cover
Contact Name
Juneris Aritonang
Contact Email
june_30ops@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
ISSN : 25284002     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikelola oleh Direktorat Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, merupakan salah satu wadah bagi para dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel hasil penelitian dan rekayasa teknologi kesehatan masyarakat,khususnya penyakit berbasis lingkungan, masyarakat dan kesehatan kerja serta memiliki bidang peminatan AKK, CARS, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Bisotatistik, Epidemiologi, K3.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN SUNGGAL DI LINGKUNGAN XIII KELURAHAN SUNGGAL KECAMATAN MEDAN SUNGGAL TAHUN 2018 Hena Nasution; Masryna Siagian
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.597 KB)

Abstract

Berdasarkan Data pada Profil Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2016, dari 1.099.868 balita yang timbang diketahui tercatat 15.245 balita (1,39%), sedangkan yang menderita gizi buruk sebanyak 1.424 balita (0,13%). Pada Lingkungan XIII Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal terdapat anak balita yang mengalami masalah status gizi yaitu gizi kurang sebanyak 5 orang dan gizi buruk sebanyak 5 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada anak balita di Lingkungan XIII Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan desain dengan desain penelitian Cross Sectional dimana variabel independen dan variabel dependen diteliti secara langsung dalam waktu bersamaan. Populasi dalam penelitian yaitu ibu yang mempunyai balita sebanyak 34 ibu dan sampel sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 34 ibu yang mempunyai anak balita. Metode analisa data menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara jumlah makanan, jenis makanan dan pola makan dengan status gizi pada anak balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah makanan dengan p Value = 0,000 (p Value < 0,05), jenis makanan dengan p Value = 0,000 (p Value < 0,05) dan pola makan dengan p Value = 0,021 (p Value < 0,05). Dapat di interprestasikan bahwa ada hubungan jumlah makanan dengan status gizi pada anak balita, ada hubungan jenis makanan dengan status gizi pada anak balita, bahwa ada hubungan pola makan dengan status gizi pada anak balita. Disarankan kepada ibu dari anak balita sampel di Lingkungan XIII Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal agar diberi bekal pengetahuan dan ketrampilan antara lain di Pos Yandu, terutama mengenai jumlah makanan, jenis makanan dan pola makan yang baik untuk anak balita.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PERILAKU PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP KEIKUTSERTAAN DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI KELURAHAN TANJUNG MULIA HILIR LINGKUNGAN XV KECAMATAN MEDAN DELI TAHUN 2018 Dameria Gultom; My Nova Pinem
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.332 KB)

Abstract

Health Promotion is an effort to change behavior that is not only for behavior change but also environmental changes that facilitate behavior change. Family Planning is an action that helps individuals or married couples to avoid unwanted pregnancies, desired births, regulate pregnancy intervals, and determine the number of children in the family. The population in Indonesia in 2010-2015 continues to increase from 3.45 million per year to 3.70 million per year, which is 2.6 children per year. There are many factors that cause usiasubur couples not to use contraception, so one of the efforts to increase the participation of fertile age couples (PUS) in family planning programs (KB) is a health program that is providing education or health education related to family planning (KB) programs. KB prevalence in Indonesia based on the PUS observation survey in 2013 reached 65.4%, decreasing compared to 2009 which reached 67.5%. The percentage of new family planning participants to EFA in Indonesia in 2015 was 13.46% lower than in 2014 which was 15.51%. Data from the 2016 North Sumatra BKKBN for family planning participants is only 14.83%. Based on the data obtained from the recapitulation of the KB Medan Deli report there were 395 EFAs and 26 active participants (6.5%). This type of research is Quasi Experiment research with variables namely knowledge, attitudes, and actions. The research sample was 80 people. Data collection used questionnaires and data analysis techniques with t-test where questionnaires were given before (pretest) and after (posttest) intervened with respondents. The results of the analysis showed that there was an effect of health promotion on knowledge (p = 0,000), attitude (p = 0,000), and average knowledge before intervention 2,10 and after intervention 2,51, attitudes before intervention 1.76 and after intervention 2, 36. Therefore, it is recommended that each respondent participate in a family planning program to create a quality family. Efforts made for the community are to encourage couples of childbearing age to have family planning.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENATALAKSANAAN GIZI BURUK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI TAHUN 2018 Clara C Naibaho; Dameria Gultom
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.184 KB)

