cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 623 Documents
STUDI PENGETAHUAN DAN TINDAKAN PERENCANAAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA UNTUK MENCEGAH KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH BATUNADUA TAHUN 2024 harahap, yanna wari; Zebua, Winra; Waruwu, Alfred Tani; Aliza, Mefti; Suryati
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.1810

Abstract

Pengelolaan keuangan keluarga adalah serangkaian proses mengatur aliran uang yang masuk dan keluar dalam keluarga secara efektif untuk mencapai tujuan jangka pendek ataupun jangka panjang. Pengelolaan keuangan keluarga sangat penting dilakukan untuk menjaga kestabilan ekonomi dalam keluarga sehingga ekonomi dalam keluarga tetap terpenuhi begitu juga dengan asupan gizi balita untuk mencegah kejadian stunting. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran pengetahuan dan tindakan perencanaan pengelolaan keuangan keluarga pada ibu yang memiliki balita untuk mencegah kejadian stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 orang ibu yang memiliki balita, dengan teknik pengambilan simpel random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, dimana hasil penelitian di analisis secara univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan ibu tentang perencanaan pengelolaan keuangan keluarga yaitu kategori baik sebesar 83.3%, dan tindakan ibu dalam perencanaan pengelolaan keluagra juga dalam kategori baik sebesar 76.7%. Diharapkan dengan pengetahuan dan tindakan ibu dalam terkait perencanaan keuangan dampak menjadi dasar pencegahan penyakit stunting akibat faktor ekonomi.
Determinan Perilaku Ibu dan Dukungan Keluarga Pada 1000 HPK Dengan Kejadian Stunting Di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Wijaya, Dian Rezki; Widiastuty, Lilis
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.1703

Abstract

Gerakan perbaikan gizi harus dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan yaitu fase kehidupan yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan (270 hari) sampai berusia 2 tahun (730 hari). Selain itu gerakan 1000 hari pertama kehidupan merupakan langkah awal dalam mencegah terjadinya stunting karena pada fase ini jika kebutuhan gizi ibu dan janin terpenuhi, maka pertumbuhan janin akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan perilaku ibu dan dukungan keluarga pada 1000 hari pertama kehidupan anak dengan kejadian stunting di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi atau balita, menetap ≥ 1 tahun dan KK terdaftar di wilayah Kecamatan Somba Opu sebanyak 92 responden. Data penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara kuesioner yang terdiri dari data pengetahuan, sikap, Tindakan ibu serta dukungan keluarga selama masa 1000 HPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan ibu (p=0,000), sikap ibu (p=0,000), tindakan ibu (p=0,002) dan dukungan keluarga (p=0,002) pada 1000 HPK dengan kejadian sunting di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan agar dilakukan peningkatan health education tentang gizi pada remaja, ibu prahamil, ibu hamil dan ibu balita serta pemberdayaan kemandirian masyarakat dalam kecukupan protein hewani keluarga dan sayur.
Gambaran Seleksi Pendonor Darah Sukarela di Wilayah Kampung Marancar Kota Padangsidimpuan Nasution, Dina Rahmi Solihad; Lubis, Yuni Aflah; Nina Nazlina; Liana; Alya Ayuni; Septi Ariona; Rizka Heriansyah; Lubis, Tapi Endang Fauziah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.1807

Abstract

Darah adalah salah satu komponen vital dalam tubuh manusia yang berfungsi sebagai alat utama dalam distribusi, transportasi, dan sirkulasi. Apabila tubuh manusia mengalami kekurangan darah, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan jaringan dan bahkan kegagalan fungsi organ, yang pada akhirnya berisiko mengancam nyawa, maka untuk mengatasi kondisi kekurangan darah tersebut, diperlukan tambahan darah. penelitian bertujuan untuk melakukan skrining pendonor darah dengan perbedaan karakteristik usia, pekerjaan, dan jenis kelamin, golongan darah dan tekanan darah. Penelitian ini dilakukan di Kampung Marancar Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilakukan pada Oktober – November 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Survei dengan memberikan form kepada responden. Data diperoleh dengan melihat variabel-variabel penelitian yang tercatat pada form. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini didapatkan total responden sebanyak 40 orang. Berdasarkan data hasil penelitian, responden yang diperoleh sesuai dengan masing-masing kriteria, telah lolos syarat sebagai calon pendonor dalam skrining awal menurut peraturan Kemkes No 91 Tahun 2015.
PENGARUH RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI Santria Miranda, santria123
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.1899

