Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 13 No 1 (2020): Juni"
:
10 Documents
clear
Pengaruh Yang Ditimbulkan Akibat Turunnya Tekanan Kompresi Pada Main Air Compressor Di MT. Kirana Dwitya
Sallihima
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.113
Kompresor udara merupakan pesawat bantu yang dapat menghasilkan udara bertekanan yang harus mendapatkan perhatian dan perawatan secara berkala agar main air compressor tersebut dapat beroperasi dengan lancar. Mengingat pentingnya main air compressor di atas kapal maka diperlukan metode yang tepat untuk memecahkan masalah kerusakan yang terjadi pada main air compressor dengan menggunakan metode Fishbone Analysis dan SHEL, dan juga menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui faktor penyebab, dampak yang terjadi, dan upaya yang dilakukan. Faktor penyebab turunya tekanan kompresi pada main air compressor adalah keausan pada ring piston, kurangnya perawatan filter udara, kebocoran pada katup isap dan katup tekan. Dampak turunnya tekanan kompresi pada main air compressor adalah gagalnya starting M/E, gagalnya starting A/E, dan menganggu proses olah gerak kapal. Upaya untuk mengatasi turunnya tekanan kompresi pada main air compressor adalah melakukan perawatan secara rutin filter udara, membersihkan katup isap dan katup tekan, dan melakukan pengukuran pada ring piston.
Optimalisasi Sistem Gas Lembam Untuk Penanganan Muatan Crude Oil di MT. Galunggung
I, Cahyaningtyas;
Subardi A.;
Andi Wahyu
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.114
Galunggung dengan jenis kapal tanker yang bermuatan crude oil, terdapat kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan sistem gas lembam, yaitu kurangnya pengetahuan crew kapal mengenai sistem gas lembam, sehingga penggunaan dan perawatan pada alat-alat sistem gas lembam tersebut juga tidak dapat maksimal. Hal ini menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja di MT. Galunggung, seperti ledakan di dalam tangki pada tanggal 19 Mei 2018. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab pelaksanaan sistem gas lembam di MT. Galunggung tidak optimal serta upaya untuk mengoptimalkannya dan mengetahui penyebab terjadinya ledakan dalam proses bongkar di MT. Galunggung. Metode penelitian menggunakan fishbone analysis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyebab pelaksanaan sistem gas lembam di MT. Galunggung tidak optimal adalah kurangnya familiarisasi, pengetahuan dan training kepada crew kapal serta kurangnya alat dan bahan untuk perawatan dan perbaikan, sehingga dilakukan upaya, yaitu memberikan pengetahuan, mengadakan training, memberikan familiarisasi, mengecek dan memastikan alat dan bahan sistem gas lembam dalam keadaan baik. Penyebab terjadinya ledakan dalam proses bongkar di MT. Galunggung adalah kurang stabilnya supply gas lembam ke dalam tangki, sehingga kadar oksigen lebih dari 8%.
OPTIMALISASI KINERJA DIVISI CHARTERING DAN MARKETING TERHADAP PENCAPAIAN TARGET MANAGEMENT PT. HUMPUSS TRANSPORTASI KIMIA
Tigor Siagian;
Imam Fachruddin;
Rakhmah Zakiyah
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.140
PT. Humpuss Transportasi Kimia adalah perusahaan pelayaran yang menyediakan kapal untuk beberapa jenis muatan cair dan gas. PT. Humpuss Transportasi Kimia adalah anak perusahaan dari PT. Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. yang merupakan salah satu perusahaan nasional terbesar di Indonesia. Dengan menerapkan sistim manajemen yang baik, perusahaan ini mampu mengembangkan usahanya dalam dunia pelayaran. Berdasarkan data permasalahan, penulis membahas tentang optimalisasi kinerja pada Divisi Chartering and Marketing terhadap pencapaian target management di PT. Humpuss Transportasi Kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalisasi kinerja Divisi Chartering dan Markerting guna mencapai target yang telah ditetapkan oleh PT. Humpuss Transportasi Kimia dan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh kinerja Divisi Chartering dan Markerting terhadap pencapaian target management di PT. Humpuss Transportasi Kimia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan data kuantitatif. Dalam penelitian ini ditemukan hasil data dari optimalisasi kinerja Divisi Chartering dan Marketing terhadap pencapaian target management di PT. Humpus Transportasi Kimia, bahwa kinerja karyawan Divisi Chartering dan Marketing banyak mempengaruhi target management PT Humpuss Transportasi Kimia, sehingga perlu adanya bentuk peningkatan keterampilan dan pengetahuan bagi karyawan, peningkatan skor penilaian berupa reward dan punishment, serta menentukan strategi yang tepat untuk faktor selain Divisi Chartering dan Marketing yang dapat mempengaruhi target management di PT. Humpus Transportasi Kimia.