Abstract

Health Promotion is to revitalize education with the term health promotion, if health education is defined as an effort to change behavior, but also changes. Malnutrition is a condition of lack of consumption of nutrients caused by low protein energy consumption in daily food, so that there are clinically three types, namely marasmus, kwashiorkor, and marasmus kwashiorkor. The prevalence of malnutrition and malnutrition was 19.6%, in 2007 18.4%, and in 2010 it increased to 17.9%. Based on data obtained by Medan Deli Health Center that there are 44 toddlers with problems with malnutrition. This type of research is Quasi Experiment research and the variables used are, knowledge, and attitude. The research sample was 44 people. Data collection uses questionnaires and data analysis techniques with T Test where questionnaires were given before (pretest) and after (posttest) intervening with respondents. The results of the analysis showed that there was a relationship between the effect of health promotion on knowledge (p = 0,000) and attitudes (p = 0,000) and the average value of knowledge before intervention was 28.86 while after intervention 34.75 as well as attitude variables before intervention 26, 84 and after intervention 38.84. Therefore, respondents must pay more attention to their children's nutrition in order to reduce the incidence of nutrition, especially malnutrition. Efforts made for the community are by encouraging mothers to always take their children to the posyandu, and provide full immunizations to toddlers so they can monitor the progress of these children.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI TAHUN 2018 Ida Aryani Pangaribuan; Herbert Wau
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.144 KB)

Abstract

Stunting atau disebut dengan “pendek” merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Berdasarkan data Puskesmas Medan Deli jumlah balita yang mengalami gizi buruk mengalami kenaikan yang signifikan pada bulan Januari –Juli tahun 2018 yakni sebesar 0,26% menjadi 0,34%, dan balita yang mengalami stunting mengalami kenaikan yang signifikan yakni sebesar 0,25% menjadi 0,27%. Stunting disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan ibu tentang gizi, fasilitas pelayanan kesehatan, status sosial ekonomi, status penyakit infeksi. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Medan Deli pada bulan Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan sampel sebanyak 44 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Berdasarkan uji statistik menggunakan chi square yaitu pengetahuan p-value = 0,000<0,05, fasilitas pelayanan kesehatan p-value = 0,323>0,05, status sosial ekonomi p-value=0,004<0,05, status penyakit infeksi p-value=0,000, dari penelitian ini ada hubungan pengetahuan, status sosial ekonomi, status penyakit infeksi, dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Medan Deli Tahun 2018 dan tidak ada hubungan fasilitas pelayanan kesehatan dengan kerjadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Medan Deli Tahun 2018. Saran dari peneliti diharapkan setiap ibu yang memiliki balita dengan masalah gizi buruk dan gizi kurang untuk lebih memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan serta diharapkan kepada ibu untuk dapat mengantisipasi kejadian stunting dengan meningkatkan pengetahuan mengenai gizi balita, dan kebutuhan gizi akan balita terpenuhi agar tercipta balita bebas dari stunting diseluruh Wilayah Kerja Puskesmas Medan Deli.
PENGARUH STORYTELLING TERHADAP PERSONAL HYGIENE PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK. BABURRAHMAN KECAMATAN KUALUH HULU KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA TAHUN 2018 Rani Kawati Damanik; Linda stikes
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.097 KB)

