cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 623 Documents
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Tanda Bahaya Dalam Kehamilan Di Rsud Labuang Baji Kota Makassar Provinsi Ahmad, Haslinah HA; Harahap, Yanna wari; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.806

Abstract

ABSTRAKStress merupakan kondisi ketergantungan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir, dan kondisi seseorang kinerja merupakan hasil kualitas dan kuantitas yang dihasilkan oleh seseorang berdasarkan persyaratan dan waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan stres dengan perubahan kinerja perawat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 30 orang perawat,penentuan besar sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kerja.kuesioner.pengolahan data dengan program SPSS 22.0 yang disahjikan dalam bentuk narasi dan tabel.uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kemaknaan a=0,05 Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, menujukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara stres kerja dengan kinerja perawat. Disarakan diharapka kepada rumah sakit agar memperhatikan lingkungan dan kapasitas kerja yang baik supaya para perawat dapat memberikan pelayanan kepada pasien agar petugas kesehatan tidak mengalami stress.Kata kunci : stres kerja dan kinerja perawat
HUBUNGAN KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA DENGAN PERILAKU PKL DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 Utari, Kurnia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.791

Abstract

ABSTRAK Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan kelompok yang memiliki risiko tertular maupun menularkan virus di masa pandemi COVID-19, karena setiap hari bertemu dan melakukan kontak dengan pembeli, oleh karena itu sangat penting penyediaan sarana prasarana protokol kesehatan dan perilaku yang baik dalam penerapan protokol kesehatan bagi PKL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku PKL dalam penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 128 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah uji statistic chi-square. Terdapat 62 responden dengan kategori cukup dalam menyediakan sarana prasarana protokol kesehatan (48,4%), 70 responden memiliki perilaku positif dalam penerapan protokol kesehatan (54,7%), dan ada hubungan antara ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku PKL dalam penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19 (p-value=0,000;α=0,05). Ketersediaan sarana prasarana protokol kesehatan mempunyai hubungan yang bermakna dengan perilaku PKL dalam penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Diharapkan para PKL dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik agar terhindar dari penularan COVID-19. Kata kunci: COVID-19, perilaku, PKL, protokol kesehatan, sarana prasarana ABSTRACT Street vendors are a group that has a risk of contracting or transmitting the virus during the COVID-19 pandemic, because they meet and make contact with buyers everyday, therefore it is very important to provide health protocols facilities and good behavior in implementing health protocols. This study aims to determine the relationship between the availability of facilities and the behavior of street vendors in implementing health protocols during the pandemic. This research is a quantitative research with a descriptive correlation research design and a cross-sectional approach. The research sample was 128 respondents who were taken using total sampling technique. The analysis used is the chi-square statistical test. There are 62 respondents with sufficient category in providing health protocols facilities (48.4%), 70 respondents have positive behavior in the application of health protocols (54.7%), and there is a relationship between the availability of facilities and the behavior of street vendors in the application of health protocols during the COVID-19 pandemic (p-value=0.000;α=0.05). The availability of health protocols facilities has a significant relationship with the behavior of street vendors in implementing health protocols during the COVID-19 pandemic. It is hoped that street vendors can implement health protocols properly to avoid the transmission of COVID-19. Keywords: Behavior, COVID-19, facilitie, health protocol, street vendors
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK TODDLER Perwira, Muhammad Irnadi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.793

Abstract

ABSTRAK Dalam penelitian ini, dilakukan penelitian terhadap para ibu dalam melakukan stimulisasi pada perkembangan motorik anak di usia toddler. Penelitian yang dilakukan adalah terkait dengan pengetahuan yang dimiliki oleh para ibu, dimana pengetahuan yang dimiliki oleh para ibu akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan anak khususnya perkembangan motorik yang diberikan oleh ibu dalam bentuk stimulasi. Suatu pemberian stimulasi yang efektif dapat dipengaruhi oleh beberapa aspek, seperti aspek tingkat pendidikan ibu, usia ibu dan diberikan sesuai dengan dengan umur anak-anak toddler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan sampel berjumlah 100 orang ibu yang mempunyai anak usia toddler yang diambil dengan teknik Purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi yaitu ibu yang memiliki anak sehat jasmani dan bersedia menjadi responden. Data diolah dengan menggunakan uji deskriptif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mayoritas responden dalam penelitian ini, berada pada rentang usia kelompok dewasa awal, yakni sebesar 54%, Pendidikan ibu adalah terbanyak pada rentang SMA (67%), pekerjaan ibu terbanyak adalah sebagai ibu rumah tangga (IRT) atau tidak bekerja (77%). Dan dapat diambil sebuah kesimpulan terkait penelitian ini, bahwa mayoritas para ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (53%), hal tersebut dapat dikaitkan dengan usia ibu, pekerjaan, tingkat pendidikan yang dimiliki ibu. Kata Kunci: Pengetahuan ibu, Perkembangan motorik, Stimulasi perkembangan ABSTRACT In this study, research was conducted on mothers in stimulating the motor development of children at toddler age. The research carried out is related to the knowledge possessed by mothers, where the knowledge possessed by mothers will have a very large influence on child development, especially motor development provided by mothers in the form of stimulation. An effective stimulation can be influenced by several aspects, such as aspects of mother's education level, mother's age and given according to the age of toddlers. The method used in this research is descriptive research with a sample of 100 mothers who have toddler age children taken by purposive sampling technique taking into account the inclusion criteria, namely mothers who have physically healthy children and are willing to be respondents. The data was processed using a simple descriptive test. The results showed that the majority of the respondents in this study were in the early adult age group, which was 54%. Mother's education was mostly in the high school range (67%), most of the mothers' occupations were as housewives (IRT) or did not work. (77%). And a conclusion can be drawn regarding this research, that the majority of mothers have a sufficient level of knowledge (53%), this can be related to the mother's age, occupation, education level of the mother. Keywords: Developmental Stimulation, Maternal Knowledge, Motor Development.
Relationship between Toilet Training Initiation Age and Factors Affecting Toilet Training to Toilet Training Achievements Meilisa, Alya Nabila
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.769