Abstract

Saat menstruasi banyak wanita yang merasakan keluhan berupa nyeri yang berlangsung 2-3 hari, dimulai sehari sebelum mulai haid. Nyeri saat haid (dismenore) yang dirasakan setiap wanita berbeda-beda, ada yang sedikit terganggu namun ada pula yang sangat terganggu hingga tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan membuatnya harus istirahat bahkan terpaksa absen dari sekolah. Salah cara untuk mengurangi nyeri dismenore dengan relaksasi benson. Berdasarkan hasi survey di SMAN 1 Tanjung Raja didapatkan dari 30 siswi sebanyak 23 siswi (86%) mempunyai riwayat nyeri menstruasi (dismenore) setiap siklusnya dan 2 siswi mengalami nyeri menstruasi, dengan tingkat nyeri ringan sebanyak 18 siswi (72%) dan nyeri sedang 7 siswi (28%). Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh relaksasi benson terhadap penurunan nyeri menstruasi (dismenore) pada remaja putri usia 15-16 tahun di SMAN 1 Tanjung Raja. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperiment dengan pendekatan one group pre – post test design. Populasi penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami nyeri menstruasi usia 15-16 tahun sebanyak 150 remaja putri dengan sampel yang digunakan sebanyak 30 responden menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian telah dilakukan di SMAN 1 Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara pada tanggal 9 Oktober – 10 Desember 2024. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji wilcoxon). Hasil penelitian ini diketahui rata-rata nyeri dismenore pada remaja sebelum diberikan relaksasi benson adalah 5,57 dan sesudah diberikan relaksasi benson adalah 3,67. Ada pengaruh relaksasi benson terhadap penurunan nyeri menstruasi (dismenore) pada remaja putri usia 15-16 tahun di SMAN 1 Tanjung Raja (p-value = 0,000). Saran bagi sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi tentang pentingnya pemberian relaksasi benson sebagai salah satu terapi alternative dalam pengurangan nyeri dismenore
TINJAUAN PUSTAKA : IMPLEMENTASI KEPERAWATAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP ANAK PENDERITA ASMA Ambarita, Ruth Elika; Syabini, Nisfi; Mufidah, Salwa; Ridwan, Heri; Stevie, Jihan; Caningtyas, Giacinta
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2013

Abstract

Asma pada anak merupakan masalah kesehatan global dengan gejala seperti mengi, sesak napas, dan produksi dahak berlebih. Studi ini bertujuan untuk memberi pengetahuan terkait implementasi keperawatan pada pasien anak penderita asma. Metode yang digunakan yaitu literature review dengan menggunakan database Google Schoolar, PubMed, dan OpenAlex. Awal pencarian jurnal ditemukan 598 jurnal dan dianalisis berdasarkan abstrak, tujuan penelitian, membaca full text, dan kriteria tahun 2015-2025. Tahap akhir ditemukan 6 jurnal yang relevan dengan tujuan penulisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan batuk efektif, penggunaan nebulizer atau inhaler, edukasi kepada keluarga, dan penghindaran dari pemicu asma signifikan dalam menurunkan gejala asma. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi implementasi keperawatan serta edukasi keluarga terkait asma efektif sebagai penatalaksanaan asma anak. Kata kunci: Asma, Anak, Keperawatan Asthma in children is a global health problem with symptoms such as wheezing, shortness of breath, and excessive sputum production. This study aims to provide knowledge related to nursing implementation in pediatric patients with asthma. The method used is literature review using databases namely Google Schoolar, PubMed, and OpenAlex. Initial journal searches found 598 journals and analyzed based on abstracts, research objectives, reading full text, and criteria for 2015-2025. The final stage found 6 journals that are relevant to the purpose of writing. The results showed that effective cough exercises, the use of nebulizers or inhalers, education to families, and avoidance of asthma triggers were significant in reducing asthma symptoms. This study concluded that the combination of nursing implementation and family education related to asthma is effective as a management of pediatric asthma. Keywords: Asthma, Child, Nursing
Studi Efikasi Protokol CT-Scan dalam Penegakan Diagnosis Hidrosefalus Anak di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Nuramdiani, Dian; Kusnanto
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2020

Abstract

Computed Tomography Scan (CT-Scan) adalah modalitas radiologi krusial untuk diagnosis berbagai kondisi, termasuk hidrosefalus pada kepala yang memerlukan pemeriksaan neuroimaging akurat untuk menilai ukuran ventrikel dan struktur otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi teknik dan hasil gambaran radiograf CT-Scan kepala yang digunakan dalam optimalisasi penegakan diagnosis hidrosefalus pada pasien pediatrik di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus observasional, penelitian ini dilaksanakan pada Agustus 2024 terhadap satu pasien pediatrik dengan dugaan klinis awal Acquired Multioculated Hidrocephalus due to Multiple SOL. Pemeriksaan dilakukan tanpa persiapan khusus dan tanpa sedasi (pasien didampingi keluarga), menggunakan pesawat CT-Scan GE 16 slice (tipe Revolution ACTs IG920) dengan parameter 100kV/70 mA, slice thickness 1,25 mm, dan estimasi dosis paparan radiasi 10,89mGy/223,889mGy-cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan teknik pemeriksaan CT-Scan kepala non-kontras pada pasien pediatrik tersebut dinilai optimal dan berhasil menghasilkan gambaran radiograf yang mampu menegakkan diagnosis hidrosefalus sesuai kondisi klinis pasien.
Efektivitas Terapi Tradisional dalam Penanganan ISPA pada Balita di Indonesia: Systematic Review Nisrina Linas Nugraheni; Alya Zahiya Maulida; Fita Amanda Putri; Nasywa Carrisa Winata; Dwi Sarwani Sri Rejeki; Siwi Pramatama Mars Wijayanti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2115

