Articles
623 Documents
THE RELATIONSHIP OF MOTHER'S KNOWLEDGE WITH EARLY BREASTFEEDING FOR BABIES IN SIALAMAN VILLAGE, SIPIROK DISTRICT, TAPANULI SELATAN REGENCY IN 2020: THE RELATIONSHIP OF MOTHER'S KNOWLEDGE WITH EARLY BREASTFEEDING FOR BABIES IN SIALAMAN VILLAGE, SIPIROK DISTRICT, TAPANULI SELATAN REGENCY IN 2020
MKM, Masnawati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v6i2.533
Giving complementary foods with breast milk too early in infants aged less than six months can have an impact on the baby's health, including flatulence, diarrhea, constipation and even food allergies, the cause of this is the baby's digestive system is not ready to receive food other than breast milk, causing a reaction in the baby's digestive system. The purpose of the study was to determine the relationship between mother's knowledge and early complementary feeding to infants in Sialaman village, Sipirok district, Tapanuli Selatan regency in 2021. This study was a correlation analytic study with a cross sectional approach. The population is all mothers who have babies totaling 44 people and all of them are used as samples. The results showed that there was a significant relationship between mother's knowledge and early complementary feeding to infants with p value = 0.002 < = 0.05. For mothers who have babies aged < 6 months to give only breast milk and give complementary foods appropriately and avoid giving formula milk and other food/drinks. For mothers who have babies aged > 6 months to give the right complementary foods with breast milk to the baby. It is recommended to health workers to be more active in providing health education to the community, especially to mothers who have babies about exclusive breastfeeding and giving the right complementary foods with breast milk to babies.
The Related Factors of unmet neet phenomena in fertile coule in desa pasir matogu kecamatan angkola muaratail kabupaten tapanuli selatan
siregar, nurelilasari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v6i2.510
The high number of unmet needs is a population phenomenon that becomes an important aspect that needs to be considered in the development of the family planning movement in the future. The purpose of the study was to analyze factors related to the occurrence of Unmet Need in Couples of Childbearing Age (PUS) in Pasir Matogu Village, Angkola Muaratais District, South Tapanuli District in 2021. This research is analytical with a cross-sectional design. The population in this study was all women of childbearing age couples who were married, had children, and lived together with 104 husbands, which was sampled by 51 people. The collected data is analyzed using the Chi-Square test. The results showed that income, employment status, parity, knowledge of KB and support from husbands were significantly related to the incidence of unmet family planning needs. It is recommended for kb officers in the working area of Puskesmas Pintu Padang, especially in Pasir Matogu Village, so that efforts to apply the KB program need to be improved and focused on unmet need groups. Efforts that can be made is by providing KIE for both husband and wife through home visits by each village midwife.
PENGARUH PEMBERIAN CINCAU HIJAU TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA HUTA TONGA
mei, adelina
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v6i2.566
Hipertensi sering ditemukan pada lansia dan biasanya tekanan sistoliknya yang meningkat. Upaya pengobatan hipertensi secara tradisional dapat dilakukan dengan konsumsi cincau hijau. Kasus hipertensi pada lansia ditemukan sebesar 185.857 jiwa di Indonesia, dan sebesar 55 orang di desa huta Tonga. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Cincau Hijau Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Desa Huta Tonga. Metode menggunakan desain quasi eksperimen. Dengan rancangan one grup pretest-postest. Populasi penelitian yaitu lansia penderita hipertensi sebanyak 55 orang. Sampel penelitian sebanyak 17 orang menggunakan tehnik consecutive sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu wilcoxon dengan derajat signifikan (p<0.05). Hasil penelitian diperoleh nilai P-value (0.000). Hasil penelitiaan rata-rata MAP tekanan darah lansia sebelum adalah 121 mmHg (Stadium 2) dan setelah perlakuan adalah 115 mmHg (Stadium 1), Sehingga ada selisih 6 mmHg. Maka terdapat pengaruh pemberian cincau hijau terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Sehingga responden lebih aktif dan termotivasi untuk melakukan cara pencegahan hipertensi dengan pemberian Cincau hijau. Hypertension is common found for the elderly and it is caused by the increasing of systolic pressure. One tradition health-effort on this condition is having gress jelly-green. The case of elderly with hypertension is about 185.857 people in indonesian, and there are 55 people in desa huta tonga. The aims of this research is to know the effect of giving grass jelly-green toward decreasing blood pressure