Abstract

Abstrak: : Toilet training adalah suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol buang air besar dan buang air kecil yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan usia inisiasi toilet training dan faktor-faktor yang mempengaruhi toilet training dengan pencapaian toilet training. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif berdesain penelitian deskriptif korelasional memakai pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden yaitu orang tua yang mempunya anak prasekolah. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang disebarkan melalui google form terdiri dari 5 macam kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia inisiasi toilet training (p value =0,297) dan pengetahuan orang tua (p value = 0,678) dengan pencapaian toilet training. Namun, terdapat hubungan antara peran orang tua (p value = 0,000) dan frekuensi penggunaan diapers (p value = 0,000) dengan pencapaian toilet training. Kesimpulan: usia inisiasi toilet training dan faktor pengetahuan orang tua tidak berhubungan dengan pencapaian toilet training sedangkan faktor peran orang tua dan frekuensi penggunaan diapers mempunyai hubungan yang bermakna dengan pencapaian toilet training.
The Aktivitas Antibakteri Handsanitizer Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb) Diningsih, Ayus
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.801

Abstract

Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius, Roxb) telah banyak dikenal mengandung senyawa antibakteri. Ekstrak daun pandan wangi menunjukkan aktivitas antibakteri spectrum luas terhadap bakteri gram positif dan negative. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa ekstrak daun pandan wangi dapat diformulasikan menjadi gel handsanitizer dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental berbasis laboratorium. Penelitian di lakukan di laboratorium farmasetika Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidempuan dan Laboratorium Mikrobiologi USU. Formulasi handsanitizer ekstrak daun pandan wangi adalah F1 dengan ekstrak daun pandan 0,1 %, F2 dengan ekstrak daun pandan 0,2 %, F3 dengan ekstrak daun pandan 0,3 % dan F4 dengan ekstrak daun pandan 0,4 %. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa formulasi gel handsanitizer kombinasi ekstrak daun pandanwangi (Pandanus amaryllifolius,Roxb) dengan alkohol memiliki karakteristik yang bagus secara organoleptis. Hasil uji antibakteri pada Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat keempat konsentrasi gel berturut F1 adalah 6,57 mm, F2 adalah 8,25 mm, F3 adalah 7,43 mm, F4 adalah 7,85 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diameter zona hambat terbesar ada pada Formula 2 dengan konsentrasi ekstrak 0,2 % menujukkan bahwa penghambatan terbaik pada Staphylococcus aureus.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN EXCESSIVE DAYTIME SLEEPINESS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Hamdi, Mardiah Mila
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.785

Abstract

ABSTRAK Excessive Daytime Sleepiness (EDS) sering dikeluhkan mahasiswa keperawatan semester akhir yang dapat mengakibatkan kondisi kesehatan memburuk. Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian EDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan EDS pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Desain penelitian deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel 120 responden, pengambilan sampel simple random sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner International Physical Activity Questioner (IPAQ), sedangkan Kejadian EDS diukur menggunakan kuesioner Epworth Sleepiness Scale (ESS) yang dimodifikasi oleh peneliti dan telah diuji validitas dengan koefisien korelasi 0,478-0,855. Analisis yang digunakan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan responden dengan tingkat aktivitas fisik ringan yang mengalami EDS sebanyak 24 responden (75,0%). Hasil uji statistik didapatkan p value = 0,021 < α (0,05), berarti Ho ditolak. Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian EDS pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi pentingnya mengontrol aktivitas fisik untuk mencegah terjadinya EDS. Kata kunci: Aktivitas fisik, excessive daytime sleepiness, mahasiswa ABSTRACT Excessive Daytime Sleepiness (EDS) is often complained by nursing students in the final semester which can make health condition worst. Physical activity is one of the factors that can affect the incidence of EDS. This research aimed to determine the correlation between physical activity with the incidence EDS in final year students at the Faculty of Nursing, University of Riau. This research used a descriptive analytic study design with a cross sectional research design. The sampling technique used simple random sampling with 120 respondents. Physical activity was measured by using International Physical Activity Questioner (IPAQ) while EDS was measured by using Epworth Sleepiness Scale (ESS) modified by the researcher and has been tested for the validity with a correlation value 0,478-0,855. The analysis used univariate analysis to see the frequency distribution and bivariate used the Chi-Square test. The results of this research showed that respondents experienced EDS with light physical activity levels were 24 (75,0%). The statistical test results obtained p value = 0.021< α (0.05), meaning that Ho is rejected. There is a correlation between physical activity with the incidence of EDS in final year students. The results of this study are expected to be a source of information about the important to control physical activity to prevent the occurrence of EDS. Keywords: Excessive daytime sleepiness, physical activity, students
GAMBARAN PENDAPAT KELUARGA ODGJ (ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA) TENTANG PENYEBAB TERJADINYA GANGGUAN JIWA DAN PENGOBATANNYA PADA MASYARAKAT MELAYU DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI wati, Megawati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.782

