cover
Contact Name
Juneris Aritonang
Contact Email
june_30ops@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
june_30ops@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
ISSN : 25284002     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikelola oleh Direktorat Pascasarjana Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, merupakan salah satu wadah bagi para dosen dan mahasiswa baik dilingkungan kampus maupun di luar kampus untuk mengisi tulisan ataupun artikel hasil penelitian dan rekayasa teknologi kesehatan masyarakat,khususnya penyakit berbasis lingkungan, masyarakat dan kesehatan kerja serta memiliki bidang peminatan AKK, CARS, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Bisotatistik, Epidemiologi, K3.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
TRANSFORMASI LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR: STUDI KASUS PELATIHAN DI DESA KARANGLANGIT KABUPATEN LAMONGAN Nasihah, Mimatun; Syakbana, Nur Lathifa; Sulistiono, Eko; Aniriani, Gading Wilda
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya limbah organik, menjadi salah satu isu penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pengolahan limbah menjadi pupuk organik cair (POC) merupakan solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga untuk mengurangi volume sampah dan meningkatkan nilai ekonominya. Namun, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan POC masih terbatas, sehingga diperlukan kegiatan pelatihan berbasis partisipatif untuk meningkatkan kapasitas tersebut Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman anggota PKK Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi praktik pembuatan POC menggunakan bahan limbah rumah tangga, dan evaluasi pre-test serta post-test. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test melalui perangkat lunak SPSS untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 80,00 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 11,25 poin. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,000; p < 0,05), yang berarti pelatihan efektif meningkatkan pengetahuan peserta terhadap pengolahan limbah organik menjadi POC. Kesimpulan: Pelatihan berbasis praktik langsung terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini memiliki implikasi positif bagi program pengabdian masyarakat dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis komunitas dan penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa
ANALISIS HUBUNGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, ORGANIZATIONAL TRUST, DAN WORK ENVIRONMENT TERHADAP KINERJA PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS SEKUPANG BATAM Pradifta, Alma; Marlindawani, Jenny; Sitorus, Mido Ester J.; Manurung, Kesaktian; Sembiring, Rinawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara dengan beban Tuberkulosis (TB) tinggi dan menempati peringkat kedua setelah India. Rendahnya pencapaian indikator success rate (SR) menjadi tantangan utama bagi tim pelaksana Program TB, yang dipengaruhi oleh faktor organisasi, petugas, lingkungan, dan manajemen program. Tujuan: mengetahui pengaruh perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Metode: secara kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Sekupang Batam yang berjumlah 63 orang. Penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan total sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 sampel. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Variabel yang paling berhubungan terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam work environment (X3).. Kesimpulan: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam
GAMBARAN HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN JAJANAN KANTIN SEKOLAH DI KELURAHAN SEI GLUGUR, KECAMATAN PANCUR BATU Wahyuni, Sri; Kembaren, Martalena, Br. S.; Siregar, Wiwin Wisantri
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Makanan jajanan di lingkungan sekolah perlu mendapat perhatian khusus karena siswa sekolah dasar umumnya masih memiliki pengetahuan yang terbatas tentang keamanan pangan. Pada 19 Maret 2020, sebanyak 32 anak di Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, mengalami keracunan setelah mengonsumsi jajanan sekolah. Kasus ini diduga terjadi akibat konsumsi bakso bakar. Tujuan: Oleh karena itu, diperlukan perhatian yang lebih besar pada prosedur kebersihan dan sanitasi makanan jajanan di kantin sekolah dasar di Kelurahan Sei Glulur Kecamatan Pancur Batu. Metode: Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah kantin sekolah yang ada di Kelurahan Sei Glugur Kecamatan Pancur Batu yaitu ada lima sekolah dasar Hasil: pemilihan bahan makanan mayoritas memenuhi syarat yaitu 3 orang (60,0%), penyimpanan bahan makanan mayoritas memenuhi syarat yaitu 3 orang (60,0%), pengolahan makanan mayoritas memenuhi syarat yaitu 3 orang (60,0%), penyimpanan makanan jadi/masak mayoritas tidak memenuhi syarat yaitu 4 orang (80,0%), pengangkutan makanan mayoritas tidak memenuhi syarat yaitu 3 orang (60,0%). penyajian makanan mayoritas tidak memenuhi syarat yaitu 4 orang (80,0%) Kesimpulan: secara kelseluruhan Hygiene dan sanitasi makanan jajanan kantin mayoritas memenuhi syarat. Pihak sekolah hendaknya membuat peraturan yang mengatur tentang praktik higiene dan sanitasi bagi para penjaja makanan di kantin.
