cover
Contact Name
Jurnal Kebudayaan
Contact Email
jurnal.budaya@kemdikbud.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
imeldawijaya2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kebudayaan
ISSN : 19075561     EISSN : 26858088     DOI : -
Jurnal Kebudayaan was first published by the Center for Cultural Research and Development, Research and Development Agency, Ministry of Culture and Tourism in Juni 2006. In 2016, the Center for Cultural Research and Development was merged with the Center for Policy Research in the Ministry of Education and Culture to become the Center for Education and Culture Policy Research. However, the journal publication continues without any changes in name. Our journal is published three times a year in April, August, and December, and consists of articles of researches and studies regarding policy and challenges in culture, covering topics ranging from: art, tradition, religions and beliefs, cultural objects, museums, history, cultural heritage, language, and other aspects of culture.
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
PENDEKATAN LITERASI UNTUK DERADIKALISASI TERORISME STUDI KASUS RUMAH DAULAT BUKU (RUDALKU), KOMUNITAS LITERASI UNTUK EKS NAPI TERORIS Musoffa Ihsan, Mochammad
Kebudayaan Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Puslitjakdikbud Balitbang Kemdikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jk.v14i1.283

Abstract

Menangani persoalan eks napiter menjadi masalah besar bagi penanggulangan terorisme di Indonesia. Kembalinya mereka ke masyarakat masih menyisakan resiko, salah satunya adalah keyakinan akan ideologi radikal yang tertanam sejak berada di jaringannya. Akibatnya, eks napiter menjadi rentan untuk kembali bergabung dengan kelompok teroris, hingga melakukan aksi serupa. Terorisme berakar dari pemikiran radikal yang mengarahkan individu atau kelompok untuk melakukan aksi. Upaya yang dilakukan selama ini seperti oleh BNPT dengan program deradikalisasi belum cukup berhasil karena eks napiter merasa memiliki alur pemahaman yang berbeda. Terlebih, program deradikalisasi  tersebut hanya dilakukan dalam jangka waktu tertentu karena keterbatasan sumber daya dan biaya. Karenanya, diperlukan sebuah inovasi baru yang dapat menurunkan risiko teroris bergabung kembali dengan kelompoknya dan bersifat berkelanjutan. Salah satu program alternatif yang ditawarkan adalah deradikalisasi dengan menggunakan pendekatan literasi (literacy approach) seperti dilakukan melalui program Rumah Daulat Buku (Rudalku).
REVITALISASI MUSEUM TERHADAP PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN MUSEUM Lestari, M.Hum, Irna
Kebudayaan Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Puslitjakdikbud Balitbang Kemdikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jk.v14i2.291

Abstract

Revitalisasi museum adalah upaya meningkatkan kualitas museum dalam melayani masyarakat yang sesuai dengan fungsinya sehingga museum dapat menjadi tujuan yang dirasakan sebagai kebutuhan untuk dikunjungi. Permasalahan dalam kajian ini adalah bagaimana implementasi program revitalisasi museum, pengelolaan dan penyelenggaraan museum dalam upaya mewujudkan fungsi museum sebagai lembaga yang melindungi, memanfaatkan koleksi, dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif terhadap implementasi revitalisasi  museum, pengelolaan dan penyelenggaraan museum setelah di revitalisasi. Kondisi museum setelah di revitalisasi penyajian tata pameran museum, storage, dan informasi koleksi museum setelah dilakukan revitalisasi dapat dikatakan hampir sempurna dan mendapatkan apresisi yang baik oleh masyarakat dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke museum. Namun dalam perawatan dan pemeliharaan setelah itu tidak menjadi perhatian utama, sehingga menurunnya kualitas museum ketika dilakukan kajian.
AGAMA LOKAL DI KAWASAN PERBATASAN: KEPERCAYAAN MASADE’ DI KEPULAUAN SANGIHE Azis, Muhammad Nur Ichsan
Kebudayaan Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Puslitjakdikbud Balitbang Kemdikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jk.v14i2.298

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh kepercayaan dan kebudayaan di Nusantara yang memunculkan kepercayaan lokal di kawasan tertentu. Proses panjang dari hubungan tersebut tidak dapat dilepaskan dari peran para pendatang dan penduduk pribumi. Di Kepulauan Sangihe, pengaruh ini masih terasa sampai sekarang ini. Bahkan dikatakan bahwa pengaruh tersebut bersamaan dengan adanya proses Islamisasi yang dibawa melalui jalur niaga dan politik. Kuatnya pengaruh animisme dan dinamisme berdampak pada penerimaan terhadap ajaran baru, sehingga dilakukan penyesuaian inilah memunculkan aliran kepercayaan lokal, tidak terkecuali di Kepulauan Sangihe, yang dikenal dengan ajaran Masadeâ??. Tulisan ini merupakan tulisan sejarah yang menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kebudayaan. Asimilasi dan akulturasi kebudayaan berdampak langsung pada pembentukan pola pikir, praktek, hingga kepercayaan khususnya di masyarakat Kepulauan Sangihe. Tulisan ini menemukan bahwa pengaruh animis dan dinamis di Nusantara berlangsung cukup lama, sehingga agama-agama â??samawiâ? belum dapat diterima â??menyeluruhâ? oleh penduduk setempat, sehingga memunculkan kepercayaan lokal yang terpengaruh dengan ajaran Islam.
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 14, NO. 1 TAHUN 2019 Budaya, Jurnal
Kebudayaan Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Puslitjakdikbud Balitbang Kemdikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jk.v14i1.313

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 14, NO. 1 TAHUN 2019
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 14, NO. 2 TAHUN 2019 Budaya, Jurnal
Kebudayaan Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Puslitjakdikbud Balitbang Kemdikbud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jk.v14i2.333

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 14, NO. 2 TAHUN 2019

Page 11 of 11 | Total Record : 105