Abstract

Personal hygiene adalah perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Kesehatan pada anak usia prasekolah umumnya berkaitan erat dengan kebersihan perorangan. Pada masa prasekolah, anak lebih berfokus ke dunia bermain yang mengakibatkan rasa enggan untuk melakukan personal hygiene. Personal hygiene memegang andil besar terhadap derajat kesehatan anak, prestasi belajar, pencegahan penyakit, dan peningkatan rasa percaya diri anak. Storytelling sebagai salah satu metode alternatif dalam menyampaikan health education yang inovatif dalam upaya meningkatkan motivasi untuk melakukan personal hygiene pada anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperiment. Desain dua kelompok dengan satu kelompok kontrol dan satu kelompok intervensi dengan metode (two group pre test and post test design), untuk menegtahui personal hygiene sebelum dan sesudah dilakukan storytelling di TK. Baburrahman Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Utara dengan populasi sebanyak 34 orang. Berdasarkan hasil penelitian, data diperoleh hasil pre-test personal hygiene Baik sebanyak 3 orang (17.6%), dan hasil post-test personal hygiene Baik sebanyak 14 orang (82.4%). Berdasarkan hasil analisis didapatkan p =0,000 < α =0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ada pengaruh storytelling terhadap personal hygiene. Diharapkan storytelling menjadi salah satu solusi efektif untuk menyampaikan health education pada anak prasekolah baik dirumah maupun disekolah.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG SADARI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI PROGRAM STUDI KEBIDANAN PEMATANGSIANTAR Juliani Purba
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.461 KB)

Abstract

According to WHO (Word Health Organization) in 2010 and the International Cancer Control union women will develop breast cancer 8-9%. Every year more than 250,000 new cases of breast cancer diagnosed in Europe and approximately 175.00 cases in the United States. This study was conducted to determine the effect of the BSE health education on knowledge and attitude of students in early detection of breast cancer do Pematangsiantar Midwifery Studies Program. The design of this study using Quasi experiment (Experiment ev) with a sample of 66 respondents. The results showed that there is influence of health education with lecture demonstrations and exercise plus (CPDL) of the knowledge of students in the early detection of breast cancer (p = 0.000; Z = -5024) and there is the effect of health education with lecture plus demonstration and training ( CPDL) the attitudes of students in the early detection of breast cancer (p = 0.000; Z = -4.946). For Midwifery Studies Program Pematangsiatar in using CPDL that improved knowledge and attitudes about early detection of breast cancer.
SELF MANAGEMENT BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA Edriyani Yonlafado Br. Simanjuntak; Tri Krisman Lombu
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.679 KB)

Abstract

The health problem in the world as a massive killer of which was chronic kidney failure, progressive and difficult to cure, caused an imbalance of metabolism, fluid and electrolytes. In dealing with patients with chronic kidney failure, one of the ways was to increase the ability in self-mangement to be effective in order to improve the quality of life of patients. This study aims was determine the relationship of self management with quality of life in patients with chronic renal failure in the hemodialysis unit. This research is a quantitative research with correlation analytic design using a cross sectional approach. The population is all patients with chronic kidney failure who undergoing hemodialysis in the hemodialysis unit with a sampling technique using purposive sampling method with a total sample of 164 people. The method of collecting data using a questionnaire using the spearman test. The results was show that the majority of self management was not good (53.9%), the quality of life of the majority (not good) was 51.5% and the relationship of self management with quality of life showed p value 0,000 <α 0,05 r = 0,880 indicating that there were self management relationships with quality of life with close relations are very strong. The conclusion was that the lower the self management, the lower the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis. It was recommended that health workers in the hemodialysis unit always teach the importance of self management and motivate patients to continue to improve their quality of life.
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA SUAMI DENGAN KUALITAS HUBUNGAN BIOLOGIS SUAMI ISTRI DI KELURAHAN PERDAMEAN KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2018 Henny Bangun
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.636 KB)

