cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 531 Documents
Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Obat Resep Racikan di Apotek X Kota Mataram Muhammad Dimas Arzy
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan masih belum maksimal, terutama mengenai ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan obat di apotek. Salah satu pelayanan kesehatan yang masih menjadi keluhan pasien adalah waktu tunggu pelayanan resep obat. Sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap waktu tunggu di apotek yang menyediakan resep obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi waktu tunggu pelayanan resep obat untuk mencapai kepuasan pasien terhadap pelayanan obat di apotek. Pada penelitian ini, apotek X Kota Mataram menjadi subjek evaluasi. Penelitian ini dilakukan dengan desain deskriptif observasional yaitu penelitian dengan melakukan pengamatan secara langsung di tempat penelitian untuk mendapatkan data. Sampel penelitian yang digunakan adalah resep obat racikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penellitian, didapatkan rata-rata waktu tunggu pelayanan resep obat racikan di apotek X Kota Mataram adalah 15 menit, dimana ini telah memenuhi standar menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
EVALUASI MANAJEMEN PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RS TK III BRAWIJAYA : TANTANGAN DAN STRATEGI Eni Sulistyowati; Miktakhul Zubaidah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1847

Abstract

Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen program PPI di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi program, serta menyusun strategi yang dapat diadopsi untuk meningkatkan efektivitas program. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab anggota Komite PPI telah diatur dengan baik, dan mereka bertugas dalam penyusunan kebijakan PPI, pengawasan, serta evaluasi rutin terhadap pelaksanaan prosedur pencegahan infeksi. Namun Beberapa unit, seperti ICU dan Kamar Jenazah, memiliki tingkat kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri/APD yang rendah (sekitar 71%). Tantangan utama dalam implementasi program PPI meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya dukungan infrastruktur, serta ketidaksesuaian dalam kepatuhan prosedur standar. Strategi yang diusulkan untuk mengatasi tantangan ini meliputi peningkatan pelatihan tenaga kesehatan, optimalisasi pemanfaatan teknologi, serta penguatan kolaborasi lintas departemen. Dengan strategi yang tepat, diharapkan manajemen PPI di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
ANALISIS UNSUR MANAJEMEN PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III BRAWIJAYA SURABAYA Sandhi Fitriardi; Dyna Sri Mulawardhani; Ronny Adriyanto; Chamariyah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pemeliharaan alat kesehatan di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya Surabaya. Penelitian ini menyoroti tantangan-tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, dan pelatihan yang tidak memadai bagi staf yang bertanggung jawab untuk memelihara peralatan medis. Meskipun telah terdapat Prosedur Operasi Standar (SOP) pemeliharaan, namun penerapannya masih kurang optimal dan memerlukan pemutakhiran secara berkala. Meskipun infrastruktur rumah sakit secara umum sudah memadai, namun perlu adanya kebutuhan peralatan tambahan, terutama alat kesehatan berbasis digital. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Pemeliharaan Terkomputerisasi (CMMS) dapat meningkatkan efisiensi proses pemeliharaan preventif dan korektif. Selain itu, peningkatan kompetensi staf melalui pelatihan sangat penting untuk memastikan kelancaran pemeliharaan operasional. Pemeliharaan yang efektif tidak hanya meningkatkan kualitas layanan tetapi juga meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian tersebut merekomendasikan peningkatan jumlah spesialis di bidang teknik biomedis, pembaruan sistem pemeliharaan secara berkala, dan alokasi anggaran yang lebih fleksibel dan responsif untuk memastikan pemeliharaan fasilitas medis yang berkelanjutan.
Kepemilikan Rumah Sehat di Wilayah Kota Padangsidimpuan Nurul Hidayah Nasution
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1850