Analisis Kesesuaian Alat Keselamatan Jiwa Sesuai Dengan Solas 1974/1978 As Amended Pada Kapal-Kapal Cement Carrier Di PT. Pelayaran Tonasa Lines
A. Chalid Pasyah;
denny fitrial;
Raka Adhitya
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.141
Dalam pelayaran, keamanan dan keselamatan sangatlah penting. Namun mirisnya di Indonesia masih ditemukan banyak ketidak sesuaian alat-alat keselamatan dengan yang tertera di Solas 1974/1978. Saya ambil contoh dari salah satu perusahaan pelayaran di Indonesia yaitu PT. Pelayaran Tonasa Lines yang mana merupakan perusahaan pelayaran yang memiliki 6 kapal cement carrier yang beroperasi di perairan laut Indonesia untuk mengirimkan semen-semen berkualiatas tinggi ke seluruh pelosok Indonesia, namun kapal-kapal tersebut masih kurang mumpuni jika dilihat pada faktor keselamatannya. Pada saat pengamatan di kapal milik PT. Pelayaran Tonasa Lines, peneliti menemukan adanya ketidak sesuaian persyaratan jumlah alat-alat keselamatan dan juga ditemukan Distress Flares atau Pyrotechnic yang sudah expired. Maka dari itu penelitian ini dibuat untuk menemukan alasan mengapa banyak ditemukannya alat-alat keselamatan jiwa yang sudah expired juga untuk menemukan alasan mengapa banyak alat-alat keselamatan jiwa yang jumlahnya tidak sesuai dengan yang tertera di peraturan yang ada, serta untuk mengetahui kondisi kesesuaian persyaratan alat-alat keselamatan yang diatur dalam Solas 74/78 terhadap kapal-kapal cement carrier milik PT. Pelayaran Tonasa Lines, dan untuk juga mencari solusi dari masalah-masalah diatas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tekhnik analisis data statistik deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pelayaran, maka sistem keamanan harus diutamakan dengan selalu mengontrol kondisi Life-Saving Appliances diatas kapal.
Optimalisasi Perawatan Dan Pengoperasian Alat Keselamatan Sekoci Sebagai Penunjang Keselamatan Di MV Kartini Baruna
Rudiana;
Retno Wulandari;
Retno Junita
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.142
Sekoci merupakan alat penolong yang dapat digunakan untuk evakuasi seluruh awak kapal karena memiliki konstruksi yang lebih kuat dari alat penolong lainnya. Masalah yang sering terjadi adalah kurang terampilnya ABK tentang perawatan dan pengoperasian sekoci yang sesuai dengan prosedur dan rendahnya perawatan sekoci di atas MV Kartini Baruna. Kemudian tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyebab kurang terampilnya ABK tentang perawatan dan pengoperasian sekoci yang sesuai dengan prosedur dan mengetahui penyebab rendahnya perawatan sekoci di atas MV Kartini Baruna. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa faktor yang menyebabkan kurang optimalnya kinerja dari sekoci di MV. Kartini Baruna adalah kurangnya spare part, penerapan PMS (Plan Maintenance System) yang tidak sesuai ketentuan, kurang terampilnya anak buah kapal (ABK) dalam pengoperasian sekoci. Faktor yang menyebabkan perawatan lifeboat yang kurang baik terhadap crew di MV. Kartini Baruna adalah lambatnya proses pengoperasian sekoci, membahayakan keselamatan crew diatas kapal. Kemudian upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan perawatan terhadap lifeboat di MV.Kartini Baruna yaitu dengan menerapkan PMS (plan maintenance system) sesuai ketentuan atau panduan.