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat saat ini yang dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.Jika penyakit ini terus berlanjut maka dapat menimbulkan komplikasi seperti gangguan psikologis dan disfungsi seksual khususnya pada pria sehingga dapat mempengaruhi kualitas hubungan biologis suami istri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kejadian diabetes melitus pada suami dengan kualitas hubungan biologis suami istri. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Perdamean Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 41 orang, tetapi yang bersedia menjadi sampel sebanyak 28 orang.Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian diabetes melitus pada suami responden berdasarkan kadar gula darah mayoritas tidak normal (67,9%). Kualitas hubungan biologis suami istri mayoritas dalam kategori tidak baik (67,9%). Kejadian diabetes melitus berhubungan signifikan dengan kualitas hubungan biologis suami istri di Kelurahan Perdamean Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu tahun 2018, p = 0,000 < 0,05. Disarankan kepada tenaga kesehatan yang ada di Kelurahan Perdamean untuk memberikan penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada penderita DM maupun kepada istrinya agar mengontrol kadar gula darah tetap normal dengan menjaga pola makan sehari-hari dan mematuhi anjuran dokter.
TINDAKAN SUAMI DALAM MENGURANGI RASA NYERI PERSALINAN KALA SATU DI KLINIK MANDA JALAN KARYA CLINCING KECAMATAN MEDAN BARAT TAHUN 2017 Lia Rosa Veronika Sinaga
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.626 KB)

Abstract

Labor is a process of expenditure (birth) the result of conception that can live outside the uterus through the vagina to the outside world. The process is said to be normal or spontaneous if the born baby is in a position behind the head and takes place without the help of relief devices, and does not hurt the mother and baby. This process generally takes place in less than 24 hours. The actions of husbands in reducing labor pain include massage, relaxation, imagination. This study uses a quantitative approach, with cross sectional study in which data regarding the independent and dependent variables were collected simultaneously which aims to find the husband of action in relieving pain during labor on road works alley clinics celincing manda subdistrict helvetia field in 2017. The population in this study is all the husbands who came to the maternity clinic accompanied her husband by Consecutive Sampling counted 38 respondents. This data was obtained from observation or observation of 20 questionnaires of respondents consisting of 10 massage measures, 5 relaxation action questionnaires, 5 questionnaire actions of imagination. The data obtained are processed by frequency distribution and analyzed descriptively with Cross Sectional approach, based on 36-45 years old majority 22 respondents (57,1%), high school education 22 respondents (60,1%), job of Karyawan 15 respondents (39.5%), based on Masase 22 Respondents (57.9%), 25 Respondents (65,7%) Relaxation, and Imagination 20 Respondents (52,6%). For the husband with this research is expected to add insight into the actions of husbands in reducing pain during childbirth such as massage, relaxation, imagination. For health care workers to teach the husband how to massage, relaxation, imagination by way of counseling so that husbands can perform these actions in reducing the pain of labor For the institution, this study is expected to be input and learning resources to students and useful for further research.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT DENGAN TINDAKAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI LINGKUNGAN III KELURAHAN MANGGA MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2018 dame gultom; Sri Kartika
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.471 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menjadi salah satu penyakit yang paling cepat menyebar dengan separuh dunia beresiko. Berdasarkan data profil Kesehatan Sumatra Utara pada tahun 2016 terdapat kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Medan sebanyak 1.784 kasus. Pada Lingkungan III Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan terdapat 25 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap masyarakat dengan tindakan pencegahan Demam Berdarah Dengue di Lingkungan III Tahun 2018. Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan desain penelitian Cross Sectional dimana variabel independen dan variabel dependen diteliti secara langsung dalam waktu yang bersamaan. Populasi dalam penelitian yaitu keluarga yang memiliki anak usia dari 0-13 tahun dan sampel sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 92 keluarga yang memiliki anak dengan usia 0-13 tahun. Analisa data menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue. Penelitian menunjukkan bahwa dimana pengetahuan masyarakat dengan p Value = 0,021(p Value < 0,05), sikap masyarakat dengan p Value = 0,024 (p Value < 0,05). Dapat diinterpretasikan bahwa ada hubungan pengetahuan masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue, ada hubungan sikap masyarakat dengan tindakan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue. Disarankan kepada petugas kesehatan yang berada di Lingkungan III dan terutama di Puskesmas agar diberi bekal kepada masyarakat mengenai pengetahuan tentang tindakan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue yang baik dan benar.

Page 8 of 22 | Total Record : 218


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup More Issue