Abstract

Setiap manusia mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi seperti rumah atau tempat tinggal. Kebutuhan akan rumah dapat dikategorikan sebagai salah satu kebutuhan pokok atau sebagai persyaratan minimal yang harus dipenuhi suatu keluarga selain pangan dan sandang. Konsep rumah tidak sebatas bentuk bangunan fisik saja. Fungsi rumah adalah sebagai tempat tinggal dalam suatu lingkungan yang seharusnya dilengkapi dengan prasarana dan sarana yang diperlukan manusia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persentase kepemilikan rumah sehat di Wilayah Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian adalah survey. Lokasi penelitian berada di Wilayah Kota Padangsidimpuan. Populasi penelitian adalah rumah tangga. Sampel penelitian sebanyak 56 rumah tangga. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan lembar penilaian rumah sehat dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2002. Analisa data menggunakan Analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan rumah sehat yaitu mayoritas rumah memenuhi syarat rumah sehat sebanyak 44 rumah tangga (78,6%) dan minoritas tidak memenuhi syarat rumah sehat sehat sebanyak 12 rumah tangga (21,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah kepemilikan rumah sehat masyarakat mayoritas memenuhi syarat sebagai rumah sehat.
Kepemilikan Rumah Sehat di Wilayah Kota Padangsidimpuan Nurul Hidayah Nasution
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1851

Abstract

Setiap manusia mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi seperti rumah atau tempat tinggal. Kebutuhan akan rumah dapat dikategorikan sebagai salah satu kebutuhan pokok atau sebagai persyaratan minimal yang harus dipenuhi suatu keluarga selain pangan dan sandang. Konsep rumah tidak sebatas bentuk bangunan fisik saja. Fungsi rumah adalah sebagai tempat tinggal dalam suatu lingkungan yang seharusnya dilengkapi dengan prasarana dan sarana yang diperlukan manusia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persentase kepemilikan rumah sehat di Wilayah Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian adalah survey. Lokasi penelitian berada di Wilayah Kota Padangsidimpuan. Populasi penelitian adalah rumah tangga. Sampel penelitian sebanyak 56 rumah tangga. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan lembar penilaian rumah sehat dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2002. Analisa data menggunakan Analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan rumah sehat yaitu mayoritas rumah memenuhi syarat rumah sehat sebanyak 44 rumah tangga (78,6%) dan minoritas tidak memenuhi syarat rumah sehat sehat sebanyak 12 rumah tangga (21,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah kepemilikan rumah sehat masyarakat mayoritas memenuhi syarat sebagai rumah sehat.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PASIEN GOUT ARTHRITIS DENGAN INTERVENSI REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN ASAM URAT DI PANTI WERDHA MARFATI TANGERANG Sri Murdiyanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1853

Abstract

Gout arthritis adalah penyakit yang berhubungan dengan tingginya kadar asam urat dalam darah. Serangan asam urat bersifat mendadak, berulang, dan disertai arthritis yang terasa sangat nyeri pada bagian persendian, sering dialami oleh lansia. Dampak nyeri Gout atritis yang dapat ditimbulkan ke lansia berupa menurunya kualitas hidup lansia karena nyeri yang sangat menggangu aktivitas sehari-hari, Muncul keluhan pada sendi dengan rasa kaku atau pegal pada pagi hari atau dimalam hari. Tindakan non farmakologis selain diet purin dapat juga diberikaan pengobatan non-farmakologi yaitu rebusan daun salam. Untuk mengetahui pengaruh rebusan daun salam selama 7 hari terhadap penurunan kadar asam urat. Studi kasus yang dilakukan selama 7 hari pada Nyonya S dengan wawancara dan observasi. Setelah dilakukan penerapan terapi rebusan daun salam sebanyak 250cc diberikan selama 7 hari terjadi penurunan kadar asam urat yang dilakukan pengecekan kadar Asam Urat Pre- Post. Didapatkan hasil kadar Asam Urat 9,4 mg/dl sebelum pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan kadar Asam Urat dan sesudah dilakukan pemberian daun salam terhadap penurunan kadar Asam Urat selama 7 hari didapatkan kadar Asam Urat 7,2 mg/dl. dan berkurangnya nyeri dari skala 4 menjadi skala 2. Rebusan Daun Salam berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat dan intesitas nyeri lansia dengan gout atritis.
Peran Self Efficacy Melalui Pendidikan Kesehatan dalam Penglolaan Anemia Pada Remaja Putri. Ayu Cahya Rosyida, Desta
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1854