Abstract

ABSTRACT Mental disorders are influenced by two factors that cause namely predisposing factors and precipitation factors. This study aims to describe the opinion of the family of ODGJ (People with Mental Disorders) about the causes of mental disorders and their treatment in the Malay community in the Meranti Islands. this study used a quantitative descriptive design. the results of the univariate analysis of the majority of respondents aged 17-25 years (late teens) (26.7%), the majority of respondents are female (80%), the majority of respondents have high school education (36.7%), the majority of respondents work as household workers (46.7%), genetic predisposing factors the majority of respondents have no family members who have mental disorders (86.7%), the majority of respondents have psychosocial disorders of rejection (28.6%), the majority of respondents have a history of unpleasant past experiences physical violence (23.5%), based on the type of treatment, most of the respondents took informal treatment (63.3%). Keywords: Family Opinion, Causes of Mental Disorders, Seeking Treatment
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengunjung Pasar Terhadap Pelaksanaan Protokol Kesehatan (5M) Ramadhini, Delfi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.808

Abstract

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang ditularkan secara zoonosis (antara hewan dan manusia) dan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Prevalensi kasus Covid-19 di Kota Padangsidimpuan yang sudah terkonfirmasi sebanyak 46 orang, yang sudah sembuh sebanyak 493 orang, dan meninggal sebanyak 35 orang. Salah usaha yang direkomendasikan oleh pemerintah dalam mencegah penyebaran infeksi ini ialah dengan melaksanakan protokol kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepatuhan pengunjung pasar terhadap pelaksanaan pencegahan Covid-19 (5M) di Pasar Raya Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan tahun 2021. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pengunjung Pasar Raya Sangkumpal Bonang Kota Padangsidimpuan dan sampel penelitian sebanyak 96 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan sarana prasarana (p-value= 0.070>0.05) dan pengawasan protokol kesehatan (p-value= 0.971>0.05) dengan tingkat kepatuhan pengunjung pasar terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (5M) di Pasar Raya Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan, serta ada hubungan antara pengetahuan terkait Covid-19 dengan tingkat kepatuhan pengunjung pasar terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (5M) di Pasar Raya Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan dengan p-value = 0.002 < 0.05. Disarankan kepada masyarakat hendaknya meningkatkan kepatuhannya terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di fasilitas umum sehingga dapat terhindar dari penularan Covid-19.
Pengalaman Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi Pada Pandemi Covid-19 Septiani, Miranti Ananda
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.794

Abstract

Pandemi Covid-19 memunculkan perubahan dalam metode perkuliahan menjadi perkuliahan jarak jauh, sehingga dapat menjadi salah satu penghambat mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan partisipan dalam penelitian ini menggunkan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini didapatkan dari Focus Group Discussion (FGD) dengan 9 partisipan yang berasal dari Mahasiswa Fakultas Keperawatan UNRI yang telah menyelesaikan mata kuliah skripsi. Hasil FGD yang didapatkan dilakukan analisa data tematik dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian ini mendapatkan empat tema, yaitu: 1) Pengalaman bimbingan skripsi di masa pandemi Covid-19, 2) Pengalaman melaksanakan penelitian di masa pandemi Covid-19, 3) Sikap mahasiswa dalam mengatasi hambatan penyelesaian skripsi di masa pandemi, dan 4) Sistem pelaksanaan skripsi di kampus selama masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukan mahasiswa memiliki berbagai pengalaman baik pengalaman positif maupun pengalaman negatif ketika menyelesaikan skripsi pada masa pandemi Covid-19.
Hubungan antara dukungan emosional yang diberikan ibu dengan praktik toilet training pada toddler Anidia, Anisa
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v7i1.792

Abstract

Toilet training merupakan upaya melatih anak untuk dapat mengontrol buang air besar dan kecilnya, dimana keberhasilan latihan toilet training dapat dipengaruhi oleh dukungan emosional yang diberikan oleh ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan emosional yang diberikan ibu dengan praktik toilet training pada balita. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah 96 responden di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah angket dukungan emosional dan praktik toilet training yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan chi-square dan menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan emosional yang diberikan ibu dengan keberhasilan praktik toilet training pada balita (p value=0,044). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan emosional yang diberikan ibu dengan praktik toilet training pada balita. Hal ini harus menjadi perhatian para ibu untuk memberikan dukungan emosional yang positif kepada balita agar toilet training anak dapat berhasil.