The Effect Of Quality Of Document Service To Customer Satisfaction In PT. Mediterranean Shipping
agus leonard;
Imam Fachruddin;
Deffan Ezra
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.143
Mediterranean Shipping Company, is one of the major multinational companies in Indonesia, multinational companies can communicate with customers and sell to customers abroad without the need for a lot of physical investment in foreign markets (United Nations Conference On Trade, UNCTAD, 2017), through its market reach so large and with business relationships that are spread everywhere, then this company has a pretty good rating in the international business arena. PT. Mediterranean Shipping Company Indonesia develops its business as a shipping company in the field of International container transportation (export import) and offers various facilities for export to exporters.
Pengaruh Pelayanan Jasa Clearence In dan Clearence Out Terhadap Waktu Tambat Kapal Bulk Carrier Di PT Buana Indah Gemaca Cabang Cigading Banten
Titis Ari Wibowo;
Roma Dormawaty;
Darient Yohanes
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.144
Buana Indah Gemaca Cabang Cigading, Banten merupakan perusahan pelayaran yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa keagenan kapal asing dimana perusahaan tersebut berperan sebagai Port Agent atau Local Agent PT. Buana Indah Gemaca Cabang Cigading, Banten memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang pesat dalam pelayanan jasa keagenan kapal. Peningkatan pelayanan jasa keagenan kapal oleh PT. Buana Indah Gemaca Cabang Cigading, Banten diharapkan dapat meningkatkan jumlah kapal motor yang diageninya. Selama ini dalam pelaksanaan pelayanan jasa keagenan oleh PT. Buana Indah Gemaca Cabang Cigading, Banten masih terdapat kendala yang menyebabkan pelayanan jasa yang diberikan belum optimal. Seperti masih lambatnya proses penyelesaian dokumen-dokumen persyaratan untuk clearence, sehingga mengakibatkan kurang optimalnya pelayanan jasa clearence in dan clearence out yang dilakukan oleh PT. Buana Indah Gemaca Cabang Cigading, Banten.
Pengaruh Tata Kelola Jam Istirahat Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Crew Kapal
Putra NDK;
Palapa A;
Andromeda Vega
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.156
Pelaut merupakan pekerjaan yang bersifat operasional, Sebagai seorang pelaut dalam pekerjaan ini dituntut fisik dan mental dimana fisik sebagai penggerak dan mental sebagai perencana dalam menjalankan profesinya. Kompensasi merupakan hal yang penting, karena kompensasi merupakan dorongan utama seseorang menjadi crew di kapal, dan juga karena kompensasi yang diberikan besar pengaruhnya terhadap semangat dan kinerja para crew nya.Penyusunan penelitian ini menggunakan proses penelitian berpendekatan kuantitatif, dan berjenis asosiatif. Dikatakan pendekatan kuantitatif sebab pendekatan yang digunakan di dalam usulan penelitian, proses, hipotesis, turun ke lapangan, analisa data dan kesimpulan data sampai dengan penulisannya menggunakan aspek pengukuran, perhitungan, rumus dan kepastian data numerik. Sedangkan dikatakan sebagai penelitian asosiatif karena penelitian ini menghubungkan dua variable atau lebih.Berdasarkan pada analisa data menunjukkan bahwa Tata Kelola Jam Istirahat berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Crew, Berdasarkan pada analisa data menunjukkan bahwa Kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Crew dan Berdasarkan pada analisa data menunjukkan bahwa Tata Kelola Jam Istirahat dan Kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Crew. Untuk perusahaan pelayaran agar lebih memperhatikan tentang Tata Kelola Jam Istirahat dan Kompensasi Crew kapal karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap Kinerja Crew saat dikapal nanti.