Abstract

Kejadian Anemia pada remaja merupakan salah satu penyakit yang harus mendapatkan perhatian khusus, karena apabila sampai terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan berbagai ganggungan atau dampak yang mempengaruhi kualitas atau kehidupan remaja putri. Penyebab kejadian anemia yaitu kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi akan meningkatkan risiko anemia. Selain itu kekurangan vitamin B12 dan Folat. Vitamin B12 dan folat penting untuk di produksi oleh sel darah merah yang sehat. Dampaknya yaitu penurunan imunitas, gangguan konsentrasi belajar, penurunan prestasi belajar, mengganggu kebugaran dan produktivitas. Metode pada penelitian ini jenis penelitian kuantitatif, menggunakan desain penelitian pre-eksperimental dengan desain two group pre-test post test desain . Desain ini dengan satu kelompok untuk mengetahui adanya pengaruh Self Efficacy Melalui Pendidikan Kesehatan. Jumlah populasi adalah seluruh remaja Puri di SMK Kesehatan Bakti Mulia kelas XI, XII pada tanggal 2 Septembert- 15 Oktober 2024 dengan jumlah 60 remaja putri. Teknik pengambilan sampel total sampling di dapatkan saampel yaitu 60 responden. Analisa data menggunakan uji statistic independent t-test karena hasil uji normalitas dan menjunjukan data berdistribusi normal. Hasil penelitian ini dari uji statistic didapatkan nilai p value 0,001 (ꭤ<0,05) maka dapat disimpulkam terdapat pengaruh yang signifikan antara kepatuhan sebelum dan setelah. Kesimpulan terdapat pengaruh Self Efficacy Melalui Pendidikan Kesehatan dalam Penglolaan Anemia Pada Remaja Putri
STUDI LITERATUR : KEKAYAAN ALAM INDONESIA SEBAGAI ANTIDIABETES POTENSIAL Wahyudi; Nabila Selfiana; Yulia Rahmadani; Nur Fasyila Tasya; Rosmala Dewi Harahap; Annisa Putri Sucipto
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1860