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut menjadi salah satu faktor utama penyebab morbiditas pada usia balita di berbagai negara, termasuk Indonesia. Terapi tradisional telah lama digunakan sebagai pendekatan alternatif untuk meredakan gejala ISPA, namun efektivitasnya masih perlu ditinjau secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi tradisional dalam penanganan ISPA. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis. Proses pencarian melalui basis data online yakni Google Scholar dengan rentang tahun 2020-2025. Penyaringan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi kemudian diseleksi berdasarkan judul, abstrak, desain studi, full text, dan open akses sehingga diperoleh 9 artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi tradisional seperti jahe, madu, daun saga, daun sirih hijau, minyak kayu putih, minyak cengkih, virgin coconut oil, dan teh herbal terbukti efektif dalam menurunkan gejala ISPA seperti batuk, pilek, sesak napas, dan demam. Penelitian ini merekomendasikan integrasi terapi tradisional dalam pelayanan kesehatan primer dengan tetap mempertimbangkan aspek ilmiah, dosis, dan keamanan penggunaan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PIJAT OKSITOSIN DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI KLINIK PRATAMA ANUGERAH BINJAI TAHUN 2025 NINGSIH SAFARI, FIFI RIA; Bestari Sinaga, eliza
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oxytocin massage is one solution to overcome the irregularity of breast milk production. According to WHO, countries that provide exclusive breastfeeding are only 24% and are targeted to increase to 75%. The study aims to determine the Relationship between Mother's Knowledge About Oxytocin Massage and Smooth Breast Milk Production in Postpartum Mothers at the Pratama Anugrah Binjai Clinic. The type of research is quantitative research with the design used in the study using a correlation study. The population is the total number of subjects to be studied by a researcher. The sample was 30 respondents, this study was total sampling. The stages of data analysis were carried out by univariate and bivariate analysis, using the chi square test, (P = 0.02 <0.05). The results showed that those who did oxytocin massage were around (33.3%). There was irregular breast milk production (66.7%). Regarding the implementation of Oxytocin Massage. The most dominant variable influencing is the irregularity of breast milk production, namely postpartum mothers never had a chance of 20. greater for implementation that was not carried out compared to those who had done it. It is recommended for postpartum mothers to perform oxytocin massage to facilitate smooth breast milk production.
PENGARUH EDUKASI DAN SIMULASI BENCANA TERHADAP PERILAKU TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS PUNGGAVA TOMPE Bella, Bela Safitri Latowale
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Sulawesi Tengah merupakan salah satu zona rawan bencana geologi seperti gempa bumi dan tsunami. Kesiapsiagaan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam respons darurat sangat krusial untuk meminimalisir dampak bencana. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan tindakan (KAP) tenaga kesehatan terhadap kebencanaan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dan simulasi terhadap peningkatan KAP tenaga kesehatan di Puskesmas Punggava Tompe. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 30 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Intervensi berupa edukasi dan simulasi dilakukan, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner KAP yang telah tervalidasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), dan tindakan (p=0,000) setelah intervensi. Seluruh responden mengalami peningkatan pengetahuan, sikap baik meningkat dari 60% menjadi 66,7%, dan tindakan baik meningkat dari 56,7% menjadi 73,3%. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dan simulasi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan menghadapi bencana. Disarankan agar pelatihan semacam ini dijadikan program rutin, khususnya di wilayah rawan bencana, guna memperkuat sistem tanggap darurat kesehatan masyarakat.
KESIAPSIAGAAN PUSKESMAS PUNGGAVA TOMPE DALAM PENANGGULANGAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI Sriyani Oktavia
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2127

Abstract

Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami menimbulkan dampak besar terhadap sistem kesehatan masyarakat, terutama di wilayah rawan seperti Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Puskesmas sebagai layanan kesehatan primer memiliki peran strategis dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan Puskesmas Punggava Tompe dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan teknik wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap Kepala Puskesmas sebagai informan tunggal. Data diperoleh melalui wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas telah memiliki disaster plan, struktur tanggap darurat, serta menerapkan sistem triase saat bencana. Pelayanan tetap berjalan meskipun sarana rusak, didukung oleh tenaga kesehatan yang terbatas. Kolaborasi lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, UGM, MDMC, dan PMI turut memperkuat kapasitas tanggap darurat. Namun, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan SDM, lemahnya regulasi di tingkat desa, dan munculnya penyakit pascabencana akibat kondisi pengungsian. Edukasi berkala dan penguatan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan puskesmas dan masyarakat ke depan.