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD DR SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI JAWA TENGAH Mahardika, Tarisca Dhea; Adiningsih, Retnowati; Mursiany, Anita
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat jumlah penderitanya dan membutuhkan terapi jangka panjang. Di Kabupaten Wonogiri sendiri terdapat 17.590 penderita DM, namun ketidakpatuhan minum obat masih menjadi penyebab kegagalan pengendalian glukosa darah. Ketidakpatuhan berdampak pada komplikasi serius seperti kerusakan organ, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan beban layanan kesehatan. Tujuan:Mengetahui karakteristik pasien dan tingkat kepatuhan minum obat pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Metode:Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan porposive sampling. Kesimpulan: Berdasarkan karakterisrik hasil penelitian di Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, mayoritas pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah perempuan sebanyak 92%. Usia paling banyak yaitu 55-64 tahun sebanyak 48%. Pendidikan terakhir SMA sebanyak 41%. Sejumlah 64% dengan pekerjaan lain-lain dan menderita diabetes kurang dari lima tahun sebanyak 53%. Berdasarkan Tingkat kepatuhan minum obat pasien didominasi oleh kategori sedang sebanyak 63%, sedangkan kepatuhan tinggi hanya ditemukan pada 37% pasien.
EVALUASI PROGRAM DASHAT BERBASIS INPUT–PROSES–OUTPUT–OUTCOME (IPOO) DI KELURAHAN MEDAN SUNGGAL TAHUN 2024 Harianja, Ester Saripati; Sidabutar, Vero Tiar Mauli; Lumbantoruan, Mestika; Malau, Grace Christine
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) merupakan program unggulan BKKBN yang bertujuan menurunkan angka stunting melalui pemanfaatan pangan lokal yang sehat, lezat, bergizi, dan modern, serta kegiatan pengolahan pangan secara teoritis dan praktis. Tujuan: mengevaluasi pelaksanaan Program DASHAT di Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, tahun 2024. Metode: kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari Lurah, Penanggung Jawab Program, Ketua Kampung, Koordinator KB, Kader DASHAT, serta ibu yang memiliki balita stunting. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input, sumber daya manusia telah memadai, dukungan dana cukup untuk pengadaan bahan pangan bergizi, dan sarana prasarana mendukung pelaksanaan program. Pada aspek process, kegiatan berjalan baik, ditandai dengan perencanaan yang tersusun dengan jelas, pengorganisasian sesuai tugas dan fungsi, serta pelaksanaan program yang meliputi pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi, dan pengolahan pangan DASHAT. Evaluasi dan pengawasan juga berjalan optimal melalui pemantauan BKKBN via platform Kampung KB. Pada aspek output, capaian program sesuai target yang ditetapkan. Sementara pada aspek outcome, terjadi penurunan jumlah balita stunting dari 7 menjadi 3 balita. Saran: agar tenaga kesehatan terus memberdayakan kader posyandu melalui penyuluhan dan pendampingan intervensi gizi berbasis masyarakat secara berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara kader, tenaga kesehatan, dan pemerintah kelurahan dalam upaya percepatan penurunan stunting
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS NON RAWAT INAP MANDREHE UTARA Tarigan, Yenni Gustiani; Munthe, Seri Asnawati; Gulo, Titus Themavati; Hulu, Yufianis
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kinerja tenaga kesehatan merupakan indikator penting dalam menentukan mutu pelayanan di Puskesmas. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kinerja adalah motivasi kerja, yang berperan dalam mendorong semangat, tanggung jawab, dan komitmen dalam melaksanakan tugas. Kinerja yang tidak optimal dapat berdampak pada rendahnya kepuasan pasien dan citra institusi pelayanan kesehatan. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Non Rawat Inap Mandrehe Utara. Metode: pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Seluruh tenaga kesehatan sebanyak 59 orang dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-square pada tingkat signifikansi 0,05 menggunakan SPSS. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara kebutuhan fisiologis (p=0,000), kebutuhan penghargaan (p=0,008), kebutuhan sosial (p=0,004), dan kebutuhan aktualisasi diri (p=0,049) dengan kinerja tenaga kesehatan. Namun, kebutuhan keamanan tidak berhubungan secara signifikan dengan kinerja (p=0,704). Kesimpulan: Motivasi kerja berhubungan dengan kinerja tenaga kesehatan, khususnya pada aspek fisiologis, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Upaya peningkatan motivasi melalui pengembangan karier, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan lingkungan kerja perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 4 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Mutiara Kesehatan dan Lingkungan Hidup Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 3 No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 2 (2017): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup More Issue