Abstract

Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah akibat gangguan pada produksi atau fungsi hormon insulin. Indonesia memiliki kekayaan alam yang berpotensial dan terbukti secara ilmiah memiliki efek antidiabetes. Tujuan studi literatur ini adalah menyajikan kajian literatur terkait bahan alam Indonesia yang potensial sebagai antidiabetes. Studi literatur ini di lakukan melalui studi kepustakaan dengan mengumpulkan sumber-sumber berupa jurnal nasional maupun literatur terkait yang di publikasikan pada tahun 2019-2024. Studi literatur ini melibatkan tinjauan mengenai kekayaan alam indonesia yang berpotensi sebagai anti-diabetes, dengan fokus pada tanaman dari beragam famili tumbuhan yang memiliki khasiat dalam menurunkan kadar gula darah. Hasil dari tinjauan literatur ini maka dapat disimpulkan bahwa kekayaan alam Indonesia sebagai sumber anti-diabetes potensial menunjukkan bahwa beragam tanaman dan senyawa alami yang terdapat di Indonesia memiliki potensi besar dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes.Beberapa tanaman lokal, seperti sambiloto, daun alpukat, daun sirih merah, kunyit, tanaman ciplukan, beluntas, tumbuhan peperomia pellucida, buah okra,teh hijau, dan daun telang telah terbukti secara ilmiah mengandung senyawa bioaktif yang dapat menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menghambat enzim yang berperan dalam proses glikasi. Selain itu, kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia memungkinkan pengembangan produk herbal yang lebih ramah lingkungan dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat sintetis. Dengan upaya yang berkelanjutan, kekayaan alam Indonesia berpotensi besar menjadi solusi mendukung pengelolaan diabetes lebih holistik.
Gambaran Kepuasan Pasien Rawat Jalan Puskesmas Rajeg Tangerang Putri Inayah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pasien ialah suatu emosi yang dapat dirasakan pasien pada pelayanan yang mereka dapatkan. Tujuan utama penelitian ini ialah guna mengetahui Gambaran Kepuasan Pasien Rawat Jalan Puskesmas Rajeg Tangerang. Metode penelitian ini deskptif dengan memakai pendekatan cross sectional yang menghasilkan univariat. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rajeg Tangerang dengan jumlah 100 responden. Variabel pada penelitian ini ialah tersedia, dapat diterima, mudah dicapai, mudah dijangkau, bermutu. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan di Puskesmas Rajeg Tangerang. Hasil analisis data menunjukan bahwa kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan dengan katagori tertinggi adalah 100 responden (100%). Kesimpulanya pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Rajeg Tangerang merasakan kepuasan terhadap pelayanan. Saran hasil penelitian ini dapat menjadi masukan untuk Puskesmas Rajeg Tangerang agar dapat mempertahankan kepuasan pasien atas pelayanan yang dapat diberikan kepada pasien
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK BERSALIN MONA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2024 Rangkuti, Juni Andriani; Yuana, Putri; Dewi, Ratna; Nugraeny, Lolita; Rangkuti, Nur Aliyah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1864

Abstract

Luka perineum adalah perlukaan yang terjadi pada saat persalinan normal di bagian perineum. Penyembuhan luka perineum dapat dilakukan pemberian air rebusan daun sirih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian air rebusan daun sirih terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di Klinik Mona Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian yang dipakai adalah kuantitatif dengan menggunakan metode quasy eksperiment. Populasi penelitian ini seluruh ibu postpartum yang mengalami robekan pada bulan Desember 2023 sampai dengan bulan Februari 2024 sebanyak 18 orang. Sampel dalam penelitian menggunakan tehnik total sampling yaitu pengambilan sampel secara keseluruhan yang terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok intervensi sejumlah 9 orang, dan kelompok kontrol sejumlah 9 orang. Analisa yang digunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan pada dua kelompok, dengan nilai Mean kelompok kontrol 5,22 dan kelompok eksperimen 13,78 dan nilai p=0,000. Kesimpulan penelitian ini ada efektivitas pemberian rebusan daun sirih terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Saran kepada ibu postpartum untuk memberikan air rebusan daun sirih setelah persalinan agar luka perineum karena penyembuhannya lebih cepat. Perineal wounds are injuries that occur during normal delivery in the perineum. Perineal care includes care that occurs as a result of the birth process due to rupture and episiotomy. This study aims to determine the effectiveness of giving boiled betel leaf water for healing perineal wounds for postpartum mothers at the Mona Maternity Clinic, Padangsidimpuan City. This research used quantitative research using the quasi-experimental method at the Mona Maternity Clinic from December 2023 to February 2024. The population in this study were all postpartum mothers who experienced tearing from December to February about 18 people and the sample was using total sampling, by taking the entire sample which is divided into 2 groups. The intervention group consisted of 9 people, and the control group consisted of 9 people. The research instrument uses a check list. Data processing was carried out using univariate and bivariate analysis using the Mann Whitney test. The results of this research showed that there were significant differences in the two groups, with a mean value for the control group of 5.22 and an experimental group of 13.78 and a value of p=0.000. The conclusion of this study was that giving betel leaf decoction was effective for postpartum mothers with perineal wounds. So it is recommended for midwives and postpartum mothers to give boiled betel leaf water to postpartum mothers with perineal wounds because the healing will be faster.