredit dan tunai. Desain dibagi menjadi dua yaitu mewah dan minimalis. Untuk perletakkan dibagi menjadi tiga, yaitu depan, tengah, dan belakang. Faktor terakhir yaitu harga, dibagi menjadi tiga yaitu Rp 300.000.000,00, Rp 350.000.000,00, dan Rp 400.000.000,00.Data bersumber dari kuesioner yang disebarkan kepada 116 responden di Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Responden penelitian ini adalah karyawan organisasi pemerintah maupun swasta yang bekerja di Kabupaten Bantul. Selanjutnya data diolah dan dianalisis menggunakan analisis konjoin. Untuk responden yang keseluruhannya merupakan pegawai tetap, baik negeri maupun swasta dengan tingkat penghasilan berkisar antara Rp 3.000.000,00 hingga Rp 5.000.000,00 memiliki willingness to pay untuk rumah tipe 36 dengan pertimbangan lokasi yang dekat dengan tempat kerja, dijaga satpam, terdapat fasilitas bermain, dapat dibayar secara kredit, desain mewah dengan letak di belakang, dan harga berkisar Rp 300.000.000,00.Kata kunci                   : Willingness to Pay, Rumah Tinggal, Rumah tipe 36Korespondensi             : rifki.khoirudin@ep.uad.ac.id
Pengaruh Faktor-Faktor Lingkungan Kerja Internal Dan Pekerjaan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Pada PT. Warnatama Cemerlang Gresik M Anang Firmansyah; Budi Wahyu Mahardhika
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1782

Abstract

ABSTRACT  Environmental factors that can affect employee work motivation are reliable, work environment factors and external work environment factors. Internal working environment factors include infrastructure, funding sources, control or supervision, procedures, supervision, working conditions, work climate and welfare.While the external work environment factors, including: science and technology, global environment, law, marketing, information, products and services / services. Based on multiple linear regression analysis it is known that internal work environment variables have a dominant influence on employee work motivation, it is seen from the value of multiple linear regression contribution and beta value of 0.424 one unit. Results calculation of multiple correlation coefficient of 0.714 this means that between the internal work environment and work simultaneously have a positive relationship to employee motivation. Coefficient of determination doubled (R2) that is equal to 0,510 which means that existence of rise and fall of work motivation of employees can be explained by internal work and work environment simultaneously equal to 51% and the remaining 49% explained other variables not examined in this research model. Keyword                     : Internal Working Environment, Work and Work MotivationCorrespondence to        : anangfirmansyah.61@gmail.com,budi.w.mahardhika@gmail.com ABSTRAKFaktor lingkungan yang dapat mempengaruhi motivasi kerja karyawan adalah faktor lingkungan kerja yang dapat diandalkan dan faktor lingkungan kerja eksternal. Faktor lingkungan kerja internal meliputi infrastruktur, sumber pendanaan, kontrol atau pengawasan, prosedur, pengawasan, kondisi kerja, iklim kerja dan kesejahteraan. Sedangkan faktor lingkungan kerja eksternal, termasuk: ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan global, hukum, pemasaran, informasi, produk dan layanan / layanan. Berdasarkan analisis regresi linier berganda diketahui bahwa variabel lingkungan kerja internal memiliki pengaruh dominan terhadap motivasi kerja karyawan, hal ini dilihat dari nilai kontribusi regresi linier berganda dan nilai beta 0,424 satu unit. Hasil perhitungan koefisien korelasi berganda sebesar 0,714 ini berarti bahwa antara lingkungan kerja internal dan kerja secara simultan memiliki hubungan positif terhadap motivasi kerja karyawan. Koefisien determinasi dua kali lipat (R2) yaitu sebesar 0,510 yang berarti bahwa adanya naik turunnya motivasi kerja karyawan dapat dijelaskan oleh kerja internal dan lingkungan kerja secara bersamaan sebesar 51% dan sisanya 49% menjelaskan variabel lain yang tidak diteliti dalam model penelitian ini. Kata Kunci        : Lingkungan Kerja Internal, Motivasi Kerja dan KerjaKorespondensi  : anangfirmansyah.61 @ gmail.com, budi.w.mahardhika @ gmail.com
Kualitas Pelayanan Dampaknya Terhadap Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Maftuhah Nurrahmi; Hardiansyah Al Fikri
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1783