Kinerja Faktor Daya Dan Opererasi Generator Kapal-Kapal Niaga
Seno Abdi;
Oktavianto Adi
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.157
Faktor daya disebut sebagai cos φ didefinisikan sebagai perbandingan daya aktif (kW) dan daya semu (kVA). Menurut Irving (1991) operasi generator adalah kondisi generator beroperasi dimana tegangan yang dihasilkan lebih besar daripada tegangan bus bar yang terhubung dan daya yang dikirim ke bus bar. Pelayaran niaga (shipping) diseluruh dunia adalah kegiatan yang terkait dengan kegiatan komersial.Metode kuantitatif dengan program aplikasi untuk menganalisa korelasi dan pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat dari data beban daya listrik.Hasil Penelitian telah dilakukan penulis adalah X1 (kondisi operasional kapal) berpengaruh “positif” terhadap Y1 (Arus), ada sebesar 0.3%. X1 (kondisi operasional kapal) berpengaruh “positif” terhadap Y2 (Load), ada sebesar 0.2%. X1 (kondisi operasional kapal) berpengaruh “positif” terhadap Y3 (Power Faktor), ada sebesar 0.6%. X2 (mode generator) berpengaruh “negative” terhadap Y1 (Arus), ada sebesar 0.5%. X2 (mode generator) berpengaruh “negative” terhadap Y2 (Load), ada sebesar 0.4%. X2 (mode generator) berpengaruh “positif” terhadap Y3 (Power Faktor), ada sebesar 0%. Y1 (Arus) berpengaruh “positif” terhadap Y3 (Power Faktor), ada sebesar 0.4%. Y2 (Load) berpengaruh “positif” terhadap Y3 (Power Faktor), ada sebesar 6.5%. X1, X2, Y1, Y2 berpengaruh “positif” terhadap Y3 (Power Faktor), ada sebesar 7%.
Optimalisasi Keterampilan Crew Deck Dalam Pelaksanaan Tank Cleaning (TC) Guna Tercapainya Tangki Yang Siap Muat Di MT. Griya Asmat
Renta Novaliana
Meteor STIP Marunda Vol 13 No 1 (2020): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STIP Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36101/msm.v13i1.158
Dalam memenuhi kebutuhan armada pelayaran maka kapal harus dalam kondisi laik laut. Permesinan kapal khususnya mesin diesel generator merupakan pesawat bantu yang berfungsi menyediakan listrik di atas kapal. Untuk itu diesel generator perlu mendapatkan perhatian yang serius dari para Masinis di kapal. Khususnya pada waktu mesin diesel generator bekerja akan menimbulkan panas. Panas itu dihasilkan dari hasil pembakaran bahan bakar di dalam silinder. Generator di kapal merupakan alat bantu di kapal yang berguna untuk memenuhi kebutuhan listrik diatas kapal. Pada dasarnya generator berfungsi untuk mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik, bilamana rotor di putar maka lilitan kawatnya akan memotong gaya-gaya magnet pada kutubnya sehingga terjadi perbedaan tegangan, dengan dasar ini timbulah arus listrik, arus melalui kabel yang kedua ujungnya dihubungkan dengan cincin geser, pada cincin tersebut menggeser sikat-sikat sebagai terminal penghubung keluarnya arus. Pada saat mesin diesel bekerja akan menimbulkan terjadinya panas yang diakibatkan dari pembakaran bahan bakar di dalam silinder, karena itu sistem pendinginnya harus bekerja secara normal dan harus selalu diperhatikan temperaturnya pada saat mesin menyala.