for the elderly with hypertension in desa huta tonga. Then this research uses quasi eksperimen design to cover methodof the research with one group pretest-posttest. The population belongs to the elderly with hipertension about 55 people. The sample is taken about 17 people with consecutive sampling. Then the statistical test is gained with willcoxon test on significant degree (p<0.05). the result is gained about p-value (0.000). the other result, the MAP of blood preesure of the elderly previously is about 121 mmHg stadium 2 then they get 115 mmHg stadium 1 after having the experiment. Thus, there is 6 point of difference. By having that, itcan besaid that there is an effect of giving grass jelly-green toward decreasing blood pressure for the elderly with hipertension. The suggestion, the hipertension sufferers should have more motivation and be active in checking their condition, especially havean effort to decreasethe hypertension with having thegrass jellu-green.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Ruang Anak RSUD Kota Padangsidimpuan Tahun 2020
Utaminingtyas, Farida;
Siregar, Nurelilasari;
Pohan, Sakinah Yusro
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v6i2.541
Diare merupakan penyebab kematian terbesar kedua pada balita di dunia setelah penyakit pneumonia. Di Indonesia angka kematian balita yang disebabkan karena diare mencapai 1,5 juta per tahun. Insiden terbesarnya terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan dan menurun seiring dengan pertumbuhan anak. Di kota Padangsidimpuan jumlah angka kesakitan diare berjumlah 4.556. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Diare pada di ruang anak RSUD Padangsdimpuan tahun 2020. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi, karena peneliti ingin melihat hubungan antara independen dengan varibel dependen dengan dengan pendekatan cross sectional.Karena pada penelitian ini diamati pada periode (waktu) yang sama.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita sebanyak 48 ibu,sampel dan teknik pengambilan sampel nya dengan cara total sampling yaitu 48 ibu. Analisis data dalam penelitian ini yaitu univariat dan bivariat . Uji statistik untuk analisis bivariat yaitu uji chisquare. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kejadian diare pada Balita di RSUD ruang anak tahun 2020 dengan P Value 0.024, ada hubungan sikap responden dengan kejadian diare pada Balita di RSUD ruang anak tahun 2020 dengan P Value 0.000. Bagi ibu yang memiliki pengetahuan kurang agar dapat meningkatkan pengetahuannya dnegan cara membaca buku- buku kesehatan
HUBUNGAN PERILAKU SUAMI TERHADAP DUKUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANG PANE II
wahyuni, iin;
Aswan, Yulinda;
Pohan, Sakinah Yusro
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v6i2.530
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak dalam 1000 Hari Pertama Kelahiran. Bayi yang diberikan ASI ekslusif dapat mencapai pertumbuhan perkembangan dan kesehatan optimal. Pemberian ASI Eksusif sangat dipengaruhi perilaku kesehatan berupa, pengetahuan, tidakan, sikap, mencakup dukungan suami. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku suami terhadap dukungan pemberian ASI ekslusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta Tahun 2020. Jenis penelitian penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia ≤6 bulan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta yang sebanyak 90 orang. Sampel yaitu seluruh ibu yang mempunyai bayi berusia ≤6 bulan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta sebanyak 90 orang dengan menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku suami (p= 0,001), pengetahuan suami (p= 0,000), sikap suami (p= 0,003), tindakan suami (p= 0,001) berhubungan dengan dukungan pemberian ASI ekslusif. Kesimpulan diperoleh bahwa perilaku suami berhubungan dengan dukungan pemberian ASI ekslusif. Saran bagi suami agar memberikan perhatian lebih terhadap dukungan pemberian ASI ekslusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKSES INFORMASI TERHADAP PERILAKU WUS MELAKUKAN PEMERIKSAAN IVA
Islamiyati, Nur
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v7i1.789
ABSTRAK Kanker serviks adalah penyakit keganasan yang terjadi di daerah leher rahim. Penyebab kanker serviks adalah Human Papiloma Virus. Kanker serviks dapat diantisipasi dengan pemeriksaan deteksi dini IVA. Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan akses informasi dengan perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 99 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner baku yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat mayoritas usia responden berada diusia dewasa awal (35,4%). Mayoritas responden berada ditingkat pendidikan SMA/SMK/SLTA (59,6%). Mayoritas pekerjaan adalah IRT (81,8%). Riwayat kehamilan responden mayoritas berada pada kehamilan multipara (74,7%). Mayoritas responden yang berada pada riwayat menikah ke 1 (90,9%). Hasil uji statistik bivariat didapatkan hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan dan faktor akses informasi terhadap perilaku pemeriksaan IVA pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru (p value 0,000: α 0,005). Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan akses informasi terhadap perilaku pemeriksaan IVA pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Rejosari ekanbaru dan diharapkan WUS mendapatkan banyak pengetahuan terkait pemeriksaan kanker serviks metode IVA. Kata Kunci: Akses Informasi, IVA, Pengetahuan dan Perilaku WUS. ABSTRACT Cervical cancer is a malignant disease that occurs in the cervical area. The cause of cervical cancer is the Human Papilloma Virus. Cervical cancer can be anticipated by conducting early detection examinations the IVA examination. This study was to determine the relationship between knowledge and access to information with WUS behavior in conducting VIA examinations. This study used a descriptive correlation design with a cross sectional approach. The research sample was 99 respondents who were taken using purposive sampling technique. Data collection uses a standardized questionnaire that has been tested for validity and reliability. The analysis used is univariate and bivariate analysis using chi-square test. The results of the univariate analysis of the majority of the respondents were in early adulthood (35.4%). The majority of respondents are at the education level of SMA/SMK/SLTA (59.6%). The majority of occupations are domestic workers (81.8%). As for the history of pregnancy, the majority of respondents were in multiparous pregnancies (74.7%). The majority of respondents who are in the history of marriage to 1 (90.9%). The results of the bivariate statistical test showed a significant relationship between the knowledge factor and the information access factor on the behavior of the VIA examination in WUS in the working area of the Rejosari Health Center Pekanbaru (p value 0.000: 0.005). There is a significant relationship between knowledge and access to information on IVA examination behavior in WUS in the working area of Rejosari Health Center Pekanbaru and it is hoped that WUS will gain a lot of knowledge regarding cervical cancer examination using the IVA method. Keywords: Access to Information, IVA, Knowledge and WUS Behavior.
Pengaruh Penyuluhan PHBS Terhadap Pengetahuan Masyarakat yang BABs di Desa Lantasan Lama
MAISYAROH, YUSNINA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v7i1.773
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi salah satu perilaku yang dilaksanakan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan masyarakat peduli akan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan one-group pretets-posttest design, dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Jumlah responden 52 orang, dengan kriteria insklusi. Instrument pengukuran yang digunakan adalah kuesioner, dilanjutkan penyuluhan dengan media powerpoint, video dan leaflet. Adapun analisis menggunakan paired sample t-test untuk menggambarkan karakteristik responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) pengetahuan masyarakat tentang PHBS pada saat pretest adalah 11,71 dan pada saat posttest meningkat menjadi 17,58. Skor pengetahuan terendah pada saat pretest adalah 6 dan skor tertinggi adalah 16 dan pada saat posttest skor pengetahuan terendah adalah 15 dan skor tertinggi adalah 20. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa ada perbedaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan PHBS terhadap tingkat pengetahuan masyarakat yang BABs di Desa Lantasan Lama. Disarankan kepada pemerintah setempat terutama pemerintahan desa agar menyediakan sarana dan prasarana serta melakukan penyuluhan yang rutin tentang dampak BABs kepada masyarakat untuk meningkatkan PHBS mereka.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARULAHIR DI DESA SIAMPORIK KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2022
rangkuti, nur aliyah;
Nasution, Ayannur -;
Batubara, Novita Sari;
Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v7i1.800
ABSTRAK Masalah yang sering dijumpai kebiasaan yang salah yang dilakukan ibu Indonesia dalam menyusui bayinya yaitu memberikan cairan ASI yang sudah berwarna putih dan cairan yang kental berwarna kuning atau colostrum dibuang karena dianggap menyebabkan sakit perut, oleh karena itu sebelum susu matur (ASI) keluar, bayi diberi makanan pengganti seperti air gula dan madu. Kolostrum merupakan cairan pertama yang disekresi oleh kelenjar payudara. Kandungan tertinggi dalam kolostrum adalah antibodi yang siap melindungi bayi ketika kondisi bayi masih sangat lemah. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian kolostrum bayi baru lahir di Desa Siamporik Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2021. Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi 0-28 hari di Desa Siamporik Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan pada sebanyak 46 orang. Data dikumpulkan memberikan kuesioner kepada responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan paritas (p=0,004), pengetahuan (p=0,005) dan dukungan keluarga (p=0,000)dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Diharapkan Bagi ibu yang memiliki bayi dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir dengan mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan untuk dapat memberikan kolostrum dalam rangka meningkatkan kualitas bayi dan pemenuhan nutrisi serta peningkatan kekebalan tubuh pada bayi ABSTRACT Frequently encountered problems wrong habit what Indonesian mothers do in breastfeeding her baby, namely give breast milk which is white and thick liquid yellow or colostrum discarded because it is thought to cause stomach upset, therefore before mature milk (ASI) comes out, baby is given replacement food like sugar water and honey. Colostrum is the first fluid to be secreted by the mammary glands. The highest content in colostrum is antibodies ready to protect baby when the baby's condition still very weak. The purpose of this research is To know related factors with colostrum newborn baby in Siamporik Village South Angkola District South Tapanuli Regency in 2021. The type of research is correlation analytic with a cross sectional study design. The sample in this study is mothers who have babies 0-28 days in Siamporik Village South Angkola District South Tapanuli Regency as many as 46 people. The Data collected give a questionnaire to the respondent. The Data analyzed univariate and bivariate by using the Chi Square test. The results of the study show that there is a parity relationship (p=0.004), knowledge (p=0.005) and family support (p=0.000) with colostrum in newborns. The Expected for mother who has a baby can increase knowledge about giving colostrum in newborns by following counseling from health workers to be able to give colostrum in order to improve baby quality and nutritional fulfillment and increase immunity in babies. Keywords : Parity, Knowledge, Family support, Giving Colostrum
Keberhasilan ASI Ekslusif dan Faktor Determinan yang Berpengaruh: Keberhasilan ASI Ekslusif dan Faktor Determinan yang Berpengaruh
Simangunsong, Pratiwi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v7i1.780
ASI Eksklusif merupakan makanan pertama, utama dan terbaik bagi bayi selama 6 bulan pertama kehidupan, yang bersifat alamiah dan sebagai sumber nutrisi ideal yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh pengetahuan ibu, keberhasilan IMD, produksi ASI dan budaya setempat terhadap keberhasilan ASI eksklusif pada ibu bayi usia ≤ 6 bulan di Posyandu Mawar III dan Mawar IV Puskesmas Kota Matsum, jenis penelitian case control dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian terdiri dari kelompok kasus balita yang tidak berhasil ASI Eksklusif sebanyak 145 balita pada bulan April dan Mei 2018. Populasi control adalah balita yang berhasil ASI Eksklusif pada bulan April dan Mei 2018 di wilayah Puskesmas Kota Matsum sebanyak 76 balita. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan besar sampel 33 responden kasus dan 33 responden control. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-square pada taraf kepercayaan 95%, α = 5% dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa Produksi ASI adalah yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan ASI Eksklusif (B=6000) dengan nilai p=0,000<0,005. Sebaiknya petugas Puskesmas melakukan kegiatan rutinitas untuk kelas ibu hamil untuk persiapan ibu setelah melahirkan agar menerapkan ASI Eksklusif.
Gambaran Keluhan Muskuloskeletal Selama Pembelajaran Daring pada Mahasiswa Fakultas keperawatan Universitas Riau
arumsari, citradewi
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No.1 Juni 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51933/health.v7i1.779
Berbagai keluhan mulai muncul disaat pandemi covid19 selama pembelajaran daring akibat tidak memperhatikan tubuh saat menggunakan media pembelajaran. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk mengetahui tentang gambaran keluhan muskuloskeletal selama pembelajaran daring pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Unri. Sampel yang digunakan 211 responden dengan jenis stratified random sampling. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan responden terbanyak jenis kelamin adalah perempuan sebenyak 194 (91,9%). Berdasarkan umur terbanyak 20 tahun sebanyak 75 orang (35,5%). Berdasarkan angkatan terbanyak 2019 yaitu dengan 76 orang (32,7%). Hasil keluhan muskuloskeletal selama pembelajaran daring oleh mahasiswa keluhan rendah sebanyak 153 orang (72,5%), keluhan sedang sebanyak 53 orang (25,1%) dan keluhan tinggi sebanyak 5 orang (2,4%). Berdasarkan keluhan pada bagian tubuh sakit tertinggi yaitu pinggang, bokong, punggung, sedangkan keluhan terendah pada kaki, pergelangan kaki dan siku. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi yang melaksankan daring dalam mencegah terjadinya keluhan muskuloskeletal selama pembelajaran berlangsung.