Abstract

ABSTRACT               This research is formulated whether or not there was significant influence of service quality toward the patients’ satisfaction and loyality impact at mauhammadiyah hospital Palembang. This research was aimed at determining the significant influence of service quality toward the patients’ satisfaction and loyality impact at muhammadiyah hospital Palembang. This research type was such an associative. The research location was at muhammadiyah hospital of Palembang. There were 100 respondents used as sample of the research. The data sources were primary data and secondary data. To collect the data, the researcher used questionnaire. To analyze the data, the researcher used Structural Equation Model (SEM) for windows 8.70 version. The resuls showed that there was significant of service quality toward the patients’ satisfaction and loyality impact at muhammadiyah hospital Palembang. Keywords                   : service quality, patients’ satisfaction, loyality Correspondence to       : umiulul@gmail.com, ikhwanperindu@gmail.com  ABSTRAK               Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) adakah pengaruh kualitas pelayanan  terhadap kepuasan pasien Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang. 2) Adakah pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang. 2) Untuk mengetahui pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Jenis penelitian ini adalah asosiatif dengan tempat penelitian di rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 responden. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder, sedangkan teknik pengumpulan datanya adalah kuesioner. Adapun teknik analisis data yang dugunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) for windows versi 8.70. Hasil penelitian menujukkan bahwa 1) Kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pasien rumah sakit Muhammadiyah Palembang. 2) kepuasan pasien berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas pasien rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Kata Kunci                  : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Loyalitas Pasein.Korespondensi             : umiulul@gmail.com, ikhwanperindu@gmail.com
Konstruksi Dimensi Intellectual Capital Dalam Mendukung Kinerja Dosen Perguruan Tinggi Muhammadiyah Di Sulawesi Selatan Edi Jusriadi; Muhammad Rusydi; Abdul Muttalib
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1781

Abstract

ABSTRACTHuman Resource Development in the micro context is characterized by a shift in the type of society, from industrial society based on tangible resourcement towards knowledge-based knowledge society, technology and information (intangibleresource) and the change of accounting reporting system from stewardship function to new paradigm more see that the financial statements serve as a source of information to take economic decisions by investors and creditors (main users) based on current value. So that the existence of employees in an organization is no longer viewed as a mere production factor but has become a human capital or long-term organizational assets.The purpose of this research is to construct the intellectual capital dimension so that found the concept and model of Human Resource performance development based on Intellectual Capital. The research population is lecturer and head of Muhammadiyah university in South Sulawesi with 158 samples chosen by multistage sampling through accidental technique using descriptive statistic method and Sturctural Equation Model (SEM) analysis.The research finds: 1) That to improve the lecturer's caturdharma performance, the role of human capital as one of the intellectual capital dimension needs to be improved through the development of IES-Q, and 2) the intellectual capital dimension has not all contribute directly in improving the performance of lecturer of Muhammadiyah University's lecturer South Sulawesi. Keywords                : Intellectual Capital, IES-Q, PTM, Performance Tridharma LecturerCorrespondence to : edipsdm@gmail.com. /edi.jusriadi@unismuh.ac.id ABSTRAK              Human Resource Development dalam konteks mikro ditandai terjadinya pergeseran tipe masyarakat, dari masyarakat industrialis yang berbasis tangible resourcemenuju  masyarakat berpengetahuanyang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi (intangibleresource) serta adanya perubahan sistem pelaporan akuntansi dari fungsi stewardship (pertanggungjawaban pengelola kepada pemilik) menuju paradigma baru yang lebih melihat bahwa laporan keuangan berfungsi sebagai sumber informasi untuk mengambil keputusan ekonomi oleh investor dan kreditor (pengguna utama) berdasarkan current value. Sehingga eksistensi pegawai dalam suatu organisasi tidak lagi di pandang sebagai faktor produksi semata tetapi sudah menjadi human capital atau asset organisasi yang bersifat jangka panjang.Tujuan penelitian adalah untuk mengkonstruksi dimensi intellectual capital sehingga ditemukan konsep dan model pengembangan kinerja Sumber Daya Manusia yang berbasis Intellectual capital. Populasi penelitian adalah dosen dan pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Sulawesi Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 158 orang yang dipilih secara multistage sampling melalui Teknik accident dengan menggunakan metode statistik dekskriptif dan analisis Sturctural Equation Model (SEM).Hasil penelitian menemukan:1) Bahwa untuk meningkatkan kinerja caturdharma dosen maka peran human capital sebagai salah satu dimensi intellectual capital perlu ditingkatkan melalui pengembangan IES-Q, dan 2) Dimensi intellectual capital belum semuanya berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan kinerja caturdharma dosen Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.                                                                                                                         Kata Kunci           : Intellectual Capital, IES-Q, PTM, Kinerja Catur dharma DosenKorespondensi     : edipsdm@gmail.com. /edi.jusriadi@unismuh.ac.id
Pengaruh Kinerja Ekonomi, Non Ekonomi, Dan Nilai Personal Dalam Proses Pengambilan Keputusan Manajer Mr Rusdianto
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 15, No 02 (2018)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v15i02.1329

Abstract

ABSTRACT  The purpose of research is to examine the impact of economic and noneconomic performance (environmental and social), information types, and personal value on manajer preference in evaluating project. The research employs experiment method for collecting data.138 students of economic and business participated  in the study. The hypothesis assumes that manager in evaluating project considers environmental and social information, information types, and personal value on manager preference in decision making. The result finds that manager consider environmental and social information, but the result fails to show benefit of information  types.  Personal  values  is  partially  support.  The  result  strengtened  previous research about benefit of environmental and social information by  manager. The implication of the result is its role importance of management accounting for identifying environmental and social information as part of company strategy.Keywords :  environmental  and  social  information,  economic information,  personal  value, stakeholderCorrespondence to       :  rusdianto@act.uad.ac.id ABSTRAK     Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh informasi kinerja ekonomi dan nonekonomi (lingkungan dan sosial), bentuk-bentuk informasi lingkungan dan sosial, dan nilai personal pada preferensi keputusan manajer dalam evaluasi proyek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, mahasiswa ekonomika dan bisnis sebagai partisipan. 138 mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa manajer dalam mengevaluasi proyek bisnis mempertimbangkan informasi lingkungan dan sosial, mempertimbangkan bentuk informasi lingkungan dan sosial kuantitatif daripada kualitatif, dan nilai-nilai personal memengaruhi preferensi manajer dalam pengambilan keputusan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa manajer mempertimbangkan informasi lingkungan dan sosial, tetapi gagal menunjukkan kebermanfaatan bentuk informasi kualitatif dan kuantitatif. Nilai personal terdukung sebagian dalam penelitian ini. Temuan pada penelitian ini memperkuat penelitian sebelumnya mengenai kebergunaan informasi lingkungan dan sosial dalam keputusan bisnis oleh pihak manajer internal. Implikasi lainnya adalah penekanan pada pentingnya  peran  akuntan  manajemen  dalam  mengidentifikasi  informasi  lingkungan  dan sosial sebagai bagian dari strategi perusahaan.Kata kunci : informasi lingkungan dan sosial, informasi ekonomi, nilai personal, pemangku kepentingan.Korespondensi :  rusdianto@act.uad.ac.id

Page 1 of 2 | Total Record : 11